KNIFE AFTER DARK (Part 3)

MAIN CAST :

1. Kepala Detektif Swasta pria – Park jungsoo (Leeteuk)

2. Detektif Swasta Wanita – Cho Eunhwa

3. Agen Analis Data dan Informasi – Kim Heechul and Lee Donghae

4. Kepala Inspektur Polisi – Hankyung

5. Kepolisian bag. Interogasi – Shindong

6. Intellegent Penyamaran dan Penyelidik – Choi Siwon

7. The Gamblers – Kim Jongwoon (Yesung), Kim Youngwoon (Kangin), Lee Hyukjae (Eunhyuk), Bryan Cho

8. Cho Kyuhyun

9. Kim Soeun

10. Krystal

**********************************


Keesokan harinya, Siwon yang sudah membawa beberapa informasi mengenai Gang Jack Black dan orang-orang terlibat didalamnya langsung bergegas menuju ke kantornya untuk bertemu dengan  Eunhwa dan Leeteuk untuk menjelaskan semuanya.

Dan begitu tiba, Siwon yang tidak menemukan Leeteuk dan Eunhwa di ruangannya, langsung bergegas menuju ke Bagian Analis Data. Dan benar saja, dilihatnya saat itu Leeteuk dan Eunhwa sedang berbicara serius sambil memperhatikan berkas kasus yang ada di tangan mereka.

“Sunbae… Annyeong.” Sapa Siwon pada Semua yang berada di ruangan tersebut.

“Siwon, Ottokhae?? Kau sudah berhasil?” cecar Eunhwa yang kemudian hanya dijawab anggukan oleh Siwon. Disaat yang bersamaan, Donghae dan Heechul juga sudah menyelesaikan tugas mereka dan segera bergabung dengan ketiganya.

“Baiklah.. aku rasa sebentar lagi kita akan mendapatkan semua clue untuk masalah ini. Siwon, kau mulailah terlebih dahulu. Ceritakan apa yang terjadi dan apa yang kau lakukan kemarin malam?” tanya Eunhwa memulai. Siwon, menghembuskan nafas bersiap-siap untuk melaporkan semua penyelidikannya semalam. Sedangkan Leeteuk, Donghae, dan Heechul terlihat fokus menatap Siwon menunggu semua cerita darinya.

“Ne.. kemarin, saat aku pergi ke Joker Head, aku hanya menemukan Kangin dan Ryan. Ternyata Eunhyuk tidak ada disana. Dan setelah kutanya, Kangin hanya bilang bahwa Eunhyuk sudah tidak pernah datang lagi ke Joker Head sejak dua hari yang lalu. Rumahnya kosong dan ponsel nya juga sama sekali tidak bisa dihubungi. Ia benar-benar menghilang setelah kasus kematian Soeun waktu itu.”

“Mwo?! Bagaimana itu bisa terjadi?? Apa saja yang dilakukan oleh Hankyung dan Anak buahnya??? Mengapa Eunhyuk dibiarkan hilang begitu saja?!?! Haish..” sahut Leeteuk Geram.

“Teuki, bersabarlah! Kita tidak bisa selamanya menyalahkan Hankyung karena lalai mengawasi Eunhyuk! Lebih baik dengarkan penjelasan Siwon terlebih dahulu!” Bantah Eunhwa dan langsung memberikan kesempatan lagi pada Siwon untuk melanjutkan ceritanya.

“Ne… Dan selama kami berbincang kemarin malam, Kangin juga bercerita mengenai salah satu wanita yang sempat dekat dengan mereka. Krystal.. mungkin kalian sudah pernah mendengar mengenai dirinya. Dia itu mantan pacar Eunhyuk yang kemudian direbut oleh Yesung. Ku dengar juga, gara-gara hal itu, hubungan antara Eunhyuk dan Yesung kurang baik. Awalnya aku berpikir hanya Krystal yang diperebutkan seperti itu. Ternyata tidak. Kangin juga bercerita, bahwa siapapun wanita yang pernah berpacaran dengan Eunhyuk, akhirnya akan jatuh kepelukan Yesung. Tapi, aku rasa ini adalah inti penting dari cerita ini. Apa kalian tahu??  Ternyata Krystal selama ini hanya dijadikan ‘piala bergilir’ oleh anggota Jack Black. Ia pernah berpacaran dengan Eunhyuk, Yesung, Ryan, bahkan juga Kangin.”

Semua orang yang sedang duduk dan mendengarkan cerita Siwon pun terkejut. Ini merupakan satu bukti baru untuk mereka dalam mengungkap dalang dari semua pembunuhan ini.

“Chankaman!! Kau bilang tadi, kalau hampir semua wanita yang awalnya berpacaran dengan Eunhyuk, satu saat pasti akan jatuh ketangan Yesung. Kalau begitu, berarti Kim Soeun juga adalah mantan pacar Eunhyuk??” tanya Heechul Heran. Siwon menggeleng.

“Ani.. justru, Soeun adalah satu-satunya wanita yang tidak pernah berpacaran dengan Eunhyuk. Dari awal pun, Soeun hanya berpacaran dengan Yesung. Dan pertengkaran saat malam sebelum kematian Yesung itu, kudengar Eunhyuk dan Yesung bertengkar hebat hanya karena perkataan Eunhyuk yang terang-terangan ingin merebut Soeun dari tangannya. Dan bisa jadi, Eunhyuk dendam karena hal itu.”

Seluruh orang yang berada diruangan itu terdiam. Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing. Banyak spekulasi yang berkecamuk didalam pikiran mereka. Terutama bagi Leeteuk dan Eunhwa.

“oke.. aku rasa ini satu clue yang cukup menarik dalam kasus ini. Yang harus kita pikirkan dan cari sekarang adalah semua informasi mengenai wanita yang bernama Krystal itu. Aku benar-benar penasaran dibuatnya. Terlebih lagi, saat pertama kali aku bertemu dengannya di rumah Soeun, tepat saat hari kematiannya.” Kata Leeteuk.

“Ne.. aku rasa, semuanya bisa kita curigai sebagai pembunuhnya. Heechul, Donghae, bagaimana dengan semua informasi yang kusuruh kalian untuk mencarinya?? Aku rasa sudah waktunya kalian menjelaskannya pada kami.” Timpal Eunhwa sambil menatap Heechul dan Donghae tajam.

Dua orang yang ditatap itu pun langsung bersiap. Heechul dengan semua catatan penting yang berisi informasi mengenai kasus yang sedang terjadi, sedangkan Donghae segera beranjak ke meja nya dan mengambil Laptopnya untuk dihubungkan dengan proyektor yang ada diruangan tersebut. Setelah semuanya siap, Heechul segera membagikan semua berkas catatan penting tersebut kepada Leeteuk, Eunhwa, Siwon dan juga dirinya. Begitu Proyektor tersebut nyala, Donghae langsung mengambil alih dan mulai menjelaskan semua informasi yang diperolehnya dan Heechul.

“Seperti yang sudah kita ketahui, Jack Black itu memiliki 4 orang anggota. Yang pertama adalah Yesung. Ternyata dia anggota tertua dari Jack Black. berumur 28 tahun, golongan darah AB. Yesung bukanlah nama sebenarnya. Nama aslinya adalah Kim Jongwoon. Aku tidak tahu apakah informasi ini penting atau tidak, tapi aku akan menyertakan juga nama internasionalnya. Namanya adalah Jeremy Kim. Yesung ternyata anggota Jack Black yang paling kaya di antara anggota-anggota lainnya. Sama seperti Eunhyuk, dia juga ternyata seorang cassanova. Namun bedanya, ia selalu menggunakan cara yang sangat curang jika ingin merebut kekasih orang. Anggota kedua, Eunhyuk. Seperti Yesung, ternyata Eunhyuk bukanlah namanya. Nama aslinya adalah Lee Hyukjae. Sedangkan nama internasionalnya adalah Spencer lee. Berumur 26 tahun , golongan darah O. Dia adalah seorang Cassanova yang paling terkenal di seluruh Joker Head. Tidak ada satu orangpun yang tidak mengenalnya. Selain itu, ia juga selalu dijuluki ‘King of Poker’ oleh teman-temannya karena kemahirannya bermain Poker. Seperti yang sudah dijelaskan oleh Siwon ssi tadi, dulu Eunhyuk pernah berpacaran dengan Krystal dan mereka merupakan pasangan yang sangat fenomenal.”

Donghae berhenti sebentar. Tatapannya untuk sementara beralih kearah Eunhwa yang sedang membaca dan memperhatikan Donghae berbicara. Merasa ditatap seperti itu, Eunhwa pun kemudian mengisyaratkan Dongahe untuk kembali melanjutkan penjelasannya.

“Anggota kegita bernama Ryan. Hmmm.. Dia.. Dia anggota ketiga Jack Black. Anggota termuda, berumur 24 tahun dan golongan darah A. Dia.. Namanya adalah Bryan Cho.. anggota yang paling pendiam dan tidak banyak bertingkah dari semua anggota Jack Black.”

“Chankaman!!! Siapa nama koreanya?? Selama ini aku tidak pernah tahu mengenai dirinya sedikitpun.” Sahut Leeteuk.

Donghae yang merasa tersudut dengan pertanyaan Leeteuk barusan segera menoleh ke arah Eunhwa seperti berusaha mencari persetujuan Eunhwa untuk menjawabnya. Dengan pelan tapi cukup tegas, Eunhwa menatap Donghae tajam dan sedikit menggelengkan kepalanya, menyuruhnya untuk tidak menjawab pertanyaan Leeteuk. Tentu saja hal tersebut tidak diketahui oleh siapapun yang berada diruangan itu kecuali Eunhwa dan Donghae sendiri. Ada sesuatu yang sedang disembunyikan oleh Eunhwa dan hanya diketahui oleh Donghae.

“tidak ada Sunbae.. Ryan memang anggota yang terkenal paling misterius. Bahkan semua anggota Jack Black juga sama sekali tidak ada yang tahu latar belakangnya, keluarganya, maupun tempat tinggalnya. Jadi Mianhamnida kalau aku hanya mampu mendapatkan sedikit informasi mengenai dirinya.” Sahut Donghae dan dapat dimaklumkan oleh Leeteuk. Setelah itu, Donghae kembali melanjutkan penjelasannya

“Anggota terakhir adalah Kangin. Seperti teman-temannya yang lain, ia juga menggunakan nama Kangin sebagai identitasnya di Joker Head. Nama aslinya adalah Kim Youngwoon. Berumur 27 tahun dan bergolongan darah O. Dia adalah anggota baru Jack Black. Walaupun anggota termuda Jack Black adalah Ryan, tapi anggota terakhir yang masuk kedalam anggota Jack Black adalah Kangin. Nama internasionalnya adalah Jordan Kim. Dia adalah orang kaya baru, karena keberhasilannya dalam mendirikann bisnis kasino yang berada di daerah Busan dan Jeju. Selanjutnya Kim Soeun. Gadis lulusan Seoul university, berumur 23 tahun golongan darah B. Nama internasionalnya adalah Olivia Kim. Dia diketahui berpacaran dengan Yesung baru beberapa hari sebelum kematian mereka berdua. Keduanya bertemu di apartemen Soeun, saat Yesung sedang menghampiri  Krystal. Saat itu Yesung masih menjadi kekasih Krystal  dan Krystal yang juga berada satu apartemen dengan Soeun. Disanalah ternyata Soeun dan Krystal bertemu dan menjadi teman baik. Lalu, yang terakhir adalah Krystal. Namanya adalah Krsytal Jung. Berumur 22 tahun, sedang menempuh pendidikan di Kyunghee University. Golongan darah A. Aku rasa, aku tidak perlu menjelaskan semua tentangnya, karena kalian pasti sudah mengetahuinya. Dan untuk senjata yang digunakan, aku dan Heechul sunbae sudah mencoba untuk melacaknya. Itu memang hanya pisau dapur biasa, tapi pisau itu dijual di salah satu mall yang berada  di Seoul. Motif yang terukir di pisau yang dijual disana dengan pisau yang digunakan pelaku sangat mirip. Jadi bisa kusimpulkan bahwa pelaku mendapatkannya dari sana.” Kata Donghae mengakhiri penjelasannya.

Setelah semua informasi didapat oleh para anggota kepolisian, mereka pun sibuk sendiri-sendiri dengan pikirannya masing-masing sambil terus melihat dan membaca berkas catatan di tangan mereka. Sikap yang berbeda ditunjukan oleh Eunhwa. Ia sedang terlihat menggoreskan tinta pulpennya di kertas, seperti sedang menuliskan sesuatu. Pikirannya sudah mulai terbuka. Ia merasa hanya perlu menajamkan sedikit lagi instingnya agar semua rahasia pembunuhan itu bisa terungkap.

Ingat Noona, jangan hanya terpaku pada apa yang tertulis di kertas ini atau apa yang terjadi dan yang orang-orang katakan kepadamu. Terkadang hal kecil yang terlupakan itulah yang menjadi kata kunci pentingnya’ entah mengapa Eunhwa seperti teringat akan kata-kata Kyuhyun, adiknya. Kata-kata yang bagi Eunhwa adalah sebuah clue yang sangat penting dan menjadi kunci utamanya.

Seperti orang yang habis dapat pencerahan, Eunhwa kembali menggoreskan pulpennya di kertas dihadapannya dan mengotak-atik sebuah nama yang sudah mengganjal dipikarannya. Sedangkan semua orang yang berada disana hanya mampu menatapnya dengan heran.

“Aku rasa, aku tahu sesuatu. Kenapa aku tidak menyadarinya sedari dulu?!” sahutnya sambil menunjukkan senyum manisnya yang mengembang puas.

“Mwo?! Apa maksudmu??” tanya Leeteuk heran.

“Aku rasa, aku sudah mengetahui jalan dan cara pembunuhan ini. Kalau semua analisis ku tidak salah, aku rasa pelakunya adalah dia.” Katanya. Sedetik kemudian, ia kembali teringat pada kata-kata Kyuhyun beberapa waktu yang lalu. Kata-kata yang sepertinya menjadi sebuah alarm keras untukknya

Noona, berhati-hatilah.. aku rasa mungkin setelah ini akan ada lagi korban berikutnya. Dan jangan terpaku hanya pada orang-orang yang kau curigai sebagai pelakunya. Tapi curigai juga lah orang-orang  yang  tidak pernah kau duga sebelumnya. Dan jangan pernah lupakan hal terkecil dalam setiap informasi yang kau dapat’. Tanpa memperhatikan dan tanpa mendengarkan panggilan dari Leeteuk, Eunhwa kemudian segera tersadar. Ia segera pergi meninggalkan ruangan tersebut dan pergi menuju ke suatu rumah. Rumah tempat semua bukti pembunuhan yang ia yakini pasti berada disana.

Sedangkan  di kantor Polisi, Leeteuk masih bingung dengan kelakuan Eunhwa barusan. Ia sama tidak mengerti dengan jalan pikiran anak buahnya yang satu itu. Walupun Eunhwa memiliki sikap yang jauh lebih kritis dari dirinya, tapi terkadang Leeteuk juga menyayangkan sikap Eunhwa yang selalu bertindak dan mengambil resiko sendirian.

“Teuki, lihat ini.” sahut Heechul membuyarkan lamunan Leeteuk sambil menyerahkan kertas yang sudah terdapat goresan-goresan tangan Eunhwa.

“Aku rasa, ia sudah tahu semuanya.” Sahut Heechul lagi saat Leeteuk melihat kertas itu ditangannya. Setelah beberapa detik mencoba membaca tulisan tersebut, Leeteuk langsung tersadar. Ia tidak ingin membiarkan Eunhwa bekerja sendirian, oleh karena itu ia kemudian menyuruh dan memanggil Heechul, Siwon, dan Hankyung untuk pergi bergegas bersamanya. Dan sebelum mereka pergi, Leeteuk terlihat membaca sms yang berada di ponselnya yang berisi mengabarkan sesuatu.

“Donghae, kau dengan Shindong bergegaslah pergi ke Apgeujong dan tangkap orang itu!! Kami akan menyusul Eunhwa.” Perintah Leeteuk.

***

MALAM SEBELUMNYA (pukul 01.30 AM)

Seorang pria terlihat sedang berjalan menuju halaman rumahnya setelah lelah melakukan hobinya yang biasa ia lakukan dengan teman-temannya. Saat hendak memasuki rumahnya, ia sudah melihat seseorang sedang menunggu di teras depan rumahnya. Mereka pun saling sapa satu sama lain. Terlihat wajah senang diantara keduanya saat mereka bertemu. Wajar saja, mereka tidak bertemu selama beberapa hari ini. Setelah membuka pintu rumah, pria tersebut langsung mempersilakan tamu nya untuk masuk dan berbicang didalam rumahnya.

Cukup lama mereka berbicara satu sama lain, bercanda, tertawa, dan bertukar cerita. Sampai akhirnya, kedua orang itu melakukan sesuatu yang membuat keduanya larut satu sama lain. Si pria tidak sadar, bahwa ternyata tamu nya tersebut sedang merencanakan suatu hal yang akan membahayakan nyawanya.

Ditengah kesibukan mereka, secara tiba-tiba si pria merasakan benda yang begitu dingin  sedang menembus tepat di jantungnya dengan keras. Segera darah mengalir deras dari balik pakaiannya. Ia menatap tajam orang yang menghunuskan pisau tersebut padanya. Dilihatnya juga pisau yang digunakannya untuk menusuknya, kartu Joker kembali tersemat disana. Si Pria kontan terkejut. Ia  tidak menyangka bahwa orang itu tega berbuat jahat padanya dan ternyata dialah yang menjadi pelaku pembunuhan berantai selama ini. Sedangkan orang yang membunuhnya, hanya  melemparkan senyum evilnya pada si pria. Sampai akhirnya si pria benar-benar tidak kuat lagi, ia pun terbaring dekat kaki si tamu tersebut menghembuskan nafas terakhirnya.

***

SAAT INI (pukul 12.00 PM)

Eunhwa yang baru saja tiba langsung membuka pintu mobilnya dengan kasar. Ia merasa harus secepatnya pergi menyelamatkan orang yang akan menjadi target selanjutnya. Begitu tiba di pekarangan rumah seorang pria, Eunhwa langsung menggedor-gedor pintu rumah tersebut, berharap ia masih punya sedikit waktu untuk menyelamatkannya. Berkali-kali pintu tersebut di ketok, tidak ada satu orangpun yang membukanya. Padahal Eunhwa yakin, bahwa orang tersebut ada didalam rumah, terbukti dari mobilnya yang terparkir dihalaman rumahnya.

Karena kesal, Eunhwa kemudian mencari sesuatu yang bisa digunakannya untuk merusak pintu tersebut, dan lihatnya sebuah kapak sedang bertengger dekat sebuah pohon di halamannya. Ia segera mengambil kapak tersebut. Dan hanya sekali pukulan keras, pintu itu dapat dirusak dan akhirnya dapat terbuka.

Setelah itu, Eunhwa segera berlari masuk ke rumah tersebut. Seperti orang yang kesetanan, mencari orang yang sedang dicarinya. Namun, langkah dan tatapannya terhenti ketika ia menatap sesosok jenasah pria sudah terbujur kaku di ruang tamu dengan pisau yang menancap di dadanya. Pisau yang sama yang digunakan oleh si pelaku dalam kasus Yesung dan Soeun. Eunhwa lemas. Ia merasa menyesal sudah menyadari semua hal itu terlambat. Kini, orang yang seharusnya ia selamatkan, justru sudah ditemukan terbujur kaku terlebih dahulu. Ia pun segera mengambil ponselnya dan menghubungi Leeteuk.

“Yeoboseyo..” sahutnya yang sepertinya sudah diangkat oleh siempunya diseberang sana.

“…”

“Ne.. saat ini aku berada di rumah Kangin. Tapi… tapi aku terlambat, ia sudah dibunuh… Ne, persis sama dengan pembunuhan Yesung dan Soeun.”

“…”

“Ne, aku  sudah tahu pelakunya. Aku sudah menemukan semua bukti-bukti pembunuhan tersebut dirumahnya. Sebelum ke rumah Kangin, aku pergi ke kediamannya terlebih dahulu. Disana, bukti-bukti itu tersimpan rapi.” Jelas Eunhwa.

Eunhwa yang terlalu  asik berbicara di ponsel itu kini tidak menyadari bahwa bahaya sedang mengancam dirinya. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa seseorang sedang berjalan pelan dibelakangnya dan sedang mengacungkan sebuah pisau yang sudah ikut tertusuk kartu Joker diatasnya.

“Cepatlah kau datang kesini. Jangan lupa suruh Hankyung membawa anak buahnya.”

“….”

“Ne, Teuki.. kau benar. Pelakunya adalah…… Aaaakkkhhh!!!”

Ponsel yang digenggam Eunhwa sontak langsung terlepas dan jatuh ke  lantai bersama dengan tubuhnya yang juga langsung ambruk. Ternyata, pelaku tersebut berhasil menghunuskan pisaunya ke punggung Eunhwa tepat saat ia hendak memberitahu pelaku yang sebenarnya. Terdengar suara Leeteuk yang berteriak cemas terus memanggil nama Eunhwa dari dalam ponsel Eunhwa yang belum terputus. Si pelaku pun langsung mengambil ponsel tersebut dan mematikan sambungannya. Setelah si pelaku memastikan bahwa Eunhwa sudah tidak bernyawa lagi, ia segera merencanakan sesuatu. Sesuatu yang akan ia peragakan ketika para pihak kepolisian datang ke rumah ini.

SATU JAM KEMUDIAN (pukul 01.00 PM)

Sejam kemudian, seluruh pihak kepolisian yang dipimpin oleh Leeteuk pun langsung datang ke TKP. Mereka segera menerobos masuk ke dalam rumah Kangin.

“EUNHWA…YA!! EUNHWA, NOE ODISSEO??” teriak Leeteuk mencari rekannya yang sedari tadi  dicemaskannya.

“Leeteuk.. disini!!!” sahut Heechul di ruang tamu. Leeteuk pun segera menuju kesana. Dan alangkah terkejutnya ia saat melihat ada 3 orang yang terbaring disana. Salah satunya adalah, Eunhwa rekannya yang sudah tidak bernyawa. Leeteuk langsung berlari menghampiri  jasad Eunhwa. Ia mencoba membalik tubuh Eunhwa yang sudah mulai mendingin dan menepuk kedua pipinya berusaha agar Eunhwa mau membuka matanya kembali. Namun, sayang semua usaha yang dilakukannya sangatlah sia-sia.

“ARRGGHHH…!!!! dasar PEMBUNUH SIALAN!!!” umpat Leeteuk yang cukup frusatasi karena kehilangan rekan kerjanya. Heechul yang berdiri dekat sana hanya memandang Leeteuk sedih. Ia kemudian segera menarik Leeteuk untuk berdiri dan memulai pekerjaan mereka secara profesionalitas.

Leeteuk membuang pandangan kesegala arah. Dilihatnya 3 orang yang sedang terbaring disana. Sampai pandangan matanya tertuju pada satu orang yang berbeda dengan Eunhwa dan Kangin.

“Krystal??” sahut Leeteuk. Leeteuk dan Heechul yang berada disebelahnya langsung bergegas menghampiri Krystal yang sepertinya pingsan tersebut dan berusaha membangunkannya.

“Eunghhh..” sahut Krystal lemas saat Leeteuk menepuk-nepuk pipinya dan menyadarkannya. Krystal membuka mata perlahan-lahan dan dilihatnya Leeteuk dan Heechul sedang menatap dirinya.

“Aku…dimana??” ia mencoba bangun dari pangkuan Leeteuk dan kemudian menengok ke arah kiri kanan  seolah memastikan dimana dirinya berada.

“kau berada dirumah Kangin. Sedang apa kau disini?? Dan apa yang terjadi denganmu sampai kau pingsan seperti tadi??” tanya Heechul. Krystal terdiam. Ia berusaha mengingat apa yang sudah terjadi.

“Aku.. aku sendiri juga tidak tahu. Aku datang kesini untuk menemui Kangin. Tapi, begitu mau masuk, aku merasa ada orang yang memukul kepalaku. Setelah itu aku tidak ingat apa-apa lagi.”

“Lantas, apa hubunganmu dengan Kangin?? Bukannya kalian tidak ada hubungan apa-apa lagi??” lanjut Heechul. Krystal menggeleng. Dia menjelaskan bahwa ia masih memiliki hubungan dengan Kangin. Mereka ternyata masih berpacaran sampai saat ini.

Sedang asiknya mereka dengan kegiatan penyelidikan masing-masing, tiba-tiba seorang pria datang dan masuk kedalam rumah tersebut. Ia begitu terkejut saat melihat salah satu orang yang begitu disayanginya sudah terbujur kaku dan sedang diurus oleh pihak kepolisian dan rumah sakit.

“Chankaman!!!! Noona??” teriaknya saat pihak rumah sakit mau mengangkat jasad tersebut. Semua orang yang berada disana langsung menoleh kearah pria yang berteriak tadi.

“Kyuhyun?! Sedang apa kau disini??” tanya Leeteuk.

“YA!! ADA APA DENGAN MEREKA??? SIAPA YANG SUDAH MEMBUNUHNYA??” teriak pria, yang ternyata adalah Kyuhyun, itu marah-marah. Ia terlihat sangat menyeramkan. Matanya memancarkan rasa kesedihan juga amarah yang sangat dalam melihat kakak yang disayanginya, Eunhwa dan sahabatnya Kangin, sudah tidak bernyawa.

“CERITAKAN PADAKU HYUNG, KENAPA MEREKA BISA SAMPAI SEPERTI ITU????” Kyuhyun mencengkram kerah kemeja Leeteuk menuntut penjelasan.

Leeteuk hanya mampu terdiam. Ia merasa bersalah pada Kyuhyun karena tidak bisa menjaga rekan sekaligus kakak pria itu dengan baik. Leeteuk merasa bahwa ia sudah menjadi rekan kepolisian yang gagal.

“Dia…” sahut seseorang yang berada didalam ruangan itu. Kontan saja, seluruh orang yang berada disana langsung menoleh kearah orang tersebut.

“Mwo?! Dia?? Apa maksudmu, Krystal ssi??” tanya Siwon yang sedari tadi berkutat dengan daerah TKP sambil menunjuk kearah yang ditunjuk oleh Krystal.

“Dia… Dia lah yang membunuh Kangin dan juga wanita itu. Aku yakin dia yang melakukannya. Ryan lah yang juga memukul kepalaku dari belakang tadi.” sahut Krystal ketakutan.

Ucapan Krystal ternyata membuat semua orang yang berada  disana tertegun dengan ucapannya, termasuk Leeteuk, Heechul, Hankyung, Siwon, bahkan Kyuhyun sendiri.  Mereka bingung apa yang Krystal maksud.

Kyuhyun yang sedari masih terdiam, langsung melepaskan cengkramannya di kerah Leeteuk. Dan dengan terang-terangan ia berjalan menghampiri Krystal sambil menatap tajam wajah gadis itu. ada rasa marah, sedih, benci, kasihan dalam mata Kyuhyun saat menatap Krystal. Namun, tiba-tiba..

PLAAAKKKK!!!!!!!

Dengan amarah yang membara, Kyuhyun menapar wajah Krystal hingga meninggalkan bekas merah dipipi putihnya. Krystal yang merasa terkejut dengan apa yang dilakukan Kyuhyun pun semakin menggila. Ia semakin berteriak seperti orang kesetanan dan menunjuk Kyuhyun sebagai pelakunya. Bahkan, Krystal pun mulai menggila dengan menarik kedua lengan pakaian yang dikenakan Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun, ia hanya terdiam mendengar semua tuduhan Krystal yang dilayangkan padanya.

Leeteuk yang melihat hal itu pun langsung menyadari sesuatu. Ia segera menghampiri Kyuhyun dan Krystal yang sedang terlibat dalam pertengkaran tersebut.

“Krystal ssi, Cukup!!! Aku rasa kau salah orang.” Sahut Leeteuk berusaha melepaskan tangan Krystal dari tubuh Kyuhyun. Krystal tetap tidak terima dengan semua ucapan Leeteuk.

“Ani!!! Dia itu pembunuhnya!! Ryan yang sudah membunuh Kangin, Wanita itu dan juga yang memukulku!!! Tangkap dia!! Palliwa..”

Leeteuk menghela nafas. Dia pun akhirnya mengerti dengan semua yang terjadi. Leeteuk merasa ini lah saat nya ia mengungkapkan semua yang sebenarnya.

“Krystal, Tolong dengarkan aku! Kyuhyun tidak mungkin membunuh Kangin dan Eunhwa. Karena.. karena, kyuhyun tidak mengenal Kangin sama sekali. Dan satu hal yang lebih penting lagi yang harus kau ketahui, Kyuhyun tidak mungkin membunuh Kakak nya sendiri.”

“Mwo??? Kakaknya?? Kyuhyun?? Apa maksudnya?? Aku.. aku sama sekali tidak mengerti!!” ucap Krystal gugup.

“Asal kau tahu, aku itu Ryan! Dan mereka, para polisi itu mengetahui bahwa namaku adalah Kyuhyun. Aku adalah adik dari Eunhwa. CHO eunhwa!!! Kau terkejut??” sahut Kyuhyun pelan namun sangat penuh dengan penekanan tajam. Kontan saja, seluruh anggota yang berada disana termasuk Leeteuk, Heechul dan Hankyung kaget mendengar pernyataan dari Kyuhyun. Mereka tidak menyangka bahwa salah satu orang yang sempat mereka curigai itu adalah adik dari rekan mereka sendiri.

“Jad.. Jadi.. Kau..kau adik dariii, detektif wanita itu??” Krystal tiba-tiba gugup.

“Mwo?! Jadi selama ini, kau termasuk anggota dari Jack Black, Kyuhyun-ah?? Jadi selama ini Eunhwa dan Donghae berusaha menutupi identitasmu dari kami, para polisi, dengan berkata bahwa kau, Ryan, itu adalah pria misterius yang tidak diketahui informasi jelasnya! Begitu??” Omel Leeteuk. Kyuhyun hanya mengangguk lemah.

“Leeteuk ssi, sebenarnya tidak hanya Donghae yang tahu informasi ini. Sebenarnya, sebelum Eunhwa sunbae menyuruhku untuk melakukan penyelidikan terhadap anggota Jack Black, ia sudah memberitahuku bahwa disana ada Kyuhyun, adiknya.” Sahut Siwon.

Ya, ternyata Ryan yang selama ini menjadi anggota Jack Black itu adalah Kyuhyun, adik dari Eunhwa. Pertama kali Eunhwa tahu bahwa adiknya adalah anggota Jack Black terjadi saat Eunhwa melakukan penyelidikan. Sejak saat itu, ia selalu berusaha untuk mengawasi sang adik agar Kyuhyun tidak terlibat dalam kasus tersebut. Sebisa mungkin, Eunhwa berusaha untuk membantu Kyuhyun menyembunyikan identitasnya dari para anggota kepolisian. Jati diri Kyuhyun saat itu nyaris saja ketahuan kalau saja Eunhwa tidak segera memberitahukannya terlebih dahulu kepada Donghae dan Siwon yang bertugas untuk mengawasi dan mencari semua informasi mengenai anggota Jack Black. Kyuhyun beruntung, selama ini ia tidak pernah tertangkap basah oleh Leeteuk secara langsung. Sedangkan Leeteuk, ia hanya pernah melihat Kyuhyun sekali saja. Saat tadi, Leeteuk tahu bahwa pria itu adalah Kyuhyun pun dari ucapan Kyuhyun yang memanggil jasad Eunhwa dengan sebutan ‘Noona’.

Keadaan yang membingungkan benar-benar terjadi saat ini. Leeteuk sudah mulai bisa mencerna satu persatu semua yang terjadi dalam kasus ini.

“Kalau bukan Ryan, Eunhyuk.. pasti Eunhyuk pelakunya!!” sahut Krystal memecah suasana. Seluruh pihak kepolisian yang berada disana menoleh pada Krystal. Ia masih tetap bersikukuh menunjuk Eunhyuk sebagai pelakunya. Baginya, tidak ada lagi orang jahat selain Eunhyuk.

“Berhenti, Krystal!!!!! Tidak usah kau berpura-pura seperti ini lagi!!!!” sahut Leeteuk. Krystal terdiam dan menatap Leeteuk juga Kyuhyun yang berada disampingnya.

“Mengaku lah! Aku tahu kau pelakunya! Kau lah yang sudah membunuh Yesung, SoEun, Kangin, dan juga Kakak ku. Aku sudah tahu semuanya Krystal! Menyerahlah!” sahut Kyuhyun dingin. Krystal menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia tertawa keras, seolah mengejek semua pernyataan Kyuhyun.

“HAHAHAHA… jangan bercanda! Mana mungkin aku membunuh mereka?? Aku memang mengenal Yesung, Soeun dan Kangin, tapi bukan berarti aku yang membunuh mereka! Aku menyayangi mereka. Kalau soal detektif Eunhwa, bagaimana bisa aku membunuhnya?? Aku bahkan tidak kenal dengan Detektif wanita itu.” Leeteuk pun kemudian maju dan bersiap-siap untuk mengungkapkan semuanya.

“Heuh.. kau pikir aku tidak tahu semuanya?? Apa perlu aku menceritakan semua kebenarannya??”

***

2 JAM SEBELUMNYA (Pukul 11.00 AM)

Eunhwa memutuskan untuk ke rumah Krystal terlebih dahulu. Kecurigaannya selama ini ternyata benar, Krystal lah yang membunuh Yesung dan Soeun. Berbagai macam spekulasi yang ada di pikirannya ternyata membawanya sampai pada suatu titik cerah yang berhasil Eunhwa dapatkan sebagai jawabannya.

Setelah tiba d rumah Krystal, Eunhwa beruntung karena saat ini Krystal tidak berada dirumahnya. Ia pun segera meminta ijin pengurus rumah Krystal untuk memeriksa seluruh ruangan, terutama kamar Krystal untuk diperiksa. Tidak lupa juga Eunhwa menunjukkan kartu pengenalnya.

Tujuan pertama Eunhwa dirumah itu adalah kamar Krystal. Dengan penuh hati-hati, Eunhwa memasuki kamar Krystal dan memeriksa apapun yang dapat menjadi bukti kejahatannya.

Dan terkejutlah Eunhwa saat mengetahui bahwa banyak bukti kejahatan terdapat didalam kamar Krystal.

Beberapa kartu Joker yang sudah robek bagian tengahnya, pisau yang sama persis yang digunakan oleh Krystal untuk membunuh koorbannya. Semua tersimpan rapi di dekat meja kerjanya. Tak lama berselang, mata Eunhwa pun tertuju pada beberapa pigura photo yang terletak di meja kerjanya. Ia segera menghampiri kesana dan kembali terkejut saat melihat beberapa foto Krystal dengan pria yang berbeda. Ada foto antara dirinya dengan Eunhyuk, dengan Yesung dan terlebih lagi dengan Kyuhyun, alias Ryan, juga dengan Kangin. Dari sana Eunhwa sudah bisa memastikan, Krystal ternyata pernah berpacaran dengan kesemua anggota Jack Black, termasuk Kyuhyun adiknya. Motif pembunuhan yang dilakukan Krystal pun seperti sudah bisa ditebak, yaitu karena rasa dendam terhadap keempat pria itu. Setelah Eunhwa berhasil mengambil beberapa bukti dan memotret semua bukti tersebut, Eunhwa pun terus berjalan kembali mengelilingi kamar Krystal. Dan seperti tadi, mata Eunhwa kembali tertuju pada tulisan merah di kaca meja riasnya. Tulisan J.O.K.E.R terlihat tertulis di sana. Sepertinya tulisan itu ditulis dengan menggunakan lipstik merah darah miliknya. Eunhwa tertegun sejenak, dilihatnya tulisan JOKER tersebut, dengan dua huruf ‘J’ dan ‘O’ yang sudah disilang. Eunhwa tahu, ia sadar bahwa maksud dari tulisan tersebut adalah nama-nama orang yang menjadi target utama pembunuhannya.

Sambil mengingat-ingat kembali semua informasi yang diberikan Donghae di kantor kepolisian tadi, Eunhwa kemudian terlihat berpikir keras. Ia berusaha menyambung-nyambungkan sesuatu yang berada dipikirannya dan kenyataan yang ada dihadapannya. Sampai, ia terlonjak seperti sadar akan sesuatu.

“Ne.. aku sekarang tahu apa maksudnya. Huruf ‘J’ untuk JONGWOON, nama asli Yesung. Lalu huruf ‘O’ untuk Olivia, nama internasional Soeun. Ne..Ne, aku mengerti sekarang! Tapi, huruf K.E.R itu???” Eunhwa kembali berpikir lagi. Sambil ia berpikir, matanya kembali mengarah ke semua foto-foto Krystal yang sedang bersama para anggota Jack Black lain.

“AH…! Arraseo.. aku tahu. ‘K’ untuk Kangin, ‘E’ untuk Eunhyuk, dan ‘R’ untuk…..” Eunhwa terdiam. Tiba-tiba rasa cemas merasuk kedalam dirinya. Pikirannya kini sedang tertuju pada adik satu-satunya, Kyuhyun. Yah, Eunhwa tahu dan sadar bahwa saat ini adiknya kemungkinan sedang dalam bahaya dan sedang menjadi incaran Krystal selanjutnya. Dengan segera, Eunhwa pun langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Kyuhyun.

“Yeoboseyo.. Kyunnie, Neo Odiesseo??” seru Eunhwa lega bercampur panik saat adiknya berhasil mengangkat teleponnya. Ia benar-benar cemas dengan keadaan Kyuhyun.

“Aku sedang ada urusan Noona. Waeyo??” ucap suara Kyuhyun diseberang.

“Urusan apa?? Odiesseo, Kyu?? Jawab!! Kamu dimana??”

Mendengar suara kakaknya yang berteriak panik, Kyuhyun juga menjadi ikut-ikutan cemas. Ada rasa penasaran merasuk dalam dirinya saat mendengar suara kakaknya.

“Aku.. aku sedang di toko buku, Noona. Wae Kudae??” Kyuhyun terpaksa berbohong. Ia tidak ingin membuat Eunhwa merasa cemas jika Eunhwa tahu bahwa saat ini ia sedang berada di Joker Head.

“Kyu, aku sudah tahu siapa pelakunya!! Aku sudah tahu pembunuh Yesung dan Soeun. Seperti dugaanmu, pelakunya bukan anggota Jack Black. Dia Krystal. Pelakunya Krystal! Aku mohon Kyu, kau jangan pergi kemana-mana. Tetaplah disana!! Ah..ani,ani!! Lebih baik Datanglah ke tempat Kangin sekarang, temui aku disana!! Sepertinya target pembunuh selanjutnya adalah Kangin. Aku harus segera kesana untuk mencegahnya. Kau cepatlah datang! Jangan pergi kemanapun lagi. Arraseo?!!”

“Ah Noona, tapi…”

“KYU!!! Jebal Kyu, aku tidak ingin sesuatu terjadi padamu. Tolong, turutilah permintaan aku kali ini. Aku takut! Aku takut kalau Krystal sampai menemukanmu dan membunuhmu. Jadi, Cepat datang dan temui aku di rumah Kangin.” Ucap Eunhwa mengakhiri perkataannya dan segera bergegas menuju rumah Kangin untuk menemui dan mencegah Krystal untuk membunuhnya, walupun Eunhwa tidak pernah tahu bahwa ia sudah terlambat.

Sedangkan Kyuhyun, setelah mendapat telepon dari Eunhwa, ia langsung berlari kencang menuju rumah Kangin seperti yanng disuruh oleh kakaknya. Kyuhyun sengaja datang bukan untuk menuruti kemauan Eunhwa, melainkan ia merasakan khawatir yang teramat sangat pada kakak kesayangannya itu. Filling nya selalu berkata bahwa Eunhwa sedang dalam bahaya. Tanpa pikir panjang, ia segera melajukan mobilnya kearah rumah Kangin. Perasaannya semakin tidak enak. Ia sadar, kakaknya mungkin saat ini sedang bekerja sendirian. Sepanjang perjalanan, Kyu selalu berharap bahwa ia akan bertemu dengan Eunhwa dalam keadaan selamat. Di hatinya yang terdalam, ia lebih merelakan dirinya yang mati dibunuh daripada harus kehilangan keluarga satu-satunya yang saat ini dimilikinya. Namun sayangnya, kenyataan berkata lain. Kyuhyun bahkan harus merelakan Kakak tercintanya dan bahkan sebelum ia sempat melihat Eunhwa untuk yang terakhir kalinya.

***

SAAT INI-MASIH DI KEDIAMAN KANGIN

“Apa kau masih mau menyangkal bahwa kau bukan pembunuhnya?? Apa bukti yang kutunjukkan ini belum cukup untuk membuatmu mengaku??” tanya Leeteuk tajam.

Krystal masih tidak bergeming. Ia masih merasa gugup dan ketakutan dengan semua bukti yang ditunjukkan didepannya.

Leeteuk menunjukkan semua bukti yang dibawa oleh Eunhwa kehadapan Krystal. Semua bukti-bukti yang dibawa Eunhwa untungnya masih tersimpan rapi didalam mobil Eunhwa. Para petugas kepolisian yang menjadi anak buah Hankyung lah yang berhasil menemukannya dan membawanya kehadapan Leeteuk.

“Mangakulah, Bi*ch!!! Apa kau belum puas sudah membunuh Kedua temanku??” Kyuhyun menghampiri Krystal dan mencengkram kedua lengannya dengan sangat keras sampai Krystal merasa kesakitan. Kyuhyun masih menatap Krystal tajam dan dengan penuh dengan amarah yang membara.

“Wae?? WAEYO??? Kenapa kau membunuh Noona ku??? APA SALAHNYA???”

PLAAKKK!!!! Kyuhyun kembali menampar pipi Krystal untuk kedua kalinya. Pandangan penuh kebenciannya itu pun tidak mampu menutupi air matanya yang saat ini turun.

Kyuhyun menangis. Hanya air matanya yang turun membasahi pipinya. Sedangkan tatapannya masih terus menatap Krystal tanpa sedetik pun teralihkan.

Inilah pertama kalinya Kyuhyun menangis dalam hidupnya. Hatinya yang selalu beku dan begitu dingin bagi orang lain itu kini telah mencair dan menggoreskan luka di hatinya akibat kehilangan Kakak yang begitu disayanginya.

“BUKAN AKU PEMBUNUHNYA!!!! AKU DI JEBAK!!” Krsytal kembali mengamuk. Ia sempat terdiam beberapa detik baru kemudian melanjutkan kembali ucapannya

“Eunhyuk!!! Pasti Eunhyuk pelakunya!! Dan aku yakin, pasti Eunhyuk yang sudah menjebakku! Lagib pula, aku sudah lama tidak pulang kerumah. Aku bahkan sudah tinggal lama bersama dengan Kangin. Kami sudah tinggal bersama. Jadi bagaimana bisa semua barang bukti pembunuhan itu ada d rumah ku?? Tidak mungkin aku yang meletakkannya. Percayalah!!!!”

Krystal masih terus ngotot menyangkal bahwa dia adalah dalang dibalik semua pembunuhan berantai ini.

“aku tidak melakukan semua itu Krys..” sahut seseorang dari depan pintu masuk rumah Kangin. Semua orang yang berada dalam rumah itu menoleh kearah suara pria yang baru saja tiba itu. Dengan pakaian seadanya, pria itu terlihat datang sambil di kawal oleh dua orang polisi yang berada di samping kiri dan kanannya.

“Eunhyuk?!” sahut Krystal dan Kyuhyun bersamaan. Eunhyuk hanya tersenyum dan mengangguk kearah mereka.

“Hyuk, bagaimana bisa kau..??” tanya Krystal tanpa menyelesaikan ucapannya

“Ne.. aku sengaja bersembunyi. Aku benar-benar takut dituduh sebagai pelaku pembunuhan oleh para polisi ini. oleh karena itu, semenjak kematian Soeun, aku langsung memutuskan untuk pergi dan menyendiri untuk menghindari kejaran mereka. Dan ternyata, tadi pagi tempat persembunyianku ditemukan oleh mereka ini” jawabnya sambil tersenyum pasrah dan menunjuk dua polisi disebelahnya.

“kamsahamnida, Shindong ssi.. Donghae ssi.” Sahut Leeteuk pada dua orang polisi yang membawa eunhyuk, yang ternyata adalah Shindong dan Donghae.

“Chankaman!! Lantas, bagaimana bisa kalian menemukannya??” tanya Kyuhyun.

“Ne.. itu berkat Siwon. Dia ternyata memasang alat penyadap ditubuh Eunhyuk saat melakukan interogasi pertama saat itu. Dan dari alat penyadap itulah, Heechul bisa melacak dan menemukan dimana letak keberadaan Eunhyuk dan juga dibantu oleh anak buah Hankyung.” Jelas Leeteuk.

Setelah pembicaraan singkat itu, mata mereka kemudian kembali tertuju pada Krystal yang masih tertunduk dan terdiam. Ia merasa dirinya berada dalam masalah yang sangat besar.

“Menyerahlah Krystal.. semua sudah jelas. Tidak mungkin lagi kau bisa mengelak. Kami sudah memeriksa semuanya dan Eunhyuk memang sama sekali tidak bersalah dalam hal ini.” Ucap Leeteuk.

Dengan tetap menunduk, Krystal akhirnya hanya mengangguk pasrah. Dengan sangat perlahan, Krystal menjulurkan kedua tangannya kedepan, bersiap untuk menerima semua konsekuensi dan hukuman atas apa yang sudah dia perbuat selama ini. Krsytal mau tidak mau harus siap menghabiskan sebagian besar hidupnya di penjara yang sudah menunggunya.

Ia pun kemudian digiring oleh Hankyung. Diborgol kedua pergelangan tangannya dan bersiap dibawa ke kantor polisi.

“Chankaman!!!” panggil Kyuhyun yang membuat langkah Krystal dan Hankyung terhenti. Mereka menoleh bersama.

“Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau memberi tahuku alasanmu membunuh mereka dan kakakku!” tanya Kyuhyun tajam.

Krystal mengehela nafas. Ada setitik air mata penyesalan yang turun di kedua mata cantiknya. Air mata penyesalan yang akan ia bawa sampai kapanpun.

-TO BE CONTINUE-

6 thoughts on “KNIFE AFTER DARK (Part 3)

  1. Hiyaaaa
    msh blom abis eonni
    part 4nya dah rilis blom
    ah penasaran nih
    jd Ryan itu Kyu
    haha pantes aja sifatnya kok sama…
    Let’s go check part4 nya….

  2. Jgn d tahan krystalnya!!! Bunuh skalian…. Kalo d tahan sma aja boong, org dia nglakuin pembunuha.. Nyawa harus d blas dgn nyawa!!

  3. Syukurlah kyuhyun gue kagak mati😀
    Author.. Gila!! seru abiiss😀
    Tapi kira2 nanti kyu sama siapa ya, couplenya gituu😀

  4. Ternyata kristal tersangkanya , jgn ditahan bunuh aja sekalian biar gak nge repotin lagi hhhee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s