THE ROYAL WEDDINGS (Part 8)

Annyeong.. Kembali lagi, dengan cerita ini ^^ semoga readers semua gak bosen sm ceritanya yang udh nyaris 10 part ini yaaaa…heheheheh…

Seperti biasa, untuk Scene nya Kyuhyun – Sunyeong bacanya sambil dengerin lagu SMASH!! (yg orang bule yg nyanyi) – Talk To Me, SNSD – Mistake, sama SUPER JUNIOR – Y (anggep aja Y nya itu ‘Yeongie’ alias Princess Sunyeong :D) yaaaa…

Trus kl untuk scene Yesung – Aerin, bacanya sambil dengerin lagu SUPER JUNIOR – Destiny (HARUS KOREA VERSION à Karena arti destiny korea itu BEDA sm yg China), KIMBUM – I’m Going To Meet U Now sama N’SYNC – This I Promise You

Dan untuk scene Prince Donghae – Hyemin , bacanya sambil dengerin lagu NORTH – Glory Of Love, SUPER JUNIOR – Hate u Love u, dan SNSD – Time Machine yaaaa…

Mianhe kl banyak permintaan n aturan ^0^ kenapa nyuruh baca sambil dengarin 9 lagu diatas, karena itu moment & ceritanya sm lagu-lagu itu PAS BGT! Hehehehhe…

Buat Pengingatnya lagi :

LE SILLA KINGDOM

 

King                       : Park Jungsoo/Leeteuk (Denis Park)

Queen                  : Park Sungchan (Alice Park)

Princess 1            : Park Sunyeong (Laurencia Park)

Princess 2            : Park Aerin (Ivana Park)

Princess 3            : Park Hyemin (Dominic Park)

EVEREST KINGDOM

 

King                       : Lee Sungmin (Vincent Lee)

Queen                  : Lee Yeonhee (Cathrine lee)

Prince 1                : Lee Hyukjae/Eunhyuk (Spencer Lee)

Prince 2                : Lee Donghae (Aiden Lee)

SVENSKA KINGDOM

 

King                       : Choi Siwon (Andrew Choi)

Queen                  : Nam Gyuri/Choi Gyuri (Evelyn Choi)

Prince                   : Choi Kyuhyun (Marcus Choi)

MADISON KINGDOM

 

King                       : Kim Youngwoon/Kangin (Jordan Kim)

Queen                  : Lee Yoonji/Kim Yoonji (Beatrix Kim)

Prince 1                : Kim Jongwoon/Yesung (Jeremy Kim)

Prince 2                : Kim Ryeowook (Nathan Kim)

Prince 3                : Kim Kibum (Bryan Kim)

PERUVIAN KINGDOM

 

King                     : Tan Hangeng (Joshua Tan)

Queen                  : Liu Yifei (Crystal Liu)

Prince                  : Zhou Mi (Alex Zhou)

Kl gtu, happy Reading yaaaa…🙂 MINTA KOMENNYAJANGAN LUPA LHO… ^^

Gomawo..

****************************************************

CERITA SEBELUMNYA

“Hi Iv, nice to meet you again..” Mendengar kata ‘again’ dari mulut adiknya, Prince Jeremy sedikit terkejut.

“What?! Bryan, Ivana, apa kalian sudah saling mengenal satu sama lain??” tanya Prince Jeremy penasaran. 

Princess Ivana sedikit gugup dengan pertanyaan Prince Jeremy. Ia sempat melirik kearah Prince Bryan sebentar sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya perlahan mengiyakan pertanyaan Prince Jeremy.

“really?? Wow.. How can?? Bukan kah kalian baru pertama kali ini bertemu?? Hey, Bryan.. you never even tell if you knew her.” Ucap Prince Jeremy.

Prince Bryan kemudian sedikit menghela nafas sebelum menjawab pertanyaan Prince Jeremy, kakaknya. Ia seperti sedang menyiapkan diri untuk menjawab pertanyaan yang dirasanya akan membuat semua orang yang berada disitu, yakni Prince Jeremy dan Prince Nathan terkejut.

“Ivana..She’s My EX-Girlfriend”

*************

Sudah hampir seminggu semua kejadian yang begitu membingungkan untuk para Putri dan Pangeran kerajaan itu terjadi. Disaat semua mengharapkan semuanya bisa berjalan sesuai dengan rencana dan impian mereka masing-masing, sayangnya semua itu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Seluruh kejadian yang mereka temui akhir-akhir ini membuat mereka semua semakin muak, kesal, marah, kecewa, sedih, dan berbagai macam perasaan tidak enak lainnya.

Dimulai dari pertunangan Princess Sunyeong dan Princess Hyemin dengan para putra mahkota yang tidak mereka cintai bahkan hingga perseteruan antar dua keluarga kerajaan yang mau tidak mau membuat jalinan asmara Princess Aerin dan Prince Yesung menemui tantangan dan halangan yang sangat besar. Kini ditambah lagi dengan berbagai macam masalah yang kembali membuat hubungan kedua insan manusia itu menemui jalan berbatu yang sangat terjal.

BUUUKKKKK!!!!!

Prince Bryan mencoba berdiri dan memegangi pipi dan sudut bibirnya yang berdarah yang baru saja terkena hantaman tangan Prince Jeremy.  Ia mencoba berdiri sambil tak henti-hentinya menatap tajam kakak sulungnya itu. Sedangkan Prince Jeremy, dengan nafas yang sedikit memburu dan penuh amarah didalam hatinya, ia berjalan kembali mendekati adik bungsunya tersebut dan langsung mencengkram kerah baju Prince Bryan keras.

“What did You say, Hah?!?! SAY IT AGAIN!!!!!!” pandangan penuh amarah begitu menyala di mata indah Prince Jeremy. Sedangkan Prince Bryan, ia hanya mengeluarkan smirk tajamnya seolah-olah ingin menantang Prince Jeremy.

“Apa ucapan ku belum jelas?? Aku dan Ivana belum Putus!! Kami berpisah karena aku yang memang sengaja meninggalkannya setelah tahu bahwa kerajaan kita saling bermusuhan dengan Le Silla Kingdom. So, is that wrong if i wanna take her with me again??”

BUUKKK….!

Kembali, suara pukulan terdengar diruang santai kerajaan madison itu. Prince Jeremy kembali memukul wajah Prince Bryan dengan cukup keras hingga membuat Pangeran tampan itu kembali tersungkur. Tak puas, Prince Jeremy kembali memukulnya dengan posisi ia menduduki tubuh Prince Bryan yang sedang terbaring.

BUUUUKKKK….. BUUUUKKKKKK….

“HEY, STOP IT!!!!!” Prince Nathan yang datang dan melihat perkelahian antara kedua saudaranya itu langsung berlari dan memisahkan mereka berdua.

“BISAKAH KALIAN JANGAN BERTINDAK SEPERTI ANAK KECIL?!” Bentak Prince Nathan menatap Prince Jeremy dan Prince Bryan tajam.

“Bryan, I’m serious!! STAY AWAY FROM IVANA!!! She’s MINE!! Kau sudah meninggalkannya, jadi kau tidak berhak lagi mendapatkannya!!! Sampai kau mendekatinya lagi, akan kubuat kau menyesal seumur hidupmu!!!!!” Ancam Prince Jeremy tajam sambil menunjuk langsung ke arah wajah Prince Bryan.

Prince Jeremy pun langsung pergi meninggalkan tempat santai yang biasa ditempati mereka bertiga dengan langkah yang tegas dan terburu-buru. Ia muak.. ia menjadi panas saat tadi, saat Prince jeremy dan Prince Bryan sedang berbincang, Prince Bryan secara terang-terangan berkata padanya bahwa ia masih mencintai Princess Ivana dan ingin mengajak Putri itu untuk kembali padanya. Padahal, masih sangat jelas diingatan Prince Jeremy bahwa mereka berdua berpisah karena kesalahan Prince Bryan sendiri. Prince Bryan secara terang-terangan menjauhi Princess Ivana dan mendiamkannya bahkan hingga menyakiti gadis itu hanya untuk menghindar dari kemarahan King Jordan. Saat itu alasan Prince Bryan meninggalkan gadis itu karena ia tahu mengenai semua permasalahan serta pertikaian kerajaannya dengan Le Silla Kingdom.

Prince Jeremy terus berjalan keluar istananya menuju ke tempat dimana wanita pujaannya itu berada. Awalnya, ia agak sedikit kesulitan saat sudah tiba di kerajaan Le Silla. Ia bingung, ia tidak tahu bagaimana caranya agar ia bisa bertemu dengan gadis itu karena tembok pertahanan istana yang cukup ketat. Ditambah lagi, ia tidak ingin kedatanganya nanti diketahui oleh king Leeteuk yang memang tidak pernah bisa menerima dirinya. Untuk beberapa saat, Pangeran tampan itu hanya bisa menatap tembok kerajaan Le Silla dari jarak yang agak jauh. Sampai…

“Yesung Oppa…” panggilan seseorang membuatnya sedikit terkejut. Ia pun segera  menolehkan kepalanya kebelakang dan mendapati seorang gadis sedang bersama dengan pria yang adalah tunangannya.

“Sunyeong.. ah, kau mengagetkanku!” Ujar Prince Yesung. Princess Sunyeong dan Tunangannya, Prince Kyuhyun tersenyum pada Prince Yesung.

“kau mencari Aerin, Oppa??” Tebakan Sunyeong membuat Prince Yesung tersenyum salah tingkah. Ia kemudian menganggukkan kepalanya dan meminta Princess Sunyeong untuk membantunya memanggilkan Princess Aerin.

“Arraseo… Oppa tunggu disini dulu ya. Nanti aku panggilkan Aerin untuk bertemu denganmu.”

Princess Sunyeong pun segera melenggang masuk ke dalam istananya bersama dengan Prince Kyuhyun yang berjalan disampingnya.

“Yeongie, apa kau yakin akan mempertemukan pria itu dengan Aerin?? Kau tahu kan kalau Appa mu sampai tahu, ia pasti…”

“Ck.. Kyuhyun ssi, tidak bisakah kau jangan komentar seperti itu?! apa salahnya kalau Yesung oppa mau bertemu Aerin?? Aku rasa Appa tidak akan tahu kalau tidak ada seseorang yang membocorkannya.” Ucap Princess Sunyeong agak ketus karena merasa tunangan disebelahnya itu begitu cerewet dan banyak bicara.

Princess Sunyeong langsung berjalan cepat mendahului Prince Kyuhyun dengan kesal. sedangkan Prince Kyuhyun hanya mampu menghela nafas lelah dan pasrah.

“Haahhh…kapan dia bisa menerimaku?!” gumam Prince Kyuhyun sangat pelan pada dirinya sendiri.

****

Princess Aerin dan Prince Yesung kini sudah berada di sebuah taman yang berada cukup jauh dari istana Le Silla. Taman yang begitu indah, penuh dengan bunga-bunga serta danau kecil yang berada tidak jauh dari taman tersebut. Ditambah lagi, hiasan patung dua orang malaikat yang sedang membawa panah cinta menambah kesan romantis taman tersebut.

Kedua insan itu, Prince Yesung dan Princess Aerin terdiam. Sebenarnya ada begitu banyak kerinduan yang ada didalam hati mereka berdua setelah selama seminggu ini mereka tidak bertemu satu sama lain. Namun, sebuah ganjalan lain yang begitu besar justru membuat mereka seakan sulit untuk meluapkan kerinduan mereka tersebut.

“Aku… tadi aku baru saja bertengkar dengan Kibum…” ucap Prince Yesung memecahkan keheningan diantara mereka berdua. Princess Aerin menoleh cepat ke arah pria disebelahnya.

“Mwo?! Wae Oppa?? kenapa kalian bertengkar??” Princess Aerin tidak melepaskan tatapannya ke arah Pangeran tampan itu. Prince Yesung pun menghela nafas sejenak sebelum menjawab pertanyaan gadis itu.

“Tadi Kibum bilang kalau ia ingin mengajakmu kembali. Ia ingin memintamu untuk menjadi kekasihnya lagi.”

Princess Aerin terdiam. Ia tidak tahu harus berkata apa atau memberikan tanggapan seperti apa. Yang jelas, Princess Aerin masih tidak bisa menerima semua kenyataan yang berada didepannya itu. Pertemuannya kembali dengan Prince Kibum membuat semua kenangan yang pernah ditutupnya itu kembali terbuka. Belum lagi kenyataan bahwa Prince Kibum adalah adik dari Prince Yesung, pria yang sudah berhasil mencuri perhatiannya itu membuat dirinya seakan berada di sebuah persimpangan jalan yang menurutnya sulit untuk dipilihnya.

“Eottokhae??” Pertanyaan Prince Yesung membuat Princess Aerin tersadar dari lamunannya.

“Eh.. Oh.. Eottokhae apa Oppa?? Mianhe.. aku tidak mengerti maksudmu.”

“Kau berhak memilih Aerin-ah.. aku sudah tahu semuanya dari Kibum. Tentang hubungan kalian dulu, bahkan hingga alasan Kibum meninggalkanmu dan menjauhimu. Dia sudah menceritakan semuanya.” Ucap Prince Yesung tanpa sekalipun menolehkan pandangannya ke arah gadis disebelahnya. Pandangannya masih ia arahkan ke pemandangan didepan matanya.

“Oppa.. aku rasa, itu hanya masa lalu. Aku tidak ingin mengingatnya lagi! Dan.. bisakah Oppa hanya percaya padaku dan tidak menyuruhku untuk memilih??”

Prince Yesung menoleh ke arah Princess Aerin yang kini sedang menatap pemandangan didepannya. Dia percaya… ia bahkan sangat-sangat mempercayai gadis itu. Namun, sebagian hatinya tetap saja merasa cemas dan takut. Biar bagaimanapun, Prince Yesung takut jika adiknya itu merebut gadis yang sudah susah payah ditemui dan diperjuangkannya itu.

Dengan perlahan, Prince Yesung menggenggam tangan Princess Aerin, membuat gadis itu akhirnya menoleh ke arah pria disampingnya. Selama beberapa detik, mereka saling menatap satu sama lain, seolah sedang mencari celah untuk saling mengutarakan perasaan serta keinginannya masing-masing.

“Aku tahu mungkin ini terlalu cepat untuk kita.. tapi, Maukah kau berjanji sekali lagi padaku??” Princess Aerin menatap Prince yesung dengan seksama.

“Berjanjilah padaku untuk tidak memberikan hatimu lagi untuk Kibum.. dan… Berjanjilah untuk menjaga hatimu tetap untukku. Apapun yang terjadi, tolong tetap bersamaku”

Prince Yesung menatap manik mata Princess Aerin begitu dalam. Ada begitu banyak harapan yang pria itu tautkan pada hati gadis didepannya. Ia hanya ingin bersama gadis itu. gadis yang sudah mencuri seluruh perhatiannya sejak pertama kali mereka bertemu. Didalam hatinya, ia mengucapkan begitu banyak janji yang akan ia lakukan demi Princess Aerin agar gadis itu tetap menjadi miliknya. Walaupun tanpa kata cinta atau pernyataan pun, baik Prince Yesung maupun Princess Aerin tahu, bahwa mereka sebenarnya juga memiliki perasaan yang sama.

Prince Yesung kemudian memeluk Princess Aerin begitu erat. Ditenggelamkannya tubuh gadis itu di dada bidangnya dan di sandarkannya kepala gadis itu persis didada Pangeran tampan itu. Sekilas senyum terukir di kedua bibir manis pasangan itu. untuk sementara waktu, mereka tidak peduli akan permasalahan Kedua keluarga mereka, mereka tidak ingin memikirkan masalah apa yang sudah menanti didepan mereka nantinya, dan mereka tidak ingin memikirkan perselisihan antara kedua ayah mereka yang mungkin nantinya bisa membuat mereka terpisah dan akan bersama-sama berjuang mempertahankan hubungan mereka.

“AERIN!!!!”

“YESUNG!!!!”

Princess Aerin dan Prince Yesung terkejut saat mendengar dua suara yang memanggil nama mereka dengan keras. Secara refleks, mereka langsung melepaskan pelukannya masing-masing dan menoleh ke arah suara berat yang memanggil mereka.

“Appa…” ucap Princess Aerin dan Prince Yesung bersamaan saat melihat King Leeteuk dan King kangin sudah berdiri tidak jauh di depan mereka.

wajah Princess Aerin berubah pucat. Ia ketakutan.. sedangkan Prince Yesung, ia justru tidak bergeming. Digenggamnya tangan Princess Aerin dengan erat seolah tidak ingin melepaskan gadis itu.

PLAAAAAAAKKKKK!!!!!

Prince Yesung merasa perih di pipi kirinya. King Kangin datang tiba-tiba dan langsung mendaratkan tangannya dengan keras di pipi mulus putra sulungnya itu. Sedangkan King Leeteuk, dengan sedikit paksaan, Dilepaskannya tangan Princess Aerin dari tangan Prince Yesung.

“Kau!!!! Sudah berapa kali ku bilang JANGAN DEKATI ANAKKU!!!!” tunjuk King Leeteuk marah. King Kangin menoleh kearah musuh bebuyutannya itu. Ada rasa tidak terima saat tahu putranya di maki oleh King Leeteuk.

“HEY!! SHUT UP YOUR MOUTH!!!! Harusnya aku yang berkata seperti itu pada Putrimu!!!! Jangan dekati putraku lagi!!! Aku tidak SUDI salah satu anakku berhubungan dengan keturunanmu!!!”

“Dad, cukup! Jangan salahkan Aerin dalam hal ini…”

“DIAM KAU PRINCE!!!!! Tutup mulutmu atau tanganku akan kembali mendarat diwajahmu!!!!” Ucapan Prince Yesung sontak terhenti saat mendengar ancaman ayahnya.

“Appa, Mianhe.. “ Ucap Princess Aerin menunduk. Perasaannya begitu kalut dan takut.

“Dengar Kangin, aku peringatkan sekali lagi padamu!!!! JAUHI PUTRAMU DARI PUTRIKU!!!! Aku juga tidak SUDI putriku berhubungan dengan salah satu keturunan Pengkhianat sepertimu!!!!!” Ucap King Leeteuk tak kalah tajam.

“KAU….!!!!” King Kangin mencoba maju dan ingin berkelahi dengan King Leeteuk. Kelakuan kedua raja yang seperti anak kecil itu terang saja langsung di hentikan oleh Prince Yesung.

“DAD CUKUP!!!”

“Appa, sudah.. aku mohon jangan bertengkar”

Begitulah kedua anak-anak raja itu berusaha menghentikan kechildishan para penguasa di kerajaan mereka masing-masing. Prince Yesung yang melihat raut wajah ketakutan Princess Aerin serta air mata yang turun dikedua pipinya pun lebih memilih untuk pergi bersama ayahnya. Ia melakukan ini hanya demi supaya ayahnya tidak lagi menyakiti hati gadis itu.

“Come on, dad.. Let’s Go Home..” Ajak Prince Yesung.

“Kajja Aerin!!!! Ikut Appa pulang!! setelah ini kita harus bicara serius!!!”  King Leeteuk sedikit menarik tangan Princess Aerin untuk mengikutinya pulang kembali ke istana mereka. Princess Aerin hanya mampu melangkah pasrah sambil sesekali menoleh kearah belakang mencoba melihat Prince Yesung seakan berharap pria itu mau menolongnya dan membawa dirinya pergi bersamanya.

****

LE SILLA KINGDOM

Princess Aerin hanya mampu duduk sambil terus menundukkan kepalanya ditemani Queen Sungchan yang duduk disebelahnya. Sang Ratu sedari tadi hanya mencoba menenangkan putrinya yang menangis ketakutan. Takut akan kemarahan suaminya. Sudah hampir 20 menit Princess Aerin dimarahi oleh King Leeteuk karena kejadian di taman tadi.

“Baiklah Aerin, karena kau tidak mau mendengar ucapan Appa, Appa terpaksa mencarikanmu pendamping. Appa akan segera menjodohkanmu dengan Pangeran pilihan Appa.” Princess Aerin mengangkat kepalanya, terkejut dengan pernyataan Appanya barusan.

“Mwo?! Andwae Appa.. SHIREOH!!!” tolak Princess Aerin.

“Mianhe, sayang! Appa harus tetap melakukan ini supaya kamu tidak bertemu lagi dengan keturunan pengkhianat itu!!!”

“Appa..Jebal. Jebal andwae.. Tolong jangan paksa aku.” Princess Aerin memohon.

“Yeobo, sudahlah..  jangan bersikap keras seperti ini. Kau sendiri kan yang berjanji akan membebaskan Aerin untuk memilih pendampingnya?! Lantas kenapa setelah Aerin mendapatkan pria yang diinginkannya kau malah seperti ini?!” Queen Sungchan mencoba membela putri kesayangannya itu. Ia mencoba berbicara baik-baik pada suaminya.

“Aku memang membebaskan Aerin untuk memilih pendampingnya! Tapi tidak dengan KETURUNAN KANGIN!!!!”

“WAE APPA?? Kenapa dari dulu Appa tidak pernah mau cerita masalah kalian?? Kenapa Appa selalu berkelit setiap ditanya hal ini?? Jebal Appa.. aku hanya minta, tolong jelaskan semuanya! Setidaknya biar aku tahu Alasan Appa menolak keras aku bersama dengan Yesung Oppa!”

“Aerin benar, Yeobo.. mungkin, sudah saatnya kau menceritakan semua permasalahan kalian. Biar bagaimana pun, Aerin harus tau semuanya.” Queen Sungchan mencoba membujuk King Leeteuk untuk menceritakan masalah mereka.

King Leeteuk menatap istri dan putri tengahnya itu sejenak. Ia kemudian bangkit dari kursinya dan berjalan menghadap ke arah jendela besar di ruang keluarga istana itu. ia menghela nafas sejenak sebelum memulai ceritanya.

“Sebenarnya, Appa dan Kangin dulu adalah sahabat baik. Kami lahir dan tumbuh dewasa bersama-sama. Hal itu akhirnya membuat hubungan  kami sangat dekat. Tidak hanya sebagai sahabat, tapi appa juga sudah menganggapnya sebagai adik kandung appa sendiri. Sampai, 25 tahun yang lalu, kami sepakat untuk melakukan kerja sama… Kami bekerja sama untuk membangun sebuah lahan pertanian bagi para penduduk. Kami berdua yang menyediakan semua fasilitas dan mengeluarkan seluruh biaya untuk pembangunan lahan tersebut. Tapi, kemudian… Kangin menghancurkan semuanya. Ia menghancurkan kepercayaan Appa. Kau tahu apa yang dilakukannya??? Didepan semua rakyat Le Silla dan Madison, Kangin mengakui bahwa semua yang ia lakukan adalah hasil kerja kerasnya. Ia mengaku bahwa semua fasilitas yang disediakan adalah MILIKNYA, dan DIA YANG MENYEDIAKAN SEMUANYA DENGAN HARTA MILIKNYA. Dan tanah pertanian yang kami beli dengan hasil jerih payah kami berdua, secara diam-diam dan tanpa sepengetahuan Appa, diubah kepemilikannya dengan HANYA menggunakan nama KANGIN. Juga uang yang Appa titipkan padanya, digunakan SELURUHNYA untuk membangun kerajaannya!“ Aerin tertegun sejenak dengan ucapan Appanya.

“Hanya masalah seperti itu, Appa??? Hanya masalah seperti itu Appa mencap King Kangin sebagai pengkhianat??? Itu sungguh kekanak-kanakkan Appa!!”

“KAU TIDAK MENGERTI SEMUANYA, AERIN!!!!” Bentak King Leeteuk. Ia kemudian berjalan menuju kursi tempat putri dan istrinya duduk.

“Kau tahu?? gara-gara hal tersebut hampir seluruh penduduk Le Silla marah pada Appa. Mereka bilang Appa bukan raja yang baik, mereka bilang Appa tidak pernah memperhatikan semua kebutuhan dan kesejahteraan mereka, mereka membanding-bandingkan Appa dengan Kangin. Dan yang lebih parahnya, mereka bahkan memaksa Appa untuk mundur sebagai Raja! Tidak ada satu pun dari mereka yang percaya lagi pada Appa!!! Kau tahu bagaimana perasaan Appa waktu itu?? Appa kecewa. Appa sedih. Appa marah terhadap semuanya. Sejak saat itu, banyak penduduk kerajaan Le Silla pindah ke wilayah kerajaan Madison.”

King Leeteuk terlihat mulai mengeluarkan seluruh emosinya. Genangan air mata mulai terlihat dikedua pelupuk matanya saat kembali menceritakan semua kenangan buruknya 25 tahun lalu. Kenangan yang sebenarnya tidak ia inginkan lagi untuk diceritakan dan ingat kembali.

“Lantas, apa yang terjadi selanjutnya??” Princess Aerin mencoba untuk tidak seemosi tadi.

“Butuh waktu cukup lama bagi Appa untuk mengembalikan semua kepercayaan seluruh penduduk Le Silla. Semua cara dan langkah Appa lakukan agar mereka kembali menjadi penduduk Kerajaan Le Silla. Hingga detik ini… itulah sebabnya Appa membenci Kerajaan Madison dan juga Kangin. Karena itulah Appa tidak menyetujui hubunganmu dan Yesung.”

Queen Sungchan menghampiri King Leeteuk dan terlihat sedang menyentuh pundak suaminya untuk sedikit menghiburnya.

“Appa tidak menyetujui hubungan kalian bukan karena Appa tidak menyukai Yesung. Appa hanya tidak ingin kau tersakiti kalau kalian sampai bersama kelak.” Queen Sungchan kembali mencoba memberi pengertian pada putrinya yang masih terdiam itu. Tidak ada sepatah katapun yang terucap dari mulut Princess Aerin.

“Mianhe Aerin-ah.. sepertinya, Appa memang harus memisahkan kalian dengan cara terakhir. Appa rasa, Appa akan kembali melaksanakan rencana Appa yang sempat tertunda dulu. Appa akan tetap menjodohkan mu dengan Prince Zhoumi. Itulah keputusan Appa!”

Princess Aerin menoleh keras kearah King Leeteuk. Ia menolak. Ia bahkan menolak dengan keras rencana perjodohan itu kembali terlaksana dengan siapapun pasangannya kelak.

“Andwae, Appa!! Jebal Andwae!! kau sudah berjanji untuk tidak menjodohkanku dengan siapapun!! Lagipula… Bagaimana dengan Hyemin?? kau bahkan tahu…”

“Cukup Aerin!!!! Jangan bawa-bawa Hyemin sebagai alasanmu. Hyemin sudah memiliki Donghae. Appa percaya, mereka bisa saling mencintai! Pokoknya, Appa akan berbicara dengan King Hangeng untuk segera membicarakan pertunangan kalian!!” Ucap King Leeteuk tegas

****

Seorang gadis tengah berlari keras kearah halaman istana. Air matanya begitu deras membasahi pipinya. Ia tidak peduli jika langkahnya sedikit tersendat akibat air mata yang menghalangi pengelihatannya. Hatinya kembali terluka. Hatinya kembali tidak bisa menerima semua pembicaraan yang secara tidak sengaja baru saja ia dengar. Pembicaraan antara orang tua dan kakaknya. Seakan tidak bisa menerima semua ucapan Appanya tadi, gadis itu terus berlari untuk menyendiri. Ia bahkan tidak peduli hujan yang sedang turun sore itu, ia tetap saja memilih menyingkir dan duduk di taman kerajaan untuk menangis disana sepuas-puasnya. Membiarkan semua kesedihan serta air matanya larut bersama dengan hujan yang mengguyur tubuhnya.

Tidak terima.. itulah yang gadis itu rasakan saat ini. Ia terdiam, seperti merasakan de javu, ia kembali teringat percakapan yang sama yang pernah didengarnya dulu saat ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Ucapan serta pembicaraan mengenai perjodohan kakaknya dengan pria yang amat dicintainya hingga detik ini.

Sudah seminggu berlalu semenjak pertemuan terakhir mereka dan pertunangannya dengan Pangeran dari kerajaan tetangga yang dipilihkan ayahnya untuknya. Namun, hati gadis itu tetap tidak bisa berpaling. Ia tetap memaksa hatinya untuk selalu tertutup, meskipun ada hati yang sedang berusaha memaksa untuk membukanya.

Hujan yang membasahi tubuhnya semakin semakin deras. Begitu juga dengan tangisannya yang semakin tak terbendung lagi. Ia terus memaki dirinya sendiri. Ia menyesal, sangat-sangat menyesal karena semua kesalahan yang sudah diperbuatnya. Kesalahan yang telah membuatnya kehilangan cintanya. Ia terus berdoa.. walaupun terlihat bodoh, ia bahkan terus mengucapkan doa, berharap semoga waktu bisa berjalan mundur kembali. Ia bahkan juga berharap agar ia bisa menemukan mesin waktu yang dapat membawanya pada cintanya dulu. Ingin sekali ia kembali meraih cintanya itu. Tidak akan lagi ia menyakiti hati pria yang begitu berharga untuk hidupnya itu.

“Hyemin!!” Seorang pria berlari sambil membawa payung ditangannya cemas saat melihat tunangannya kacau seperti itu.

Begitu tiba didepan Princess Hyemin, sang pria langsung mengarahkan payung tersebut agar menutupi tubuh basah gadis itu. Ditatapnya sejenak gadis yang dicintainya itu dengan tatapan yang nanar.

“Bangunlah.. “ tangannya mengambil tangan mungil putri itu, mengajaknya untuk berdiri.

“Aerin…” Suara serak Princess Hyemin terdengar begitu bergetar hebat. Suara yang bercampur dengan tangisan dan hawa dingin yang mulai menusuk kedalam tubuh gadis itu.

“Kenapa harus Aerin?? Kena..pa bukan Aku?? Kenapa Appa memilih Aerin yang harus bersama Zhoumi?? Aerin tidak mencintai Zhoumi!! Aku… Aku bahkan jauh-jauh lebih mencintainya daripada Aerin!! Wae???? Ja..Wab!! Kenapa, Donghae ssi?!?!”

Prince Donghae hanya mampu menatap nanar tunangannya itu. Ia bahkan tidak menggubris seluruh ucapan emosional Princess Hyemin barusan. Walaupun Princess Hyemin mencoba mengguncang-guncangkan tubuh Prince Donghae untuk meminta jawaban pangeran tampan itu, namun Prince Donghae juga tidak bergeming. Ia tahu, gadis didepannya itu sedang emosi berat. Ia juga tahu bahwa tunangannya itu sedang mencoba untuk mengeluarkan seluruh kesesakannya yang dirasakannya selama ini. Rasa kasihan, sedih berkecamuk dihati pangeran tampan itu. Hatinya begitu tersakiti setiap kali melihat gadis itu menangis. Ia sungguh tidak tega melihat wanita yang begitu dicintainya menangis seperti orang depresi, orang yang putus asa.

Melihat Princess Hyemin yang tidak berhenti menangis dan meracau sedari tadi, pertahanan Prince Donghae akhirnya runtuh.  Ia langsung menjatuhkan payung yang dipegangnya kesamping hingga membuat tubuh keduanya basah oleh tetesan air hujan. Dengan perlahan, Prince Donghae pun mencoba merengkuh tubuh Princess Hyemin. Dipeluknya dan ditenggelamkannya tubuh mungil gadis itu yang sedang gemetaran di lengan kekarnya, berusaha membuat gadis itu nyaman berada dipelukannya. Dan benar saja… tangis Princess Hyemin perlahan-lahan reda. Princess Hyemin merasa  aman.. ia sendiri tidak tahu kenapa. Bahkan ia tidak menyadari, bahwa pria yang memeluknya saat ini adalah pria yang tidak dicintainya dan pria yang selalu diacuhkannya.

“Appa jahat.. Zhoumi jahat..” ucap Princess Hyemin seperti orang mengiggau sambil sedikit memukul punggung Prince Donghae.

“Sshhh..Ne, aku tahu. Aku mengerti bagaimana perasaanmu.. Menangislah.. tapi setelah ini, aku tidak ingin melihatmu menangis lagi. Ne??”

Prince Donghae semakin mengeratkan pelukannya ke tubuh gadis itu. Ia bahkan tidak peduli lagi jika tubuhnya ikut-ikutan basah akibat hujan. Ia ingin menjadi seseorang yang diinginkan Princess Hyemin. Dalam hatinya, apapun akan dilakukan  Pangeran itu  agar Princess Hyemin tidak terpuruk lagi seperti ini. Yang Prince Donghae inginkan, hanyalah terus berjuang agar ia bisa melihat gadis itu kembali tersenyum seperti saat pertama kali ia melihatnya.

Selama beberapa menit, mereka masih tetap dengan posisi mereka. Berpelukan taman belakang istana sambil diguyur hujan yang cukup deras. Tangis Princess Hyemin juga sepertinya sudah reda. Hanya guncangan tubuhnya saja yang kini tersisa. Prince Donghae pun mencoba melepaskan pelukannya di tubuh gadis itu, namun sayang… saat ia mencoba melepaskannya, tubuh Princess Hyemin secara tiba-tiba ambruk hingga membuat Prince Donghae refleks menangkap tubuh tunangannya itu.

“Hyemin!!!! YA!!! HYEMIN, IREONA!!!!”

****

Seluruh keluarga kerajaan Le Silla kini berkumpul di kamar Princess Hyemin, menunggu putri bungsu kerajaan Le Silla itu siuman dari pingsannya. King Leeteuk dan Queen Sungchan sangat panik begitu tadi melihat Prince Donghae menggendong tubuh Princess Hyemin yang tidak sadarkan diri. Ditambah lagi keadaan pasangan itu yang basah kuyup akibat hujan yang mengguyur tubuh mereka. Begitu juga dengan kedua kakaknya, princess Sunyeong dan Aerin. Mereka semua tidak tahu apa yang terjadi pada adik mereka. Sampai akhirnya Donghae menceritakan semua yang terjadi pada semua yang berada disana.

“Mworago?? Maksudmu.. Hyemin membicarakan aku dan Appa??” tanya Princess Aerin pada Prince Donghae. Princess Aerin menoleh ke arah King Leeteuk. Ia sepertinya tahu semua alasan yang terjadi pada adiknya itu.

“Hyemin pasti mendengar semua pembicaraan Appa tadi..” Ucap Aerin membuat King Leeteuk sedikit tidak percaya.

Semua orang yang berada disana langsung menoleh ke arah King Leeteuk. Seperti seorang yang tertuduh, King Leeteuk hanya bisa terdiam. Ia tidak berani berkata apapun.

“See?? Appa lihat kesalahan Appa berikutnya??” Princess Sunyeong tiba-tiba berkata tajam pada Ayahnya.

“Mwo?! Apa maksudmu, Sunyeong??” Tanya King Leeteuk mencari tahu

“Apa Appa benar-benar sudah melupakan semua janjimu?? Kau sendiri yang bilang kalau kau tidak akan menjodohkan Aerin dan cukup hanya menjodohkan ku dan Hyemin! tapi apa sekarang?? Hanya karena keegoisanmu, kau kembali melanggar janjimu! Dan parahnya kau membuat putrimu mendengar semua percakapan kalian! Aku rasa percuma selama ini aku membela Appa didepan Hyemin!! Percuma aku memarahi Hyemin supaya mau menurut pada kata-kata Appa dan tidak menyalahkan Appa!!! Ternyata Hyemin benar, APPA EGOIS!!! APPA HANYA MEMENTINGKAN DIRI APPA SENDIRI!!!” Sunyeong terlihat begitu emosi saat berbicara dihadapan semua orang. Ia benar-benar merasa kecewa terhadap ayahnya itu.

“Semuanya, bisakah ku minta kalian pergi dari sini?? aku tidak ingin Hyemin semakin sakit kalau sampai mendengar semuanya” Suara Donghae membuyarkan suasana yang nyaris saja memanas disana.

“Ah, ne.. kau benar, Oppa! Tolong jaga Hyemin baik-baik. kalau bisa, jangan biarkan dia sendiri! Aku takut, kalau ia bangun nanti, ia bisa bunuh diri!!!”

Semua orang yang berada disana sedikit tercengang dan tidak percaya dengan ucapan tajam Princess Sunyeong barusan. Mereka hanya mampu melihat tubuh Princess Sunyeong yang berbalik dan berjalan keluar dari kamar Princess Hyemin, diikuti oleh Prince Kyuhyun dibelakangnya yang mencoba mengejarnya.

****

Prince Kyuhyun mencoba mengejar langkah Princess Sunyeong yang sudah terlebih dulu berada didepannya. Ditangkapnya tangan Princess Sunyeong dan dibalikkan tubuh gadis itu hingga menghadap ke arah pangeran tampan itu.

“Tidak bisakah kau bersikap sopan pada Ayahmu sendiri??” tanya Prince Kyuhyun langsung tepat sasaran. Princess Sunyeong tertegun. Dengan keras, ia melepaskan tangan Prince Kyuhyun yang sedang memegang tangannya.

“Ya!! Apa urusanmu?? Aku mau bersikap sopan atau tidak, itu bukan urusanmu!! Berhentilah mencampuri urusan orang lain, Kyuhyun ssi!!!!” Prince Kyuhyun menatap tajam Putri didepannya itu.

“itu jelas urusanku!!! Setidaknya aku harus mendidik calon istriku kelak supaya ia bisa bersikap lebih sopan terhadap orang tuanya!!!” ucapan Prince Kyuhyun tak kalah tajam.

Mendengar ucapan Prince Kyuhyun barusan, Princess Sunyeong terkejut. Ia menatap Prince Kyuhyun dengan tatapan yang menantang. Kedua tangan putri sulung kerajaan itu kini sudah diletakkan di pinggangnya.

“Mworago?? Kau bilang apa tadi?? CALON ISTRI??? Haahh… Jangan harap itu bisa terjadi!!! Aku mau bicara kasar atau tidak, atau aku mau bersikap tidak sopan pada Appa ku atau tidak, KAU TIDAK BERHAK IKUT CAMPUR!!!! Kau tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi! Jadi, berhenti berpura-pura menjadi orang  PEDULI seperti ini!!!”

Princess Sunyeong kembali membalikkan tubuhnya dan berjalan menjauhi Prince Kyuhyun. Prince Kyuhyun hanya menghela nafas sebentar, lalu kembali bergegas mengejar putri yang begitu sulit didekatinya itu. Ia merasa perlu meluruskan semuanya dengan Princess Sunyeong.  Lagi-lagi, saat Princess Sunyeong sudah nyaris berhasil berjalan masuk kedalam kamarnya, Prince Kyuhyun langsung mencegat langkah Putri itu dengan berdiri didepan pintu kamarnya.

“Dengar, aku tidak akan menyerah untuk membuatmu menyukaiku!! Walaupun kau tidak menginginkannya sekalipun, Kau tetap akan menjadi ISTRIKU kelak!! Jadi, turuti semua kataku!!!”

“Jinjja?? Pede sekali!!! Kau tahu? kau adalah laki-laki paling menyebalkan di seluruh muka bumi ini!!! kau benar-benar sudah membuatku muak dengan semua tindakan dan ucapanmu sejak hari pertunangan kita!!! Jadi, berhenti bermimpi kita akan melanjutkan pertunangan ini!!!! aku akan segera bilang pada Appa untuk membatalkan semuanya!!!” Prince Kyuhyun marah.. ia merasa tidak terima cinta dan perasaannya ditolak oleh gadis yang begitu ia inginkan itu.

Princess Sunyeong kemudian menggeser tubuh Prince Kyuhyun yang menghalangi jalan masuknya ke kamar. Tapi, lagi-lagi tangan pangeran tampan itu jauh lebih cepat. Sebelum Princess Sunyeong masuk ke kamar, Prince Kyuhyun kembali menarik tubuh Princess Sunyeong hingga tubuh putri itu tersudut ke tembok. Dikuncinya tubuh Princess Sunyeong dengan kedua tangan Pria itu disamping kiri dan kanannya.

“Kenapa kau begitu sulit didekati, hah?? Apa yang membuatmu benci padaku?? Sampai kapan kau mau bersikap dingin seperti ini??”

Melihat tatapan tajam Prince Kyuhyun, membuat sedikit perasaan takut Princess Sunyeong muncul. Ia tidak berani menatap mata tajam pria itu terlalu lama. Ia sendiri tidak tahu kenapa. Ditambah lagi, jantungnya mendadak berdetak tak karuan saat mata tajam Pangeran itu menusuk langsung kedalam manik matanya.

“Aa..Akk..Aku…”

“Apa kau mau bertaruh denganku?? Akan kupastikan kau akan mencintaiku dalam waktu sebulan ini!! Ingat kata-kataku, Jagi!!”

Prince Kyuhyun mengeluarkan evil smirknya yang menawan. Hal itu membuat Princess Sunyeong semakin tersudut dan semakin tidak berdaya. Ia tidak berani menatap lama-lama tunangannya yang berada dihadapannya ini. Dengan sekali dorongan kuat pada tubuh Prince Kyuhyun, Princess Sunyeong berhasil melepaskan dirinya. Ia menatap Prince Kyuhyun tajam.

“Namja Aneh!!! Namja Gila!!!”

BRAAAAKKKKKK…!!!!

Princess Sunyeong masuk ke dalam kamar dan membanting pintu kamar tersebut tanpa memperdulikan Prince Kyuhyun yang masih berada didepannya. Prince Kyuhyun yang masih berada di depan kamar tunangannya itu hanya bisa tersenyum puas. Ia senang melihat perubahan wajah Princess Sunyeong yang memerah saat jarak mereka hanya beberapa centi tadi. Ia merasa kepercayaan dirinya kembali.

“ I Got U, baby..!!!”

-TO BE CONTINUE-

14 thoughts on “THE ROYAL WEDDINGS (Part 8)

  1. love story YeRin rumit bgd, jdi galau bca’a,
    Hae sbar bgd ngadepin hyemi,
    Kyu fighting u/ ngdptin hti sunyeong!
    Daebak!!

  2. Kasian bgt yesung oppa dan aerin cintanya menghadapi byk cobaan.hae oppa sabar bgt menghadapi kerasnya hati hyemi hae oppa fighting.kayanya kyupa deh yg udh dapet sedikit cela buat ngedapetin prince suyeong chukae oppa smg kyupa bisa dapetin hatinya princess suyeong.ditunggu lanjutannya yah gumawo…

  3. oh karna it ya king leeteuk gak sk ma king kangin,tp kan kangin oppa kygt pasti ada alasanya.wah kyupa aq sk gayamu bnr2 manly ayo dptkan p.sunyeong,bt yeppa jgn menyerah untk dptkan cinta p.aerin,dan d tgu publis slanjutnya jgn lm2 y chingu gomawo

  4. Loh..loh..loh…
    Napa jd kacau bgni keadaannya???
    Yak kyu! Apa yg kau lakukan dgn eonni sunyeong! #jitak kyu hahahh rasakan….

    Nih konflik yesung dan aerin ribet bgt! Penyelesaian masalahnya kuserahkan pd author ja lah.. Pusiiing tp penasaran

    eonni ff nya jgn lama2 ne
    sepertinya part selanjutnya byk di donghae dan kyu deh
    haha sok tau…..
    Gumawo

  5. Reader baru disini….
    Maaf klo komennya cm dipart 8, coz bacanya ngebut seharian ini. Ffnya kereeeeeen. Kpan mreka merid plus bisa sling mncintai eheheh

  6. Ahhhh….. ketinggalan T_T

    Udah lama banget nggak ngengunjungin blog ini… eh, tau-taunya lanjutan The Royal Weddings udah ada…

    Nggak papa deh.. Keekekekekeke 😀

    Oh,iya.. kenalan lagi ya…
    Nanda imnida, 96 line..😀

    Oh, iyaa aku suka banget dengan FF satu ini…
    Kasian banget Aerin dan Yesungnya…
    Kyuhyun oppa aku mendukungmu,, Fighting!!
    Untuk Donghae oppa. Bertahan ya di sisi Hyemin.. dia bakalan berpaling ke kamu kok…😀

    Next part ahh.. !!😀

  7. obviously like your web site however you have to take a
    look at the spelling on quite a few of your
    posts. A number of them are rife with spelling issues and I in finding it very troublesome to tell the truth nevertheless I’ll certainly come back again.

  8. gw kira mslah ny apa, itu?? ah bingung deh.
    yerin tetap fighting!!!!!

    lagi lagi. yaudah tenangin aja lah dirimu dulu hye! donge ya~ knapa gak lo bawa hyemin brteduh dulu baru pelukan?? -..-

    HAHAHAHHAAA finally sunyeong, gotcha!!! gue suka gaya lo kyu! hahahaaa… eciiee anak yg patuh sm org tua *lirik epil*

  9. Part ini bikin sesak nafas.
    Suamiku kpn bisa dapetin pujaan hatinya? *lirik Donghae

    Kyuhyun.. Kau pun perlu berjuang keras biar bisa taklukkan hatinya Sungyeon

  10. Aku langsung lompat chapter 8 padahal blom baca sama sekali😄 Kasian banget-_- keluarga nya dalam posisi serba salah… Udalah.. Lebih baik semua prince nya dijilodohin sama aku #plak haha^^ kyu jahil banget._.V aku suka kebalik balik sama nama prince nya berkali kali balik keatas liat keterangan kingdom nya.. Udalah leeteuk..! Turutin mau nya anak mu.. Jangan egoiis! Wkwk #bijak lanjut min lanjutt!! 👍👏

  11. Hyemin sama sunyeong masi belum nerima donghae sama kyu pdhl mereka udh berusaha bgt hah semoga z mereka bisa saling mencintai n yerin d restui sama appa”nya konfliknya terlalu lama pgn liat romance-nya semoga z part depan udah ada
    Okelah next….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s