WHEN THE ‘DARK LORD’ REIGNS : The Second ORACLE (Part 5)

Setelah kemaren 1 cerita NC beredar, kali ini ceritanya akan kembali normal.. hehehehe… masih ada 2 cerita NC lagi yang masih menunggu..🙂

Buat dapetin PASSWORD nya, masih sama koq peraturannya : cukup KOMEN DI SETIAP PART cerita ini ^^ kl Komennya Cuma di slh satu chapter/cm 2 chapter/bolong2, yaaaa Mianhe… ^/\^  Dan 1 lagi… kalau kalian komen di tiap chapter, tapi TERNYATA di chapter NC nya kalian gak komen, Jeongmal mianhe…. mianhe kl utk NC selanjutnya, passwordnya ga bisa kita kasih >/\<

Mianhe yaaa…kl menurut kalian peraturan kita aneh.. J tapi, itu udh keputusan dari sang leader admin.. ^^ jadi kita gak bisa bantu apa2..

Dan seperti biasa, untuk mendramatisir suasana waktu kalian baca cerita ini, baca FF ini sambil dengerin lagu EXO – MAMA, SUJU M – THIS MOMENT, sama SUJU KRYSD –SUCCESS atau tambahin lagu SUJU – DON’T DON juga boleh.. ^^

Kl gtu, HAPPY READING yaaaa…🙂 Di tunggu COMMENT nyaaaa…

Gomawo

*****************************************

CERITA SEBELUMNYA

Leeteuk kini mulai mendekatkan taringnya perlahan-lahan ke leher Henry. Seolah teriakan dan ketakutan Henry tidak artinya, Leeteuk tetap mendorong maju kepalanya hingga jarak taring runcingnya dengan leher Henry tidak lebih dari 1 cm saja. Hingga pada Akhirnya…

“AAAAAARRRRGGGHHHHHHHHHH……..”

*****

“BERHENTI!!!!”

Seseorang tiba-tiba menghentikan kegiatan Leeteuk yang hanya tinggal sedikit lagi membunuh Henry. Baik Leeteuk, Kyuhyun dan juga Eunhyuk yang berada disana menoleh kearah seseorang yang saat ini langkahnya begitu terdengar sedang memasuki ruangan tempat mereka bertiga menyiksa Henry. Begitu orang tersebut tiba dan masuk ke ruangan, mereka berempat, termasuk Henry menoleh serempak dan melihat orang tersebut.

“Apa yang kalian lakukan, hah??” tanya orang itu.

“Hyemin-ah.. kami..” belum selesai Kyuhyun menjawab pertanyaan iblis wanita itu, Hyemin sudah terlebih dahulu mengarahkan pandangan tajamnya ke arah Henry.

“Aahh… rupanya ada manusia disini.”

Hyemin berjalan mendekati Henry sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya. Begitu ia tiba didepan Henry, ia memberikan isyarat pada Kyuhyun dan Eunhyuk untuk melepaskan cengkraman mereka di kedua tangan Henry. Sesudahnya, Hyemin mencoba meraih wajah Henry dan menatap wajah pria itu penuh nafsu membunuh.

“Pantas saja teman-temanku begitu bernafsu ingin segera menyantap darah dan daging mu. Bahkan walaupun hanya menghirup aroma tubuhmu saja, aku yakin kalau darah mu pasti sangat nikmat.” Seru Hyemin persis didepan wajah Henry sambil sesekali menghirup aroma tajam dari tubuh Henry.

Henry yang masih sangat ketakutan itu hanya mampu menatap mata Hyemin sayu. Nafasnya yang begitu memburu bahkan tidak sanggup menutupi semua kecemasan serta ketakutan yang kini mendominasi seluruh perasaannya.

“Cha!!! Baiklah, sepertinya aku tidak bisa ikut menikmati darah manusia ini. Kalian silakan bersenang-senang lah.. Aku dan Heechul Oppa akan pergi untuk mencari dan menemukan Oracle lagi.” Ucap Hyemin langsung berbalik menjauh dan pergi dari hadapan mereka berempat. Namun, Hyemin seperti tersadar sesuatu

“Ah.. aku lupa!” Ia kemudian berbalik dan menatap ketiga teman iblisnya itu.

“Kusarankan, lebih baik kalian tidak membiarkannya mati terlalu mudah. Akan sangat menyenangkan jika kalian bermain-main dulu dengan sedikit menyiksanya..” ucap Hyemin menunjukkan smirk jahatnya. Baru lah setelah itu ia benar-benar pergi meninggalkan Leeteuk, Kyuhyun dan juga Eunhyuk yang kini menatap satu sama lain.

“Hey, aku rasa ucapan Hyemin tadi ada benarnya..” Ucap Eunhyuk yang kini juga ikut-ikutan menyunggingkan smirk jahatnya kepada kedua temannya.

Henry yang mendengar semua ucapan Hyemin pada ketiga vampir iblis itu dan juga ucapan Eunhyuk barusan semakin cemas. Hatinya sudah tidak karuan berdetak. Ia semakin takut jika ia mati di tangan iblis-iblis itu. Baginya, ia lebih memilih mati ditabrak atau mati tertembak dibandingkan harus tersiksa terlebih dahulu oleh kaum iblis yang begitu ditakutinya itu. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika ia kembali disiksa oleh ketiga vampir itu. Ia juga bahkan tidak berani membayangkan jika ia benar-benar dibunuh oleh mereka bertiga dan seluruh tubuhnya dicabik-cabik secara kejam oleh mereka. Ia takut.. ia bahkan sangat-sangat takut membayangkan semua orang yang mencemaskannya dan orang-orang yang mencarinya menemukan dirinya sudah tidak bernyawa akibat ulah kaum dari kegelapan tersebut.

Mata Henry terbelalak saat tiba-tiba ia melihat Leeteuk, Eunhyuk, dan Kyuhyun berjalan mendekatinya perlahan-lahan. Tubuh Henry yang tidak terikat pun membuat Henry mengambil ancang-ancang untuk segera menghindar jika nanti ketiga iblis itu mau menghabisinya.

Dan benar saja, saat salah satu dari mereka bertiga melesat kehadapan Henry, pria itu langsung menyingkir. Ia mencoba menghindar dengan merunduk sambil mengelak ke samping untuk menghindari serangan dari iblis yang ternyata Kyuhyun itu. Kyuhyun yang tahu perlawanan Henry terhadapnya menatap Henry marah. Ia merasa dipermainkan oleh Henry. Maka, Kyuhyun pun mencoba dengan cara lain. Ia mengibaskan tangan kanannya ke arah Henry, mengeluarkan kekuatannya agar mengenai Henry.

BRUUUKKK…!!! Berhasil! Kekuatan Kyuhyun membuat tubuh Henry terpental ke belakang hingga tubuhnya mengenai kursi kayu yang berada di ruangan itu. Tak puas hanya melihat saja, salah satu dari mereka, yaitu Eunhyuk mencoba maju. Berbeda dengan Kyuhyun, Eunhyuk pun berjalan mendekati Henry. Sedangkan Henry, karena sakit ditubuhnya, ia hanya mampu merangkak mundur mencoba menjauhi Eunhyuk yang semakin mendekat padanya.

Tapi Henry salah sangka. Eunhyuk berjalan kearahnya bukan untuk mendekatinya. Melainkan Eunhyuk hanya melakukan kekerasan pada Henry tanpa menyentuh tubuh Henry sedikitpun. Diangkatnya tangan Eunhyuk ke udara dan diarahkannya ke tubuh Henry, seperti sedang mencengkram leher pria manis itu. Dan benar saja.. tidak berapa lama, Henry merasa lehernya begitu kesakitan. Nafasnya seperti tidak bisa mengalir kedalam ternggorokannya. Ia begitu kesulitan bersuara dan bernafas hingga ia harus  mencoba memegang lehernya sendiri. Tapi Henry tau, ia sadar bahwa itu adalah ulah Eunhyuk. Walaupuan iblis itu tidak menyentuh lehernya secara nyata dan secara langsung, tapi Henry bisa melihat bagaimana tangan Eunhyuk terus mengeras seperti  sedang mengcengkram kuat sesuatu.

“Aaarghh.. Jeb..Jeebb..aaallll, lepashh..Kan akuuuu!!!” Ucap Henry terbata-bata memohon belas kasihan. Tapi Eunhyuk tidak bergeming. Ia sepertinya tetap menikmati permainannya yang satu ini. Hingga pada Akhirnya..

“Eunhyuk-ah.. sudah cukup!! Aku bahkan belum memberikannya pelajaran” ucap Leeteuk persis disamping Eunhyuk.

Eunhyuk yang mendengar suara Leeteuk terdiam. Ia menoleh ke arah samping tempat Leeteuk berdiri. Hal itu membuat kekuatan yang dipusatkannya pada Henry terhenti. Henry bersyukur.. setidaknya ia masih bisa bernafas lega karena vampir iblis itu sudah tidak lagi menyiksanya. Tapi sayang.., baru sebentar saja Henry merasa lega karena ia tidak diserang lagi, Leeteuk secara sangat cepat melesat ke arah Henry dan segera membanting tubuh Henry hingga ia terbaring dengan Leeteuk berada diatasnya.

Mereka berdua menatap tajam satu sama lain. Amarah di dalam hati Leeteuk tiba-tiba kembali membakar dirinya setiap kali ia melihat wajah Henry. Bayangannya tentang kejadian waktu bersama Sungchan membuat Leeteuk semakin dikuasai amarah tak terkira.

“kalau kau berani menyentuhnya lagi, akan ku cabik-cabik seluruh tubuhmu tak bersisa!!” ucap Leeteuk sarkastik.

Lagi… Leeteuk kemudian tersadar dengan apa yang diucapkannya barusan. Ia bingung.. ia tidak tahu kenapa kata-kata seperti itu selalu keluar dari mulutnya tanpa ia sadari. Leeteuk bahkan tidak pernah tahu apa maksud dari semua perkataannya barusan pada Henry. Tapi setiap kali ia berkata seperti itu, didalam pikirannya selalu terlintas kejadian-kejadian masa lalu yang memang tidak pernah diketahui dan diingatnya itu.

Merasa semakin kesal dengan semuanya, Leeteuk kemudian memokuskan dirinya pada Henry yang sedang didudukinya. Ditatapnya wajah pria yang sudah membuatnya semakin berkeinginan untuk membunuh Henry itu. Dan segera diarahkannya kedua tangan Leeteuk kearah leher Henry…

“AAAARRRRGGHHHHHHHHHHHHH…..”

Seseorang berteriak sangat kesakitan. Ia memegang bagian tubuhnya yang begitu tersakiti itu. Ia Bahkan meronta-ronta minta tolong saat tubuhnya merasa kesakitan. Ia merasa tidak berdaya, merasa ingin mati saat semua kesakitan itu terus merasuk kedalam tubuhnya. Kyuhyun dan Eunhyuk yang melihat kejadian itu tidak percaya dengan pengelihatan mereka.

“LEETEUK..!!!!” Teriak Kyuhyun bersama dengan Eunhyuk menghampiri tubuh Leeteuk yang tergeletak lemah di dekat tubuh Henry.

Henry yang masih dalam keadaan terlentang pun bangun secara perlahan-lahan saat melihat lawannya berteriak kesakitan seperti tadi. Henry sendiri bingung.. ia tidak tahu kenapa secara tiba-tiba Leeteuk, yang tadi ingin membunuhnya, justru begitu kesakitan saat ia sudah menyentuh leher Henry.

“AAARRGHH…tubuhku!!! SAKIT SEKALI…!!!” ucap Leeteuk merintih kesakitan. Eunhyuk dan Kyuhyun yang cemas, tiba-tiba seperti tersadar sesuatu. Mereka berdua menoleh satu sama lain dan kemudian melihat ke arah Henry yang sedang mencoba untuk bangkit berdiri.

“KAU!!!” Kyuhyun tiba-tiba melesat ke arah Henry yang sedang melamun. Dicengkramnya kuat-kuat kedua lengan Henry dan ditatapnya lekat-lekat Pria itu.

“Tunjukkan sesuatu yang berada di lehermu!!!!!” Perintah Kyuhyun. Ia sepertinya tahu apa penyebab Leeteuk seperti itu. Kyuhyun tahu, sepertinya ia sadar bahwa kejadian yang dialaminya waktu lalu kembali terulang. Namun kali ini dengan orang dan korban yang berbeda.

“Ap.. Apa maksudmu??” Tanya Henry kembali cemas.

“KUBILANG CEPAT TUNJUKKAN!!!!!!!!!!!!!” Teriak Kyuhyun begitu keras sambil mengguncangkan tubuh Henry dengan sangat keras.

Karena ketakutan dan dengan tubuh yang agak sedikit bergetar, Henry kemudian mengambil sesuatu yang berada dilehernya. Sesuatu yang melingkar disana menjadi perhiasannya. Perhiasan yang sedari tadi tertutupi oleh jaketnya.. begitu Henry berhasil mengeluarkan benda itu, ditunjukkannya pada Kyuhyun. Dan betapa terkejutnya Kyuhyun saat melihat perhiasan kalung berbandul seperti cakram itu.

“Andwae..” ucap Kyuhyun perlahan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, melepaskan cengkramannya ditangan Henry dan mundur menjauhi Henry. Eunhyuk yang masih berkutat pada Leeteuk pun heran dengan perubahan sikap dan perilaku Kyuhyun.

“Ya!! Wae Kudae, Kyu??” tanya Eunhyuk tiba-tiba ikut khawatir.

“Oracle..”

“MWORAGO?! Ya!! Apa maksudmu???” Eunhyuk mencoba menajamkan pendengarannya. Berharap ia salah menduga semua perkataan Kyuhyun barusan.

“Eunhyuk-ah.. Dia.. Dia adalah Oracle!” Ucap Kyuhyun sedikit kesusahan.

“JINJARO??! Geotjimalyo, Kyuhyun!!!!!” Eunhyuk tiba-tiba panik.

“YA!!! AKU TIDAK BERCANDA!!! KALAU DIA BUKAN ORACLE, BAGAIMANA BISA IA MEMBUAT LEETEUK SEPERTI INI??!?!! AKU JUGA SUDAH PERNAH MENGALAMINYA SEBELUMNYA!!!” Teriak Kyuhyun penuh emosi. Atau, lebih tepatnya panik dan takut setengah mati.

Henry yang tidak mengerti semua perkataan Kyuhyun dan Eunhyuk sempat terdiam beberapa saat melihat pertengkaran kecil mereka berdua. Ia tidak mengerti apa maksudnya mereka berdua mengatakan bahwa dia adalah Oracle. Tapi dari semua ucapan Kyuhyun barusan, Henry seperti mengerti sesuatu. Walaupun ia tidak mengerti dengan semua yang terjadi pada Leeteuk dan kedua iblis tadi, tapi Henry sadar.. Henry tahu, bahwa semuanya itu terjadi berkat kalungnya. Ia selamat saat Leeteuk hendak menyerangnya itu karena kalung yang ia pakai telah memberinya kekuatan dan melindunginya dari terjangan iblis-iblis itu. seperti itulah yang ada dipikirannya saat ini.

Seperti mendapat kekuatan baru, Henry merasa inilah saatnya bagi dirinya untuk melepaskan diri dari para vampir iblis tersebut. Dengan berbekal kekuatan seadanya dan kalung ditangannya, Henry kemudian memasang kuda-kuda untuk berlari. Kyuhyun yang sadar pun segera mencoba menghentikannya. Namun sayang.. saat Kyuhyun hendak bergerak, Henry sudah mengarahkan tangannya ke depan menyuruh Kyuhyun untuk berhenti.

“Jangan mendekat!! Kau lihat?? Aku punya kalung ini.. lepaskan aku dan biarkan aku pergi, atau aku akan membuatmu tak berdaya seperti temanmu itu?!” Ucap Henry yang terlihat lebih berani kali ini.

Kyuhyun yang berada didepan Henry hanya berdiri terdiam tak berkutik saat Henry mengancamnya seperti itu. Kejadian saat ia lumpuh karena serangan Sungmin waktu itu kembali terngiang di pikirannya. Hal itu pun mau tidak mau membuat Kyuhyun berhenti mengejar Henry yang kini sudah berjalan mundur secara cepat pergi dari tempat yang sempat menyandra nya tadi.

“AAAARRRGGGGHHHH…. SHIT!!!!!!!!!” teriak Kyuhyun marah dan kesal sambil mengeluarkan kekuatannya mengobrak-abrik seluruh ruangan disana.

Kyuhyun pun kemudian terdiam.. ia kemudian memejamkan matanya, memusatkan dan memfokuskan pikirannya pada seseorang. Seseorang yang sedang ditujunya. Begitu pikiran mereka tersambung satu sama lain, Kyuhyun pun kemudian berkata pada seseorang yang berada jauh darinya.

‘Tolong aku.. manusia itu kabur setelah ia menyakiti Leeteuk! Ternyata ia adalah salah satu dari Oracle yang kita cari’

****

Heechul dan Hyemin saat ini sedang menyamar. Mereka berdua terlihat sedang bergabung dengan orang-orang seperti layaknya seorang manusia biasa. Tidak ada yang tahu bahwa pria dan wanita yang sedang memakai kacamata untuk menghalau cahaya matahari yang ditakutinya itu adalah seorang vampir keturunan iblis yang sedang mencari musuh bebuyutan mereka. Mata mereka berdua begitu waspada. Tidak dibiarkannya satu orang pun lewat dan lepas dari pengawasan mata tajamnya.

“Oppa, apa Oppa yakin kita bisa menemukan Oracle diantara orang-orang ini??” Tanya Hyemin sedikit berbisik pada Heechul saat mereka berjalan di sebuah pusat keramaian di kota Seoul. Heechul menoleh sejenak ke arah Hyemin.

“Ne.. jika memang benar ada Oracle diantara orang-orang ini, tubuh mu pasti akan bereaksi. Itulah tandanya.” Ucap Heechul tegas.

Mereka berdua terus melangkah. Mereka juga kembali berkonsterasi pada pengelihatan-pengelihatan mereka kepada orang-orang yang lalu lalang disana. Setiap perhiasan yang dipakai oleh penduduk kota Seoul selalu mereka perhatikan dengan sangat tajam, berharap bahwa ada seorang Oracle yang bisa mereka bunuh didalam sana.

Saat sedang asik-asiknya mereka fokus pada pemandangan di sekitar mereka, secara tiba-tiba tubuh Hyemin terdiam dan tidak bergerak sama sekali. Ia menghentikan langkahnya, membuat Heechul yang berada di sampingnya tertegun dengan tingkah adik iblisnya itu.

“Hyemin-ah, Wae kudae??” Tanya Heechul penasaran.

Hyemin masih terdiam. Ia merasa ada seseorang yang memanggilnya. Ia merasa ada seseorang yang sedang menghubunginya melalui pikirannya. Nafas Hyemin sedikit memburu, membuat Heechul yang disampingnya khawatir. khawatir jika Adiknya itu sudah berhasil menemukan Oracle yang mereka cari. Hyemin tetap terdiam tidak mendengarkan semua pertanyaan Heechul. Ia justru lebih memilih memusatkan pikirannya untuk mendengarkan ucapan seseorang dari jauh yang merasuk kedalam pikirannya. Sampai pada detik berikutnya, Hyemin sedikit membelalakkan mata begitu mendengar ucapan seseorang itu padanya.

‘Tolong aku.. manusia itu kabur setelah ia menyakiti Leeteuk! Ternyata ia adalah salah satu dari Oracle yang kita cari’

“Kyuhyun…” Ucap Hyemin pelan membuat Heechul menatap adiknya penuh tanya. Melihat gelagat Hyemin yang seperti itu, Heechul langsung mengerti. Ia tahu, sepertinya adiknya sedang melakukan sebuah kontak batin dengan seseorang yang tidak lain adalah Kyuhyun untuk berkomunikasi menggunakan pikiran mereka.

“Ada apa dengan Kyuhyun??” Tanya Heechul. Hyemin menoleh cemas ke arah Heechul. Ada perasaan takut yang amat sangat dalam dirinya saat hendak menjawab pertanyaannya.

“Oppa, Leeteuk..”

“Leeteuk?? Ada apa dengan Leeteuk?? Apa maksudmu?? Ucapkan yang jelas!!!” Heechul terlihat tidak sabar.

“Leeteuk… ia.. ia di..diserang Oracle, Oppa”

Mata Heechul terbelalak begitu mendengar ucapan Hyemin. secara tiba-tiba amarah melingkupi Heechul. Ada perasaan tidak percaya dalam hatinya, bagaimana bisa seorang Oracle datang ke dalam kediamannya. Dengan sigap, Heechul pun kemudian menarik Hyemin ke sebuah tempat yang sepi. Dicengkramnya kedua lengan Hyemin dengan cukup keras dan ditatapnya kedua mata Hyemin yang sudah tidak tertutup kaca mata itu.

“YA!!!! Kenapa itu bisa terjadi, Hah?!!? Apa yang mereka perbuat sampai seorang Oracle datang ke kastil kita?? JAWAB HYEMIN!!!!”

Merasa terdesak, Hyemin pun kemudian menceritakan dari awal hingga akhir bagaimana Henry, sang Oracle tersebut dibawa oleh Leeteuk hingga saat ia bertemu secara langsung dengan Henry.

“Lantas kenapa kau tidak menyadarinya??!! Kalau dia Oracle, Kenapa kau tidak mengetahuinya, Hah?!!??!” Heechul berteriak di depan wajah Hyemin.

“Mo..Mollayo, Oppa.. Ak.. Akuu…”  Hyemin bingung. Ia sendiri juga tidak tahu kenapa saat bertemu Henry tadi ia sama sekali tidak merasakan apapun atau melihat perhiasan yang dipakai Henry.

“Aaarrsshhh!!!! DASAR VAMPIR BODOH!!!! Kita pergi sekarang!!! Kita harus segera menemukannya dan menghabisnya secepatnya!!!” Ucap Heechul tegas yang langsung melesat terbang ke atas udara dengan sangat cepat diikuti Hyemin di belakangnya.

****

Sungchan menangis keras dirumahnya saat ia sadar dari pingsannya tadi, ia tidak menemukan Henry kekasihnya tidak berada di dekatnya. Padahal, Sungchan masih sangat ingat bagaimana saat Leeteuk mengobrak-abrik kamarnya dan melukai Henry juga dirinya hingga dirinya tidak sadarkan diri. Merasa bahwa sesuatu telah terjadi pada Henry, Sungchan segera keluar dari kamarnya dan berlari menemui kedua kakaknya yang sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.

“Para penghuni kerajaan Iblis memiliki kediaman mereka sendiri. The Dunkelheit castle.. adalah nama kastil tempat para vampir iblis itu tinggal. Tidak ada yang tahu dimana letak Dunkelheit castle berada. Yang jelas, hanya para Oracle saja yang bisa….”

“Oppa… Tolong aku!!! Henry tidak ada!! Henry di bawa pergi oleh Leeteuk.”  Suara keras tangisan Sungchan menghentikan Donghae yang sedang membaca buku tua yang pernah ditemukannya di rumah tua waktu itu. buku yang berisi mengenai sejarah dari para Vampir Iblis itu.

“MWORAGO?! Kau tidak sedang bercanda kan Saeng??” tanya Donghae tidak percaya saat Sungchan menceritakan semuanya pada Donghae  dan Sungmin. Refleks, Donghae langsung meletakkan buku tersebut di meja dan segera menatap adiknya itu tidak percaya.

“Ani Oppa!! untuk apa aku bercanda?! Henry Oppa benar-benar dalam bahaya!!! Dia dibawa oleh Leeteuk oppa. Aku takut… Aku takut kalau sampai Henry oppa terluka!!” Sungchan menangis. ia benar-benar merasa sangat ketakutan saat ini.

“Donghae, Sungchan Kajja kita ke rumah tua itu lagi!!! semoga saja Leeteuk hyung hanya membawa Henry kesana! PALLI!!!” Ucap Sungmin keras mengajak kedua adiknya untuk segera bergegas pergi.

Mereka bertiga pun segera berlari kencang menuju ke rumah tua yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka. Mereka mengira bahwa Leeteuk menyandra dan membawa Henry ke tempat dimana mereka semua pernah bertemu dengan para penghuni kegelapan tersebut.

Begitu sampai disana, tanpa ada rasa sabar, baik Sungmin maupun Donghae segera membuka pagar rumah tua itu dengan sangat  keras dan kasar. Mereka benar-benar panik akan keselamatan Namjachingu adik mereka, Sungchan. Mereka bertiga segera berlari menuju ke semua tempat yang berada di rumah tua tersebut.

“HENRY..!!!”

“HENRY!!!!! NEO EODISSEO???”

“HENRY OPPAAAA!!!!”

Begitulah mereka bertiga mencoba berteriak sepanjang penjuru rumah, mulai dari pekarangan dan halaman hingga garasi rumah tua itu. Saat seluruh bagian luar rumah tua itu nihil mereka cari, Sungmin dan Donghae yang sama-sama berdiri didepan pintu masuk rumah itu pun menatap satu sama lain.

“Hae-ya..”

“Hyung.. satu-satunya tempat yang belum kita periksa..”

Donghae menoleh ke arah pintu masuk rumah tua itu, seakan memberi tanda pada Sungmin untuk ikut mencarinya didalam. Sungmin juga seakan setuju. Ia pun menganggukkan kepalanya mantap.

“Sungchan, kau tunggulah disini. Terlalu berbahaya kalau kau juga ikut ke dalam!” Ucap Sungmin menyuruh Sungchan. Sungchan menggeleng.

“Ani Oppa.. aku harus ikut.”

“Dongsaeng, dengar!!! Ini terlalu bahaya. Apa kau ingin diserang lagi oleh vampir-vampir itu, Hah?! Percayalah, Oppa akan segera membawa Henry keluar dari sini!!” tegas Sungmin.

Sungchan mau tidak mau pun akhirnya menurut. Ia menunggu di halaman, menunggu kedua kakaknya datang menyelamatkan Henry. Donghae dan Sungmin kini mulai berancang-ancang masuk. Mereka berdua menemukan kesulitan karena pintu rumah tua itu terkunci rapat.

“Kita Dobrak hyung..” Ucap Donghae menyarankan.

Sungmin pun mengangguk setuju. Mereka berdua segera mengerahkan kekuatan untuk mendobrak pintu yang terkunci itu. Hingga pada dobrakan ke tiga, pintu itu terbuka dengan keras. Sungmin dan Donghae pun segera berlari masuk ke dalam rumah tua itu. walaupun keadaan didalam rumah agak gelap, tapi itu tidak membuat Sungmin dan Donghae menyerah untuk mencari keberadaan Henry.

Mereka berdua terus menerus memanggil nama Henry. Berharap mereka menemukan henry dalam keadaan selamat. Seluruh ruangan mereka periksa satu persatu. Tidak ada yang dilewatkan satu pun. Namun tetap saja nihil.. Mereka memang tidak akan pernah menemukan Henry disana. Hingga akhirnya mereka tiba di ruangan tempat Heechul menghabisi nyawa seorang wanita saat itu.

“Haish.. eottokhae, Hyung?? semua ruangan disini sudah kita periksa. Tapi tidak ada tanda-tanda Henry dibawa kesini.” Donghae terlihat frustasi. Sungmin terdiam. ia juga tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk menemukan Henry. Saat mereka sedang asik-asiknya larut dalam pikiran masing-masing, tiba-tiba Donghae kembali teringat sesuatu.

“Aaahhh…Hyung, mungkinkah Henry di bawa ke Dunkelheit castle??” Sungmin menoleh terkejut dengan ucapan Donghae barusan.

“Dun… Dun Apa kau bilang??”

“Dun-kel-heit castle..” Ucap Donghae mengeja.

“Mwo?! Tempat apa itu?? Ya!! Donghae, kau jangan mulai lagi!! Sudah cukup kemarin kau mengatakan bahwa aku adalah Oracle atau apalah itu.. sekarang kau malah menyebutkan nama tempat yang bahkan untuk dieja saja sangat sulit!! Shireoh!!! Aku tidak mau mendengarkan usulmu!!!” ucap Sungmin panjang lebar tidak membiarkan Donghae menjelaskan sedikitpun pada hyung nya itu.

Donghae yang agak sedikit kesal itu, akhirnya langsung menarik tangan Sungmin untuk keluar dari sana. Sungchan yang melihat kedua kakaknya keluar dari rumah itu tanpa membawa Henry terang saja panik dan langsung bertanya apa yang terjadi. Tapi sayang, tak ada jawaban sedikitpun dari mulut Donghae. Sedangkan Sungmin yang awalnya mau menjawab pun, mulutnya langsung dibungkam oleh tangan Donghae.

“Sudah, kalian tidak usah cerewet!!! Ikuti saja aku!! Aku tahu kemana Henry dibawa mereka.” Ucap Donghae sambil terus berjalan sambil menarik tangan Sungmin dan diikuti oleh Sungchan dibelakangnya.

Begitu mereka sampai ke dalam rumah mereka, Donghae segera bergegas masuk kedalam ruang tempat ia membaca buku tua tadi. ia mengambil buku tersebut dan juga kunci mobilnya. Dengan segera, ia mengajak Sungmin dan Sungchan untuk naik ke dalam mobil yang terparkir didalam garasi rumah, tanpa memberikan kesempatan pada Sungmin dan Sungchan untuk berbicara dan membawanya pergi ke tempat yang ia sangka sebelumnya.

****

Heechul masuk ke dalam kastil tempat para penghuni kegelapan tinggal dengan wajah yang penuh dengan amarah yang membara. Diikuti dibelakangnya, Hyemin yang lebih menunjukkan raut wajah yang tegang dan ketakutan. Ia begitu cemas memikirkan apa yang akan terjadi dengan teman-temannya tidak akan lama lagi. Dan benar saja.. saat Heechul dan Hyemin sudah memasuki ruangan tempat persembahan biasanya berlangsung, Heechul dan Hyemin melihat Kyuhyun dan Eunhyuk sedang berdiri cemas memandang tubuh Leeteuk yang sedang melemah.

PLAAAAAAKKKK…. BRUUUKKKKKK!!!

Heechul menampar pipi Kyuhyun dan Eunhyuk dengan kekuatannya hingga tubuh mereka berdua terlempar kebelakang dan mengenai beberapa benda yang berdiri disana. Ditatapnya Eunhyuk dan Kyuhyun yang sedang berusaha berdiri itu. Diarahkannya kekuatannya pada Eunhyuk dan Kyuhyun hingga mereka berdua berdiri dan tubuh mereka terbanting ke tembok belakang mereka.

“BABO!!!! Bagaimana bisa kalian berdua membiarkan seorang Oracle masuk kedalam kastil ini, HAH?? Dan bagaimana bisa kalian membiarkannya pergi??!!!” tanya Heechul keras persis didepan wajah Eunhyuk dan Kyuhyun.

“Mianhe, Heechul-ah.. Bu..Bukan kami yang membawanya kemari. Tapi…” Belum sempat Eunhyuk menjawab, Heechul yang sepertinya sudah tahu dalang dibalik masalah ini langsung menoleh ke arah Leeteuk.

Ia pun kemudian menghampiri tubuh Leeteuk yang tengah terbaring. Kembali, terlebih dahulu ia mengambil Legionne dan segera diarahkannya Legionne tersebut ke tubuh Leeteuk. Sama seperti Hyemin dan Kyuhyun saat itu, Leeteuk juga berteriak kesakitan ketika kekuatan dari mata legionne itu masuk kedalam tubuhnya. Ia bahkan sempat kejang-kejang menerima kekuatan besar dari senjata tersebut. hingga akhirnya, tubuh Leeteuk kembali normal. Ia mencoba bangun dari tempatnya berbaring dan segera menoleh kearah heechul untuk berbicara sesuatu padanya.

“Hee.. Heechul, Mianhe… aku lah yang salah dalam hal ini” Ucapnya begitu pelan.

“SAMPAI KAPAN KAU MAU BERTINDAK TIDAK MENGGUNAKAN OTAKMU, HAH?!?!?!?!” Teriak Heechul pada Leeteuk.

“tidak hanya pada gadis itu saja kau selalu gagal melakukan tugas mu. Kali ini, bahkan dengan bodohnya kau kalah melawan seorang Oracle yang jelas-jelas kau bawa sendiri kesini! DIMANA OTAKMU??? APA SUSAHNYA KAU TINGGAL MEMBUNUHNYA?!!???”

Semua terdiam.. tidak ada yang berani menjawab semua ucapan Heechul. Mereka semua tahu, melawan atau menjawab ucapan Heechul berarti sama saja kau mencari mati pada raja iblis itu.

“Aku tidak mau tahu, sekarang KEJAR DIA!!! TANGKAP & HABISI DIA!!! KYUHYUN, LEETEUK, LACAK DIMANA DIA BERADA!!! Hyemin, kau ikut aku!! Dan kau, Hyuk.. ikuti kami!! aku membutuhkanmu untuk membunuhnya nanti!!!”

Segera, semua orang yang berada disana bersiap dan pergi keluar setelah Heechul memerintahkan mereka dan membagi tugas mereka satu persatu. Sebelum mereka benar-benar pergi, Kyuhyun dan Leeteuk terlihat sedang berkonsentrasi untuk menemukan dimana Henry berada.  Kyuhyun berkonsentrasi untuk menajamkan pendengarannya, mencoba mencari tau  kemana langkah kaki Henry tertuju. Sedangkan Leeteuk, ia berusaha mengendus aroma tubuh Henry hingga nantinya mereka semua bisa melacak dan menemukan Henry secepatnya.

“Dia berlari ke arah Nohwon..” ucap Kyuhyun dengan suara beratnya.

Heechul pun kemudian memberi aba-aba pada semua anak buahnya untuk segera berangkat menuju daerah Nohwon untuk menemukan Henry. Hanya dalam beberapa detik, kini kelima penghuni kegelapan itu melesat ke udara dan berlari dengan awan sebagai pijakan kaki mereka.

****

PLUUKK…

“Aaawww…!!! YA!! Donghae-ya, apa maksudmu melemparkan buku ini kearahku??” Sungmin ngomel-ngomel karena Donghae dengan seenaknya melemparkan buku tua miliknya yang di temukan di rumah tua itu pada Sungmin yang sedang melamun hingga mengenai tubuh kekar pria itu.

“Haish… baca itu hyung!!! kau akan menemukan semua informasinya disana!” jawab Donghae tanpa melepaskan pandangannya dari jalanan didepannya.

“SHIREOH!!! Ini hanya buku tua, Hae! Kita tidak butuh teori! Yang kita harus lakukan sekarang adalah menemukan Henry dan menyelamatkannya!”

“Aish..Jinjja!! aku tahu Hyung.. tapi setidaknya, bacalah sedikit beberapa halaman yang berada disana. Percaya padaku, semua yang tertulis dibuku itu bisa membantu kita menemukan Henry!” Sungmin terdiam. Ia terlihat menimbang-nimbang sejenak semua ucapan dan perkataan Donghae barusan. Ia menoleh ke arah Donghae yang sedang menyetir itu sejenak.

“Oppa.. aku rasa ucapan Donghae Oppa tadi ada benarnya. Tidak salah kan kalau Oppa membacanya sedikit?! Siapa tahu buku itu memang menyimpan banyak informasi yang kita butuhkan..” Sungchan yang sedari tadi terdiam kini ikut-ikutan bicara.

Sungmin pun menyerah. Dengan desakan dan paksaan dari kedua adiknya itu, ia akhirnya mau membuka buku itu perlahan-lahan. Dibacanya pelan-pelan kata perkata yang tertulis disana. Dicobanya untuk memahami semua kalimat yang terkandung didalamnya.

‘Setiap insting para Oracle akan selalu benar. Bahkan walaupun ia meragukan instingnya sekalipun. Jiwa para Oracle akan selalu terhubung satu sama lain dan tidak akan terpisahkan. Kekuatan pikiran dari lambang merekalah yang membuat mereka selalu terhubung sejak masa lalu. Tidak akan ada yang pernah mengetahuinya, bahwa antara Oracle yang satu dengan Oracle yang lain terdapat sebuah tali yang secara tidak langsung akan menghubungkan mereka dengan musuh utama dan lawan mereka nantinya.’  Ucap Sungmin dalam hati. Ia bingung dengan kalimat yang tertulis disana. Sudah berkali-kali ia membaca seluruh kalimat itu, namun tidak ada satu makna pun yang dapat ia tangkap dari sana.

“Aku tidak mengerti apa maksudnya. Di buku ini ditulis kalau setiap insting para Oracle akan selalu benar.. apa mungkin…??” Sungmin terlihat berpikir kembali. Ia kemudian terlihat menoleh ke arah Donghae. Seperti tahu apa yang ada dipikiran Sungmin, Donghae pun kemudian mengangguk mantap.

“BINGO! Karna kau adalah Oracle, jadi gunakan instingmu untuk menemukan dimana Henry.” Ucap Donghae mantap.

Sungmin menggeleng. Ia terlihat semakin kebingungan dengan semua kenyataan yang dihadapinya akhir-akhir  ini. Ia tidak percaya dan bahkan tidak ingin disebut sebagai Oracle atau apapun itu. tapi di sisi lain, sang adik, Donghae selalu mencekokinya dengan berbagai macam bukti yang mau tidak mau membuat hatinya sedikit goyah untuk mempercayai semua ucapan Donghae.

“Ani.. aku tidak bisa!!”

“Mwo?! Wae?? Ayolah hyung… kau pasti bisa!!! Tinggal katakan saja padaku nama tempat yang sedang kau pikirkan atau sesuatu yang kau inginkan untuk kita pergi kesana.”  Donghae memaksa.

“Ne Oppa.. jebal.. kalau bukan Oppa, siapa lagi yang bisa membantu kita untuk menemukan Henry Oppa?!” Sungchan terlihat semakin cemas. Pikirannya yang kacau membuatnya memaksa Sungmin secara terus menerus, hingga akhirnya Sungmin pun menyerah.

“Arraseo..arraseo!!! hatiku berkata kalau kita harus ke daerah Nohwon sekarang! Puas kalian?!” Ucap Sungmin ketus. Donghae yang mendengar ucapan hyung nya itu langsung tersenyum lebar. Dengan sekali hentakan keras, Donghae langsung memindahkan persneling mobilnya dan menginjak pedal gas melesat menuju Nohwon.

****

Henry terlihat sudah sangat kelelahan berlari. Ia tidak tahu sudah berapa lama dan berapa jauh kakinya membawanya  pergi dan kabur dari kastil iblis itu. Nafasnya begitu memburu. Dadanya cukup sakit karena sejak tadi dipaksanya untuk terus bekerja keras memompa udara untuk tubuhnya. Ditambah lagi seluruh tubuhnya juga sakit tidak karuan karena siksaan dan perlakuan kasar dari para vampir-vampir tidak berperasaan itu.

Henry mencoba menyingkir. Ia menyandarkan tubuhnya ke sebuah batang pohon yang berada di sebuah taman kecil di daerah Nohwon. Ia terlihat sedikit memejamkan mata untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak, sambil sesekali ia juga terlihat waspada kalau-kalau vampir-vampir itu menemukannya.

“Heuh.. percuma saja ia terlihat waspada seperti itu! kita bahkan sudah menemukannya terlebih dulu!” ucap Kyuhyun yang tengah berdiri tegap di atas angin.

“baiklah, kita serang sekarang!! Buat agar semua manusia-manusia yang ada ditaman itu tidak curiga dengan keberadaan kita!!” Perintah heechul.

Heechul, Hyemin dan Eunhyuk kemudian melesat turun ke bawah. Henry yang merasakan hawa panas didekatnya langsung refleks menoleh. Dan benar saja, ia kini melihat dua orang pria dan satu orang wanita tengah berjalan kearahnya sambil menunjukkan wajah jahat serta nafsu membunuhnya. Henry yang kembali ketakutan itu segera menoleh kesegala arah. Memang ditaman itu banyak orang. Tapi Henry sadar.. ia tidak mungkin berteriak meminta tolong pada mereka. Karena Henry tahu, orang-orang itu pasti tidak akan percaya dengan semua perkataannya jika ia bilang bahwa ada vampir yang sedang mengejarnya.

Merasa nyawanya kembali terancam untuk kedua kalinya, Henry langsung kembali berlari dengan sangat cepat. Begitu juga dengan tiga vampir iblis itu, mereka juga melesat mengejar Henry. Heechul, Hyemin dan Eunhyuk terpaksa berlari seperti layaknya manusia biasa, karena mereka tidak mungkin melesat seperti yang biasa mereka lakukan jika mereka sedang melebur bersama dengan manusia seperti sekarang ini.

Henry terus berlari. Ia tidak peduli kemana pun ia berlari. Yang jelas, ia harus kembali selamat dari sergapan para penghuni kegelapan itu. Sayangnya Henry juga tidak menyadari, bahwa ia tidak hanya dikejar melalui darat saja. tetapi dua orang vampir lainnya kini sedang melesat diatas udara untuk mengejar Henry dan memastikan pria manis itu tidak akan lepas dari genggaman mereka.

“Hyemin-ah, ikut aku!!! Eunhyuk, kau cari jalan pintas dan sergap ia hidup-hidup jika kau sudah menemukannya!!!” Heechul terlihat memberi aba-aba.

Dengan segera, Heechul dan Hyemin memisahkan diri dari Eunhyuk. Eunhyuk terlihat berlari masuk kedalam sebuah gang kecil yang terapit dua dinding restoran disana. Sedangkan Heechul dan Hyemin terlihat sedang menghampiri seseorang yang hendak masuk kedalam Porsche miliknya. Tanpa permisi terlebih dahulu, Heechul langsung menyingkirkan tubuh pria pemilik mobil itu dengan tangannya.

“Hei!! YA!! YA!!! Mau apa kalian?!” Teriak pria itu saat melihat Heechul sudah memasuki kursi kemudinya terlebih dahulu.

Hyemin turun tangan. Ia mendekati pria itu. Diraihnya pria itu, disentuhnya pula leher pria itu begitu lembut dan Ditatapnya mata si pria begitu tajam. Diubahnya mata gadis itu menjadi warna putih untuk menghipnotis dan membuat si pria pemilik mobil itu melemah dan pingsan akibat kekuatan dari matanya. Setelah semua tugasnya selesai, Hyemin segera mengikuti Heechul masuk kedalam mobil curian mereka dan segera melesatkan mobil itu menuju ke arah Henry.

Henry yang masih terus berlari sambil sesekali menoleh kearah belakang. Namun, ia terheran-heran saat tahu bahwa ketiga vampir itu tidak lagi mengejarnya. Tapi Henry tidak ingin bersenang hati. Ia tahu, pasti ketiga vampir yang mengejarnya itu sedang mencari cara lain untuk kembali mendapatkannya.

Dan benar saja, saat ia sedang asik-asiknya larut dalam pikirannya, secara mengejutkan sebuah mobil keluar dari pertigaan tak jauh dari tempatnya berdiri. Melihat siapa yang menyetir mobil itu, Henry kembali tersadar. Ia kembali berlari sekencang mungkin menghindari usaha Heechul dan Hyemin yang masih terus mengejarnya dengan kecepatan tinggi. Sedangkan Kyuhyun dan Leeteuk, mereka juga masih melakukan pengejaran di atas udara. Karena gemas, Leeteuk pun mengeluarkan kekuatannya dan mengarahkannya ke Henry.

BRUUUKKKK…

Henry terjatuh akibat kekuatan Leeteuk tersebut. Ia mencoba bangkit berdiri dan kembali berlari. Tidak puas saat melihat kinerja Leeteuk, Heechul yang sedang menyetir mobil Porsche itu kembali menambah kecepatannya. Ia tidak peduli seluruh jalan raya menjadi kacau balau akibat perbuatannya yang brutal. Ia terus mengarahkan mobil tersebut ke arah Henry.

Ditempat lain, tidak jauh darisana, mobil Merci yang sedang dinaiki oleh Sungmin, Donghae dan Sungchan terus melaju. Tidak henti-hentinya mereka terus memandang ke arah sekitar mereka, berharap bahwa mereka bisa menemukan dimana Henry berada. Hingga akhirnya mereka hampir tiba di sebuah perempatan yang cukup sepi didaerah itu, Donghae yang sedang fokus melihat ke kiri dan kanan pun tidak sadar bahwa kini seseorang sedang menyeruak ke jalan raya dengan  paniknya tanpa menoleh ke arah mobil yang Donghae kendarai berada.

“OPPA, AWAAAAASSSSSSSSSSSS…..!!!!” Refleks Donghae menoleh ke arah depan dan begitu terkejut melihat seseorang sudah berdiri beberapa meter dari mobilnya yang berjalan.

CKIIIIIITTTTTTTTTTTTTT…..

Beruntung, didetik-detik terakhir, Donghae berhasil menghentikan mobilnya. Dan betapa terkejutnya Sungmin, Donghae dan juga Sungchan saat melihat siapa orang yang hampir saja mereka tabrak.

“Henry Oppa” Sungchan langsung melesat keluar dari mobil dan diikuti Sungmin dan Donghae dibelakangnya.

“Channie…” Henry tersenyum lega. Ia pun membalas pelukan Sungchan padanya.

“Oppa, gwaenchanayo?? Aku benar-benar cemas!”

“Henry, gwaenchana??”

Mendengar nada khawatir dari kekasih dan calon iparnya, Henry hanya mengangguk sambil tersenyum kecil ke arah Sungmin dan Donghae.

“Tapi…”

“Mwo?! Wae kudae Hen??” tanya Sungmin penasaran saat melihat tingkah laku Henry yang terus menerus menoleh ke arah belakang.

“Vampir-vampir itu… mereka semua masih mengejar ku sampai sekarang.”

Sungmin, Donghae dan Sungchan yang mendengar itu pun terkejut. Mereka berempat kemudian terlihat waspada dan mencoba menoleh ke berbagai arah mengantisipasi kedatangan para vampir iblis itu.

Dan benar saja, suara decitan ban mobil yang begitu keras membuat mereka berempat menoleh ke arah kiri mereka. Mobil yang ternyata adalah mobil yang dikendarai heechul itu kemudian berhenti mendadak ketika melihat pemandangan didepannya. Melihat siapa yang sedang berada bersama Henry, Heechul pun turun dari mobilnya diikuti Hyemin.

Tak berselang lama, kini Eunhyuk dan juga Kyuhyun dan Leeteuk ikut-ikutan muncul dihadapan mereka semua, para manusia. Sungmin, Donghae, Henry, dan Sungchan yang memang sudah pernah bertemu para iblis itu langsung menghadap ke arah mereka semua. Wajah Heechul terlihat semakin tidak bersahabat. Rahangnya terlihat mengeras takkala tahu bahwa dua orang Oracle berada di hadapannya. Sedangkan Sungmin yang pernah diserang mereka juga tidak mau kalah. Ditatapnya Heechul dengan penuh keberanian.

Mereka semua kini tengah berhadapan satu sama lain.  Menatap musuh serta lawan utama mereka dengan tatapan yang seolah-olah akan menjerat satu sama lain. Mereka berdua, Heechul dan Sungmin, para pemimpin penguasa kegelapan serta para manusia terpilih, menunggu satu sama lain. Mereka berdua menunggu.. menunggu siapa yang akan memulai pertarungan ini dan siapa yang akan mampu bertahan dengan kekuatan yang mereka miliki masing-masing.

-TO BE CONTINUE-

54 thoughts on “WHEN THE ‘DARK LORD’ REIGNS : The Second ORACLE (Part 5)

  1. Minnie ur so cool,
    Hae ur the best,
    Hanry ORACEL? fakta yg mngejutkn,
    Tmbh seru bagt TDLR.
    Siapa yg bkal mnang y kira2?

  2. Wiiii…jd henry jg oracle????
    Kya….sm dong kyk sungmin oppa
    jd skrg udah ada 2 oracle
    tggl satu oracle lg yg blum diketahui..
    Ahh seru eonni, dan sungmin msh setengah percaya gtu klo dia adlh oracle haha….
    Untung keputusannya selalu benar walaupun dia ragu
    aaaa….kelanjutannya pasti lbh seru kan? Ahh pastinya
    aku tunggu kelanjutannya walau penasaran tp ttep hrs sabar
    gumawo eonni…

  3. Eonnie,,, seru, kira2 sapa lg yg bkalan kluar n jdi oracle ya,,,??
    Gila vampire-nya sadis2 bgt,,
    Eunhyuk, keren bgt,, jd ngbyangin eunhyuk yg di opera,,
    Lnjutannya dtng9u sgra unn,,
    Gomawo,, daebak dh ff-nya,,,

  4. wahh, makin seru aja ya….
    aigooo, heechul oppa, km koq kejam bgt T_T….but, don’t worry oppa, aq ttp cinta koq #plak* hehehe….
    hayooo, siapa yg bakal jd the next oracle?? gak nyangka ternyata henry jg oracle…
    ditunggu lanjutanx saeng….

  5. kyaaaaa~ heechul keren bgt dah pas lg marah2 *eh? =D
    pas dstu diblang kl heechul & hyemin pke kacamata utk menghindari sinar matahari jd ingt kl heechul kn sring pke kacamata kl dmna2, jgn2 dy vampir…hahaha *abaikn -_-

    henry oracle??? wah daebak, jgn2 oracle trkhrny abang hae >o<
    lnjut min, NC-ny jgn lupa yak xD

  6. CAYANG BANGET PART 4 NYA KELEWAT

    MBAYANGINYA KAYAK MAU PERANG GITU ENDINGNYA PART INI
    INGET FILM TWILIGHT JADINYA

    AUTHORNYA HEBAT&KREATIF
    *SUKSES Y *

  7. Huaaaa~

    Henry ORACLE !! Gak nyangka .
    Tpi daebakkk~

    Jdi mkin deg deg an dech !!

    Mkin penasaran .

    Lanjut bca part 6 .

  8. Hua….kok henry sih?….
    aku kirain sungchan… huwaaaaaa~~~~~
    Udah gt para vampirnya kejam~~~~~………….

  9. aiggooo…makin tegang ajeeee…
    gw kiraaa henryy mattiii…

    taunya dy oracle jugaaa…

    kayanya semuanya oracle deh..
    sungmin..donghae..sungchan..henry…

    mau bngd jd sungchan, di kelilingin ama namja tampan…hahaa

    btw..oracle ya??? itu kan database…kkkk

  10. duh abang kyu kejamm!! tp kok malah kren ya ngebayanginnya.. cocok emang udh bwaannya evil sih.. kkkk~😄 trus ntar sungchan nya sma siapa thor??

  11. Crita ny mnegangkn…..
    Hanry jd Oracle????
    Gk nyangka…..
    Para Vampir ny jg kejam+sadis…..
    Jd ingt bngsa Volturi d film twiligh…..
    Keren…..
    Bca next chap slanjut ny….. ^^

  12. hua Henry jadi oracle, jangan2 selanjutnya Donghae oppa oracle nya. Makin penasaran aja, siap2 akan ada pertarungan nih.

  13. Kya!
    Oracle ke 2 itu henry?
    Trus yang ke 3 itu siapa??
    Jujur ff ini susah aku tebak kelanjutan nya..:)

    go to the next part..

  14. yeey~ henry oppa jdi oracle..
    udh 2nih siapa satu lagi nya yaa ??
    sumpah kebayang bgt pas baca..
    bener2 fantastik dehh
    susah di tebak bgt jalan cerita nya..
    jangan2 donghae yg jdi oracle selanjut nyaa..
    kyaa penasarn bgt dehh

  15. Kiranya hen sudah dibunuh d part ini, ternyata hen seorg oracle, tpi kasihan hen tersiksa

    Trus oracle selanjutnya siapa? Apa antara sungchan n donghae?

    Lalu nasib cinta antara leeteuk dan sungchan bagaimana?

    Makin penasaran thor

  16. aksi kejar mengejar lmyn nikin tegang
    agsk gokil liat tingkah sungmin yg gk percaya low dy oracle
    sdh 2 artiny tnggl 2lagi siapa??donghae kah ma sungchan
    *ngawur hehehehe

  17. Part 4 terlewatkan, nnti ajj deCh minta passwordnya. Dipart ini, 2 Oracle sudah muncul tinggal tunggu Oracle keempat dan kelima. Ya ampun, aku bingung mau comment apa lagi, alnya kmrin uneg2-ku sdh ‘keluar semua’

  18. Yaaahhh ksian bgt henry, dsiksa kyk gt.. Ckckckck.. Tp untuuuuung bgt henry bs slamat.. Tuh kn bner henry tu slh satu dr oracle.. Kira2 sp lg ya?

  19. ahhh kelewatan.part depanya jd gak.dong lg deh
    hiks hiks q pensaran nih
    moga q.bisa dpt pasword deh
    mohon d cek ya author
    sekali lg mkasih ya uda post ff yg bisa q baca scra gratis

  20. kyaaaaaa gw bner henry slh 1 oracle yeay!!! :’)
    who are the next 2 oracles? *penasarancoy
    yaaaa I love it love it!!!
    author, i like the way you tell the casts’s characters!
    critanya seru, mnegangkan,
    all well done!

  21. wow … g nyangka henry oracle…
    makin menegangkan…
    tinggal 2 oracle lagi.. akankah itu hae atau shunchan atau ada cast lain??
    beneran penasaran…

  22. Autor, maaf yah, maaf banget,, aku kan baru minta pw part 4 nya,, aku masih penasaran jadi aku terobos ke part 5, maaf yah,,

    demi apa henry keren banget, pdhl dia sendirian, tapi pas tau dia punya kekuatan, dia langsung berani menantang,,,
    donghae kocak, ih, maksa2 aja,, tapi klo ga dipaksa sungmin pasti ga ngasih tau apa yg isntingnya katakan,,
    leeteuk cemburu ya,,
    aku ke part 6 yah,, gomaweo for nice ff nya

  23. aksi kejar-kejaran bikin merinding, jasian henry oppa hrs dikejar kayak gtu, untung sungmin oppa, donghae oppa sma sungchan eonni dateng tepat waktu -_-
    author aku minta pw part sebelumnya.
    gomawo🙂

  24. Bedeeehhh…. Kereennn…..
    Seruu bangettt….. Kyk themovies hollywood gituu… Tooppp…..

  25. Aaaaa… Ternyata Henry juga salah satu The Chosen people toh.. Sama kaya Sungmin.
    Nah terus gimana sama Sungchan juga Donghae? Mereka sama juga?
    Dan pertanyaan terbesar, keapa mereka bisa mempunyai tanda atau benda itu? Pemberian dari keluarga pa gimana?
    Butuh penjelasan nih Thor..

  26. OOMMOO !!! Bagaimana bisa henry oppa seorang oracel ??

    sungmin oppa hebat bnget berani berhadapan ama di raja vampire,😀

    seharusnya gak secepet ini oracel selanjutnya ketauan, aku pingin liat para vampire pusing dlu cari oracel😀

  27. Wow ternyata henry jg termasuk ke dalam 4 org choosen people yah, kira2 yg 2 org lagi siapa yah, donghae sama sungchan kan? Makin penasaran sama ceritanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s