WHEN THE ‘DARK LORD’ REIGNS : “The revealed facts!” (Part 12)

WAESDFG

Annyeong readers semua.. ^^

Mianhe… Jeongmal Mianhe atas keterlambatan admin publish lanjutan cerita ini! >/\< semoga readers-readers semua tetep masih bisa ngikutin jalan ceritanya dengan baik & semoga masih inget sama ceritanya.

Mianhe soalnya admin lagi gak mood buat nyelesaiin cerita ini. I’m too lazy to write.. >.<…

Btw, di part ini ada “Tanda-tanda” NC nya lho. hihihihi… can u guess who’s couple to do NC?? :p

Pokoknya, part 13 nanti adalah part terakhir & ending dari cerita ini. & udah pasti di part terakhir nanti, ada admin PROTECT ^^ So, yang mau passwordnya, di tunggu commentnya…

Kalau gtu, HAPPY READING YAAA…

GOMAWO…

****************************************

CERITA SEBELUMNYA

“Turunkan dia sekarang juga!!!”

Pria itu terlihat mengancam Donghae. Namun, Donghae yang memang tidak merasa takut hanya berjalan pelan menuju ke pintu keluar, tidak memperdulikan semua ancaman iblis dihadapannya sambil tetap menggendong tubuh Hyemin. Kedua mata mereka bertemu satu sama lain.

“Jangan halangi jalanku!!” Ucap Donghae tajam.

Tidak terima di lecehkan oleh lawannya, pria vampire itu segera berbalik saat melihat Donghae sudah keluar dan melewati dirinya begitu saja. Dengan tangan kanannya, vampire tegas itu segera melumpuhkan jalan  Donghae dengan kekuatannya.

“EEEUUUGHHHH… Sial!!!!!” jerit Donghae tertahan.

Donghae nyaris tersungkur jatuh saat merasakan kedua kakinya kaku dan tidak bisa digerakkan secara tiba-tiba. Untungnya pria itu masih mampu menjaga keseimbangan tubuhnya yang masih menggendong tubuh Hyemin agar tidak terjatuh. ia tidak peduli vampire tersebut terus menyerang kedua kakinya hingga kesakitan.

“YA!!! Kau tahu? Dalam keadaan seperti ini aku tidak mungkin bisa membalas perlawananmu!! Bukankah seorang laki-laki harus bertarung dengan lawan yang seimbang?? kalau kau menyerangku, secara tidak langsung kau bisa mencelakai rekanmu ini.” Ucap Donghae tajam tanpa berbalik keaarah iblis di belakangnya.

“Kau hanya punya dua pilihan!! Terus menyerangku dan membuatku secara tidak sengaja juga melukai gadis ini, atau kau biarkan aku pergi dari sini sekarang juga??!” Ucap Donghae lagi.

Donghae yang merasa dirinya menang terdiam sejenak. Dengan perlahan, Donghae segera melanjutkan kembali langkahnya untuk membawa Hyemin pergi dari sana. Vampire pria itu dengan mata merahnya yang berkilat-kilat marah hanya mampu menatap punggung Donghae yang semakin menjauh. Hatinya yang terbakar amarah terlihat menyimpan segudang rencana jahat yang akan ia lakukan untuk menyerang Donghae di kemudian hari

“Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskanmu!!! Tunggulah pembalasanku!!”

*************

DUNKELHEIT CASTLE

Sungmin terus berlari kencang sambil sesekali tetap menoleh kebelakang, memastikan bahwa Heechul atau anak buahnya tidak ada yang mengejarnya sedikitpun. ia tidak ingin dirinya kembali tertangkap lagi oleh mereka semua. Ia tidak ingin lagi salah satu dari mereka kembali menyerangnya seperti yang sudah pernah dialaminya akhir-akhir ini.

Berbeda dengan Sungmin, Henry dan Sungchan yang sudah berada cukup jauh dari Dunkelheit Castle terlihat begitu was-was menunggu kedatangan dua orang, yaitu Sungmin dan Donghae. Kedua pria itu masih berada didalam tempat menyeramkan tersebut. Mereka berdua bahkan tak henti-hentinya melihat jam ditangan mereka sambil sesekali mengawasi keadaan sekitar agar tidak ada salah satu penghuni kegelapan yang melihat mereka.

“SUNGMIN HYUNG!!!!!”

Henry berteriak keras saat melihat seorang pria dengan wajah pucatnya serta keringat yang membanjiri tubuhnya berhasil lolos dan keluar dari istana kematian. Kedua mata pria itu terlihat berbinar ketika mengetahui bahwa Sungmin kini berlari kencang ke arahnya.

“Ming Oppa…” Ucap Sungchan ketika Sungmin berhasil tiba didepan mereka berdua.

Sungmin tidak berkata apa-apa. Ia hanya terdiam sambil mencoba menormalkan kembali nafasnya yang berburu kencang sehabis lari tadi dan juga rasa takut yang masih sedikit menyelimuti hatinya.

“Hah…Hah… Dong… Hae.. dimana dia??” Tanya Sungmin masih terbata-bata

Henry dan Sungchan menatap satu sama lain. Mereka melupakan seseorang lagi. seseorang yang seharusnya sudah berhasil keluar bersama mereka. Namun, karena suatu alasan, pria itu memutuskan untuk kembali masuk kedalam istana dan mencari apa yang menjadi tujuannya.

“kau tidak bertemu dengannya di dalam, Oppa??” Tanya Sungchan mencoba memastikan.

“Di dalam?? Apa maksudmu?? Bukankah kalian tadi keluar bersama-sama??” Sungmin terlihat kebingungan.

“Hyung, Donghae hyung masuk kembali kedalam.” Jawab Henry pelan dan begitu serius.

“MWO? Kembali kedalam?? Untuk apa?? Tidakkah bocah itu mengerti bahaya yang ada didalam sana??” Sungmin benar-benar terlihat emosi saat mengetahui bahwa adiknya kembali menerjang bahaya.

“Hyung, dengar… Donghae hyung kembali kedalam karena ia ingin menyelamatkan Sunyeong! kau tahu kan kalau yang menjadi sandera mereka bukan hanya Sungchan??”

Sungmin terdiam. Yah, dia baru menyadari hal itu. ia baru menyadari bahwa tujuan mereka datang ke Dunkelheit castle bukan hanya menyelamatkan Sungchan. Tapi juga Sunyeong yang menjadi sandera mereka. Padahal, baik Sungmin, Sungchan maupun Henry sama sekali tidak mengetahui bahwa gadis itu baik-baik saja. Bahkan ia sudah berada ditempat yang aman saat ini berkat pertolongan Kyuhyun.

“Baiklah, kalau begitu aku akan masuk kembali untuk mencari Donghae. Kau bawa Sungchan pergi dari sini.” Perintah Sungmin serius pada Henry.

“Mwo? Kau mau kembali kedalam?? Untuk apa hyung?? Donghae Hyung sendiri bilang supaya kita pergi secepatnya. Ia akan segera kembali membawa Sunyeong keluar dari sana.”

“Aniya, hen! Aku tidak bisa membiarkan Donghae bertarung sendirian disana. Aku tidak ingin ia kenapa-kenapa. Kau dan Sungchan pergilah terlebih dulu.”

Sungmin baru saja hendak berbalik saat secara tiba-tiba

DUAAAARRRR

Baik Sungmin, Sungchan dan Henry begitu terkejut saat tanah yang berada didepannya bergetar dan meledak. Seketika api menjalar mengelilingi tempat mereka bertiga berdiri, menutup semua akses jalan mereka untuk lari. Mereka bertiga terdiam sejenak, mencoba menduga apa yang terjadi disana dan siapa dalang yang berada dibalik kejadian ini semua.

Dan benar saja, hanya berselang beberapa detik dari ledakan tersebut, dua orang berwajah jahat, Heechul dan Eunhyuk tengah berjalan keluar melewati pintu besar raksasa yang menjadi pembatas antara pekarangan dan pintu masuk istana.

“kau tidak bisa lari begitu saja, manusia busuk!!” ucap Heechul dengan seringaian tajamnya yang memperlihatkan kedua taringnya yang begitu tajam.

Wajah Sungmin dan Henry terlihat waspada. Tangan Sungmin bahkan semakin memegang erat pedang pusaka yang menjadi senjata dan kelemahan kedua vampire dihadapannya. Mereka seperti sedang mengambil ancang-ancang jika sewaktu-waktu kedua iblis itu menyerang mereka.

“Apa hanya ini yang bisa kau lakukan??” Tantang Sungmin.

Merasa dilecehkan, mata tajam kedua vampire itu menyala. Eunhyuk secara tiba-tiba melesat dengan kecepatan tinggi menembus api yang menyala yang masih melingkari Sungmin, Sungchan dan Henry. Di cengkramnya dengan kencang leher Henry yang menjadi sasarannya kali ini.

“OPPA!!!!!” Teriak Sungchan yang berada di sebelah Henry saat melihat Henry diserang oleh mahluk iblis itu.

Tubuh Henry dan vampire itu terseret ke tanah hingga keluar dari lingkaran api tersebut. mereka terlihat bertarung dengan sangat sengit, saling membanting satu sama lain. Sungmin yang melihat dan mengetahui hal itu segera mengalihkan wajahnya ke arah pemimpin vampire iblis dihadapannya.

“Iblis sialan!!!!” Kutuk Sungmin

Saat Sungmin sedang mencoba mengarahkan Lumiere Sword ke arah iblis itu, secara tiba-tiba sebuah sinar merah mengenai tubuh Sungmin hingga ia terlempar. terlihat sekali si vampire sedang mencoba untuk menyerang Sungmin dengan kekuatan besarnya dengan sebuah Legionne di tangannya.

Namun, beruntung Sungmin begitu sigap. Dengan kecepatan kilat dan sebelum si vampire iblis itu kembali menyerangnya, ia segera mengarahkan Lumiere Sword ke cahaya tersebut hingga dua buah kekuatan bertemu dari kedua senjata mereka masing-masing. Dua buah kekuatan berwarna biru dan merah, seperti api yang bertemu dengan air. Mereka begitu kuat satu sama lain. Tidak ada satu pun yang kalah atau yang lebih kuat.

Heechul terus berusaha dengan keras untuk mendorong kekuatan di mata Legionne yang berada ditangannya agar dapat mengalahkan kekuatan yang keluar dari Lumiere Sword ditangan Sungmin.

Saat kedua pemimpin Kegelapan dan Oracle itu bertarung, kejadian yang luar biasa juga terjadi di pertarungan antara Eunhyuk dan Henry. Baik Eunhyuk maupun Henry sama-sama tidak membiarkan salah satu di antara mereka memenangi pertarungan ini.

Eunhyuk yang saat ini sedang menduduki tubuh Henry mencoba untuk memegangi kepala Henry, mencoba mematahkan leher sang lawan. Sedangkan Henry, dengan kekuatan yang dimiliki seadanya, ia mencoba meraih tangan Eunhyuk yang sudah sejak tadi bertengger di kepala dan lehernya.

“Eeeeggghhh, Iblis sialan!!!” Ucap Henry sediki kesusahan karena kedua tangannya kini di jerat oleh kekuatan tak terlihat yang dikeluarkan Eunhyuk dari tubuhnya.

Henry sama sekali tidak bisa menggerakkan kedua tangannya. Terang saja itu membuat Eunhyuk yang saat ini menyeringai menjadi senang setengah mati karena lawannya akan dapat dengan mudah dikalahkan. Ia bahkan sudah mengambil ancang-ancang untuk segera membunuh Henry dengan menancapkan taring tajamnya ke leher mulus pria itu.

“Andweee!!!!!”

Teriakan Sungchan begitu terdengar jelas saat gadis itu melihat apa yang akan dilakukan oleh Eunhyuk pada Henry kekasihnya. Ia mencoba bergerak dan melepaskan diri dari lingkaran api yang saat ini masih melingkupinya, namun sayang hal itu tidak bisa dilakukannya.

Sungmin yang mendengar jeritan Sungchan sepertinya tahu apa yang sedang dirisaukan dan ditakutkan oleh adiknya itu. amarah didalam dirinya semakin bangkit, merasa tidak terima karena adik dan temannya kembali diserang untuk kesekian kalinya. Sungmin segera mengalihkan perhatiannya sejenak kearah Eunhyuk dan Henry yang sedang bertarung hebat. Ia tidak memperdulikan Heechul yang saat ini sedang mengambil ancang-ancang untuk kembali menyerang pria manis itu.

Dan benar saja, saat Sungmin mulai berlari ke arah eunhyuk dan Henry, secara tiba-tiba Heechul mengarahkan Legionne di tangannya ke tubuh Sungmin.

“AAARRGGGHHHH….”

Sungmin berteriak kesakitan saat kekuatan jahat menyerang tubuhnya dari belakang. Tubuh pria itu menjadi kaku luar biasa, seakan semua tulang-tulangnya sudah remuk dan terlepas dari daging tubuhnya.

Sungmin yang tidak terima, sekuat tenaga mencoba membalikkan tubuhnya dengan susah payah. Dengan Lumiere Sword di tangannya, Sungmin mencoba mengarahkan pedang itu ke arah kekuatan Heechul hingga kedua kekuatan besar kembali bertemu di udara, membuat tempat disekelilingnya begitu silau diliputi dua kekuatan besar. Hingga, entah mendapat kekuatan darimana, tiba-tiba Sungmin dengan sekuat tenaga mendorong kekuatan yang keluar dari Lumiere Sword hingga kekuatan itu menyerang Heechul dan membuat Legionne ditangannya terlepas dan terlempar dari tangannya.

BUUUKKKKK….

Beruntung Legionne tersebut jatuh persis  di samping Sungchan. Dan Sungchan yang melihat benda keramat disampingnya segera mengambil Legionne itu dari tanah. Dilihatnya Eunhyuk dan Henry yang masih sibuk dengan pertarungan mereka. Henry juga sedari tadi ternyata mencoba untuk mengulur waktu agar Eunhyuk tidak jadi menyerang dan membunuhnya.

Sungchan dengan takut-takut mencoba berlari kearah tempat Eunhyuk menyerang Henry. Ia berlari dengan sangat kencang sambil mengarahkan Legionne kearah punggung Eunhyuk.

“Jagiya, PALLIIIIIIIII……!!!!!!!!”

Teriak Henry yang sudah tahu apa yang akan dilakukan Sungchan. Sungchan pun mempercepat langkah larinya. Dengan segenap kekuatan dan keyakinan gadis itu, Sungchan segera mengarahkan Legionne ke punggung Eunhyuk. Namun sayang, saat Eunhyuk menyadari hal tersebut, disaat itu pula

JLEEEEBBBBB!!’

Kedua mata Eunhyuk terbelalak kaget, dimulut vampire itu secara tiba-tiba mengalir darah yang cukup banyak. Ia merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya. Sedangkan Sungchan, setelah ia berhasil menusukkan senjata itu di tubuh Eunhyuk, reflex ia langsung membuang Legionne ditangannya karena ketakutan.

“AAAARRRRRGGGGGHHHHHHHH…!!!!”

Punggung Eunhyuk terlihat bersinar merah akibat luka tusukan yang dibuat Sungchan di tubuh vampire iblis itu. Sebuah tanda dan lambang berbentuk dua ekor ular berwarna hitam putih terlihat jelas di punggung vampire yang hampir sekarat itu.

“Mwo?!?! Tidak mungkin!! Tanda itu…”

Sungmin yang melihat hal itu tertegun, ia mengetahui dengan sangat jelas lambang dan tanda itu. Yah, itu adalah tanda oracle yang dimilikinya di cincin yang ia pakai. Ia kini tahu bahwa Eunhyuk adalah pasangan lawannya.

DUAAARRRRRRRRR….!!!

Ledakan yang sangat keras terjadi saat tubuh Eunhyuk meledak hebat dan tewas seketika. Heechul yang melihat kejadian itu begitu tidak mempercayai apa yang ia lihat barusan. Pengikutnya, salah satu anak buahnya bahkan sudah berhasil ditumpas oleh kaum manusia. Ia semakin geram. Hal tersebut membuatnya begitu diliputi amarah yang luar biasa.

“Kalian!!!!!! HYAAAAAA!!!! TERIMALAH PEMBALASANKU MANUSIA TENGIK!!!!!” teriak Heechul begitu emosi.

Heechul segera melesat kearah tempat Henry dan Sungchan berada. Dengan kecepatan kilat, ia segera mengambil Legionne yang  tadi sempat dijatuhkan Sungchan. Henry yang saat itu sedang berada didekat Sungchan, segera berdiri dan memasang badan untuk melindungi gadisnya. sedangkan Sungmin, ia terlihat mengambil ancang-ancang kalau-kalau Heechul akan melukai salah satu dari mereka.

Dengan wajah nya yang keras dan rahangnya yang semakin mengeras, Heechul terlihat sedang berkonsentrasi penuh sambil kedua tatapan raja iblis itu tidak ia alihkan sedikitpun dari musuh-musuhnya. Ia sepertinya sedang mengumpulkan kekuatannya yang tersembunyi. Dan benar saja, secara tiba-tiba angin besar meliputi tempat itu. langit berubah menjadi sangat gelap. Sungmin tahu  apa yang akan terjadi selanjutnya. Dengan sambil menahan tubuhnya agar tetap berpijak dan tidak terbawa angin kencang, Sungmin segera menoleh ke arah Henry dan Sungchan.

“Henry, cepat bawa Sungchan pergi dari sini sekarang juga!!!!” Teriak Sungmin.

“Kau sendiri bagaimana Hyung?? Kau juga harus pergi!!!” Balas Henry juga berteriak.

“Gwaenchana! Aku bisa menjaga diriku! Kalian pergilah, siapa tahu Donghae sudah menunggu kalian disana!”

Henry awalnya bimbang memutuskan apakah ia akan pergi atau tidak. Namun, melihat Sungchan disampingnya begitu ketakutan, Henry akhirnya memutuskan untuk segera pergi dari sana. Ia segera menggenggam tangan Sungchan dan membawa gadis itu pergi untuk melindungi diri mereka.

Sedangkan Sungmin, ia masih terdiam. Kedua matanya kini bertemu dengan kedua mata merah menyala milik Heechul. Seakan semua dendam serta kemarahan mereka bertemu, Heechul segera mengeluarkan kekuatan dashyatnya untuk menyerang Sungmin. Ia meledakkan tanah di sekitar tempat Sungmin berdiri hingga tubuh Sungmin terkejut dan terjatuh. Tidak puas sampai disitu, Heechul segera kembali mengarahkan Legionne yang berhasil kembali ketangannya ke arah Sungmin. Sungmin yang belum sempat melawan, akhirnya terlempar. Tubuh pria manis itu terseret ketanah di belakangnya.

“Sial!!!” maki Sungmin.

Tidak mau kalah, Sungmin segera bangkit dan berlari mencoba menyerang Heechul dengan Lumiere Sword ditangannya. Dan kembali, Heechul segera menepis kekuatan Lumiere Sword itu dengan Legionne miliknya. Hingga jadilah kini kedua benda pusaka itu kembali bertarung menunjukkan kekuasaannya masing-masing.

Cukup lama mereka saling serang menyerang seperti itu. hingga saat Sungmin sudah tidak kuat menahan kekuatan Heechul yang terus mendorongnya, Sungmin mencoba mencari sebuah cara dan jalan agar dirinya bisa terlepas dan kabur dari tempat iblis tersebut.

Di detik-detik terakhir sebelum kekuatan dari Legionne itu mencapai tubuh Sungmin, Sungmin dengan kekuatan penuh segera menarik dengan sangat kuat kekuatan dari Lumiere Sword miliknya hingga

DUAAAAARRRRRR!!!!

Dua kekuatan itu berhasil terlepas dan meledak hebat diudara hingga membuat kedua tubuh para petarung itu, Sungmin dan Heechul, terlempar kebelakang secara bersamaan.

Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, saat Heechul masih belum menyadarinya, Sungmin segera bangkit dan berlari dengan sangat kencang pergi meninggalkan Heechul yang kini menatapnya penuh nafsu amarah menyusul Henry dan Sungchan yang sudah menunggu dirinya.

“AKU AKAN MEMBALASKAN DENDAMKU TERHADAP KALIAN!!!! INGAT ITU MANUSIA!!!!” Sumpah Heechul.

****

APARTEMEN SUNYEONG

Sunyeong mondar mandir tidak karuan sejak tadi. Entah apa yang terjadi, sepertinya ia merasa cemas dan ketakutan. Bukan pada Kyuhyun lah perasaan itu ia tujukan, melainkan untuk rekan-rekannya sesame Oracle, Sungmin dan Henry.

Sejak tadi, tubuh gadis itu seperti bereaksi akan sesuatu. Ia sendiri tidak tahu apa. Ia merasa tubuhnya sakit, seperti seseorang yang habis dipukuli. Hawa dingin pun secara tiba-tiba meliputi tubuhnya. Yang bisa ia lakukan hanyalah mencoba duduk di ranjangnya, memegang ponsel miliknya, berharap Sungmin atau Henry akan menghubunginya.

KRIIINGGGG….

Tubuh gadis itu sedikit terlonjak kaget. Insting serta keinginan hatinya benar. Apa yang ada dipikirannya benar-benar terjadi. Dilihatnya nama Sungmin tertera di layar ponsel miliknya.

“Yeoboseyo…” Ucap Sunyeong lemah.

“Sunyeong-ah?? Ya!! Sunyeong, neo gwaenchana???” cecar Sungmin.

“Ne.. hanya saja,, sejak tadi aku memikirkan keselamatan kalian. Apa kalian baik-baik saja??” Balas Sunyeong.

“Ne, kami baik-baik saja. Tadi kami sempat mengalami kejadian luar biasa. tapi, semuanya sudah berakhir.”

“benar begitukah??” Sunyeong terlihat tidak yakin.

“Yah, aku harap begitu! Sungguh, aku benar-benar lelah menghadapi ini semua.”  Suara Sungmin mendadak lemah. Ia seperti merasakan ketakutan dan kecemasan yang juga dirasakan oleh Sunyeong.

Selama beberapa detik mereka terdiam. Pikiran mereka melayang entah kemana. Terlihat sekali beban yang saat ini mereka pikul sudah membuat diri mereka menjadi stress.

“Oh, aku lupa!!” Suara Sungmin akhirnya membuyarkan lamunan Sunyeong.

“Wae kudae, Ming??”

“Mana Donghae?? Aku ingin bicara dengannya.”

Sunyeong terdiam. Seperti orang bodoh, ia malah menoleh ke kiri dan kanannya mencoba memastikan bahwa memang tidak ada Donghae ditempatnya berada saat ini.

“Donghae?? Aku tidak bersama dengannya. Ku pikir kalian…”

Belum selesai Sunyeong menyelesaikan ucapannya, Sungmin yang terkejut segera memotong ucapan Sunyeong.

“Mwo?? Kau tidak bersamanya??” Tanya Sungmin tidak percaya.

“Ne.. aku sama sekali tidak bertemu dengan Donghae semenjak kejadian di rumah tua saat itu.”

“Kau.. Kau tidak bercanda kan Yeong?? Kau tidak sedang mempermainkanku kan??”

“Aniya Ming.. aku benar-benar tidak bertemu dengan Donghae! Sejak kemarin aku terus berada di apartemenku.”

Ucapan Sunyeong membuat Sungmin kembali terkejut. Pikiran pria itu kini melayang membayangkan nasib namdongsaengnya. Ia tiba-tiba merasa cemas luar biasa memikirkan adiknya yang saat ini belum kembali.

“Sungmin-ah.. Wae kudae?? Apa yang terjadi dengan Donghae??” Tanya Sunyeong mengembalikan kesadaran Sungmin.

“Donghae belum kembali sampai sekarang.”

Kini giliran Sunyeong yang terkejut. Pikiran gadis itu kembali ke saat pertarungan yang terjadi di rumah tua beberapa hari yang lalu, saat dimana ia dibawa pergi dan diselamatkan oleh Kyuhyun dari serangan Hyemin. Di sanalah Sunyeong melihat Donghae terakhir kalinya. Donghae yang saat itu sedang sekarat karena perlakuan kasar para vampire iblis itu.

“Ma.. Maksudmu.. Donghae….” Sunyeong mencoba menebak-nebak

“Kau tahu, saat kami pergi menyelamatkan Sungchan, Donghae ikut denganku dan Henry. Tapi ditengah perjalanan, saat kami berhasil lolos, Donghae memutuskan untuk kembali ke Dunkelheit castle untuk menyelamatkanmu. Ia pikir kau masih disandera disana, makanya ia memutuskan untuk masuk kembali dan membawamu keluar. Namun, sejak tadi ia sama sekali tidak ada kabarnya. Aku tidak tahu apakah ia berhasil keluar dari sana atau tidak” Jelas Sungmin panjang lebar.

Sunyeong kembali terdiam. Dugaannya meleset. Ia bersyukur Donghae ternyata masih hidup. Itulah yang ada dipikirannya.

“Ming, Mianhe.. tapi aku sama sekali tidak pernah bertemu dengan Donghae sejak kejadian waktu itu. aku juga tidak disandera mereka di sana. Aku aman berada di apartemenku.”

Sunyeong  terdiam sejenak. Pikirannya secara tiba-tiba menyadari sesuatu dari ucapan-ucapan Sungmin barusan.

“ah, Sungmin-ah.. kau bilang tadi, kalian pergi menyelamatkan Sungchan yang disandera oleh vampire-vampire itu. Bagaimana ceritanya?? Dan… bagaimana kalian bisa menemukan Sungchan??” Tanya Sunyeong pada akhirnya.

Gantian Sungmin yang terdiam. Ia menghela nafas sejenak sebelum akhirnya ia memulai ceritanya.

“Kau tahu?? Donghae lah yang berhasil mengetahui letak tempat tinggal mereka. Sungguh, aku menyesal selama ini selalu memarahinya karena ia begitu mempercayai semua yang tertulis di buku itu.”

“maksudmu??” sunyeong meminta penjelasan.

“Yah, Donghae lah yang berhasil memecahkan semua teka-teki mengenai keberadaan mereka, bahkan hingga tempat dimana kita bisa mendapatkan senjata yang kita butuhkan untuk membunuh semua pasukan vampire sialan itu!”

“Kau.. serius?? Bagaimana bisa?? Memang.. dimana senjata itu berada??”

“kau pasti tidak akan menyangka dimana kami menemukan itu semuanya. Kau tahu?? Lumiere Sword, pedang yang Donghae bilang akan bisa membunuh pemimpin mereka, ternyata terletak persis di makam pemimpin vampire iblis itu sendiri!”

“Mwo?? Maksudmu, Lumiere Sword itu tertancap di kuburan raja vampire itu?? begitu?? Memang dimana tempatnya, Ming??” paksa Sunyeong yang sepertinya semakin tertarik dengan cerita Sungmin.

“jika kuberitahu, kau pasti tidak akan percaya… Donghae pernah berkata padaku, bahwa Lumiere Sword itu tertancap di sebuah tempat. Dan tempat itu adalah kuburan raja vampire iblis itu sendiri. Tempat mereka pun  ternyata berada di lembah pegunungan Gangwon. Yah, lembah bersalju yang mungkin jarang ada orang mengetahui tempat itu. tempat yang begitu gelap, menyeramkan dan tidak terduga. Disanalah Donghae berhasil menemukan Lumiere Sword berada dan juga istana mereka. “

Sunyeong hanya mengangguk-angguk mengerti saat Sungmin menjelaskan semuanya. Sunyeong baru saja hendak menimpali ucapan Sungmin lagi ketika tiba-tiba

SEEETTTTT

Ia menoleh terkejut saat seseorang secara tiba-tiba masuk kedalam kamar apartemen gadis itu secara diam-diam. Melihat tatapannya yang begitu menusuk, Sunyeong yang tersadar masih memegang ponsel ditangannya segera menyadarinya.

“Ah.. Hmmm… Sungmin-ah, Nanti… Nanti ku hubungi lagi.”

Tanpa menunggu jawaban dari Sungmin, Sunyeong segera menutup ponselnya dan menyembunyikan ponsel tersebut di kantong celananya. Ia menoleh dan menatap cemas pria tampan bertaring tajam yang ada dihadapannya. Pria itu terlihat sedang berjalan maju kearah dirinya.

“Ma.. mau apa kau kemari??” Tanya Sunyeong gemetar ketakutan.

GRREEEPPPP

Pria vampire itu dengan cepat menarik lengan tangan Sunyeong dengan kasar agar gadis itu mendekat kearahnya. Hingga kedua mata mereka bertemu, Sunyeong hanya bisa melihat tatapan penuh amarah dan kekecewaan dari mata merah menyala dihadapannya.

“Apa kau tahu akibatnya jika kalian, para Oracle bermain-main dengan kaum kami??” Tanya Si Pria tajam.

“Ap.. Apa maksudmu, Kyu?? Aku.. Aku sama sekali tidak mengerti!!” Balas Sunyeong keras

Vampir tampan yang adalah Kyuhyun itu segera mencengkram kedua lengan Sunyeong hingga kuku tajamnya menusuk kulit mulus sang gadis. Dengan kekuatannya, Kyuhyun segera menarik dan membanting tubuh Sunyeong hingga gadis itu terduduk di ranjangnya. Sunyeong mulai merasa ketakutan. Inilah pertama kalinya ia merasa cemas luar biasa ketika sedang bersama dengan Kyuhyun.

Kyuhyun sedikit membungkukkan tubuhnya kearah Sunyeong dan segera mengangkat dagu lancip gadis dihadapannya.

“Kau tahu?? Salah satu temanku tewas karena perbuatan teman-temanmu!”

Sunyeong terdiam.

“Dan kuperingatkan padamu sekali lagi!! Jauhi teman-temanmu dari kaum kami!! Jangan buat kami menyerang dan membunuh kalian secara keji!!” Ancam Kyuhyun tajam.

Sunyeong akhirnya memberanikan diri menatap kedua mata Kyuhyun. Ditatapnya kedua mata pria itu tak kalah tajam, dan juga terkesan menantang.

“Walaupun kami menjauh dari kalian sekalipun, toh kau dan teman-temanmu juga akan mencari keberadaan kami dan pada akhirnya kalian akan tetap membunuh kami!! Iya kan?!”

Kini gantian Kyuhyun yang terdiam mendengar ucapan tegas Sunyeong.

“Seberapa keras pun kami menghindar kalian juga pasti akan menemukan dan membunuh kami! Kau jangan melupakan fakta itu, Kyu!! Kaum ku, bangsa manusia, itu adalah musuh utama kalian dan yang harus kalian lenyapkan! Aku sadar akan hal itu!!! Lantas kenapa sekarang kau menyuruh kami untuk menjauhi bangsa kalian?? Sejujurnya kalian tidak bisa semudah itu membuat kami menyerah, Kyu. Kau harus tahu itu!!” Jelas Sunyeong penuh emosi.

Kedua mata Kyuhyun menyala terang, tanda bahwa ia mulai merasa tersinggung dengan ucapan Sunyeong barusan. Namun sebisa mungkin ia mencoba untuk tidak menunjukkan kemarahannya di depan gadis itu. ia sadar, kemarahannya mungkin bisa membuat gadis yang menjadi jodohnya itu terluka, atau bahkan mati.

“Kyu, kalau kau merasa tidak terima karena kematian rekanmu dan kau ingin membalaskan dendammu pada kami, para Oracle, bunuh saja aku! Bunuh aku kalau itu bisa menggantikan posisi temanmu!”

PRAANNGGGGG….

Sunyeong begitu terkejut saat tangan Kyuhyun mengarah kesamping dan menjatuhkan beberapa barang yang berada di kamar gadis itu dengan kekuatannya hingga pecah dan berserakan. Kyuhyun semakin marah. Kali ini, pria vampire itu bukan marah karena ucapan Sunyeong yang menyudutkannya sebagai musuh. Namun karena ucapan Sunyeong yang meminta dirinya untuk membunuh gadis itu.

Kyuhyun mencengkram rahang Sunyeong dengan kencang hingga membuat gadis itu meringis kesakitan.

“ku peringatkan sekali lagi padamu, Yeong-ah!! Jangan pancing  amarahku dengan menyuruhku untuk membunuhmu!!! Jangan paksa aku untuk melakukan hal itu!! jika kudengar sekali lagi kau berkata seperti itu, aku akan membuatmu menyesal sudah mengatakannya!!” Ancam Kyuhyun tajam.

Kyuhyun kemudian melesat cepat menuju jendela kamar Sunyeong. sebelum ia benar-benar pergi dari sana, Kyuhyun kembali menoleh kearah gadis yang kini hanya mampu menunduk ketakutan di ranjangnya

“Sampaikan pada teman-temanmu, bersiaplah menerima pembalasan kami yang akan jauh lebih kejam! Dan sampaikan juga pada temanmu yang bernama Donghae! Kembalikan Hyemin padaku sekarang juga atau ia akan menerima kematiannya sendiri!!”

Sunyeong menoleh cepat ke arah Kyuhyun. Baru saja ia ingin bertanya pada Kyuhyun, namun pria vampire itu ternyata sudah melesat terbang keluar melalui jendela kamarnya. Ia mencoba mempercayai pendengarannya barusan.

“Kembalikan Hyemin?? Donghae??” Sunyeong hanya bisa menerka-nerka maksud perkataan Kyuhyun padanya barusan.

Sungguh, ia tidak mengerti apa yang terjadi antara Donghae dan Hyemin. Ia juga tidak mengerti apa maksud Kyuhyun menyuruh Donghae mengembalikan Hyemin yang jelas-jelas adalah vampire, sama seperti Kyuhyun. Sunyeong hanya bisa terdiam. Sejujurnya, dalam hati gadis itu terselip rasa tidak suka dan cemburu saat Kyuhyun  menyebut nama Hyemin. Tanpa di sadarinya, Sunyeong menjadi marah pada vampire wanita itu. dalam hatinya, jika ia memiliki kesempatan, ia ingin sekali membunuh vampire yang selama ini selalu mengejarnya. ia ingin dirinya lah yang menjadi eksekutor Hyemin nantinya.

*****

Donghae secara perlahan menidurkan tubuh Hyemin yang masih tidak sadarkan diri di sebuah kamar. Dinginnya tubuh gadis itu tidak menyurutkan niat Donghae untuk menolong dan menyelamatkan Hyemin dari Heechul. Walaupun ia sudah tahu kebenaran akan siapa sebenarnya Hyemin, tapi itu tidak membuat Donghae ingin membunuh gadis itu.

Setelah pertarungan kecilnya dengan Kyuhyun tadi, Donghae segera membawa Hyemin pergi ke sebuah villa milik keluarga Donghae. Ia tidak mungkin membawa Hyemin ke rumahnya, karena itu pasti akan menimbulkan bencana besar untuk keluarganya dan juga untuk gadis vampire itu.

Donghae mencoba menepuk-nepuk pelan pipi Hyemin, mencoba membangunkan gadis itu dari tidur panjangnya.

“Hyemin.. Hyemin, ireona!” Panggil Donghae pelan.

Tidak ada respon dari gadis itu. Namun Donghae masih tetap berusaha untuk membangunkannya. Donghae begitu membutuhkan penjelasan gadis itu mengenai semua hal yang sudah terjadi.

Baru saja ia hendak kembali menepuk pipi Hyemin, ponsel miliknya berbunyi. Dilihatnya nama Sungmin tertera disana.

“Ne Hyung…” Ucap Donghae.

“YA!!!! Kemana saja kau, Hae?? Kenapa sampai sekarang belum kembali?? Apa kau tahu bagaimana cemasnya kami saat tahu kau belum kembali sampai sekarang?? Beritahu aku, dimana kau??” Cecar Sungmin di seberang sana.

Donghae terdiam sejenak. Ia menoleh ke arah Hyemin yang masih terpejam, baru kemudian focus kembali ke telepon genggamnya.

“Aku… ada urusan sebentar hyung. Mianhe, aku tidak bisa menemukan Sunyeong di Dunkelheit Castle tadi.”

“Mwoya?? Urusan apa?? Kau tahu, Hae?? Sunyeong tidak ada di Dunkelheit castle. Ia ternyata tidak disandera mereka!”

“Mworago?? Sunyeong tidak di sandera mereka?? Jadi… maksud Hyung, Sunyeong baik-baik saja??” Donghae terkejut dengan ucapan Sungmin barusan.

Donghae tidak menyadari bahwa saat ini Hyemin, perlahan-lahan mulai tersadar dari tidur panjangnya dan menatap tajam tubuh Donghae yang membelakanginya. Telinga gadis vampire itu begitu jelas menangkap semua ucapan serta omongan Donghae mengenai Sunyeong, musuh utama gadis itu.

“Ne Hyung, aku akan segera kembali secepatnya. Kau tidak perlu cemas.” Ucap Donghae mengakhiri pembicaraannya.

Hyemin yang menyadari hal itu kembali berpura-pura memejamkan kedua matanya untuk mengelabuhi Donghae. Dirasakan gadis itu Donghae sedang menghampiri dirinya dan duduk disamping tubuhnya yang terbaring.

“Hyemin…”

Kembali, Hyemin merasakan sentuhan tangan Donghae di pipinya. Ia tahu, pria itu sedang kembali mencoba untuk membangunkannya. Saat pria itu lengah dan sekali lagi mencoba menyentuh pipinya, secara tiba-tiba Hyemin membuka matanya lebar dan

GREEEPPPP…BRUUUKKK!!!!!

Tangan Hyemin dengan gerakan yang sangat cepat segera mencengkram leher Donghae dan mendorong tubuh pria tampan itu hingga punggungnya menabrak dinding.

“Eeegghh…Hye.. Hye..min!” Rintih Donghae kesakitan saat dilihatnya Hyemin kini sudah berdiri dihadapannya. Menatapnya begitu tajam dan menusuk.

“Apa yang kau lakukan padaku??” Tanya gadis itu tajam.

Kedua matanya benar-benar menyala. Hal itu justru tidak menakutkan untuk Donghae. dalam hatinya, Donghae kini bisa mencari tahu semua cerita dan kebenaran pada gadis itu.

“Ak…Aku…eeegghhh!!! To..Long lepaskan du..lu tangan..mu!” Pinta Donghae dengan suara yang tersendat.

“Aniya!!! Kau pikir aku tidak tahu akal busukmu itu, hah?? Kau ingin menyerangku begitu aku melepaskan tanganku, iya kan??”

Donghae mencoba menggeleng.

“Tidak…A..ku, tidak akan menye..rangmu. Perca..yalah!!”

Donghae mencoba meraih tangan Hyemin yang mencekik lehernya. Hyemin yang menyadari hal itu buru-buru melepas tangannya dari leher Donghae. biar bagaimanapun, gadis itu tahu bahwa Donghae adalah Oracle, musuhnya yang bisa menyakitinya kapanpun.

“JANGAN SENTUH TANGANKU!!!” Teriak Hyemin begitu tangannya terlepas.

Donghae yang melihat itu terkejut. Namun, ia mengerti akan ketakutan vampire cantik dihadapannya. Donghae melirik ke arah tangan kirinya. Untunglah gelang yang menjadi senjatanya sudah ia sembunyikan.

“Tenanglah.. Sungguh, aku tidak akan menyakitimu. Aku janji!!” ucap Donghae sambil melangkah maju. Berbeda dengan Hyemin yang terus melangkah mundur karena ketakutan.

“Jangan mendekat!!!” Ancam Hyemin.

Donghae tidak mengindahkan ancaman Hyemin. ia masih terus berjalan mendekati Hyemin yang semakin ketakutan. Hingga pada akhirnya langkah Hyemin tersendat akibat tembok kamar dibelakangnya. Wajah pucatnya semakin memerah emosi dan tersirat rasa cemas luar biasa dari kedua matanya.

“Hey.. Tenanglah. Kau lihat?? Kau lihat kan kedua tanganku ini??” Donghae mencoba menunjukkan kedua tangannya yang tidak mengenakan perhiasan apapun.

“Aku tidak memakainya. Kau tidak perlu takut padaku. Sungguh, aku tidak akan menyakitimu..” Jelas Donghae begitu pelan.

Melihat Hyemin yang sudah mulai tenang dan tidak ada perlawanan lagi, Donghae segera berjalan mendekat kearahnya. Diulurkannya tangan Donghae kearah Hyemin, mencoba menggapai tangan vampire cantik itu.

“Mendekatlah.. Jangan takut padaku! Aku.. aku hanya berbicara padamu. Itu saja..” Ucap donghae kembali meyakinkan Hyemin.

Entah apa yang terjadi dengan Hyemin, ia hanya terdiam saat donghae mendekatinya. Sorot tajam kedua matanya melemah, ia seakan terhipnotis oleh semua yang ada dalam diri Donghae. Ia bahkan tidak berkutik saat Donghae sudah benar-benar berada didepannya. Hingga kedua mata mereka bertemu satu sama lain.

Dengan takut-takut, Donghae mencoba menggapai tangan kanan Hyemin. Di raihnya tangan dingin Hyemin. tidak ada penolakan kali ini. kembali ditatapnya kedua mata Hyemin, mencoba mencari sebuah kebenaran serta jawaban yang selama ini menjadi pertanyaan dalam benak Donghae.

“Aku.. boleh bertanya sesuatu padamu??” Tanyanya pelan.

Untuk beberapa detik Hyemin terlihat berpikir. Entah apa yang menghipnotisnya hingga gadis itu akhirnya menganggukkan kepalanya.

“Benarkah kau.. salah satu dari mereka??”

Hyemin reflex melepas tangannya dari genggaman Donghae setelah mendengar pertanyaan pria itu. ia membuang wajahnya, tidak berani menatap kedua mata Donghae yang sedang meninterogasinya. Ia tahu, kemana arah pembicaraan donghae.

“darimana kau tahu hal itu??” Tanya Hyemin balik.

“Aku tahu.. sebenarnya, sejak awal aku sudah menaruh curiga terhadapmu. Saat pertama kali aku ingin berjabat tangan denganmu, saat itu juga kau berteriak ketakutan seolah-olah tanganku ini adalah senjata yang harus kau hindari. Setiap kali aku ingin menyentuhmu, kau selalu melarangku dan menjadi sangat panic dan ketakutan akan hal itu. Dan puncaknya, aku mulai menyadari siapa kau sebenarnya saat pertarungan di rumah tua waktu itu. aku mulai menyadarinya saat kau mati-matian membela dan menolongku dari serangan teman-temanmu.”

Hyemin terdiam mendengar penjelasan dari donghae. Yah, dia tidak menyalahkan Donghae jika pada akhirnya pria itu tahu siapa dirinya sebenarnya. Hyemin berjalan pelan menjauhi Donghae, dan kemudian kembali berbalik menghadap ke arah pria itu.

“Jika aku memang seorang vampire, apa yang akan kau lakukan?? Kau akan membunuhku dan melenyapkanku?? Begitu??” Sindir Hyemin.

Donghae tersenyum kecut dan menggeleng. Ia kembali berjalan menghampiri Hyemin.

“Aku tidak akan membunuh mu jika kau tidak memintaku melakukannya. Jika disuruh memilihpun, aku lebih memilih membunuh dan melenyapkan semua teman-temanmu”

“kalau begitu, bunuh aku!! Bunuh dan lenyapkan aku sekarang juga!! Tapi jangan kau sentuh teman-temanku sedikitpun!!” pinta Hyemin dengan tatapannya yang begitu tajam.

Donghae mendekat dan meminimalisir jarak tubuh mereka. Diangkatnya wajah Hyemin dan dibalasnya tatapan tajam gadis itu.

“Apa kau serius dengan ucapanmu??” Pancing Donghae.

“Aku tahu kau menyembunyikan gelangmu di kantong celana. Kau bisa menggunakan gelangmu untuk memusnahkanku.”

“Mwo?? Ba,,Bagaimana kau tahu??” Tanya Donghae tidak percaya.

“Cih! Jangankan gelang mu. Aku bahkan bisa melihat benda yang kau sembunyikan di tempat yang jauh sekalipun.” Ucap Hyemin bangga.

Wajah Donghae kembali serius. Ia seperti sedang memancing Hyemin untuk mengatakan sesuatu yang menjadi pertanyaannya selama ini.

“Lantas, kenapa harus gelangku yang kau butuhkan untuk membunuhmu?? Bukankah setiap perhiasan milik Oracle lain bisa melumpuhkanmu setiap saat??”

Hyemin melepas tangan Donghae dari wajahnya. Di berbalik dan berjalan ke arah jendela kamar di villa tersebut.

“Seharusnya aku tidak mengatakan hal ini! kau bisa membunuhku hanya dengan gelang milikmu, karena… karena lambang bulan yang terukir di gelangmu sama seperti lambang bulan yang terukir di tubuhku.”

“Maksudmu??” Tanya Donghae minta penjelasan.

“yah, kau bisa saja membunuh kami, para vampire dengan menggunakan Legionne. Tapi, kau sebenarnya bisa membunuh kami hanya dengan perhiasan yang menjadi senjata kalian, asal kau membunuh vampire yang memiliki lambang yang sama dengan lambang yang terukir di perhiasan kalian. kau mungkin bisa membuat teman-temanku lumpuh dan sekarat hanya dengan gelang yang kau miliki. Itu karena kedua lambang kalian berbeda. Namun, berbeda kalau kau yang melakukannya terhadapku. Aku bisa mati jika kau menyerangku dengan gelang itu.” Jawab Hyemin panjang lebar.

Donghae kembali berjalan mendekat ke arah Hyemin. disentuhnya pundak gadis itu.

“Lantas… dimana letak tanda milikmu??”

Hyemin tertegun. Sebuah kebimbangan meliputi dirinya. Ia dilema, haruskah ia memberitahukannya atau tidak.

“U..Untuk apa.. kau, mau mengetahuinya??” Tanya Hyemin sedikit gugup.

“Bukankah kau sendiri yang memintaku untuk membunuhmu?? Jadi, katakan padaku dimana lambang bulan itu terukir ditubuhmu dan biarkan aku membunuhmu sesuai dengan permintaanmu.”

Hyemin terdiam. Ia sama sekali tidak berani menjawab semua ucapan donghae barusan. Sejujurnya, vampire iblis itu tidak serius dengan semua perkataannya. Ia tidak ingin mati terlebih dulu.

“kalau kau tidak menjawab, aku akan mencarinya  sendiri di tubuhmu!” Ucap donghae berbisik persis di telinga Hyemin.

Hyemin begitu terkejut saat merasakan tangan Donghae, yang saat ini sedang berdiri di belakangnya sedang berusaha menurunkan pakaian miliknya melalui pundaknya. Secara reflex, gadis itu langsung menggenggam keras tangan Donghae mencoba menghentikan tindakan pria itu. Ia ketakutan. Sepertinya ia ingin menutupi semuanya dari Donghae. ia tidak ingin Donghae mengetahui letak kelemahannya.

Namun, Donghae tidak mengindahkan itu semua. Tangan Hyemin ia singkirkan perlahan. Ia kembali melanjutkan aktifitasnya untuk menurunkan pakaian  Hyemin hingga kini, pundak serta punggung gadis itu sedikit demi sedikit terbuka. Hyemin hanya mampu memejamkan matanya pasrah. Ia benar-benar ketakutan jika Donghae akan membunuhnya setelah melihat tanda serta lambang yang terukir di tubuhnya.

GOTCHA!! Donghae berhasil menurunkan pakaian Hyemin hingga punggung gadis itu terbuka hingga setengahnya. Dan Donghae langsung tertegun saat ia berhasil menemukan tanda serta lambang bulan terukir indah di punggung sebelah kanan atas di tubuh Hyemin.

“kau benar. Tanda ini sama dengan tanda yang terukir di gelangku”. Ucap Donghae pelan sambil mengusap lembut tanda bulan di punggung mulus gadis itu.

Hyemin tidak bisa berkata apa-apa. Ia terus terdiam. Nafas gadis itu secara tiba-tiba memburu, ia juga mencoba menggigit bibir bawahnya saat ia merasakan mulut Donghae mengecup punggungnya. Atau, lebih tepatnya mengecup tanda Bulan tersebut beberapa kali.

Menyadari reaksi Hyemin, Donghae segera membalikkan tubuh Hyemin hingga menghadap ke dirinya. Diangkatnya wajah Hyemin yang menunduk dan memaksanya untuk menatap wajah pria tampan di depannya.

“Bersiaplah.. aku akan membunuhmu sekarang juga!”

“Mmmmppphhhh….”

Donghae segera menyerang bibir Hyemin dengan cukup kasar hingga gadis itu mengeluarkan suaranya yang tertahan akibat bibir Donghae. Dinginnya kulit tubuh serta bibir pucat Hyemin tidak membuat Donghae menghentikan semua kegiatan mereka.

*****

DUNKELHEIT CASTLE

PLAAAAAKKKKK

Tubuh Kyuhyun terlempar kebelakang saat Heechul menamparnya. Heechul terlihat semakin murka. Bagaimana tidak?? Setelah ia kehilangan Eunhyuk, salah satu pengikutnya, kali ini ia di hadapkan pada kenyataan bahwa anak buahnya yang ia tugaskan untuk menjaga Hyemin, adiknya sama sekali tidak berhasil melaksanakan tugasnya. Heechul begitu murka saat mengetahui seorang manusia, yang adalah donghae berhasil membawa adiknya kabur dari Dukelheit Castle dan hilang untuk kedua kalinya.

“BAGAIMANA BISA KAU MEMBIARKANNYA MEMBAWA PERGI HYEMIN, HAH??”  Teriak Heechul pada Kyuhyun yang hanya mampu menunduk.

PLAAAAAKKKKKK

Lagi. Heechul kembali menampar pipi Kyuhyun hingga darah keluar dari pinggir bibir vampire tampan itu. Kyuhyun sadar, seberapapun ia berusaha untuk menjelaskan semuanya pada Heechul, itu tidak akan bisa mengurangi amarahnya yang sudah sangat besar.

“APA SAJA YANG KAU LAKUKAN?? KENAPA MENGURUS SATU MANUSIA SAJA KAU TIDAK BECUS, HAH????” Teriak Heechul lagi.

Tidak mendapat jawaban dari Kyuhyun, Heechul segera mengarahkan tangannya ke Kyuhyun. Dengan segera, menjalarlah kekuatan yang cukup besar ke tubuh Kyuhyun

“AAAAARRGGHHH….”

Kyuhyun memegangi kepalanya yang kesakitan. Kekuatan yang dikirimkan Heechul ke tubuhnya membuat kepalanya begitu sakit setengah mati. Kyuhyun bahkan sampai harus berlutut hingga berbaring untuk menahan rasa sakit di kepalanya akibat hukuman yang diberikan Heechul padanya.

“Kau tahu?? Aku begitu mati-matian menjaga supaya Hyemin tidak keluar lagi dari istana ini!! TAPI KAU!!!!! Dengan bodohnya kau membiarkan manusia brengsek itu membawa adikku pergi dari tempat ini!!! RASAKAN INI VAMPIR BODOH!!!!” maki Heechul yang sama sekali belum melepaskan kekuatannya dari tubuh Kyuhyun

“Hee..Heechul.. jebal… Maafkan aku!! Aaarrgghh.. aku mohon!!!” Rintih Kyuhyun.

Heechul menghentikan kekuatannya. Ia segera melesat ke arah Kyuhyun, mencengkram pakaian Kyuhyun dan menarik vampire tampan itu hingga berdiri persis dihadapannya.

“Kau harus membayar kesalahanmu!!! Temukan Hyemin, atau… kau harus membayarnya dengan nyawamu!!!” Ucap Heechul tajam

Kyuhyun hanya mampu mengangguk pasrah.

“Teuki, Kajja!! Bantu aku dan Kyuhyun mencari Hyemin. Setelah itu, kita mulai serangan yang sesungguhnya pada mereka…” Ucap Heechul sambil melesat cepat tanpa menoleh ke arah Leeteuk dan Kyuhyun di belakangnya.

-TO BE CONTINUE-

32 thoughts on “WHEN THE ‘DARK LORD’ REIGNS : “The revealed facts!” (Part 12)

  1. huaaaa kangen bgd sma TDLR lgy seru baca ad tulisan Teuk Beli Cimol!!
    keren eonn serasa nonton film, gak tw knapa setiap aq bca part hee oppa marah tu tiba2 merinding #plak,
    chaaaaaa hae oppa sma hyemin eon mw ngapain tu o.O,,
    sedih hyuk oppa udh pergi dluan,,
    gak kerasa bgd eon tinggal 1 part lgy ending’nya serasa cepet bgd, blom rela T,T #NangisDiAtasPohon-_-,
    next couple nc’s HaeMin^^
    Overall daebak eon,, aq tunggu nc’nya eh,, next part’nya maksudku hahha #hadeeuuhhh #GarukTembok
    Gomawo eonn, FIGHTING ^^

  2. Wuaahhh… Seru bgt eonni..
    Aduh satu2. Yg mn dulu yah
    1. Pertarunan antara sungmin dan heechul berasa kyk film harry potter. Ttg harry dan voldemord yg mengerahkan kekuatan mereka gn tongkat sihirnya #jiaa….
    2. Uu.. Kyuhyun klo marah serem..
    3. Donghae! Aa.. Bener2 deh.. Mendapatkan keuntungan dlm kesempitan #plak. (Mereka itu emang salin cinta =3=) #okeh2!
    4. Jd itu fungsi dr tanda2 tatoo ditubuh mereka dgn tanda diperhiasan oracle!
    5. Ow.. Heechul oppa, please jgn sadis2. Kasian kyu tau..

    Ah.. Daebak daebak.. Hanya lumayan byk typo #abaikan
    gumawo eonni
    kutunggu part selanjutnya

  3. ditunggu part 13 thor,.
    tpi kyak’a q gk bsa baca,.c0z q gk prnah komen,-bru x ni bsa.😥

  4. huwaa!! battle nya seruu!! wih,,.adegan nc nya udh nyerempet2 nih.. wkwkwwk dtunggu the last partnya thor,,😄

  5. Hai min aku readers baru nih salam kenal🙂
    baru buka blog ini langsung baca ff ini yg part 12. FFnya keren min walaupun masih rada bingung soalnya belum baca part part sebelumnya, tapi udah ngerti kok sama jalan ceritanya. Suka banget sama ff genre fantasy apalagi kalau vampire. Donghae disini pintar ya bisa mecahin teka teki, suka banget sama donghae disini. Part 13 udah ending ya min, endingnya dibuat happy ending ya min. Donghae tetap sama hyemin ya min di ending nanti. Aku langsung suka sama couple ini.hehe
    Ditunggu ya min part 13 nya.

  6. wah daebak min, serasa nyata banget, aku bru aja baca dr awal part 1 min, ngubek2 banyak. hehe, jadi penasaran nanti ada kyuhyun yadong ngga yah sama jodohnya, apa semua bkal ada yadongnya min, apa leeteuk oppa bakal kembali ke sungchan, ah penasaran min, pertanyaannya muter2 diotakku, tp kayaknya aku juga ga bisa baca min, soalnya aku baru komen 1x, T.T pdahal penasaran T.T
    ini ngubek dr 2012 make ponsel -,-

  7. annyeong min.. aqu reader bru dsni.. mian ngga komen d part2 sebelumx cos’y aku nuntasin bca part’y hri ini.. ngebut baca’y cos’y tiap part buat penasaran abis jdi ngga sempat ninggaling komen.. mian ya min.. ff ini keren abis min kyak membawa kita kedalam ceritax banget.. suka ma fantasy kyak gini.. hmm.. btw min next part ngga usah d protect dong min.. nnti ngga bsa baca krn ngga komen d part sblmx.. mohon ya min.. next part update soon ya.. fighting..

  8. annyeong min.. aq reader bru dsni.. mian ngga komen d part2 sblumx cos’y aku nuntasin bca part’y hri ini.. ngebut baca’y cos’y tiap part buat pnasrn abis jdi ngga smpat ninggalin komen.. mian ya min.. ffx keren abis min kyak membwa kta kdlm ceritax bngt..hmm.. btw min next part ngga usah d protect Ya min.. nnti ngga bsa bca krn ngga komen d part sblmx.. mhn ya min.. next part update soon ya.. fighting..

  9. Aku gak suka karakter kyuhyun di sini..
    Terkesan penghianat gitu..

    Feel nya juga dapet banget..
    Alurnya juga kagak monoton..

  10. Heechul bener-bener murka saat ini, kebayang kl heechul lg marah … Seremmmmmm !!! Apakah semua nya akan selesai dengan 1 part terakhir ini ? Ahhhh unn aku suka ff uuuuu😀

  11. Makin seruuuu

    Ahh elaahh hae, main nyosor aja, ckckckckcckck

    Tpi pertarungan sesungguhnya apa kyu tega melawan sunyeong?

    Trus saat hee nnti menemukan hyemin saat hye lgi yadongan?

    Gak bs ngebayangin marahnya hee

  12. Uwooooooooow, Lee DongHae, Jaga bibirmu itu! Alasan banget pengen liat tanda ditubuh Hyemin. Gak usah pake cium bisa kan? Wakakkakakaka…. Awas loh, ketahuan Heechul km yadongin adek-nya. ckckckc…

    Daebak lah ni FF.

  13. Ah tidak hyukjae mati biasku mati yg tersisa tinggal donghae
    donghae kau ga boleh lenyap jga kau harus bertahan
    penasaran sama part terakhirnya

  14. huaaaaaa…………
    Mau membunuh hyemin dg cara membuat dia mendesah ya
    Aih ikan mesum bgt diri mu *suka*

    Chulie klo marah jangan nyeremin gitu *kabur*

  15. kyaaaaaa ikan mesuuummm!!!!!! gue bunuuh looooo *lemparboxerhyuk *ey
    hahahaa sama aja deh ya elo ma kyupil. bilangnya mau bunuh tapi malah ngeyadong -___-”
    alaah~ ketauan next part elo bedua yg bgtuan *tutup mata hahahahaaa😄
    I know I know I know it!!!! tapi bersiaplah kalian bkal di tonton oleh 3 pampir lknat itu wkwkwkkk

    huaaa finally pampir hyuk mati! o.o antara bahagia dan gak tega gue hahahaa. tp biarlah. karakter lo jahat bgt disini bang. gak suka dedek😦 :p

    ke laot aja deh lo yaa kyuhyuunn. ngasi pringatan jgn ke sunyeong napa -.- kan elo maunya lindungin yeongie. lgsung aja kali ke ming henry. nakutin sunyeong aja lo *toyor taring kyu

    yaa sungmin oppaaa fighting!!!!! kmi smua mndukung mu!!!! ku kan slalu panjatkan do’a untuk muuuu. kpan perlu kau kluarkan jurus gwiyomi mu ituu!!! biar silau tu mata pampir wkwkwkk *emangbisa?

    yesungminlah sekian komentar gaje saya :3 arigato

  16. °‎☺ĸë²°(ˆ⌣’)(y) kaya na ak tau sapa Ɣªήğ couple NC selanjut na hohohoho sy hyemin na dah jatuh cinta ma donghae kaya na hehehe,min lanjut

  17. kyaaaaaa pertarungannya seruuu…
    berasa nonton film … beneran kebayang adegannya…
    eunhyuk mati!! poor u…
    kyu beneran marah bgt … tp dy g bisa nyakitin sunyeong.. aigoo
    donghaeeee bisa aja ambil kesempatan…
    ck.ck.ck

    kebut baca hwhehw

  18. Serangan yg sesunggunya,,
    oh no,, berharap donghae sudah ‘memalukan ‘ hal itu sebelum heechul dateng,,,
    donghae sma kyuhyun sma nih,, membunuh dalam arti lain,,
    rupa rupanya donghae sudah jatuh cinta sma hyemin,,,
    heechul semakin ganas yah,,
    eunhyuk meniinggall ,, huaaa😥

  19. kasihan kyuhyun oppa ditampar sama heechul oppa sampe berdarah😦

    eunhyuk oppa bener-bener musnah

    baca dari awal sampe akhir semuanya bagus, yg ngebacanya ikut tegang,

  20. Heechul kejam… (˘̯˘ ) adeknya kan maunya sm donghae.. Kenapa dijauhin?? Siapa tau jodohnya Hyemi… ;;)
    Dibuat movie dong eon.. Keren tau fight nya… (9’̀⌣’́)9

  21. Hayoo… Apa yg dilakukan Donghae sama Hyemin??

    Dan apa yg akan Heenim lakukan untuk menemukan Hyemin?

    Btw, kapan ini ff selesainya? Ahahaaa…
    Aku harap, ga cepet-cepet.. Biar makin penasaran. Kkkkkkk

  22. Hyaaaaaa…. Komenanku ga ada yg masuk satupun..😦
    Padahal aku dah komen dari part 1-12 (no nc)huhuhu

  23. Wah….. Belum baca crita ini dr awal,, langsung part ini aq baca, dn lgsung tertarik…… Cerita tentang vampir tampan memang selalu menarik… Apa lg si tampan Cho Kyuhyun yg jd vampir… Ooo ya ampun,,,,

    Tp kasian bnget di bagian akhir Cho Kyuhyun dihajar,, duh pasti sakit ya…. Sini aq obati… Plak!! Bisa2 aq yg dihajar fans Kyuhyun,,,,, heheh

  24. Ulalaa~~ apa yang donghae lakukaan?? Haha>.< aku lebih suka lompat chapter wkwk.. Bosen baca dari awal.. Jadi penasaran sama chapter 13 😖😵 udah ada belum sih? Maklum baru bacaaa😄 Daebak miin👍 fightinggg!!!~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s