SARANGHAE…. ♥

Author : Ryeongg_9

Tittle  : Saranghae…..

Cast    : Park Jiseun,Kim Ryeowook,Yesung,Kim Kandarshian,Kim  Hyo Hoon,Park Jungsu a.k.a Leeteuk,Lee Hyuk Jae,Cho Kyuhyun, and other cameo.

Genre  : Sad,Romance,Friendfship

 

Annyeong haseo! Ini ff prtama yg aku buat. Jd maklumin kalo ada salah salah kata nantinya. FF ini aku buat untuk @Tasya Rizkina, @Chika thu Fasikha, @Febrianda Lee Sungmin ELF. Terlebih dulu aku minta maaf pada Tasya, karena dsini dia jdi yeoja jahat. Miannn….. Aku berharap ff ini bisa buat para readers serta tmen2ku  suka dan menikmatinya (?) Dan mendapat respon yg positif dari para member serta tmen2ku J ^^ Gomawo kalo yg mau baca!!! Mian gaje dang ga seru, heheh… Don’t be silent readers okey??? Read, Comment, Like or RCL!!

 

HAPPY READING ALL!!

AUTHOR POV.

Park Jiseun, yup! Anak 16 tahun yg duduk d bangku kelas 1 SMA d sekolah Seongdong Senior High School *ngasal,sumpah* ini mmpunyai wajah cantik, berperilakuan polos, ceria, dan pintar. Tak sedikit namja yang menyukainya. Hal ini membuat Jiseun risih, karena namja2 itu terus menggodanya. Tp itu smua hanya d blas dengan senyuman oleh jiseun.

“Par Jiseun!! Bangun sudah pagi!” Ujar oppa jiseun pada dongsaeng ksanyangannya sembari menepuk pudak jiseun lmbut.

“Eungghhh, sekarang hari minggu oppa.. aku mau tidur lagihhh.” Jwb Jiseun malas dan menutup sluruh tbuhnya dengan selimut.

“Kau lupa ada janji dengan siapa, saengiee?” Oppa jiseun, yg bernama Leeteuk itu dengan sabar membangunkan dongsaengny yg lupa akan janjinya dengan seseorang.

“Siapa??? Aku tak ada janji oppa. Sudahlah aku mau tidur lagi.” Jiseun sekarang mmbuka selimut yg mnutupi wajahya dan menatap oppa nya itu.

“Sekarang dia sedang menunggumu d luar. Cepatlah jiseun. Dia sudah menunggumu lbh dari stengah jam…” Jelas Leeteuk. “Cepatlah” sambungny lgi, dan kluar dri kamar jiseun.

JISEUN POV.

Aku ada janji dengan siapa? Ahh, aku sedang malas untuk bangun. Mataku berat sekali, semalam aku tdur pukul 3 gara2 liat FC (Football Club) ksayanganku d TV.  Ku lirik jam d atas meja blajarku, pukul 9. Aku duduk d tepi ranjangku dan mgingat ssuatu. 1….2…..3….4….5…. OMO!!!! Aku baru ingat ad janji dengan Ryeowook oppa!!! Aigooo!!! Aku branjak dri ranjangku mnuju kmar mandiku. Slesai, aku mmakai baju selengan bwarna netral/putih, dengan rok selutut bwarna orange. Aku segera mngambil tas ksayanganku bwarna senada dengan rokku. Aku suka simple tdak suka belbihan atas penampilanku.

RYEOWOOK POV.

‘Aishh… Yeoja ini lama sekali, sudah sejam aku mnunggu d ruang tamunya. Akan kuberi hukuman untuknya..’ Batinku. Skilas aku mlhat pintu kmarnya perlhan2 terbuka, tmpaklah wanita ceroboh itu. Aigoo! D…ddiiaa cc..ntiikkk ssekali.. Aku mlihat tampilannya yg sangat minimalis tp terlhat menarik. Wajahnya hanya d dandani dgn bedak tpis dan lipstick bwarna pink. Sungguh, aku kali ini tak bisa mnghindar dri kcntikannya.

“Ryeowook oppa, mianhae aku tlat… Aku lupa ad janji dgnmu hari ini, smalam aku tdur pukul 3, jd aku ngantuk sekali smpai lupa kita ada janji.” Ucapnya pelan dan menundukan kepalanya. Trlihat sekali dia mrasa bersalah, tp aku tetap akan mmberinya hukuman.

“Tp kau harus kuberi hukuman… Cpat ikut aku!” Aku mnarik tgnnya mnuju mobilnya.

“OPPA!! AKU PERGI DULU!” Triaknya pada leeteuk hyung.

“NE, HATI2.”

Di prjalanan….

“Oh ya, orang tuamu kmana?” Tnyaku mmcah keheningan yg melanda (?) d dlam mobil ini.

“Oh, itu, orang tuaku pergi k Italia. Ada pkerjaan disana.” Jwbnya tak mlirik padaku. Dia tetap mmandang k arah depan.

“Ohh, berapa lama?” tanyaku lagi.

“Skitar setahun. Eumm, mana lagi, oppaku bulan 2 tahun depan mau brangkat k Jerman untuk mengurusi kuliahnya d sana.” Ucapnya sedih. Aku tau keadaannya skg. Orang tuanya, mungkin setahun hanya 2x menjumpai dia dan leeteuk hyung, dan stelah itu perg lagi entah kmana.

“Omo! Trus kau dengan siapa d rumah? Perlu kutemani untuk menjaganmu di rumah besarmu itu?” Sranku padanya. Jiseun menundukan kepalanya. Kuyakin wajahnya memerah sekarang. Ahaha, lucu sekali dia …

“A..ani oppa… Aaa.. aku sudah biasa sendiri dirumah.” Jiseun tersenyum padaku.

“Benar tidak mau? Bagaimana kalau tiba2 ada makhluk besar menghantuimu??” Aku menaku-nakutinya. Aku tau dia tkut dengan yang namanya HENTU. Ahahah….

“MWO!!? AAAA,ANIIII!” Dia berteriak padaku, dan merangkul pundakku.

“HEYY, Aku sedang menyetir.” Teriakku marah padanya.

“Mianhaeee…” Ucapnya memasang aegyonya d hadapanku.

“Heyy, kau tak dengar aku sedang MENYETIR!?” Aku memarahinya dan menaikan volume suaranku d akhir kata. “Ya sudah, tak usah d pikirkan, sekarang tutup matamu dengan kain ini. Aku maun memberimu hukuman.” Aku memberikan kain panjang padanya.

“Ne..” Jiseun pun menutup matanya. “Sekarang apa?” Tanyanya padaku

‘semoga tidak besar hukumannya.’ Batin jiseun.

“Naaah, sudah sampai. Tunggu sebentar aku membuka pintumu dulu. Jangan mengintip! Kalau mengintip, matamu bintitan (?).

“Ne ryeowook oppa sayang. Ahahah.”

Deggg! Apa dia bilang?? Sayang?? Omona, sudah pasti wajahku memerah sekarang.

“Aishhh, dasar!” Ucapku salting. Aku segera keluar dan membuka pintu mobil d sebelah jiseun.

“Pelan.. pelan..” Perintahku padanya. Memang, sejak tadi pagi, aku sudah menyiapkan ini smua. Readers gak bleh tau, weeekk😛

Sesampainya d sebuah taman….

 

JISEUN POV.

Aku diberi hukuman apa sebenarnya olehnya. Aku merasakan jari2nya meraba kepala blakangku  dengan lembutnya , dan apaaaa yang terjaddiiiiii tuan2?????? Hayooo, readers udah penasarankan??? Baiklah aku beri tau, dia hanya membuka pnutup mataku -.- Aku kira apa…

“Taraaa, ini kejutan bukan hukuman untukmu” Ryeowook oppa mnuntunku menuju kursi taman yang d hiasi bunga2 cantik diselilingnya.

“Oppa, kau…” Belum selesai berbicara, aku segera memeluknya. Aku terharu dengan ini semua. “baik sekali…” aku melnjutkan kata2ku yang terpotong. Aku mengis bahagia d pelukannya. Dia memblas pelukanku. ‘oppa, jeongmal gomawo. Saranghae’ ucapku dalam hati.

“Ne, kau senang?” Tanyanya padaku masih dalam pelukannya.

“Ne oppa! Aku senang sekali, Jenongmal Gomawo oppa” balasku mentap matanya dalam smpe nyebur (?) *abaikan.

Oh ya, dari kecil aku sudah bersahabat dengan Ryeowook oppa. Dia baik dan perhatian padaku. Orang tua kami juga sama2 dekat. Sejak aku duduk d sekolah dasar aku sudah menyukainya. Tp tdak tau dngan prasaanya padaku. Dan saat SMP dahulu, aku selalu d maki oleh teman2ku, karena selalu bermain dengan Ryeowook. Bilang saja mereka iri dengan kami. Tetapi sejak dahulu ryeowook oppa selalu melindungiku dari orang2 gaje ituh… dan sekarang aku sudah SMA, tetapi keadaan sekarang malah bertolak belakang dengan keadaanku semasa SMP. Aku selalu d perhatikan oleh teman2u, terutama namja. Sering juga, namja2 itu iri pada ryeowook oppa karena kedekatan kami yang semakin lengket. Tetapi jangan salah, aku juga punya musuh bebuyutan, dia sangat menyukai sahabatku satu ini. Saking sukanya yeoja ini pernah mngajak ryeowook oppa k apartemen nya. Sangat gila! Aku melarang ryeowook oppa tentunya. Oh ya, yeoja ini bernama Kim Kandarshian. Yeoja elegant, cntik tapi hatinya, ckck.. dia punya teman2 yg sma dengan kelakuannya. Eumm, aku juga pernah d bantai olehnya. Begini ceritanya….

PLESBEK>>>

 

JISEUN POV.

Saat ini koridor sedang sepi. Aku ingin k toilet sekarang. Aduhhh, aku tak tahan… Cklek, pintu toilet ini aku kunci, tetapi Tiba-tiba….

Byurrrr! Aku d siram oleh seseong dri luar toilet melalui atas pintu yang bolong *kyak yg d mol-mol itu tuh…*

“Hey, siapa yang ada d luar???” aku merasa sangat marah sekarang. “Hey pengecuttt!!! Jangan lari kau!! Sini kalau kau berani, lawan aku” segera ku buka pintu toilet ini. Dan dengan kagetnya d depan pintu toilet, ada Fany songsaenim, guru sejarahku, sekaligus wali kelasku yang sangat galak. ‘Mati aku!’ batinku ketkutan.

“Ikut aku Jiseun-ssi…” Tanganku d tarik oleh Fany songsaenim. ‘Aishhh, perbuatann siapa ini??’ batinku kesal.

“hihiiii…” ku dengar seseorang tertawa sinis padaku. Ku cari sumber suaranya. Terntyata ini ulahnya… Kim Kandarshian, awas kau!

D ruang Fany songsaenim..

“Aku tau ini semua ulah siapa. Kau tak apa2 jiseun?” Tanya songsaenim lembut penuh kasih sayng padaku. Hahhh? Ku kira songsaenim mau mrah padaku. Aku selamat.

“Ne, gwenchanna songsaenim.” Aku tertunduk malu. “ku kira songsaenim mau marah padaku.” Lanjutku.

“Tidak mungkin aku marah pada anak yg tdak berbuat  bersalah. Akan ku hukum dia jiseun.”Songsaenim mengelus rambutku, mmberi isyarat agar aku tenang. “Pakai ini jiseun.” Lanjut songsaenim memberikan jaket untuk ku pakai.

“Tidak usah songsaenim, biar aku saja yg memringatkannnya. Gomawo songsaenim”

“Baiklah, aku menurut saja. Hahah… ne, cheonma.”

Aku pun keluar dari ruang Fany songsaenim. Aku ingin menemui yeoja aneehhh itu!

“Hey, kalian!!!” aku memanggil geng mreka. “Kalau kau iri padaku bilang saja, tak usah begini!” Ucapku ketus pada mereka. Mereka hanya tersenyum mengejek.

“Heyy, asal kau tau kau itu bukan apa2nya d banding kami. Kau tdak cntik, sexy dan lain sebagainya! Kau kampungan, JISEUN!” Kandarshian meraih kerah bajuku.

“Yeoja gila, lepaskan!.” Aku meronta dri cengkraman tgannya d kerahku.

Bugh…bugh… yeoja itu mmukul perutku keras.

“Appo… arggghhh…” aku merintih kesakitan.

“Jangan coba kau mendekati ryeowook sumbaenim lagi! Camkan itu YEOJA KAMPUNGAN, atau kau akan merasakan yg lebih sakit dari ini!” Dia memperingatiku, hahhh???! Emg dia siapa?? Enak saja mengaturku.  Dia melepaskan cengkramannya d kerahku dan pergi seenaknya tanpa mrasa dosa.

“Appo… perutku sakit sekaliii…. Arrggghhh…” aku terkulai lemas d  lantai ini.

Uhuukkk, uhukk *minum kalpanax #plak*

Omo! Aku batuk, tp mengeluarkan darah. Aiiisshh.. sakit sekali perutku..

“Omooo! Jiseun kau kenapa??” seseorang menghampiriku. Tp tiba2 semuanya menjadi gelap, dan aku mrasa tubuhku lemas.

YESUNG POV.

Aigooo… jiseun kenapa?? Segera ku hampiri dia..

“Omooo! Jiseun kau kenapa??” aku panik melihatnya. Tp dia malah tidak sadarkan diri.

Segera ku gendong ala bridal style *hayo, tau gak?* dan membawanya k UKS.

1 jam kmudian, d UKS….

Tok… tok.. tok..

“Ne, masuklah…” Ucapku pada orang yg mengetuk pintu UKS.

“Ye…sunggg?? APA YANG TERJADI PADA JISEUN???!” Dia berteriak padaku, dan ternyata orng itu Kim Ryeowook.

“Aku melihat kejadiannya sunbaenim… mari aku critakan!” Aku menuntun ryeowook sunbaenim kluar UKS.

“Apa yg terjadi?” Dia brtnya padaku, aku hnya mnundukan kpalaku…

“Jadi bgini…..” aku mjelaskan panjang lebar, apa yg aku td lihat.

“MWOOO!!!!? YEOJA ITU LAGIII????” Dia mmbelakan matanya, tak percaya.

“Kau tau yeoja itu??” Aku brtanya balik padanya.

“Ne, dia slalu mengganggu hidup Jiseun…. Karna kandarshian itu…” Dia tak melanjutkan kata2nya.

“APA??!”

“Dia menyukaiku….” Aku trkejut mndengarnya… Knap ini bisa trjadii??? Tunggu duluuu! Stauku, Kim Kandarshian itu menyukai Lee Hyuk Jae…

“Tunggu dulu bukannya Kandarshian suka sama Lee Hyuk Jae itu?” Aku malah tambah bingung, mana yg benar? Dia menatapku bingung…

PLESBEK EN….

Jadi sampai sekarang, aku juga blum mengerti apa yg sbenarya terjadi… Kandarshian menyukai Ryeowook oppa atau Lee Hyuk Jae sunbaenim? Sampai sekarang kami, Aku, Ryeowook, Yesung masih menyelidiki ini semua.

“Jiseun, ini bunga untukmu…” Ryeowook oppa memberikanku sebuah bunga lili, bunga kesukaanku.

“Woww, indah sekali… Oppa, sebenarnya ini semua ada apa?” Aku menatapnya. Dia tersenyum kecil.

“Kau tak tau? Ini tanggal berapa?” Aku menggeleng.

“Aishh, kau ini. Sekarang tanggal 6 November. Masa kau tak tau Jiseun-ssi?”

“Eungg… Aigooo! Kenapa aku bisa lupa?? Tanggal dan bulan ini kan, tanggal dmana kita mengungkapkan janji kita. Mianhae, hahah” Kenapa aku bisa lupa? Ahahah…

PLESBEK…

AUTHOR POV.

“Hey bunga lili! Mari kita bejanji.” Seorang anak kecil, berumur 8 tahun bernama Ryeowook sedang berjalan bersama yeoja berumur 1 tahun lbh muda drinya, Jiseun.

“Janji apa?” Jiseun manatap namja di sampingnya itu.

“Eungg, Kita bejanji! Kita tdak boleh saling marah2an, saling bertengkar, melupakan satu sama lain d masa depan jika kita berpisah, DAN  YANG TERPENTING kita tak bleh mengingkari janji kita ini!” Ryeowook memberikan jari kelingkingnya pada jiseun untuk d lingkarkan dengan jari kelingking jiseun juga.

“Aku janji!” Aku tertawa sehabis itu.

“Berarti kita menjadi sepasang sahabat pada hari ini 6 NOVEMBER! Okey?? Dan jangan lupakan tanggal ini…” Jiseun  mengangguk paham.

PLESBEK EN….

 

Aku jadi semakin canggung dengannya, saat ini… Aku mulai saja pembicaraannya. Aku ingin bertanya siapa wanita yg sekarang ada di hatinya. Tp, aku takut bertanya itu padanya.

“Eummm, Ryeowook oppa… eumm…” Aku menggantung ucapanku.

“Ne, mwo?” Aku menggeleng. “Jangan berbohong. Bicaralah yang jelas.” Suruhnya padaku.

“Oppa, aku ingin bertanya padamu.” Aku meminta ijin padanya terlebih dulu.

“Mwo? Ayolah…”

“Kita kan sudah SMA, dan banyak wanita2 cantik disana. Apakah kau tertarik pada seorang wanita?” Degan ragu aku bertanya ini padanya.

RYEOWOOK POV.

 

Aigoo… dia bertanya apa tadi? Hufff…

“Aku memang sedang menyukai seorang yeoja.” Aku emnundukan kepalaku, aku takut dia marah padaku. Sudah ku ketahui, sekarang Jiseun memang sedang menyukaiku. Ku mengetahuinya dari sahabatnya, Hyo Hoon. Sebenarnya aku juga menyukai Jiseun, tapi aku tak mau berkata jujur padanya dahulu, aku mau memberikan supres *ngasal bgt bang -.-* padanya saat kelulusan nanti.

“Siapa yeoja itu?” Kulihat wajahnya memancarkan rasa kekecewaan.

“Yeoja itu? Aku susah mendeks..ksipkan eh ani, mendekskripsikannya *susah amat bang?* Jiseun. Yang jelas aku sangat mencintainya.” Aku memancarkan wajah bahagiaku, untuk membohongi dirinya. Ahaha… aku berhasil, wajahnya kelihatanya sangat cemburu.

“Baiklah, aku mengerti. Semoga yeoja itu bisa menyukaimu juga.” Jiseun meninggalkan taman ini dengan wajah kesalnya.

“Jiseun! Kau mau kemana?” Aku segera mengejarnya, tapi dia berlari sangat kencang. ‘aishh, begitu saja cemburu’ gumamku kecil.

“Taksii!.” Dia menghampiri taksi, dan dengan cepat menghilang dri hadapanku.

JISEUN POV.

 

Aku menagis sesegukan di dalam taksi ini. Bagaimana bisa Ryeowook oppa menyukai yeoja lain? Aku sudah sangat mencintainya sampai detik ini dan selamnya, mungkin…

Di depan rumah…

Aku segera menyeka air mataku, dan masuk ke dalam…

“Aku pulang!” Aku berteriak sekeras mungkin, menyembunyikan suara sesegukanku.

“Jiseun, makan dulu! Aku membekinkanmu bbimbab.” Leeteuk oppa meneriakinku dari dapur.

“Ne” Jawabku singkat.

Hufff, lelahnya… aku berbaring d atas kasur empukku.

“SIAPAAAA YEOJAA ITUUUU!!? AKAN KU BUNUHHH KAUUUU!!!” Aku berteriak kesal d dlam kamar, melmpiaskan kekesalanku.

“Jiseun, kau kenapa” Tiba2 leeteuk oppa masuk ke dalam kamarku.

“Oppaaaa…” Aku segera memeluk tubuhnya erat. Aku menangis hebat d pelukannya.

“Ceritakan pada oppa, apa yang terjadi jika itu membuatmu tenang.” Leeteuk oppa mengelus rambutku penuh kasih sayang.

“Oppa….” Aku bercerita pada oppa apa yang terjadi tadi pagi.

“Ouhh, jadi kau menyukai ryeowook?” Aku mengangguk pelan.”

“Oppa mengerti… Berterus teranglah pada ryeowook jika kau tak mau kehilangan dirinya, saeng..” Oppa mencoba menenangkanku *ribet sumpeh pas nulis kata itu,abaikan* tp aku tak bisa, aku terus terisak.

“Hikss…hiks… oppaaa…” Aku terus memeluknya, hingga kain d pundaknya basah karenaku. Aku semakin menggelamkan kepalaku d bahunya.

“Oppa mengerti saeng… oppa akan coba bertanya kepadanya esok.” Oppa mengelus rambutku. “Ayo, sekarang waktunya makan, dari pagi kau blum makan kan?” Oppa menarik kepalaku dan d usapnya air matanku. Beruntungnya aku mempunyai oppa yang begitu perhatiannya pada adiknya…

“Ne oppa….” Aku segera keluar mengikuti leeteuk oppa…

Sejak makan oppa selalu menanyakan tentang hubungan kami sejelas2bya, dan masalah2 kami yg pernah terjadi… Selesai makan oppa menajakku pergi k suatu tempat.

“Ayo, kita refreshing…” Oppa menyuruhku mengganti baju.

LEETEUK POV.

D dalam mobil….

“Oppa, kita mau kemana?” Jiseun bertanya padaku.

“Ke suatu tempat, mungkin kau bisa melepas kesedihanmu.” Aku melihat wajahnya dan tersenyum.

Setengah jam kami melakukan perjalanan. Adikku ini tertidur, mungkin dia kecapean. Ahaha… jika tidur, wajahnya sungguhhhh Neomu yeppo, namja mana yang tak tertarik padanya saat melihat jiseun tertidur… aku saja sampai senang melihatnya tertidur, jika aku bukan oppa nya, akan ku jadikan pacar jiseun ini. Mwo?! Aku mulai berpikir yang tidak2…

Nah akhirnya sampai juga.

“Saengie… kita sudah sampai..” Aku membangunkannya, dia mengejap-ngejapkan matanya.

“Sudah sampai? Dimana ini?” Aku tersenyum.

“Kajja!” Aku membuka pituku dan pintunya. Aku menggandeng tangannya menuju pinggir pantai. Yup! Aku memang ingin mengajaknya k pantai.

“Teriaklah sepuas2nya…” Aku menyuruhnya berteriak. Karena d pantai ini hanya ada kami saja. Mungkin ada pria berbaju biru di sana. Tp biarkanlah…

JISEUN POV.

 

Pantai ini sangat sepi, benar kata oppa, aku akan berteriak.

“RYEOWOOK OPPA, SARANGHAEEE!” Aku berteriak cukup kencang..“RYEOWOOK OPPAAA, AKU MENCINTAIMUUU! AKU TAK AKAN BERPINDAH KE LAIN HATI! AKU SANGAT MENCINTAIMUUU!!!” “KAPAN KAU AKAN MENYUKAIKU OPPA? AKU MENUNGGUMU… AKU AKAN TERUS MENUNGGU…” Suaraku mulai habis… hoshh.hosh… aku lelah, kubaringkan tubuhku d atas pasir pantai. Bisa kurasakan air menyentuh pori2 kakiku.

RYEOWOOK POV.

 

Hah? Seseorang meneriakiku? Jiseunn???!! Aigoo.. kenapa dia ada disini? Bisa gawat aku jika ketauan ada disini juga. Tp aku sungguh tersentuh bisa mendengar itu dari mulut manisnya… tunggu aku jiseun, aku akan mengungkapkannya saat kelulusan nanti. Nado saranghae…

LEETEUK POV.

 

Yeoja ini sangat hebat, jika aku menjadi dirinya, aku akan langsung berterus terang dengan ryeowook. Tapi biarkanlah dia menenangkan hati dan pikirannya dulu.

“Aku mau beli minuman dulu ya jiseun?” Aku segera berdiri dari dudukku dan segera pergi.

 

JISEUN POV.

 

Heemmm… aku memejamkan mataku menikmati angin pantai d siang hari ini, walaupun panas, tapi aku tetap menikmati suasana ini.

“Humpp.. hump… Lepaskanhhh….!”Aku menjerit. Tiba2 ada seseorang yang membekap mulutku dengan sebuah kain. Dan itu sukses membuatku pingasan….

RYEOWOOK POV.

 

Huff… hari sudah semakin siang dan terik matahari semakin panas. Aish.. aku mau pulang saja.

“Hump…humppp…lepaskanhhhh…!” aku mendengar suara jeritan. JISEUNNNN??!!!

Aku melihat jiseun d bekap oleh seseorang… tp aku tak tau siapa. Wajahnya d tutupi sapu tangan, memakai tpoi dan sarung tangan, dia namja. Namja itu pun segera membawa jiseun ke mobilnya, dan berlalu…

Segera ku kejar namja itu memakai motor ninjaku. Sebelumnya ku hampiri leeteuk hyung yang sedang kebingungan mencari Jiseun.

“Hyung, ikut aku… Jiseun d culik.” Ku lihat wajahnya begitu shock dan menumpahkan kedua minuman yang dia bawa.

“Jiseun…” Leeteuk serasa lemas, ku rangkul dia dan segera ku bawa leeteuk hyung. Segera ku buntuti mobil force hitam d depanku.

“Oh ya, ryeowook-ssi, kenapa kau juga ada d pantai tadi?” Leeteuk hyung bertanya padaku.

“Sebelum kalian datang, aku sudah ada dsitu. Hyung, Jiseun mencintaiku?” Aku bertanya pada leeteuk hyung. Kurasa leeteuk hyung mengangguk.

“Aku sudah mendengar semuanya apa yg terjadi tadi pagi. Aku sungguh kasihan melihatnya.”

“Hyung, sebenarnya aku juga mencintai jiseun, tp aku ingin membuat kejutan untuknya. Saat kelulusan nant akan ku nyatakan perasaanku yg sudah lama terpendam ini.” Aku mmbocorkan rasiaku pada leeteuk hyung, mungkin dengan ini leeteuk hyung bisa memahamiku.

“Mwo?! Jd kau mencintai jiseun… dan kalian saling mencintai??” Leeteuk hyung terlihat kaget mendengar ucapanku. Aku hanya tersenyum.

“Mobil hitam itu, berhenti d sebuah klub. Aigooo, beraninya dia!!” Aku melihatnya kesal.

“Kajja, lebih cepat. Kita menyamar.Hyung turun sebentar.” Aku segera memberhentikan motorku d blakang mobil hitam itu dan mengambil sesuatu d bwah jok motorku.

“Ini hyung, pakai masker dan topi ini. Aku memakai kacamata.” Aku menyerahkan masker dan topi padanya seperti apa yg d pakai namja yg menculik jiseun itu.

“Kajja hyung…”

Kami segera memasuki klub itu, suara dentuman dugem terdengar keras d telingaku.

“Kita berpencar hyung, jika kau temukan mereka telfon aku. Hyung ksana, aku kesini.” Aku mnunjuk k sbuah koridor yg gelap dan sepi.

“Baiklah, satu jam lagi kita bertemu d sini.” Aku mengangguk paham. Aku segera menuju koridor sepi yg satunya.

Bertahanlah jiseun… saranghae…

JISEUN POV.

Aku tersadar… Apa2an ini?? Kenapa aku tak bisa bergerak? Dan ruangan pa ini?

“Selamat dating Jiseun-ssi.. hahaha” Seseorang datang mengahpiriku.

“SIAPA KAU??! DAN APA MAUMU!!?” Aku berteriak pada namja, yang aku tak ketahui.

“Siapa aku, dan apa mauku, BUKAN URUSANMU…” nmja gila ini menggantung ucapannya “Ikuti saja permainanku, sayang…” Lanjutnya lagi. Aku menjadi tambah bingung.

“APA YANG MAU KAUhhh… Hmmppp..” Namja itu menciumku kasar, tp aku tak bisa bergerak, hanya kepalaku saja yang bisa berontak.

“Jiseun-ssi, kau tak mengerti.. Aku mencintaimu sebelum kau mencintai seorang Kim Ryeowook.. Jiseun-ssi apa kau mengenaliku, walaupun sekarang hanya suaraku saja yg terdengar?” Namja itu mengantupkan pipiku d tangannya.

“Molla.. tunjukan dirimu saja..” Aku tak mengerti maksudnya. Siapa dia??! Jangan… jangan… Namja yang aku kenal 10 tahun yang lalu!!

“Kkkka…kkaauuu!” Tiba2 dia memelukku.

“Ne, aku namja si sunghai han..” Dia seolah2 tau fikiranku… “Tapi, kenapa kau melakukan ini semua?” Dia semakin memelukku. “ Lepaskan ikatanku dulu, Kyuhyun-ssi.” Aku menatap matanya.

“Ne, mianhae. Aku melakukan ini, karena aku sangat merindukianmu.” Namja yg kukenal ini, adalah namja yang sering aku temui sejak 10 tahun lalu.

PLESBEK *yang bner ngapa thor -.-* FLASHBACK *puass??

AUTHOR POV.

“Dasar pembuat masalah!” Seorang yeoja berusia 30 tahun sedang mengomeli anaknya d luar rumah. Anknya hanya menangis…

“Aku tak salah eomma”Anak yang bernama Park Jiseun itu segera berlari menjauh dari rumah, dan entah kemana.

“Hikss…hiks… Aku tak salah, namja itu yang salah…” Anak itu terus menangis.. Jiseun pun duduk d bawah pohon dekat sungai yang benrnama Han.

KYUHYUN POV.

 

Sepi sekali disini….

“Hiks…hiks…hiks…” Suara orang menangis?? Lebih baik aku cari sumber suara itu ah..

Suara tangisan itu semakin mendekat, seorang yeoja kecil berusia kurang lebih 2 tahun lebih muda dariku sedang menekuk lututnya dan menangis kencang.

“Kenapa menangis yeoja manis?” Aku memberanikan diri mengelus rambutnya, dan berjongkok d hadapannya.

“Siapa kau?” Dia melihat wajahku dengan takut.

“Aku tak akan menyakitimu yeoja manis. Siapa namamu? Aku Cho Kyuhyun.” Aku ulurkan tangan kananku bermaksud berkenalan dengan anak ini.

“Aku Pak Jiseun,hiks..” Dia membalas jabatan tanganku dengan nada yang terisak.

“Woww, nama yang bagus. Tapi, kenapa kau menangis?” Aku mulai duduk d sampingnya. Yeoja yang bernama jiseun ini menceritakan apa yang terjadi.

Sejak aku bertemu dengannya aku sangat senang. Yeoja ini sangat ceria, tertawa lepas bersamaku.

 

FLASHBACK END…

 

Begitulah awal aku bertemu dengannya. Tapi, tak tahu kenapa 3 tahun kami tak ada kontak lagi. Aku sangat kesepian, tapi untunglah ada Ryeowook oppa yang selalu ada. Dahulu aku sempat menyukai seorang Cho kyuhyun, tapi itu dulu…

“Kyuhyun-ssi, kau kemana saja?” Aku memeluknya lagi, rasa rinduku slama ini telah aku lepaskan.

“Mianhae Jiseun-ssi, aku SMA tak disini, aku mendapat besiswa ke Australia.” Kyuhyun melepas pelukanku dan mengepalkan tanganku d dadanya.

“Dan sekarang?” Aku bertanya kembali.

“Sekarang aku d sini. Aku melanjutkan kuliahku d Universitas Seoul.” Aku mengangguk paham.

“Janji kau akan terus d dekatku.” Aku semakin mengeratkan tanganku padanya.

“Janji… ahahah… ” Balasnya, Kami tertawa lepas selepas itu. “ Kau tak berubah Jiseun-ssi. Wajahmu, sikapmu, dan ini. “ Kyuhyun mengelus rambutku dan mengecup pipiku. Ku jamin, wajahku merah sekarang…

BRAKKK!!

Pintu tiba2 terbuka.

“Jiseun!!!” Seorang namja mendekatiku, RYEOWOOK OPPA!

“Siapa kau??” Ryeowook oppa menarik Kyuhyun keras.

BUGGGHHHH!!

Ryeowook oppa memukul pipi putih kyuhyun. Aku yang melihat itu segera melindungi Kyuhyun, aku tak mau kyuhyun kenapa2. Aku segea mendorong tubuh lemas Kyuhyun dan menyingkirkan d sampingku. Karena ruangan ini gelap, ryeowook oppa tak tau sekarang yg d pukuli siapa. Aku menahan suaraku, supaya keduannya tak tau.

“Jiseun-ssi, apa yang kau lakukan. Biar aku yang d pukuli, jangan kkk…. Arggghhh… kauu..” Aku mendengar Kyuhyun merintih kesakitan. Aigooo, Kyuhyun bertahanlah!!

“MWOOOO!!!??? Jiseun, kau tak apa???” Ryeowook oppa menyadarinya, dan sefera menggendongku. “Mianhae… aku tak tau itu kau. Aku kira namja berengsek yang aku pukuli. Aigooo… jiseun, mianhae…” Apa yang dia bilang, namja berengsek!!!?

“MWOOO!!!?? NAMJA BERENGSEKKKK??? Appooo…” Aku merasa tubuhku lemas. “Ryeowook oppa, bawa namja itu juga. Akuuuuu mohhhhooonnnhhh…” Semua semakin gelap, aku pun terkulai lemas d pelukannya.

AUTHOR POV.

Jiseun dan namja bernama Kyuhyun itupun dibawa oleh Ryeowook dan Leeteuk menuju rumah sakit.

“Hyung kita pakai taksi saja, TAKSI!!” Ryeowook pun segera membawa jiseun k rumah sakit, sedangkan leeteuk dan kyuhyun menaiki taksi yang berbeda.

Di Rumah sakit….

“Gimana dok, jiseun?” Leeteuk segera menghampiri sang dokter ketika dokter keluar dari ruangan Jiseun dan Kyuhyun.

“Jiseun tak apa2, hanya cedera kecil di kakinya. Sedangkan namja itu mengalami patah tulang d lengan kanan, eummmm mungkin dahulu ia pernah mengalami patah tulang d lengan yang sama, dan d letak yang sama. Tapi kalian tak usah khawatir. Baiklah saya permisi dahulu, suster antar mereka k kamar.” Dokter tersebut pergi dan suster tersebut melangkah menuju ruangan jiseun.

“Silahkan tuan… saya mau mengurus pasien yang lain dahulu. Permisi…” Suster itu pun meninggalkan ruangan ryeowook dan jiseun.

Beberapa jam kemudian…

Leeteuk sudah meninggalkan rumah sakit karena ada keperluan mendadak. Sedangkan Ryeowook tertidur d samping tempat tidur Jiseun. Salah satu dari mereka belum ada yg sadarkan diri karena efek obat bius yang dokter berikan tadi.

JISEUN POV.

Hummm… aku bergumam..

Dimana ini? Rumah sakit kah? Dimana Kyuhyun? Ahh, itu dia.. legaaa…

Ehhh, ryeowook oppa?? Ahaha, lucu sekali kalau dia tertidur..

Ku elus pucuk kepalanya, halus sama seperti yang dahulu.. ahaha…

“Oppa…” aku memanggilnya pelan. Dan itu berhasil membuat Ryeowook oppa bangun.

“Ne, Jiseun. Kau sudah sadar? Bagaimana keadaanmu? Lebih baik?” Aku  mengangguk. “Mianhae…” Lanjutnya. Aku hanya tersenyum.

“Bagaimana dengan Kyuhyun-ssi?” Aku bertanya padanya, ryeowook oppa hanya menundukkan kepalanya. “Oppa… katakanan padaku.” Apa maksudnya ini? Oppa, katakanan…

“D…ddd…ddiiiaa… Patah tulang d lengan kananya.” MWOO??!! Ppp..ppatah tulang.. tubuhku serasa lemas seketika. Aku menangis… kenapa bisa setega itu, ryeowook oppa pada sahabat kecilku?

“Kkka…kkauu?” Aku sgera membalikan tubuhku memunggungi ryeowook. Aku menatap Kyuhyun yang ada d depanku sekarang. Wajahnya sama seperti yang dulu. Saat tertidur, saat tertawa, saat cemberut semuanya sama.

“Jiseun, maafkan aku… Kumohon…” Ryeowook oppa merangkul tubuhku. Tapi kenapa aku sama sekali tak marah padanya. Walaupun ada rasa kecewa sedikit, tp aku tak merasa marah sedikitpun. Apa ini yang d katakana cinta abadi?

Aku membalikkan tubuhku menghadapnya. “Jangan minta maaf padaku, aku tak ada hubungannya Ryeowook oppa. Aku dan dia hanya sebatas sahabat.. minta maaf padanya oppa, jangan padaku.” Aku tersenyum dan menggenggam tanganya.

“Mwo? Kau dan kyuhyun sahabat? Aku tak tau, mian jiseun. Kukira dia penculik.” Ryeowook oppa terkejut

“Ahaha, lagipula cara ayang kyuhyun pakai juga salah, taka pa oppa…”

“Ne” aigoo! Ryeowook oppa mencium keningku. Hatiku serasa melayang, ahaha…

===SKIP===

AUTHOR POV.

 

“Oppa!! Ayo berangkat” Jiseun memanggil Ryeowook yang sedang menunggunya d depan teras rumahnya.

“Kajja” Ryeowook menggandeng tangan jiseun.

“Oppa, kau sudah punya yeoja yang kau suka. Tak usah menggandengku.” Ryeowook hanya terseyum mendengar ucapan jiseun. ‘ kau yang kusuka jiseun, kenapa kau tak sadar juga?’ Batin Ryeowook.

“Kajja, 15 menit lagi gerbangnya d tutup.” Ajak ryeowook. Mereka pun berlari menuju sekolah tercinta mereka.

Saat isirahat tiba…

“Oppa, kajja ke kantin. Yesung-ssi, ayoo!” Jiseun memanggil kedua sahabat namjanya. Yupp! Sejak kejadian jiseun dan kandarshian lalu, yesung semakin dekat dengan merka ber-2. Sampai sekarang mereka masih menyelidiki temtang kasus Kandarshian  dan Hyuk jae.

Di kantin…

“Gimana yesung-ssi? Kau dapat informasi?” Tanya jiseun mengumpattakut yang lain dengar. Yesung mengangguk.

“Ne, aku dapat. Lee hyuk jae sekarang ada d Busan. Aku tak tau ada apa. Prediksiku mungkin benar.” Jelas Yesung singkat.

“Prediksi apa Yesung?” Ryeowook yang daritadi serius pada handphonenya mengalihkan pandanganya menuju Jiseun dan Yesung.

“Ne, prediksiku benar. Lee hyuk jae itu merencanakan sesuatu bersama kandarshian untuk menjatuhkan kau.” Yesung menunjuk ryeowook.

“Akuu?” Ryeowook kaget mendengarnya.

“Yup! Aku mendengarnya saat kandarshian menghubungi mungkin itu hyuk jae.

“Kemarin……

PLESBEK… *mulai dah thot -.-*

YESUNG POV.

 

Apa hyuk jae benar ada d busan? Aku sekarang sedang berjalan menuju pintu gerbang sekolah untuk pulang karena sekolah rasanya sudah tak ada orang. Samar2 aku mendengar suara Kandarshian d balik tembok ini. Mungkin ada hubungannya dengan hyuk jae, semoga.

“Yeoboseyo… Hey kau! Bagaimana? Kau sudah temukan si tua Bangka, Kim Jongsik itu?” Kim jongsik? Bukanya itu ayah dari Ryeowook sunbae? Aigoo! Dugaanku benar! Kandarshian dan hyuk jae mau menjatuhkan ayak ryeowook. Tapi, apa hubungannya dengan ayak Ryeowook?

“Oh, ne ne. Annyeong.” Sambungan mereka berakhir. Segera ku berlari sebelum Kandarshian melihatku d sini.

PLESBEK EN….

Begitu…” Yesung menjelaskan panjang lebar pada mereka ber-2.

“Akan kubunuh mereka berdua.” Ryeowook terlihat berapi2.

“Tunggu dulu, jangan gegabah. Kita selidiki dulu apa hungannya mereka dengan ayahmu.” Yesung meredakan amarah Ryeowook.

“Baiklah…” Ryeowook menghela nafas pelan. “Tp tunggu dulu, aku baru ingat appa sekarang juga ada d Busa.” Ryeowook mulai ketakutan. “Aku takut appa kenapa2” Lanjutnya.

“Aigoo! Baiklah besok hari minggu bukan? Kita k busan.” Yesung memutuskan.

“Aku ijin sama eomma dulu, yesungie” Ucap ryeowook.

“Aku ijin sama oppa dulu. Tp kalo oppa ku ikut tak pa kan?” Tanya jiseun.

“Tentu saja, boleh. Oppa mu kan baik jiseun-ssi.” Balas yesung.

“Baiklah, bsok kita bertemu d rumahku.” Ucap jiseun. Ryeowook dan yesung mengangguk.

Kring… kring…

Istirahat berakhir.

===SKIP===

“Bagaimana, sudah siap semua?” Tanya leeteuk pada yesung, ryeowook, dan jiseun. Mereka mengagguk.

“Baiklah masukan barang kalian d bagasi.” Leeteuk menunjuk k bagasi mobil yang akan mereka tumpangi nanti k Busan.

“Kajja, semua masuk. Matahari akan segera terbit, perjalanan menempuh 5 jam.” Leeteuk memimpin mereka semua.

5 jam, sesampai d Busan.

“Kau tau sekarang appamu sedang d mana?” Tanya jiseun.

“Aku tau, appa bilang sekarang ada meeting d Hotel Hamsan. Aku tak tau pasti letaknya.” Ryeowook mengagaruk kepalanya karena ada kutu *plak *d gaplok wook, maksudnya menggaruk kepalannya yg tidak gatal.

“Eh, itu bukannya Kyu yah?” Jiseun bergidik melihat seorang namja yg sedang berjalan d trotoar.

“Eh, iya.” Ucap Ryeowook.

Jiseun membuka kaca mobilnya.

“Kyuhyun-ssi!” Jiseun berteriak seraya melambaikan tangannya pada kyu. Oh iya, sekarang jiseun cs sedang d dlam mobil leeteuk yang ydak bergerak (?)

“Jiseun, kenapa kau disini?” Kyu menghampiri mobil mereka.

“Enmm, hanya jalan2 Kyu, kau sendiri.” Ucap jiseun berbohong.

“Aku juga sedang refreshing dsini.” Kyu menghela nafas. “Eh ada, leteuk hyung, Ryeowook hyung, Yesung-ssi, annyeong.” Lanjutnya.

“Ne, annyeong.” Ucap mereka ber-3 bersama.

“Bagaimana dengan tanganmu kyu.” Tanya ryeowook seraya menundukan kepalanya.

“Haha, tak pa hyung. Hanya butuh terapi sedikit mungkin akan segera sembuh.” Kyuhyun mecoba tersenyum pada mereka.

“Mianhae kyu-ssi..” Ryeowook memohon maaf pada kyu. Entah wook sudah berapa kali minta maaf pada kyu, setiap bertemu kyu, wook akan merasa bersalah.

“Ryeowook hyung, sudah ku katakanan, aku tak apa2. Kalau aku mati baru kau boleh seperti ini.” Semua tertawa kecuali ryeowook.

“Ada yg lucu?” Ryeowook mulai kesal.

“Oh ya, kyu, kau tau tidak hotel hansam?” Tanya leeteuk pada kyu.

“Ya ampun, kalian kemana saja. D samping mobil kalian itu sudah hotel hansam. Ahahah…” Kyuhyun tertawa lepas.

“Haishh, kenapa kita tak melihatnya. Ahahah” Semua kembali tertawa.

“Baiklah, aku pergi dulu yah. Kalau kalian tak tau sini, boleh telfon aku. Annyeong..” Kyuhyun mulai pergi seraya melambaikan tangannya.

Di dalam parkiran gedung Hotel…

“Ssstt, itu hyuk jae” Bisik jiseun pada teman dan oppanya.

“Mana?” Yesung bertanya karena bingung melihat banyk orang yg ada d parkiran.

“Yang memakai baju biru tu dan kacamata itu.” Jiseun menunjuk namja yg d blang hyuk jae itu.

“Kalau bukan gimana?” Yasudah kita ikuti dia” Ajak leeteuk. “Pelan… pelan… jangan ribut” Lanjutnya

===Skip===

“Sebenarnya hyuk jae mau apa?” Bisik jiseun.

“Appa mu oppa” Ujar jiseun menunjuk appa ryeowook yg sedang berjalan menuju ruangan.

“Kenapa hyuk jae mengikuti appa mu terus? dan kenapa hyuk jae begitu mencurigakan?” yesung bergidik dan melirik ryeowook.

“Tunggu dulu, kenapa hyuk jae bawa tali? Ayo bergerak lebih cepat!” Leeteuk berlari kecil tp tak d ketahui hyuk jae.

Cekleekkk…

Pintu ruangan yg d masuki appa ryeowook d buka oleh hyuk jae.

“Jangan gegabah dulu, kita tunggu sampai mereka keluar.” Sergah yesung.

“Hummpptt.. hummppptt…” Jiseun, leeteuk, yesung, dan tentunya ryeowook sangat kaget melihat appa ryeowook d bekap dengan sapu tangan oleh hyuk jae.

“Tunggu dulu, kita ikuti dia! Kajja, cepat!” Leeteuk cs berlari mengejar hyuk jae dan appa ryeowook.

“Appa… “ Ryeowook tampak menangis.

“Oppa, tenanglah…” Jiseun  segera merangkul ryeowook.

“Ne…” jwb ryeowook

“Jangan pacaran d saat seperti ini!” Ujar yesung dan leeteuk bersamaan.

“Haishh, kapan aku dan ryewook oppa jadian hahh?! Dasar” Jiseun mencibir mereka berdua.

===SKIP===

Jiseun dan lainnya mengumapat d balik tembok, sedangkan hyuk jae terus menarik appa ryeowook menuju balkon besar hotel tersebut.

“Jangan berisik ne?” Leeteuk berbicara pelan, yg lain hanya mengangguk.

“Katakan padaku?! Kenapa kau mengahancurkan keluargaku?” bentak hyuk jae pada appa ryeowook.

“Hyuk jae-a.. maafkan appa…” Ucap appa ryeowook menunduk. Ryeowook lemas dan berlutut d lantai.

“Hahh?! Hanya minta maaf katamu? Kau menghancurkan keluargaku? Dan kau buta apa? Eomma menderita sekarang.” Hyuk jae mulai menangis. Tuan kim merangkul hyuk jae.

“Cihh?” Hyk jae melempar tangan tuan kim. “Aku tak sudi memanggilmu appa, stelah kau menganti margamu dan meninggalkan eomma.” Lanjutnya.

“Aku mengerti hyuk jae-a, maafkan appa. Bagaimanapun keadaannya, kau tetap anak appa.” Tuan kim memeluk hyuk jae penuh kasih sayang. Sementara jiseun dan lainnya hanya melongo (?) tak percaya. Ryeowook mulai menangis sesegukan. “Aku benci padamu appa. Kenapa dari dulu tak bicara padaku soal ini?” ucap ryeowook pelan. Jiseun menghampirinya.

“Ryeowook oppa, tenanglah…” Jiseun menenggelamkan kepala ryeowook k bahunya. “Oh y, keadaan anak itu bagaimana? Ryeosung? Siapa itu?” Ucap hyuk jae malas.

“Ryeowook? Dia baik2 saja.. kenapa kau tak tanyakan saja padanya?” Tanya tuan kim.

“malas… aku tak ada hubungan dengannya. Memangnya aku siapanya?” Ucap hyuk jae memalingkan pandangannya dri ayahnya.

“Aku dongsaengmu!” Ryeowook tiba2 muncul d hadapan Hyuk Jae dan Tuan Kim atau appanya.

“Rye…wwookkk?? Kau kah itu?” Tanya Tuan Kim pada anaknya, Ryeowook.

“Ne, ini aku KIM RYEOWOOK!! Jdi ini appa yg kau sembunyikan dari ku?” Bentak ryeowook pada appanya.

“Tunggu dulu Ryeowook, appa bisa jelaskan.” Tuan Kim mendekati ryeowook.

“Aku sebaiknya pulang!” Ucap ryeowook dan pergi begitu saja meninggalkan teman2nya juga.

“Ryeowook!!” Tuan Kim hanya bisa berlutut menatap bayangan anaknya.

Jiseun dan lainnya pun segera mengejar Ryeowook.

===SKIP===

AUTHOR POV.

 

“Bagaimana? Sudah baikan dengan appamu?” Tanya Jiseun. Saat itu mereka sedang berjalan menuju sekolah, yup! Tepatnya hari Senin.

“Ne, aku sudah mendengar langsung dengannya. Dan saat appa menjelaskannya dsitu ada Hyuk Jae juga. Dan sekarang aku dan Hyuk Jae sudah menjadi kakak beradik lagi. Walaupun sempaty aku memberontak, tp eomma memohon padaku, yasudah.”  Jelas ryeowook pada jiseun.

“Ohhh  syukurlah. Oh, ya, bagaimana Kandarshian?” Tanya Jiseun lagi.

“Aku sempat bertanya padanya juga.. sebenarnya Kandarshian itu hanya mencoba membantu Hyuk Jae, karena ternyata Hyuk Jae sngat igin mendapatkan kasih sayang dari seorang appa. Kata hyuk jae, kandarshian tidak akan mengganggu kita lagi. Dan ternyata Kandarshian juga sudah berpacaran dengan Hyuk Jae, dasar mereka ini!”

“Begituh?? Ayo kita ceritakan pada Yesung, pasti dia tertawa.” Jiseun menarik tangan Ryeowook.

===SKIP===

Saat ini mereka, Jiseun dan Yesung sedang merayakan Kelulusan mereka masuk Universitas.

“Yesung-a, kita akan masuk universitas!” Teriak Jiseun pada Yesung dan segera memeluk yesung saat itu juga.

“Hush, kita d perhatikan! Dan aku juga sudah memiliki pujaan hati, Jiseun-a.” Ucap Yesung sedikit berbisik pada Jiseun.

“Maafkan aku Yesung, aku lupa. Oh apa yg kau maksud itu Hyo hoon? Kenapa kau tak mengungkapkan perasaanmu saja?” Tanya Jiseun dan melepas pelukannya.

“Dia membenciku. Tak tau kenapa.” Yesung menundukan kepalanya.

“Haish, kenapa tak katakan sekarang saja?” Jiseun merangkul sahabatnya itu.

“Aku tak berni Jiseun-a.” Jawab Yesung.

“Kau ini! Lihat disana, itu Hyo Hoon bukan? Pertama2 ucapkan selamat padanya juga. Kedua, terserah kau, kemungkinan setelah tahap pertama pasti kau sudah tak canggung lagi.” Jiseun memberikan tips pada Yesung. Yesung mengangguk paham dan sgera menghampiri Hyo hoon yang sedang tertawa bersama teman2nya.

HYO HOON POV.

Yeess, aku akan masuk universitas. Bagaimana ya dengan Yesung? Dia akan masuk universitas mana? Apakah ini terkhir kalinya aku bertemu dengannya. Semoga tidak…

“Hey Hyo Hoon, lihat itu Yesung bukan?” Ucap temanku, Jina. Aku segra mencari Yesung. Dan benar Yesung sedang bersama Jiseun. Aisshh, kenapa aku cemburu? Mereka kan sahabat. Enaknya Jiseun bisa berbicara dekat dengan Yssung.

“Hey, kau melamun lagi! Sudahlah..” Ucap Jina mengagetiku.

“Apa2an kau ini? Hahaha…” Aku tertawa pada jina.

Tiba2 saja Yesung berada d sampingku.

“Hyo Hoon-ssi, chukkae…” Yesung tersenyum padaku. Aigoo! Ini mimpi tidak yaa? Tenanglah Hyo Hoon, aku harus bersikap dingin supaya tidak ketahuan Yesung kalau aku menyukainnya.

“Ekhemm, teman2 kita tinggalkan mereka saja yuk!” Ucap Jina pada teman2ku. Apa2an mereka.

“Hahah…”Yesung tertawa melihatku salting begini.

“Hey? Kenapa kau menertwaiku?” Aku mencoba bersikap dingin padanya.

“Hey kau dingin sekali padaku.” Yesung menundukan kepalanya, apa dia kecewa? Aishh, aku bingung harus apa.

“He..heeyy! bukan begitu. Aa… akku..” Apa kubilang? Pasti aku salting.

“Huahahah, kena kau!” Yesung langsung menatapku dan mencium pipiku.

“Eng.. aaa… eunmm…  apa2an kau ini! Kau gila?!” Yesnung berlari dan aku segera mengejarnya.

“Hahah” aku tertawa melihat sikapnya yang lucu, tp aku menyukai itu semua darinya.

===SKIP====

JISEUN POV.

 

“Bagaimana Yesung-a?” Aku bertanya padanya.

“Gomawo Jiseun-a sarannya. Aku berhasil!” Yesung memelukku.

“Hey, Hyo Hoon d belakangmu.” Aku segera melepaskan pelukan Yesung.

“Ekhemmm..” Hyo Hoon terlihat cemburu melihatku. Ahahah…

“Mianhae Changi. Ini semua karena Jiseun, karena dia yang memberikanku keberanian untuk menyatakan kata2 itu” Yesung menggenggam tangan Hyo Hoon.

“Lanjutkan Yesung-a, ahahah…” Aku sgera meninggalkan mereka berdua d koridor sekolah…

“Jiseun-a!!” seseorang memanggilku

“Ahh, Ryeowook oppa, ada apa?” Ryeowook berlari menghampiriku.

“Aku mengajak kau, Hyo Hoon dan Yesung untuk makan siang bersama.” Ucap Ryeowook.

“Ne, baiklah…”

===SKIP===

AUTHOR POV.

“Mau pesan apa? Aku yang teraktir.” Tawar Ryeowook.

Selesai makan (masih d restoran)

“Hey Yesung, pacarmu cantik juga.” Canda Ryeowook. Hyo Hoon terkejut.

“Hey kau! Dia yeoja ku, enak saja kau… Daripada kau sendiri, mending kau sama Jiseun saja, iya tidak Hyo Hoon?” Hyo Hoon mengangguk semangat.

“Benar, kau sama Jiseu n saja Ryeowook-ssi.” Ucap Hyo Hoon tak kalah semangat. Jiseun hanya menunduk malu.

“Ryeowook sekarang…”Bisik Yesung pada Ryeowook. Ryeowook mengangguk paham.

Ryeowook bangkit dari duduknya dan berjongkok d samping tempat duduk Jiseun. Ryeowook meraih tangan Jiseun dan menggenggamnya erat.

“Ehhh?” Jiseun menatap tangannya bingung.

“Jiseun, sarnghae…” Ucap Ryeowook Jiseun pun menatap mata Ryeowook terharu. Mata jiseun berkaca2. Yesung dan Hyo Hoon melihat mereka hanya terseyum dan berpelukan mesra *enak amat^

“Oppa… huhu..” Jiseun segera memeluk Ryeowook. “Nado oppa, nado saranghae…” Jiseun yang dari tadi berkaca2 sekarang mulai menagis bahagia.

“Jiseun, aku mencintaimu sangat….” Ryeowook membalas pelukan Jiseun. “Jiseun, maukah kau menjadi yeojaku?” Ryeowook melepas pelukannya dan tersenyum.

“Ne, aku mau…sangat..” Jiseun tersenyum senang.

===SKIP===

“Baiklah, aku pergi dulu ya.. Kajja Jiseun..” Ryeowook mengajak Jiseun pergi k suatu tempat.

“Yesung, Hyo Hoon selamat yahh.. aku pergi dulu… Annyeomg.” Jiseun segera mengikuti Ryeowook.

“Ne, Annyeong Jiseun, Ryeowook. Kajja Hyo Hoon kita k hotel.” Ucap Yesung dengan tampang polosnya. Dan dengan segera mendapat pukulab dari Hyo Hoon.

“Oppa, kau aneh? Kita belum menikah!” Hyo Hoon menunduk malu.

===SKIP===

“Oppa, kita mau kemana?” Jiseun terlihat bingung.

“Ke suatu tempat.. Mungkin masih lama perjalanan. Temani aku menyetir y jiseun..” Ryeowook menatap jiseun dan tersenyum.

“Hey, oppa lihat depan! Hati2.” Jiseun memperingati pacarnya yang sudah melanggar aturan lalu linhtas *mangiya ya? #plak*

“Ini jalanan sepi jiseun…” Ryeowook kembali menatap mata Jiseun., “Saranghae…” Ryeowook mengecup bibir Jiseun…

BRAAAAKKKKKKKKK!!!!!

Mobil yang mereka tumpangi tiba2 menabrak pembatas jalan… dan mobil mereka terbalik beberapa kali.

“Ji…jj..iiseunn.. uhkkukk..ukhukk..” Panggil ryeowook pada Jiseun, Karen jiseun terus menutup matanya. Mereka masil berada d mobil..

“Op…pppaa…hhh..”Jiseun terbangun dari pingsannya. Mata Jiseun terkejut melihat keadaan Ryeowook. Wajah Ryeowook d penuhi darah dmana2 *amit2 jangan sampe*

“Kau sudah sadar……. jiseun?” Ryeowook menggenggam tangan jiseun dengan tangan kirinya, tp matanya tetap tertutup

“Kajja, kita keluar oppa…” Jiseun melepas sabuk pengamannya dan Ryeowook. Karena mobil mereka terbalik jd sabuk pengaman mereka susah d buka

“Oppa, sabuk pengamanmu tidak bisa d buka.” Ucap Jiseun panik. Ryeowook hanya tersenyum.

“Saranghae…” Ucap Ryeowook tiba2 dan dengan gerakan lemas jiseun memeluk ryeowook.

“Nado… oppa…” Jiseun menagis d pelukan ryeowook.

“Oppa, sabuk pengamanku terbuka, tp bgaimana denganmu?”Tnay jiseun berbisik lemah.

“Keluarlah..” Ryeowook melepas pelukannya dan tersyum tetap menutup matanya.

“Ani! Aku akan tetap bersama oppa.” Jiseun mengelak kuat.

“Oppa akan keluar setelah kau keluar…” Ucap Ryeowook pelan, pelan sekali.

“Ne, tp janji.” Dan dengan lemasnya Ryeowook mengannguk.

RYEOWOOK POV.

Mianhae Jiseun.. Oppaa rasa ini sudah takdir.. Oppa sudah merasa malaikatnya sudah dekat…  Jiseun…  saranghae… Kyuhyun, jaga Jiseun, kalau bisa miliki dia…

AUTHOR POV.

Jiseun pun sudah keluar dari mobilnya… Tapi dalam hitungan detik….

DUAAARRRRR!!!

Mobil yang mereka tumpangi tadi meledak keras…

“OPPPPPPAAAAAAAAA!!!!” Jiseun segera berlari pincang menghampiri  mobil mereka yang sudah mengeluarkan asap tebal.

“OPPPPPPPPPPPPAAAAAAAAAAA” Jiseun berteriak keras dan segera terkejut mendapati Ryeowook dengan keadaan tak menentu.

“Oppa, kau tidur kan? Kau kkaauu tidur? Hahah, ini lucu sekali oppa. Aku bermimpi kita kecelakaan. Tp kau malah tidur. Ahahah, kau benar2 lucu..” Ucap Jiseun sepertin orang gila….

===SKIP===

“Kyuhyun?” Jiseun terbangun dari komanya selama 5 hari.Kyuhyun kaget dan segera memeluk jiseun d atas ranjang rumah sakit.

“Oppa, Ryeowook oppa dimana?” Jiseun sketika tersenyum aneh.

“D..dddiiiaatidak bisa terselamatkan.. ” Dengan wajah tak menentu Kyuhyun mencoba menerngkan pada jiseun.

“Ahahah, Kyuhyun, Ryeowook itu hanya tertidur lelap… Dia sedang bermimpi menikah denganku… Sbelum Ryeowook tidur, ia sempat mengatakan saranghae kepadaku kyuhyun…” Jiseun mencoba terseyum kepada Kyuhyun. Padahal hatinya sangat sakit menerima kenyataan ini.

“Jiseun…” Kyuhyun pun memeluk hangat Jiseun d dlam dekapannya.

EPILOG…

Jiseun dan Kyuhyun, mereka semakin dekat kian lama. Diam2, kyuhyun mengaggumi Jiseun. Tp karena Kyuhyun tau hati Jiseun masih mencintai Ryeowook, jd Kyuhyun mencoba untuk bersabar. Sementara itu Leeteuk sudah meneruskan kuliahnya d Jerman. Yesung dan Hyo Hoon mereka tidak bisa d bilang akrab lg… saking dekatnya mereka, orang2 d sekelilingnya hampir iri melihat tingkah mereka yg sangat mesra. Sedangkan Hyuk Jae dan Kandarshian sudah menempuh hidup baru bersama…..

END

********************************************

 Mianhae gaje dan tak memuaskan… Gomawo yg udah mau baca ^^ Harap RCL yahh… Author sama sekali g copas dari blog atau fanpage manapun, jd harap mengerti. Kalau ada kesamaan, ini hanya ketidak sengajaan…. Harap mengerti yah… Yg mau d Tag-in comment aja…

18 thoughts on “SARANGHAE…. ♥

  1. omo,,
    ryeowook oppa mati huaa T-T,
    kyu dri pda klmaN nunggu jiseun mnding sma q yay,,
    *plak
    overall bgus,
    good job thor,

  2. Bagus…chingu….^^
    Semangat yah,, supaya bs bikin ff yg lebih bagus dan menarik lagi. Dan jgn takut dan patah semangat membaca kritik dan saran yg membangun dr readers. Fighting!!!^^
    over all i like this FF

  3. Aneh bgt ffnya… aneh ihhhh… aku gak suka!! siapa authornya ini??? aneh bgt, huh??!!

  4. haduhhh ,,ryeowook oppa mati eh meninggal deh ,,
    aduhhh jiseun, kyuhyun oppa dah menunggu mu tuh ,,,,,
    oenni ceritanya bikin penasaran bgt ,klo bacanya belom ampe abissss ,,
    BAGUSS ceritanya ,,🙂

  5. Huhuhuhuhu……..*nangis2 & guling2 di gnung merapi
    suamiku ngapa dy mninggal bgitu aj?*plakk
    ah… bleh ksih kritikan gx? shrusny, klo mw critany jiseun hidp, jiseun ny kya orgilny hrus lbh dapet expresiny. cntoh,”GAK MUNGKIN! DIA ITU CUMA TIDUR! LIHATLAH SENYUM MANISNYA ITU! sbentar lg dy bkal bangun.” gitu. klo gx biar cpt mreka ber 2 matiny bareng. kan gampang. simple aja. bwara mr. Simple simple*plakk…#ditimpuk gas elpiji 12 kilo sama suju & E.L.F. Segitu aja deh. INGAT! Waspadalah… waspadalah!

  6. satu kata untukmu, Thor

    BAGUUUUUUUUSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS

    *speechless waktu tau ryewookie ankhrnya harus mati… T_T*

  7. daebak thor. tp untuk endingnya itu sad apa happy ya+knp kok wooky harus meninggal kan kasihan jiseun-nya huhuhu

    ehmm.satu lagi masih banyak typo -nya bertebaran dimana mana.dll udah good banget.semangat thor !!!

  8. Astagaaaa knapa begini?? Wook oppaaaaaa… andweeeee
    Bagus thor,,,ikutan sedih (T___T) kasihan wook oppa…. knapa harus pergi jauh sekali eoh??
    Hyuk oppa sama Kardashian?? uwoooo bgt ini couple ekkekekek😀
    Endingnya masih nge-gantung ini… couple yg lain sdh bahagia,,kapan Jiseun akan menyusul?? Apakah Kyu mampu menggantikan posisi Wook di hati Jiseun??
    Need sequel niee thor heheheheh *puppy eyes*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s