WHEN THE ‘DARK LORD’ REIGNS : Finding The 4th ORACLE (Part 8)

Annyeong.. Penguasa Kegelapan, Heechul oppa dan teman-temannya kembali lagi.. ^^ gimana, masih mau cerita NC?? Heheheheh… Kl mau, seperti biasa jangan lupa utk tetep COMMENT yaaa..Heheheheh…🙂 Soalnya, KEMUNGKINAN BESAR (90%), untuk Part  selanjutnya, author mau masukin CERITA NC yang kedua. Hehehehe… mau tau?? DITUNGGU COMMENT NYA… ^^

Mudah2n cerita ini bisa bikin kalian tambah suka sama ceritanya. Soalnya jujur, akhir2 ini admin lg gak minat untuk ngelanjutin cerita ini karena ide cerita ga kunjung datang (kl ga pernah dipaksain buat ky gni) *curcol*. Admin beneran.. & ini bener2 udh buat admin JENUH bgt buat ngelanjutin cerita ini. Jadiiiiiii…. Kl boleh, admin butuh semangat dari kalian nih, biar cerita ini bisa tetep lanjut sampe eps akhir ^^

Gomawo…🙂

**************************************************

CERITA SEBELUMNYA

Heechul pun berdiri. Ia sepertinya sedang bersiap-siap untuk pergi. Namun sebelum pergi, Heechul kembali menghampiri Sungmin yang masih tidak berdaya untuk bangkit. Diinjaknya punggung Sungmin sambil berkata,

“Apa yang aku lakukan ini sebagai peringatan keras untukmu! Kuperingatkan kau untuk terakhir kalinya! Jangan pernah mengganggu dan mencoba untuk menghentikan kami!!! Dan jangan pernah sekalipun kau atau teman-temanmu menampakkan diri dihadapanku!! Kalau kau sampai melanggarnya lagi, akan kupastikan semua orang-orang terdekatmu menderita dan mati secara mengenaskan dihadapanmu!! Arraseo?!”

Setelah ucapan itu, Heechul pun melesat keatas pergi meninggalkan Sungmin masih berusaha bertahan untuk tetap tersadar. Namun sayang, karena luka ditubuhnya terlalu banyak, secara perlahan-lahan kesadaran pria itu semakin lama semakin memudar. Sebelum dirinya benar-benar tidak sadarkan diri, Sungmin terlihat mengepalkan tangannya dan berkata dengan tersendat-sendat

“Ak..aku.. ti..dak takut!! Hah..hah.. aku Ak..akan segera me..memus..nah..kkk.kkanmu!!”

**********************************************

SUNGMIN’S HOME

Sungchan, Donghae, dan Sunyeong saat ini sedang berada didalam kamar Sungmin, menunggu sang pemilik kamar itu tersadar dari pingsannya. Sudah hampir dua jam lamanya mereka menunggui Sungmin yang tidak sadarkan diri. Sungchan dan Sunyeong pun dengan telaten membasuh serta membalut seluruh luka yang ada ditubuh Sungmin akibat perbuatan Heechul tadi.

Ya.. mereka bertigalah yang menemukan Sungmin tergeletak tidak sadarkan diri dihalaman belakang rumah mereka tadi. Mereka bertiga – Donghae, Sungchan, dan Sunyeong –begitu terkejut setengah mati saat pulang dari restaurant tadi mendapati keadaan seluruh rumahnya berantakan. Banyak barang pecah, patah, benda-benda berjatuhan, semuanya berantakan berserakan dilantai dan membuat  seluruh ruangan di lantai 1 rumah mereka tidak beraturan. Ditambah lagi saat secara tidak sengaja Sungchan menemukan tubuh Sungmin yang ambruk dan tergeletak ditanah di halaman belakang tidak sadarkan diri. Mereka semakin terkejut saat mendapati tubuh kakak sulung mereka penuh luka.

“Ancaman iblis itu tidak main-main! Aku rasa sudah saatnya kita serius mencari Oracle keempat supaya kita bisa menghabisi mereka semua, termasuk Rajanya!” Ucap Donghae serius pada Sungchan dan Sunyeong yang berada dibelakangnya sambil menatap ke luar jendela kamar Sungmin.

“Tapi Hae, bagaimana caranya?? Kita bahkan tidak punya petunjuk apapun tentang Oracle yang kau ceritakan itu!” Ucap Sunyeong yang sepertinya merasa tidak ada harapan lagi.

“kau jangan khawatir. Aku akan mencari tahunya dari buku tua itu! kalian tunggulah disini!”

Donghae tanpa aba-aba langsung berjalan cepat kearah tempat ia menyimpan buku tua yang selama ini dipercayainya mampu membantunya dalam menghadapi  para vampir iblis itu.  dibawanya buku tersebut ke kamar Sungmin dan dibolak-baliknya halaman per halaman mencari  jawaban yang diinginkannya.

“ Eotte Oppa?? ketemu??” Tanya Sungchan penasaran.

Donghae hanya menggeleng pelan menjawab pertanyaan dongsaengnya itu sambil kedua matanya tetap memperhatikan dengan seksama halaman kertas yang sedang dibolak-baliknya.

“Argh! Sial! Tidak ada jawaban sama sekali atau petunjuk sedikitpun tentang bagaimana cara menemukan Oracle yang keempat. Eottokhae?” Ucap Donghae yang sepertinya juga sudah mulai putus asa

“Eh, Chankaman!!!”

Donghae tiba-tiba begitu antusias saat secara tidak sengaja matanya tertuju ke halaman yang tidak sengaja ia buka. Di bacanya kata perkata yang tertulis dibuku tersebut dan dicobanya untuk mengerti semua maksud dari barisan kalimat yang tertulis disana. Dan, didetik berikutnya, sebuah seringaian manis muncul diwajah tampan pria itu.

“Ya!! Coba kalian dengar ini..” Donghae terlihat bersiap membacakan kalimat yang baru saja ia baca agar Sunyeong dan Sungchan bisa mendengar dan mengetahuinya.

“Cara membunuh Sang Raja Kegelapan.. ‘Kau mungkin bisa membunuh seluruh pasukan Kerajaan Neraka dengan semua pusaka serta senjata yang kau miliki. Tapi hal tersebut tidak berlaku jika kau ingin menghabisi Sang Pemimpin! Jika Keberuntungan berpihak padamu, Kau bahkan bisa menghabisi dan memusnahkan Sang Raja dengan tanganmu sendiri dengan sebuah pedang pusaka. LUMIERE SWORD, itulah senjata yang harus kau temukan untuk menghentikan semua kekuasaan Sang Raja Kegelapan. Kau harus mencarinya  seorang diri! Ia kini berdiri dengan gagahnya selama 5000 tahun tepat ditengah kediaman Sang Raja sambil terus dikelilingi elemen-elemen utama “ Donghae mengakhiri bacaannya. Ditatapnya kedua gadis yang berada tidak jauh didepannya yang sedang kebingungan itu.

“Mwo?! Lumiere Sword?? Kediaman sang Raja?? Elemen-elemen Utama?? Apa maksudnya, Hae??” Tanya Sunyeong tidak mengerti.

“Haish!! Jangankan kau! Aku pun juga belum mengerti apa maksud kalimat ini! Aaiisshh… !!”

Donghae terlihat frustasi. Ia mengacak-acak rambutnya sebal karena tidak bisa menemukan jawaban sesungguhnya dari kalimat yang dibacanya barusan. Dan selanjutnya, Donghae terlihat berdiri dari tempatnya duduk dan terlihat hendak berjalan keluar.

“Oppa, Eodigayo??” Tanya Sungchan menghentikan langkah Donghae.

“Oppa mau menyegarkan diri sejenak! Kau tahu? semua yang terjadi pada kita akhir-akhir ini membuat Otakku serasa ingin meledak! Kalian berdua, jagalah Sungmin Hyung baik-baik! Telepon aku kalau Hyung sudah sadar.”

“Mwo?! Ya!! Donghae… Ya!!” Sunyeong yang mencoba memanggil Donghae ternyata tidak bisa menghentikan langkah pria itu untuk tetap keluar dan pergi.

****

Donghae terlihat sedang berjalan santai disebuah jalan dekat dengan komplek perumahannya. Ia terus berjalan tanpa peduli keadaan disekitarnya. Pikirannya masih melayang-layang ke kalimat-kalimat dari buku tua yang ia baca tadi. Bahkan dipaksanya otak pria itu agar bisa berpikir dengan keras mencari tahu makna yang tersembunyi dibalik semuanya.

“Lumiere Sword.. Berdiri dengan gagahnya… kediaman sang Raja… elemen-elemen utama.. Apa maksud semua itu??” Gumam Donghae seorang diri sambil terus melangkah.

Saking asiknya, kini kedua kaki pria tampan itu sudah melangkah jauh dan membawanya ke rumah tempat ia pernah bertarung dengan Heechul dan anak buahnya. Ia sempat tidak terlalu memperhatikan rumah tersebut, sampai pada akhirnya secara tidak sengaja ia melihat Hyemin, vampir iblis wanita, berjalan masuk kedalam rumah tersebut.

“Mm..Mwo.. It..itu kan??”

Donghae yang melihat Hyemin mengira bahwa Hyemin, yang ia pikir  adalah seorang manusia biasa, akan masuk ke dalam rumah tersebut. Walaupun  Donghae tidak tahu apa yang akan dilakukan gadis itu, tapi Donghae yang memang tahu bahwa rumah tersebut tidak aman segera berusaha untuk berlari menghampiri Hyemin dan melarangnya untuk mendekati rumah tersebut

Sebenarnya Donghae tidak pernah mengetahui bahwa kedatangan Hyemin kedalam rumah tua ini karena ia sedang ingin memangsa wanita yang sudah disediakan oleh Kyuhyun yang sudah terlebih dulu berada didalam rumah tersebut. Rasa haus akan darah yang gadis itu rasakan membuatnya tidak menyadari bahwa saat ini pria yang sudah membuatnya ketakutan beberapa waktu lalu tengah berlari menghampirinya. Namun, bukan Hyemin namanya jika mata gadis itu tidak bisa melihat pergerakan yang saat ini sedang mendekat kearahnya.

Dan seperti biasa, hanya beberapa detik sebelum tangan Donghae menyentuh pundak Hyemin, gadis itu dengan sigap dan sangat cepat langsung menoleh kebelakang, membuat Donghae dan dirinya sama-sama terkejut satu sama lain.

“kk..Kau??” Tanya Hyemin tidak percaya saat melihat siapa pria dihadapannya saat ini.

“Hyemin ssi.. sedang apa kau disini?? Dan.. untuk apa kau masuk kesana??” Tanya Donghae balik.

Hyemin terlihat menatap Donghae takut-takut. Biar bagaimanapun, rasa cemas tengah melingkupi Vampir cantik itu, takut kalau pria dihadapannya ini menyentuhnya dan membuatnya terluka.

“Ak..Aku.. Aku sedang…”

Belum sempat Hyemin menyelesaikan ucapannya, tangan Donghae terlihat terulur kearah gadis itu. Maksud Donghae adalah ia ingin mengajak gadis itu pergi dari sana dan membawa Hyemin pergi menjauhi rumah yang menurutnya berbahaya bagi gadis itu.

“YA!! STOP, JANGAN SENTUH AKU!!” Teriak Hyemin menghindar. Donghae yang melihat reaksi Hyemin terang saja terkejut.

“Mwo? Wae?? Aku kan hanya ingin membawamu pergi dari sini. Dengar! Kau tidak boleh masuk kedalam rumah ini. rumah ini benar-benar berbahaya untuk gadis seperti mu..”

Hyemin terlihat tidak peduli. Saat ini, wajah gadis itu terlihat memerah karena sedang menahan amarah dan rasa kesalnya terhadap kaum manusia didepannya. Jika saja ia bisa mengeluarkan kekuatannya di tempat umum seperti ini, ingin sekali Hyemin menyerang pria itu. bahkan kalau perlu menghabisi Donghae tanpa tersisa sedikitpun.

Hyemin dan Donghae tidak menyadari bahwa didalam rumah tua tempat mereka berdebat, seseorang tengah menatap kearah luar. Ia tampaknya tahu apa yang terjadi dengan rekannya sesama  iblis disana. Merasakan bahwa rekannya itu mengalami kesulitan untuk masuk menemuinya, ia dengan kekuatan khususnya segera ‘menghubungi’ gadis yang memang sangat dekat dengannya itu.

‘Kau butuh bantuan?? Kulihat sepertinya manusia itu merepotkanmu.’

Hyemin yang sedang asik-asiknya berdebat tiba-tiba saja terdiam saat sebuah suara merasuk kedalam pikiran dan telinganya. Indra keenam gadis itu segera menangkap semua suara yang begitu dikenalnya.

‘Geokjeongma Kyu… Nan gwaenchana. Aku bisa mengatasinya sendiri. Kau santap saja  darah gadis itu terlebih dulu. Nanti aku menyusul kesana’ Balas Hyemin dalam hatinya  sambil pandangan gadis itu ia arahkan ke jendela rumah tua tempat dimana Kyuhyun berada.

‘Ne..Baiklah. Berhati-hatilah.. jangan sampai kau tersentuh gelang ditangannya!’

‘Arraseo.. aku akan berhati-hati! Dan jangan lupa, sisakan darah gadis itu untukku!’

Pandangan Hyemin kembali kearah Donghae  yang sejak tadi terlihat bingung karena sikap Hyemin. Tanpa banyak bicara lagi, Hyemin akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempatnya berdiri.  Ia meninggalkan Donghae yang saat ini terus memanggil namanya untuk kembali. Hyemin tidak peduli. Ia hanya terus berjalan, mencoba mencari tempat sepi, agar ia bisa secepatnya tiba di tempat dimana Kyuhyun sudah menunggunya.

Sedangkan Donghae yang masih terdiam didepan rumah tua itu hanya bisa menatap punggung Hyemin yang sudah menjauhinya itu. Entah kenapa ada rasa penasaran yang saat ini begitu merasuk kedalam hati Pria itu. Rasa penasaran yang selalu muncul setiap kali ia bertemu dengan Hyemin. Rasa penasaran yang sepertinya mengusik hatinya untuk segera menemukan jawabannya.

“Kenapa ia ketakutan sekali saat hendak ku sentuh?? Kenapa dia begitu menjauhiku??” Gumam Donghae sambil pandangan matanya ia arahkan ke bangunan tua tak berpenghuni disebelahnya.

*****

SUNGMIN’S HOME

Tubuh Sungmin bergerak-gerak tidak karuan. Padahal, saat ini pun ia belum juga sadar dari pingsannya. Namun entah apa yang terjadi, sepertinya ada sebuah kekuatan yang saat ini sedang menyerangnya. Ada sebuah kekuatan yang saat ini sedang berusaha membuat dirinya kembali tersiksa seperti yang sudah dirasakan  pria manis itu tadi.

Sungchan dan Sunyeong yang memang hanya berdua disana, menemani Sungmin, terang saja terkejut dan merasa ketakutan karena perubahan tubuh Sungmin yang mendadak bergerak-gerak tidak karuan. Rasa cemas dan takut melingkupi mereka berdua. Takut jika mahluk-mahluk yang sudah pernah mereka temui dan yang sudah membuat Sungmin menderita ini kembali muncul. Ditambah lagi kondisi mereka yang hanya berada didalam rumah ini berdua.

“Eonnie.. Eottokhae?? Kenapa Sungmin Oppa  seperti ini??” Tanya Sungchan panik dan ketakutan.

Sunyeong yang juga merasa ketakutan, mau tidak mau mengurangi sedikit ketakutannya untuk mendekati Sungmin yang tidak sadarkan diri dan berusaha menyadarkan pria itu.

“Sungmin-ah.. YA!! Sungmin-ah, Ireona!!” ditepuknya pipi  Sungmin mencoba menyadarkan Sungmin dari pingsannya.

“Eerrgghhhh…” Suara Sungmin tiba-tiba keluar. Suara seperti orang yang sedang disekap atau dicekik.

“Sungmin Oppa, PALLI IREONA!! Oppa.. Gwanechana??” Kini Sungchan mencoba maju mendekati Sungmin dan membantu Sunyeong menyadarkan Sungmin dari mimpi buruknya.

Sayangnya, semua yang dilakukan kedua orang itu tidak berhasil. Bukannya sadar, namun tubuh Sungmin semakin bergerak liar. Suara cekatan yang keluar dari tenggorokannya serta keringat yang sudah membanjiri tubuhnya membuat kedua gadis disana semakin ketakutan terjadi apa-apa terhadap pria yang sedang terluka parah itu.

Melihat dua orang gadis yang berada didalam rumah tersebut cemas dan ketakutan, terang saja membuat dua orang yang kini tengah berdiri tidak jauh dari rumah Sungmin tersenyum puas. Seringaian jahat serta smirk iblisnya tidak mampu menutupi rasa senang dihati mereka berdua karena berhasil membuat musuh utama mereka mati secara perlahan-lahan. Mereka berdualah yang menjadi penyebab semakin buruknya kondisi Sungmin saat ini. Seseorang berambut cokelat dan berahang tegas itu yang menyalurkan kekuatannya ke tubuh Sungmin, sedangkan satu orang lagi – si pria berambut merah yang menjadi pemimpin kawanan iblis – yang bertugas merasuki mimpi Sungmin dan menyakiti pria itu didalam mimpinya.

Tidak ada kata puas dari dalam diri mereka untuk terus mengerjai dan menyakiti musuh bebuyutannya. Sampai sang Oracle itu mati dan tidak ada yang bisa menghalangi rencana mereka untuk memimpin dunia, mereka akan tetap selalu menyakiti dimanapun Oracle berada dan bagaimanapun kondisi Oracle tersebut.

“Eunhyuk-ah.. cukup! Aku tidak ingin kau buang-buang kekuatanmu.” Ucap Si raja kegelapan pada salah satu anak Buahnya. Si anak buah yang adalah Eunhyuk terdiam, tidak menjawab ataupun tidak mengangguk.

“Kenapa kita hanya menyerangnya saja?? Bukankah masih ada dua orang lagi yang harus kita singkirkan?” Tanya Eunhyuk.

“Aniya.. dua manusia bodoh itu urusan belakangan! Aku percaya mereka mudah untuk dikalahkan. Tapi tidak untuk manusia itu.. dialah pemimpin dari semua Oracle. Kekuatannya bahkan lebih besar dibandingkan Oracle lainnya. Jadi, aku ingin memusnahkan pemimpin mereka terlebih dahulu.” Jawab Heechul tegas.

Heechul kemudian terlihat menerawang kearah dalam rumah Sungmin. Atau, lebih tepatnya kedalam kamar Sungmin.

“Sepertinya dia sedang sekarat. Cih! Sudah kuperingatkan untuk tidak mencampuri urusanku! Sekarang terimalah akibatnya..” Ucap Heechul bengis.

“Kenapa tidak kita buat dia mati sekalian saja??” Eunhyuk terlihat tidak puas saat mengetahui bahwa Sungmin tidak mati.

“Aniya! Aku tidak ingin membuatnya bahagia karena kesakitannya sudah selesai jika aku membuatnya mati saat ini. aku ingin ia merasakan sakit secara perlahan-lahan. Aku ingin melihatnya menderita, memohon padaku untuk tidak meyerangnya dan tetap membiarkan dia hidup!”

Baru saja Heechul selesai berbicara, secara tidak sengaja mata Heechul dan Eunhyuk mengarah ke jalan tidak jauh dari tempat mereka berdiri saat ini. Hati Eunhyuk mendadak bergejolak hebat saat melihat seseorang sedang berjalan memasuki rumah Sungmin. Tatapan sadisnya tidak ia lepaskan sedetik pun dari sosok pria yang sudah membuatnya sekarat beberapa waktu lalu akibat pertarungan sengit mereka. Tangannya pun secara tidak sadar sudah ia kepalkan tanda bahwa amarah Vampir pria itu sedang memuncak.

Heechul yang bisa merasakan semuanya tahu apa yang dirasakan Eunhyuk. Ia tahu apa yang diinginkan Eunhyuk saat melihat Donghae, pria yang baru saja masuk kedalam rumah itu. Ia bahkan bisa merasakan bagaimana nafas Eunhyuk memburu dengan sangat cepat, tanda bahwa ia ingin sekali melakukan penyerangan. Dan tepat saat Eunhyuk ingin melangkah maju, saat itu juga tangan Heechul segera menahan tubuh Eunhyuk.

“Aniya!! Tidak sekarang, Hyuk. Kita masih punya banyak waktu untuk merencanakan penyerangan supaya hasilnya tidak membuat kita kecewa! Kajja…!!!”

Eunhyuk sempat terdiam selama beberapa detik saat Heechul sudah melesat ke udara. Ia menatap tajam ke arah rumah Donghae tinggal untuk terakhir kalinya selama beberapa saat. Dalam hatinya, eunhyuk seperti mengutuk keras semua yang sudah Donghae lakukan terhadapnya.

“Aku tidak akan melepaskanmu sampai kapanpun!! Ingat itu!!” Gumam Eunhyuk yang sebenarnya ia tujukan untuk Donghae. Dan barulah setelah itu, ia mengikuti Heechul yang sudah melesat jauh mendahuluinya.

****

Sesudah memastikan bahwa keadaan Sungmin sudah mulai membaik dan Donghae sudah kembali ke rumah, Sunyeong memutuskan untuk pergi dari sana. Ia pamit pada Sungchan dan Donghae untuk pulang dan beristirahat di rumahnya.

Selama perjalanan, Sunyeong tidak menyadari bahwa sedari tadi seseorang sedang mengikutinya. Wajar saja gadis itu tidak menyadarinya, karena seseorang tersebut tidak memperlihatkan dirinya secara langsung. Ia bahkan juga tidak berpijak pada tanah seperti manusia-manusia lain pada umumnya. Ia lebih memilih untuk mengikuti Sunyeong dengan menyatukan dirinya seperti bayangan malam atau melesat diudara tanpa khawatir kelihatan dan ketauan oleh manusia lainnya.

Sayangnya, apa yang ada dipikiran si mahluk kegelapan itu – bahwa Sunyeong tidak mungkin bisa merasakan kehadirannya – salah besar! Sunyeong tahu.. ia bahkan bisa merasakan bahwa ia tidak sendirian. Ia bisa merasakan kehadiran seseorang yang saat ini tengah ada bersama perjalanannya. Tapi entah kenapa, ia sama sekali tidak merasa ketakutan. Tidak ada rasa cemas yang melingkupi gadis itu saat tahu bahwa ia tidak sendirian selama diperjalanannya. Ia bahkan tidak peduli siapa yang saat ini terus mengikutinya hingga ke rumah. Walaupun berkali-kali gadis itu menoleh kebelakang, hasilnya pun tetap sama. Tidak ada seseorang pun berdiri dibelakangnya!

Hingga sampai akhirnya ia berhasil tiba dirumah, Sunyeong merasa sangat kelelahan. Diurutnya sejenak leher gadis itu sambil langkahnya ia teruskan ke arah kamarnya yang berada di lantai 2. Hingga saatnya ia tiba dikamar, di bukanya kunci pintu kamar tersebut dan masuklah gadis itu kedalamnya. Tangannya saat ini terlihat sedang meraba-raba dinding, mencoba mencari saklar lampu kamarnya yang begitu gelap. Hingga akhirnya..

CEKLEK….

“HAAHH!!!”

Gadis itu menoleh terkejut saat mendapati seseorang berada didalam kamarnya. Ia melihat seorang pria dengan tubuh tegapnya tengah berdiri membelakanginya sambil melihat kearah luar jendela kamar Sunyeong. Secara tiba-tiba, pikiran gadis itu kacau. Ia merasa ketakutan.

“Nu…Nugu..seyoo??” Tanyanya pada pria tersebut.

Si pria pun berbalik perlahan. Sunyeong masih dengan tatapan waspadanya sedang berusaha memikirkan cara yang akan ia lakukan jika pria itu berbuat macam-macam padanya. dan saat si pria sudah menoleh kearahnya, tubuh Sunyeong terdiam sejenak. Otaknya secara tiba-tiba memerintahkan hatinya untuk tidak takut pada pria tampan dan berwajah tegas didepannya.

“Aku?? Heuh.. apa kau begitu ingin tahu namaku??” Pria itu mengeluarkan smirknya sambil secara perlahan berjalan mendekat ke arah Sunyeong.

“YA!! Kk..Kaau.. Jangan mendekat! Atau aku akan berteriak!” Ancam Sunyeong sambil berjalan mundur berusaha menghindari si Pria. Mata gadis itu sedang berusaha keras untuk tidak menatap mata si Pria.

“Hey, jangan takut! Aku tidak mungkin melukai jodohku sendiri.”

Ucapan pria barusan terang saja membuat Sunyeong terkejut. Ia menatap si pria tidak percaya dan heran. Dalam hatinya, Sunyeong bertanya-tanya siapa pria itu sebenarnya dan maksud dari perkataannya barusan.

“Mw..Mwo?? Aa..Ap..Apa..maksudmu??”

Si pria tersenyum, membuat dada Sunyeong berdegup sangat kencang. Ia melihat si pria menyodorkan tangannya ke arahnya.

“Kyuhyun imnida…” Ucapnya menyebutkan nama.

Sunyeong masih terdiam ditempatnya berdiri. Ditatapnya Kyuhyun sejenak dan dengan gerakan yang sangat perlahan, disambutnya tangan Kyuhyun, hingga akhirnya gadis itu terkesiap merasakan sentuhannya di tangan Kyuhyun.

“kk..kau.. Tanganmu dingin sekali. Si..siapa kau sebenarnya??” Menyadari kecurigaan Sunyeong, Kyuhyun tersenyum kecil. Ia kemudian mengambil posisi duduk di sofa kamar Sunyeong.

“kalau aku berkata jujur siapa diriku sebenarnya, apa kau akan lari?? Apa kau akan kabur??” Tanya Kyuhyun menatap Sunyeong tajam. Sunyeong tidak menjawab. Ia masih terdiam memikirkan semua yang terjadi padanya saat ini. entah kenapa ia tidak berniat lari, ia bahkan menjadi sangat tertarik dengan identitas Kyuhyun yang sebenarnya.

“Aku.. Aku adalah bagian dari kelompok vampir yang pernah kau temui saat itu!”

Hati Sunyeong mencelos. Ketakutan didalam dirinya kembali mencuat keluar saat mendengar pengakuan dari Kyuhyun barusan. Ia cemas, ia takut pria dihadapannya ini akan menyerang dan membunuhnya, menghisap darahnya hingga tak bersisa, atau mencabik-cabik daging serta kulit ditubuhnya. Ingin sekali Sunyeong lari sejauh mungkin agar Kyuhyun tidak melukainya. Tapi sayang.. kedua kaki gadis manis itu tidak bisa digerakkan. Bahkan untuk bergerak pun, ia sudah tidak memiliki tenaga. Semua kecemasan dan ketakutan dalam dirinya membuatnya terpaku ditempat.

Kyuhyun yang bisa membaca pikiran manusia mengerti ketakutan Sunyeong. Ia bisa merasakan apa yang dirasakan oleh gadis itu. Gadis itu sepertinya sedang memikirkan kejadian beberapa waktu lalu saat ia dan juga teman-temannya bertarung dengan rekannya sesama iblis di gudang rumah tua. Ditatapnya Sunyeong sejenak.. ia kemudian berdiri dan menghampiri Sunyeong yang sudah mulai memucat ketakutan.

“Sudah kukatakan, jangan takut! Jika aku berkata bahwa aku tidak akan menyakiti dan melukaimu, itu berarti aku memang tidak akan melakukannya!” Ucap Kyuhyun tegas.

Sunyeong masih tidak bisa berkata apa-apa. Entah ia harus percaya pada perkataan vampir didepannya ini atau tidak. Tapi, ada sedikit kelegaan dalam hatinya saat tahu bahwa pria itu tidak akan membunuhnya. Dibalasnya tatapan Kyuhyun padanya. dicobanya mencari sebuah kejujuran di wajah putih pucat milik pria itu.

“Untuk apa kau datang kemari??” Sunyeong mencoba bersikap keras. Walaupun suaranya masih sedikit bergetar karena ketakutan.

“Aku hanya ingin mengenal mu. Mencari tahu seperti apa manusia yang menjadi jodohku.”

“Mworago?? Jodoh?? Apa maksudmu??” Kembali Sunyeong bertanya mengenai ucapan Kyuhyun yang tidak ia mengerti sejak tadi.

Kyuhyun menghela nafas sejenak. Ia terlihat berjalan menjauhi Sunyeong dan kembali berdiri menghadap keluar kamar Sunyeong.

“Aku sudah  mendengar semua percakapanmu dengan kedua temanmu saat direstaurant tadi siang. Jujur saja, pertama kali aku melihat kalian bertiga, aku merasa ada yang aneh dengan diriku karena aku tidak bisa mencium aroma tubuhmu. Hingga akhirnya aku mendengar Donghae, rekanmu si Oracle itu berkata bahwa salah seorang vampir iblis seperti ku akan ada yang berjodoh dengan seorang manusia. Ditambah lagi penjelasan pria itu yang menyebutkan semua bukti-buktinya. Karena hal itu lah aku yakin.. aku merasa yakin kalau kau memang adalah jodoh untukku.” Ucap Kyuhyun panjang lebar.

Sunyeong sedikit tertegun mendengar ucapan Kyuhyun barusan. Ia memang tidak menampik semua yang dikatakan Kyuhyun itu adalah sebuah kebenaran. Memang tadi siang ia, Sungchan dan juga Donghae berbicara banyak mengenai para kaum kegelapan. Tapi, sebuah pertanyaan secara tiba-tiba melintas dibenak gadis itu. Apa benar pria yang jelas-jelas bukan manusia itu adalah jodohnya? Jika iya, lantas kenapa ia yang ditakdirkan berjodoh bersama dengan mahluk yang jelas-jelas berbeda dengannya dan mahluk yang seharusnya dihindari olehnya ini? Sunyeong pun akhirnya bisa menyadari, kenapa sejak di restoran tadi ia selalu merasa dekat dengan seseorang. Ia selalu bisa merasakan seseorang sedang mengawasi dan memperhatikannya. Ternyata inilah semua jawaban yang ada didalam benak gadis itu.

“Wae??”

“Mwo?” Kyuhyun menoleh kebelakang saat mendengar suara Sunyeong. Ia mencoba menyimak semua yang ingin dibicarakan gadis itu.

“Naega Wae?? Kenapa harus aku yang ditakdirkan berjodoh dengan mahluk jahat sepertimu??”

Kyuhyun menatap Sunyeong tajam. Entah kenapa saat ia mendengar Sunyeong menunjuk dirinya sebagai ‘mahluk jahat’ ia tidak merasa marah sama sekali. Dibacanya pikiran dan hati gadis itu. Ia tahu gadis itu tidak bisa menerima kenyataan yang dihadapinya saat ini. Ia bisa merasakan bagaimana Sunyeong mencoba untuk menolak semua yang sudah digariskan untuk mereka berdua.

“Dengar! Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskanmu! Kau adalah jodohku! Jadi kau berada didalam pengawasanku mulai saat ini. ingat itu..!!”

Tanpa menunggu jawaban ataupun protes dari Sunyeong, Kyuhyun langsung melompat keluar dari jendela kamar Sunyeong dan segera melesat pergi membelah malam. Sunyeong yang melihat hal itu segera berlari kearah jendela kamarnya sambil mencoba menatap kepergian Kyuhyun yang berlari menapak udara malam ini.

Hati gadis itu merasa tidak karuan. Ia terlihat menampar pelan pipi kanannya, mencoba memastikan bahwa yang ia alami barusan ini hanyalah mimpi, dan berharap tidak lama lagi ia akan terbangun dan terbebas dari semuanya. Tapi sayangnya ini bukan mimpi. Semua kenyataan dan bukti yang sudah disebutkan oleh Donghae tadi siang menjadi kenyataan. Ia kini sama seperti Donghae, Sungmin dan juga Sungchan. Ia kini telah ikut masuk kedalam permainan dunia kegelapan. Haruskah ia memberi tahu hal ini pada teman-temannya? Haruskah ia menceritakan semua ini pada Donghae dan Sungchan? Mengenai pertemuannya dan semua ucapan Kyuhyun, vampir jahat itu padanya.

****

DUNKELHEIT CASTLE

Heechul sedang menunggu kedatangan adik dan ketiga pengikutnya untuk berbicara serius dengannya di ruangan tempatnya bertahta. Ia sudah mempersiapkan semua yang ingin ia bicarakan dengan mereka  semua nantinya. Heechul bertekad, kali ini ia tidak akan tinggal diam lagi. Ia memutuskan untuk ikut turun tangan langsung menghabisi para Oracle yang selalu merepotkannya.

“Wae Kudae Oppa?? kenapa memanggil kami??” Suara Hyemin membuyarkan lamunan Heechul.

Ia menoleh kebelakang. Dilihatnya adiknya dan ketiga pengikutnya sudah berdiri diambang pintu megah di istana Dunkelheit tersebut. Setelah menyuruh mereka duduk, Heechul kemudian berdiri persis  ditengah 4 iblis yang kini berada di depan dan samping kiri kanannya.

“Waktu kita sudah tidak banyak. Aku ingin kalian secepatnya menemukan Oracle keempat agar kita bisa menghabisi mereka semua secepatnya!” Ucap Heechul to the point.

“Mwo?! Apa kau yakin kita bisa menemukannya?? Kau bahkan tahu jumlah manusia didunia ini miliaran. Dan bagaimana cara kita menemukan Oracle diantara semua penduduk itu?” Tanya Leeteuk mencoba memberi pengertian pada Heechul tentang kesulitan yang mungkin saja mereka hadapi.

“Aku tidak mau tahu alasan apapun! TEMUKAN MEREKA SECEPATNYA DAN BAWA MEREKA PADAKU!!!”

Tidak ada yang berani membantah. Keempat orang yang berada didalam ruangan besar istana itu hanya mampu menatap satu sama lain. Mereka masing-masing terlihat memikirkan berbagai macam cara agar apa yang diperintahkan Heechul untuk menemukan Oracle keempat bisa terlaksana secepatnya.

“Hyemin, aku tidak ingin kau gagal lagi! hanya matamu lah satu-satunya senjata yang bisa menemukan dimana Oracle keempat itu berada! ARRASEO??” Ucap Heechul tegas. Hyemin yang merasa memiliki tugas paling berat pun hanya mampu menganggukkan kepalanya pelan. ia bahkan tidak percaya pada dirinya sendiri, apakah ia bisa menemukan musuh terakhir mereka atau tidak.

“Geokjeongma.. kami bertiga akan membantumu.” Ucapan Leeteuk barusan membuat semangat serta harapan Hyemin kembali bangkit.

****

Keesokan harinya, semua penghuni Dunkelheit castle bergegas. Mereka berempat tampak bersiap-siap untuk segera melakukan tugas mereka untuk mencari Oracle yang tersisa. Dengan penyamaran yang seperti biasa mereka lakukan, mereka berempat segera menuju ketempat-tempat dimana mereka curigai sebagai tempat beradanya Oracle keempat. Kyuhyun bersama dengan Hyemin memilih mengambil jalan kearah utara, sedangkan Leeteuk dan Eunhyuk memilih mencari kearah selatan.

Teriknya matahari tidak membuat mereka ketakutan untuk terus melangkah walaupun sebenarnya sinar mataharilah yang mereka hindari dan yang menjadi kelemahan mereka. penyamaran yang cukup sempurna membuat siapapun dan manusia manapun tidak akan percaya bahwa ketiga pria dan satu wanita itu adalah mahluk penghisap darah ganas yang bisa menyerang mereka kapanpun.

Dilain tempat, Donghae dan Sunyeong terlihat sedang menghabiskan waktu mereka berdua di sebuah tempat. Mereka terlihat mengobrol dengan serius. Secara kebetulan pula, tempat Hyemin dan Kyuhyun berpijak pun ternyata tidak jauh dari tempat Sunyeong dan Donghae berbincang. Pertemuan yang tidak disengaja pun sepertinya akan kembali terjadi.

“Jinjja?? Jadi.. jadi kau bertemu dengannya?? ternyata hal tersebut benar??” Suara Donghae terdengar cukup keras saat berbicara dengan Sunyeong.

Ya! Sunyeong sudah memutuskan untuk menceritakan semuanya pada Donghae mengenai kejadian semalam saat ia bertemu dengan Kyuhyun dan bagaimana Kyuhyun dengan yakinnya mengatakan bahwa mereka berdua sudah ditakdirkan untuk bersama.

“Lantas, apa lagi yang ia katakan?? Dia.. tidak melukaimu kan??” tanya Donghae lagi.

“Aniya, Hae! Dia sama sekali tidak menyakitiku. Dia bahkan bilang bahwa dia tidak akan melepaskanku. Dan hal mengerikannya… ia bahkan berjanji akan terus mengawasiku.”

Donghae terdiam sejenak. Ia terlihat sedang berpikir keras. Satu lagi kejadian yang dikatakan di buku tua miliknya kembali terjadi. Untuk kasus ini, Donghae menyerah. Ia tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan sahabatnya itu dari cengkraman vampir iblis seperti Kyuhyun.

Di tempat yang tidak jauh dari tempat Donghae dan Sunyeong berada, Hyemin dan Kyuhyun sedang berjalan menuju kearah tempat dimana Donghae dan Sunyeong berada. Mereka berempat sama-sama tidak mengetahui bahwa sepertinya tidak lama lagi mereka akan saling bertemu satu sama lain. Tapi untunglah, saat jarak Hyemin  dan Kyuhyun sudah tidak jauh dari Donghae dan Sunyeong, mereka berdua memutuskan untuk pergi darisana.

Hyemin yang memiliki mata yang tajam serta Kyuhyun yang memiliki indra pendengaran yang juga sangat tajam terdiam sejenak. Mereka berdua seperti melihat seseorang atau bahkan bisa mendengarnya dari kejauhan.

“Donghae..”

“Sunyeong..” Ucap keduanya bersamaan. Mereka juga refleks segera menatap satu sama lain.

“Sepertinya kita harus mengejar mereka terlebih dahulu..”Ucap Kyuhyun yang langsung disetujui oleh Hyemin.

Mereka berdua pun segera berlari menuju ketempat dimana mata Hyemin dan telinga Kyuhyun menangkap pembicaraan Donghae dan Sunyeong barusan. banyaknya kerumunan orang tidak mematahkan semangat mereka berdua untuk menangkap Donghae dan membawanya kehadapan Heechul untuk dihabisi.

‘Teuki, Eunhyuk-ah, sepertinya kami butuh bantuan kalian! Kami sedang mengejar Oracle saat ini.’ Kyuhyun terlihat memusatkan pikirannya untuk menghubungi Eunhyuk dan Leeteuk yang berada jauh darinya dengan kontak pikiran atau telepati yang dimilikinya.

‘Mwo? Apakah dia Donghae?’ Suara Eunhyuk masuk kembali kedalam pikiran Kyuhyun.

‘Ne.. dia Donghae , bersama dengan seorang gadis’

‘Chankaman! Tunggu aku disana! Aku akan tangkap manusia yang sudah membuatku sekarat waktu itu!’ ucap Eunhyuk penuh amarah.

Tanpa menunggu Eunhyuk dan Leeteuk, Hyemin dan Kyuhyun segera bergegas berlari menerobos beberapa kerumunan orang yang berjalan disana. Hingga beberapa saat kemudian, Leeteuk dan Eunhyuk datang dan mencegat langkah mereka berdua.

“Dimana mereka??” tanya Eunhyuk tidak sabar.

“Cha! Itu mereka.. Kajja, kita kejar sekarang! aku tidak ingin dia bebas lagi.” ajak Hyemin yang langsung mendapat anggukan dari rekan-rekan iblisnya.

Mereka berempat akhirnya berlari bersama-sama mengejar Donghae dan Sunyeong yang sudah cukup jauh jaraknya dari mereka. tidak peduli sudah berapa orang yang mereka tabrak, mereka tidak peduli. Yang mereka  pedulikan dan mereka inginkan saat ini hanyalah menangkap Donghae hidup-hidup dan membawanya kehadapan Heechul. Barulah setelah itu mereka kembali fokus untuk mencari Oracle keempat.

Sudah cukup lama  mereka  berjalan serta berlari mengikuti dan mengawasi Donghae dan Sunyeong. Kini kedua manusia itu terlihat sedang berada di sebuah taman yang cukup ramai. Secara kebetulan pula, Donghae dan Sunyeong terlihat sedang berbincang bersama tanpa pernah menyadari bahwa bahaya akan menghampiri salah satu atau mungkin mereka berdua.

Hyemin pun memberi aba-aba pada Kyuhyun, Leeteuk, dan Eunyuk untuk mendekati Donghae dan Sunyeong perlahan-lahan. Biar bagaimanapun, mereka berempat sama sekali tidak boleh ketahuan oleh manusia lainnya bahwa mereka adalah mahluk dari kerajaan Neraka

Mereka berempat terus melangkah. Jarak mereka dengan tempat duduk Donghae dan Sunyeong pun juga tidak sampai 10 meter lagi. Namun, secara tiba-tiba Sunyeong terlihat menggerakkan sedikit kepalanya untuk menoleh sehingga

ZSIINGGGGG…

Secara tiba-tiba sebuah cahaya memantul dari perhiasan yang dikenakan oleh Sunyeong hingga membuat seseorang terkena pantulan cahaya tersebut.

“Aaaww…!! Aaarrgghhh..” ketiga vampir yang berada disana menoleh saat seseorang didekat mereka merasa kesakitan.

“Hyemin.. YA!! Gwaencahanayo??” tanya Kyuhyun panik dan langsung menangkap wajah Hyemin yang menunduk memegangi kedua matanya.

“Silau Kyu.. Cahaya itu!! Aaarrghh… mataku perih karena cahaya itu!” Ucap Hyemin sambil memegangi matanya yang padahal sudah memakai kacamata untuk menghalau sinar matahari yang begitu ditakutinya.

“Mwo?? Kenapa bisa begitu?? kau bahkan sudah memakai kacamata ini kan?!” Tanya Eunhyuk yang juga ikut-ikutan panik.

“Mollayo! Aarghhh…Jinjja! aku.. Mataku sakit, Kyu. Ini benar-benar perih.”

Melihat gelagat kesakitan Hyemin dan penyebabnya, Kyuhyun sepertinya tersadar sesuatu. Ia menoleh kearah tempat Donghae dan Sunyeong yang masih berbincang. Pandangan mata Kyuhyun kemudian mengarah tepat kesebuah benda yang ada ditubuh Sunyeong. Ia menatap benda tersebut sejenak dan dengan seksama. Benda yang ia ketahui sebagai perantara memantulnya cahaya matahari hingga bisa mengenai kedua mata Hyemin. hingga pada akhirnya, sebuah kesimpulan ia dapatkan..

“Jangan-jangan…” Kyuhyun segera menarik tubuh Eunhyuk agar mendekat kearahnya.

“Eunhyuk-ah, kuminta alihkan perhatian Donghae agar dia menjauh dari gadis itu!” Perintah Kyuhyun.

“Mworago?! Untuk apa??”

“CEPAT LAKUKAN SAJA!!!” Sesudah berkata demikian, Kyuhyun kemudian menoleh kearah Leeteuk yang sedang membantu Hyemin yang masih kesakitan.

“Teuki, bawa Hyemin pergi dari sini sekarang juga!! Dan satu lagi, Jangan sampai Heechul tahu soal ini!!!” Ucap Kyuhyun tegas.

Teuki yang memang tidak tahu menau apa maksud dan tujuan perkataan Kyuhyun barusan hanya mengangguk mengerti. Biar bagaimanapun, ia tidak memiliki waktu untuk bertanya alasan Kyuhyun menyuruhnya seperti barusan. Ia tahu, saat ini Hyemin lebih membutuhkan pertolongannya untuk menyembuhkan kedua matanya yang sedang  kesakitan.

Selepas kepergian Hyemin dan Leeteuk, Eunhyuk langsung melaksanakan tugasnya. Ia langsung bergegas melangkah mendekati Donghae seperti apa yang sudah Kyuhyun katakan padanya tadi. biar bagaimanapun, Eunhyuk menyukai hal ini. Baginya, ini akan menjadi kesempatan untuknya membalaskan dendam apa yang sudah Donghae lakukan padanya waktu itu.

Eunhyuk berjalan mendekat kearah Donghae dan Sunyeong. Dengan sedikit lesatan yang cukup cepat, Eunhyuk memilih untuk memperlihatkan dirinya dari arah belakang tubuh Sunyeong dengan tujuan agar Donghae dapat dengan mudah melihatnya. Dan benar saja, saat Eunhyuk lewat dibelakang Sunyeong, mata Donghae tidak sengaja menatap kearahnya membuat pria itu terkejut dan langsung terdiam selama beberapa detik. Tidak puas sampai disini, Eunhyuk kemudian berjalan dan melesat kembali dari arah belakang Sunyeong. Donghae kembali melihat Eunhyuk yang kini sedang menunjukkan evil smirk jahat padanya yang seolah-olah menantang Donghae untuk datang padanya.

“Iblis Sialan!!!”Gumam Donghae pada dirinya sendiri. Ia tahu eunhyuk sedang berusaha untuk menantangnya. Donghae yang sejak awal berpikir bahwa Eunhyuk sudah tewas hanya mampu terdiam saat melihat vampir yang menjadi lawannya saat itu muncul lagi dihadapannya. Nalurinya kembali bergejolak. Ia merasa berani untuk menerima tantangan Eunhyuk yang kini sudah berjalan menjauh darinya.

“Sunyeong-ah, mianhe.. aku harus pergi! ada hal yang harus kuberesekan sekarang juga!” Ucap Donghae pada Sunyeong sambil mata tajam pria itu tidak ia lepaskan sedetik pun dari tubuh Eunhyuk.

Donghae pun segera berjalan cepat menjauhi Sunyeong dan berlari mengikuti Eunhyuk yang sudah terlebih dulu pergi. Donghae saat itu tidak menyadari bahwa ia hanya dipermainkan oleh Eunhyuk dan Kyuhyun dalam hal ini.

Saat Kyuhyun menyadari bahwa Eunhyuk sudah berhasil membawa Donghae pergi dari sana, Kyuhyun segera berlari kencang menghampiri Sunyeong. Tanpa aba-aba dan tanpa pemberitahuan sedikitpun, Kyuhyun segera menarik tangan Sunyeong dan membawanya melesat menuju ke sebuah tempat yang sepi. Sunyeong yang tidak tahu apa-apa hanya bisa terkejut, berteriak karena kaget bercampur rasa takut saat Kyuhyun, Pria yang tadi malam menemuinya itu kembali datang dan membawanya pergi ketempat yang entah ia sendiri tidak tahu kemana.

“Ka..Kau!! Mau apa kau membawaku kemari??” Tanya Sunyeong cemas saat mereka berdua sudah tiba di belakang sebuah gedung yang sudah tidak terpakai lagi.

Kyuhyun segera memojokkan tubuh Sunyeong ke tembok gedung, meletakkan kedua tangan kekarnya di samping kiri dan kanan sunyeong hingga mengunci tubuh gadis itu supaya tidak bisa lari darinya. Ditatapnya dengan tajam wajah Sunyeong, membuat hati gadis itu semakin ketar-ketir ketakutan. Dalam hatinya, mungkin ini lah saatnya vampir iblis didepannya ini membunuh dirinya.

“Ka..Kalau..Kau Ma..mau membunuhku, Ak..Aku..Aku tidak akan takut!!” suara gemetaran Sunyeong serta nafas gadis itu yang memburu membuat Kyuhyun sadar bahwa gadis itu sedang mengalami ketakutan berat.

“Apa aku harus mengatakannya berulang-ulang?? Apa aku harus mengatakannya beratus-ratus kali supaya kau percaya bahwa AKU TIDAK AKAN MELUKAI ATAUPUN MEMBUNUH JODOHKU SENDIRI?!?!!”

Kedua mata mahluk berbeda dunia itu saling bertemu seakan ingin memastikan bahwa tidak ada salah satu diantara keduanya yang berbohong. Ajaibnya, ketakutan didalam diri Sunyeong perlahan-lahan memudar. Tatapan Kyuhyun padanya membuat gadis itu merasakan sensasi yang berbeda. Tidak ada kesan jahat atau hal mengerikan yang ia tangkap dari gesture serta wajah tampan vampir didepannya. Berbeda sekali dengan saat ia bertemu dengan Eunhyuk dan Leeteuk saat ia dan teman-temannya berhadapan dengan dua iblis pria tersebut.

Kyuhyun masih mengunci tubuh Sunyeong. Tatapan tajam pria berwajah tegas itu terlihat sedang menyusuri wajah gadis itu. Hingga pada akhirnya mata Kyuhyun menangkap sebuah benda, atau lebih tepatnya perhiasan yang menempel cantik di salah satu bagian tubuh Sunyeong. Perhiasan yang Kyuhyun yakin menjadi penyebab terlukanya mata Hyemin. Ditatapnya perhiasan cantik tersebut. Perhiasan berbentuk bintang dengan sebuah kristal yang menempel ditengahnya.

“Antingmu…” Ucap Kyuhyun gamang, membuat Sunyeong mengangkat alisnya tidak mengerti.

“Anting mu sudah membuat rekanku kembali terluka.” Sunyeong tertegun dengan ucapan Kyuhyun barusan. Ia terlihat memegangi antingnya seakan mencoba mencari tahu adakah bagian dari antingnya yang bisa digunakan untuk menyerang. ‘bagaimana mungkin?’ tanya gadis itu dalam hati yang sudah pasti bisa didengar dan dibaca oleh Kyuhyun.

“Babo!! Antingmu memang tidak bisa berfungsi jika tidak kau lemparkan ke tubuh kami, para vampir. Tapi kristal yang berada diantingmu! Kristal itulah yang membuat cahaya bisa memantul dan mengenai kami.” Jelas Kyuhyun.

“bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi?? Aku bahkan tidak tahu apa-apa.” Kyuhyun menghela nafas sejenak. Didekatkannya wajah pria itu ke wajah Sunyeong.

“ Apa kau tidak menyadarinya??” Tanya Kyuhyun serius.

“Mwo?”

“KAU-ADALAH-ORACLE-YANG-KEEMPAT!!”

Ucapan Kyuhyun barusan terang saja membuat Sunyeong terkejut. Ia tidak menyangka semua hal yang selama ini hanya ia dengar dari Sungmin dan Donghae, kini juga kembali terjadi padanya. Ia tidak percaya bahwa ia juga ditakdirkan menjadi seorang Oracle keempat seperti apa yang Kyuhyun katakan.

“Ba..Bagaimana mungkin?? Kau.. tahu darimana??”

Kyuhyun melepaskan kedua tangannya dari tubuh Sunyeong. Ia terlihat sedang membuka jas hitam panjang yang melekat ditubuhnya. Sunyeong mendadak cemas saat melihat apa yang dilakukan oleh Kyuhyun. Ia takut Kyuhyun akan melakukan perbuatan mesum padanya. Ia bahkan juga sudah berusaha menahan dan memberi peringatan keras pada Kyuhyun untuk kembali memakai pakaiannya kembali. namun, semua itu tidak diindahkan oleh Kyuhyun. Hingga, Kyuhyun berhenti melakukan kegiatannya. Ia ternyata hanya meninggalkan kaos hitam saja yang melekat ditubuhnya. Tangan kiri Kyuhyun kemudian menggulung lengan kaosnya yang disebelah kanan hingga memperlihatkan lengan tangannya yang sedikit berotot.

“Kau lihat tanda di lenganku ini??” Tanya Kyuhyun memperlihatkan sebuah tanda yang tertempel jelas di lengan kanannya. Sunyeong mengamati gambar itu baik-baik.

“Bintang..” Ucap Sunyeong perlahan.

“Ne… ini adalah tanda yang kumiliki sebagai identitasku. Setiap vampir memiliki tanda yang berbeda. Setiap tanda yang dimiliki oleh vampir lainnya, akan berbentuk sama juga seperti tanda yang terukir di perhiasan para Oracle lain. Tanda yang tergambar ditubuhku itu sama dengan bentuk antingmu, dengan kristal yang terdapat ditengah bintang tersebut. Dan itu artinya, kau adalah Oracle keempat, manusia terpilih terakhir yang sudah ditakdirkan untuk menjadi musuh kami, para vampir serta raja kami.” Sunyeong terdiam. ia masih tidak percaya dengan semua yang terjadi padanya sejak kemarin.

“Apa.. kau akan membunuhku?? Atau.. aku yang harus membunuhmu??” Tanya Sunyeong.

“Aniya! Kita tidak akan membunuh satu sama lain. TIDAK KAU juga AKU!!” ucap Kyuhyun sambil kembali memakai jas hitam panjang miliknya. Baru kemudian, ia kembali menoleh kearah Sunyeong dan kembali menatap tajam serta menusuk kedalam manik mata gadis itu.

“Dengar, Aku akan melindungimu dan akan terus mengawasimu!! Tidak akan aku biarkan rekan-rekanku, bahkan Heechul sekalipun mencarimu dan membunuhmu! Aku akan menutupi identitas mu sebagai Oracle. Dan KAU.. berhati-hatilah! Terutama didepan rekanku, Hyemin, vampir wanita yang selalu bersamaku!! Ia memiliki mata paling tajam dari mata elang sekalipun. Jadi, jangan sampai dia melihatmu apalagi sampai menangkap mu!!!”

Setelah percakapan singkat mereka, Kyuhyun segera melesat pergi dari hadapan Sunyeong, meninggalkannya sendirian yang masih diliputi keterkejutan. Sayangnya, Kyuhyun dan Sunyeong tidak menyadari bahwa seseorang sudah melihat mereka berdua sejak tadi. Walaupun ia tidak memiliki pendengaran yang tajam seperti Kyuhyun, tapi ia bisa mengetahui apa yang terjadi antara Kyuhyun dan gadis itu. hal itu tentu saja membuat orang tersebut curiga terhadap Sunyeong.

“Apa yang kau lakukan, Kyu?? Heuh.. rupanya kau sudah berani menyembunyikan sesuatu dari kami.. baiklah, kalau kau tidak mau mengatakannya, akan kubuat kau menunjukkan siapa gadis itu sebenaranya..”

-TO BE CONTINUE-

41 thoughts on “WHEN THE ‘DARK LORD’ REIGNS : Finding The 4th ORACLE (Part 8)

  1. Eonni….aku mau nanya
    bukankah oraclenya mang udah ada 4, sungmin, donghae,henry,sungchan? Itu berarti sunyeong oracle kelima bukan?

    #hey kyu..kau membuatku cemburu lg.. Dan WHAT!!! Kau akan terus mengikuti dan mengawasi DIMANAPUN EONNI SUNYEONG BERADA!!! ow..ya #hey kyu..kau membuatku cemburu lg.. Dan WHAT!!! Kau akan terus mengikuti dan mengawasi DIMANAPUN EONNI SUNYEONG BERADA!!! ow..ya #hey kyu..kau mem

  2. Eonni….aku mau nanya
    bukankah oraclenya mang udah ada 4, sungmin, donghae,henry,sungchan? Itu berarti sunyeong oracle kelima bukan?

    #hey kyu..kau membuatku cemburu lg.. Dan WHAT!!! Kau akan terus mengikuti dan mengawasi DIMANAPUN EONNI SUNYEONG BERADA!!! ow..ya ampun
    #rasanya pengen cekek kyuhyun
    skrg jg xixi
    eonni dijawab yah pertanyaanku
    ff nya seperti biasa daebak bgt deh bikin aku envy xixi
    gumawo…

  3. daebak !!!
    min,oracle-nya itu udah lengkap dong ada sungmin, donghae,henry,sunyeong
    brarti tinggal nunggu pertempuranya aja dong
    eh,tapi kan kyu mau nglindungi sunyeong dan gak mau saling membunuh
    tambah penasaran deh lanjutanya
    lanjut ya min ditunggu loh…….

  4. numpang comments
    sungchan itu bukan salah satu oracle loh
    kan cuman ada 4 sungmin, donghae,henry ma yang terakhir sunyeong
    jadi udah pas dech
    *menurut ku yach dari part2 seblumnya gak ada tanda tanda klo sungchan itu oracle*

  5. suka dgn partx pasangan kyu n sunyeong deh saeng,,,
    nah lo, siapa tuh yg udah dengerin percakapan mereka….
    lanjutanx jgn lm2 ya, penasaran nih….

  6. EunHae disini jdi rival, kasian umin jdi sekarat, cha itu yg nguping kyuyeong siapa??, lanjut eon, crita’a tmbah mnarik,

  7. Huaaa~
    Ternyata Sunyeong ORACLE ke 4 .
    Tdi ‘a ku kira Sungchan .
    Sungguh tidak terduga .

    Siapa tuh ??
    Jngan-jngan Heechul ..
    Jdi mkin penasaran .

  8. Hua~~~~~
    kalo sungchan yg jd oracle keempatnya brarti dia bkl jd musuhnya kyuhyun donk?….ah……. kasian kan kyu oppa!…. apalagi tandanya sm ky kyu oppa..😦

  9. Hya…….. sapa tuh yg ngintip? {percakapan kyuhyun oppa sm sunyeong}
    Ommoo brarti ketauan donk?… sapa orangnya????….. penasaran bngt… part slnjtnya pk PW kan eon?…. mana? aku kan dah komen…
    PENASARAN!!!!!!!……….

  10. nah lohhh…
    oraclenya sunyeong???

    kirain sungchan..hahaaha

    itu kyu ama sunyeong bnrn jodoh???kan oracle???
    apa klo tanda oracle ama vampir sama, si vampir gg bkal knapa2…

    hedddeehh…mkn puyeng yeee..
    tapiii sseerrruuu…kkk

    lanjut part 9 yaa..tp blm dpt pw..
    mga cpet di baleeesss…

  11. hal yg paling ku takutin bneran terjadi,, kanapa kyu harus punya tanda yg sama sma sunyeong?? T.T sepertinya akan semakin rumit..

  12. Haduh,, stiap bca ff ny slalu TBC ny bwat pnasaran,,
    Part 9 ny d protect y thor????
    Mdah-mdahan cpt dpt PW ny & bs cpat baca….
    Soal ny pnasaran tngkat akut……😦
    Ttap Smangat y thor….. ^^

  13. Kita gak bs ngasih pw disini. Km bs cari tau gmn caranya minta pw di menu d atas ya..

  14. suka banget sama Kyu yg akan melindungi jodohnya.
    Berharap mereka gak akan pisah.
    Makin kesini makin top dah keren keren keren

  15. Kya!
    Kyu vampire yg romantis..:*
    di kira sungchan oracle ke 4..
    Ternyata sunyeong oracle ke 4 nya..

    Ff keren dan menakjubkan..

  16. Baca ini kok jd ngebayangin gimana hawa di dlm isi ff itu, serem juga !!! Lee teuk dan sungchan gimana ? Lee teuk yg awal’a adalh manusia kini berubah ? Apa lee teuk bakal kembli ke sungchan ?

  17. Cie cie cie kyu punya jodoh
    Salut sama kyu, dia berusaha melindungi jodohnya

    Dan ternyata oracle ke 4 sunyeong, padahal tbkn awl sy sungchan

    Yahh lagi2 salah tebakan

    Author memang hebat🙂

    Trus yg melihat kyu brsm sunyeong hyuk atau teuk? Tpi hyuk yahh sepertinya

    Semoga tebakan sy benar😀

    Makin kesini makin seru

  18. seuyeobg mncl drmn ea????perasaan dri q bc gk d……
    bnr deh np seuyeong ?!?bukan gk setuju tp kaget aja !!
    penasaran ma teukchan gmn thorr??????????

  19. Walaupun mereka vampir tampan tapi ngebayanginnya tetap ajj bikin ngeri. kkkkkk….
    Tetap ya KyuHyun, sikap posesifnya ditiap FF selalu merajalela (?)

  20. Astagaaaaaaaaaaa sunyeong yg keempat?? Trs gmn dong? Pst sunyeong bkal terancam jg kselamatanny.. Tp sumpah, kyu so sweet bgt.. Mw nglindungin sunyeong mskipun bahaya bgt bwt kyu.. Dh gt mlh kthuan sm slh satu tmn kyu. Kira2 sp ya orgny? Smoga kyu & sunyeong baik2 aj..

  21. Omona siapa kah pria itu?
    Leeteukkah? Tpi kayanya kalo heechul ga mungkin jga
    pokoknya saya penasaran dah

  22. kyaaaaaaa!!!!! ganggu aja sih tuh orang!!! lagi asik” nya nih kyuyeong moment. ettdah ngerusak suasana aja lu -___-”

    cieeeeee cieeeeee fruuuiiitt fruuuuuiiiitttt yg lg kasmaran tuuukkk… lindung” ngi aweeuu aweeeuu *apaansihgajegue
    hahahaa sumveee so sweeettt bgtt deh loo kyuhyuuunn makin cinta gue sama loooo woooo~
    ha? kyu berotot??? #plakk digampar
    so once again my instin’ is right^^ youre the last oracle sunyeong!!
    hueeeewww entahlah knapa guee seneng bgt ama ini part wkwkwkkk.

    greget gue sm heechul disini. pen gw toyor tuh taring (?) -__-”
    eunhyuk juga. sok cakep bgt sih lo. sok brani gtu *dibakarmonkey
    hahahahaa.. entahlah gue takut komentar lg. next deh😀

  23. Astaga ini cerita bener2 daebak… berasa banget alurnya…
    yaaaa sunyeong oracle juga… trus gimana dong kyu nanti…
    apakah pada akhirnya mereka salinf membunuh?
    weits …. siapa ya yg liad kyu ma sunyeong.. apa heechul?
    penasaran total

  24. Sunyeong,, oracle wanita pertama,, lengkap sudah,,
    kalo mreka berkumpul sssesama oracle dan bertarung melawan heecheul an friend, gmana endingnya??
    Sejujurnya aku kwatir,, itu siapa yg ngintip percakapan antara kyu dan sunyeong,,
    makin ganas nih ceritanya,,
    aku ke part selanjutnya ya tor,, penasarannnnn

  25. Yaampun..kyu sweet… Rela berkhianat demi jodoh yang blm lama dikenalnya… Aiigooo….
    Sungchan?? Nasibnya gimana??? ._.”
    Henry jg kemana?? Leeteuk?? Perannya.. Penasaran sm mereka…
    Kerennn!! Penasaraann..:D

  26. Kirain aku oracle keempatnya Sungchan eh.. Taunya…

    Jagan-jangan yg nantinya bisa ngabisin Heenim itu Kyu? Dengan pedang pusaka itu.
    Yang tentu dibantu oleh para Oracle.🙂

    Siapa orang yg ngintip tuh?

  27. Yahhh sunyeong ternyata Oracle ke empat , nanti kalau dibunuh sama heechul gimana terus kyuhyun oppa juga gimana ?

  28. Wah ternyata sunyeong oracle ke 4 nya, aduh itu kelanjutan nasib sungmin gmn kasian huhuhu…

    Tetep ya cho kyuhyun vampir sadis tp klo udah ktm sunyeong bisa jd romantis so sweet bgt sih kata2nya “kita tdk akan saling membunuh” eaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s