PARK SISTERS SCANDAL (part 2 of 3)

PARK AERIN



Memiliki julukan sebagai “Queen of Scandal” dengan beberapa artis pria bagi sebagian wanita mungkin itu suatu hal yang menyenangkan. Tapi tidak untukku! Kalian tahu? Aku bahkan mendapatkan julukan tersebut justru dari kedua bocah itu, Sunyeong dan Hyemin. Ckckck.. aku bahkan tidak tahu apa yang menjadi alasan mereka untuk memberikanku predikat sebagai “Queen of Scandal”. Apa hanya karena banyak pria yang dekat denganku?? Atau karena aku sudah lebih sering memiliki seorang namjachingu sejak aku berada di Junior High School?? Omoo.. dasar si Leader dan Magnae yang satu memang kurang ajar!! Aku memang mudah menyukai seseorang. Ingat!! MENYUKAI.. bukan MENCINTAI. Tapi sampai detik ini, Aku hanya mencintai Yesung ku!! Aku hanya mencintai pria bersuara emas itu!! Tapi kenapa dua bocah itu tidak mau melepas predikat “Queen of Scandal” itu dari diriku?!

Aku rasa, mungkin aku harus menceritakan sedikit kisah ku dengan beberapa pria yang ‘katanya’ selalu menjadi scandal untukku. Aku rasa, aku harus menceritakannya kepada semua, agar orang-orang tidak ikut-ikutan mencap diriku sebagai si “Ratu Scandal”.

Baiklah, pria pertama yang berhasil masuk ke kehidupanku bernama Fernando Torres. Kau pernah mendengar nama itu?? Aku rasa, jika kau seorang penggemar sepak bola, tidak mungkin kau tidak pernah mendengar nama yang fenomenal itu. Yah, dialah pria pertama yang mampu menjadi cinta monyetku. Pertemuan ku dengannya terjadi saat aku sedang berlibur ke Spanyol dengan Umma, Appa serta Kangin Oppa, Shindong Oppa juga yeodongsaengku, Dasom. Disana, aku diajak Appa untuk mengunjungi sekolah sepak bola Atletico Madrid. Dan disana lah pertama kalinya aku bertemu dengan Torres. Selama sebulan berlibur kesana, aku selalu memaksa Appa atau Shindong Oppa atau Kangin Oppa untuk mengunjungi tempat Torres latihan sepak bola.  Hingga pada akhirnya aku berhasil berkenalan dan dekat dengan Torres. Jujur, saat itu aku sangat menyukainya. Tapi sayang, perbedaan kewarganegaraan kami lah yang membuat kami tidak bisa bersama lebih lama. Untuk berkomunikasi saja, aku menggunakan Appa sebagai translatorku.

Saat sudah waktunya aku kembali pulang ke Korea, mau tidak mau aku harus melepaskan Torres. Pertama kali meninggalkan seseorang yang begitu aku sayangi, benar-benar membuatku hatiku sakit. Aku bahkan terus menangis di pesawat sepanjang perjalanan. Sampai, Oppa ku, Shindong memberikan semangat padaku dengan mengatakan

“Aerin-ah, sudah jangan menangis lagi. Kalau kau memang menyayanginya, lebih baik kau doakan dia agar kelak dia menjadi pemain sepak bola yang terkenal. Siapa tahu, kau nanti bisa sering-sering melihatnya di televisi. Arrachi?!”

Ucapan Shindong Oppa benar-benar ampuh membuat ku berhenti menangis. Seperti terbius oleh ucapan Oppa, aku langsung berdoa didalam hatiku, aku berharap bahwa satu saat nanti Torres bisa menjadi seorang pemain sepak bola internasional seperti cita-citanya yang pernah ia ucapkan padaku dahulu. Dan ternyata, doa ku terkabul! Saat ini, aku sudah bisa melihatnya wara-wiri di beberapa pertandingan Sepak bola yang selalu aku tonton. Senang rasanya aku melihatnya begitu menikmati setiap pertandingan yang selalu dilakoninya. Dan yang terpenting, aku senang, karena aku pernah sempat mengenalnya walau hanya dalam waktu yang singkat.

Setelah Torres, cukup lama aku tidak lagi memiliki namjachingu. Entah mengapa, belum ada pria yang bisa menarik perhatianku. Tapi, kalau pria yang meminta ku untuk menjadi yeojachingunya si ada. Tapi tetap saja aku tidak bisa menemukan pria yang benar-benar bisa membuat hatiku gila saat bertemu dengannya.

Sampai, satu ketika saat aku sedang mencoba untuk mengikuti audisi sebagai trainer di sebuah management artis terkenal, aku melihatnya. Aku melihatnya berjalan dengan 4 orang temannya sedang memasuki gedung tempat dimana aku mengikuti audisi. Cara berjalannya yang begitu tegap, hidung mancung nya, matanya yang begitu tajam, senyumnya yang manis, benar-benar membuatnya begitu berkharisma.

“Minho…Minho!!! Choi Minho!!!” kudengar beberapa gadis dibelakangku berteriak kearah lima pria yang sedang berjalan itu. Dan kulihat pria yang sedari tadi kuperhatikan itu menoleh kearah penggemarnya dan tersenyum melambaikan tangannya kepada mereka. Dan saat itu lah ku ketahui bahwa namanya adalah Choi minho, anggota boyband SHinee.

Ada rasa yang berbeda saat aku melihat Minho, entah apa itu yang jelas aku selalu merasa ada yang lain dengannya saat aku memandangnya. Jujur, aku baru saja mengetahuinya bahwa ternyata dia berada satu management dengan kakakku, Shindong dan Kangin. Dan lebih terkejut lagi saat tahu bahwa dia juga teman segrup Taemin, sepupuku (adik dari Hyemin, Magnae Park Sisters). Semenjak saat itu, aku selalu berusaha untuk membujuk kedua Oppa ku agar mereka mau memperkenalkan aku pada Minho.

Dan ternyata, aku berhasil berkenalan dengannya. Hampir selama beberapa bulan, aku dan Minho menjadi dekat satu sama lain. Sering kami bertemu hanya berdua saja, mengunjungi berbagai macam tempat, makan siang atau makan malam berdua, dll. Saat itu aku sama sekali tidak mengetahui bahwa Minho sudah mempunyai seorang Yeojachingu. Sampai, satu saat aku mengalami satu hal yang jujur, baru kali itu aku alami.

Seorang paparazzi berhasil mengabadikan moment kebersamaan kami saat aku dan Minho sedang berada di gedung KBS. Saat itu, aku sedang menghadiri satu acara yang diikuti oleh Super Junior dan juga Shinee. Tujuan awalku hanyalah ingin mendampingi kedua Oppa ku yang akan menyanyi disana. Saat itu aku sedang iseng pergi ke backstage untuk menemui Minho. Tujuanku menemuinya untuk sekedar berbincang dengannya dan untuk memberikannya semangat. Namun, satu kejadian yang kami lakukan saat itu benar-benar menjadi bencana untukku nantinya. Secara tiba-tiba, Minho memelukku dan mengecup keningku saat kami sedang berbicara sambil diselingi dengan candaan. Dan parahnya, kami sama sekali tidak menyadari bahwa saat itu ada seseorang yang merekam dan memotret apa yang baru saja kami lakukan. Dan akibatnya, keesokan harinya berita tersebut pun membuat seluruh netizen gempar. Semua foto-foto saat Minho mengecup kening ku muncul dimana-mana, di majalah, televisi, maupun internet. Berbagai kecaman dan makian muncul untukku. Banyak diantara mereka yang menganggap aku adalah wanita yang genit. Padahal, Hey.. itu hanya lelucon. Aku tahu, walaupun aku menyukai Minho tapi aku masih sadar diri. Apa yang dia lakukan saat itu hanya sebatas bercanda.

Cukup lama berita itu muncul dipermukaan. Aku pikir itu hanyalah masalah sepele, sampai suatu saat Krystal, sepupu ku, menemui ku dan mengatakan padaku bahwa ia sangat kecewa dengan semua tingkahku terhadap Minho. Aku yang tidak tau apa-apa terang saja tidak mengerti semua ucapannya. Bahkan parahnya, Krystal sampai menyebutku sebagai merusak hubungan orang.

“Eonnie, MINHO ITU NAMJACHINGUKU!!!!” teriak Krystal marah saat itu. Dan jujur, saat mendengar ucapannya, aku langsung terdiam. Aku benar-benar tidak mengetahui bahwa ternyata mereka berdua berpacaran. Secara tidak langsung, aku telah menyakiti perasaan adik sepupuku sendiri!! Omooo… bagaimana bisa aku tidak tahu mengenai hal ini?!

Dan akibat kejadian itu, hubunganku dengan Krystal pun sempat memburuk selama hampir 2 bulan. Begitu juga hubungannya dengan Minho. Aku sangat merasa bersalah saat itu. Akibat scandal yang besar itu, Banyak netizen juga Shawol yang marah padaku karena sudah merusak hubungan MinTal couple. Aku juga sempat marah pada Minho, kenapa saat itu ia tidak memberitahuku bahwa Krystal adalah Yeojachingunya.

Akhirnya setelah hampir 3 bulan kasus ku dengan Minho ini tercium public, berita itu pun menghilang dengan sendirinya. Hubunganku dengan Krystal juga sudah mulai membaik hingga saat ini. Itupun dengan campur tangan Kedua Oppa ku dan juga sepupuku Leeteuk (Kakak Krystal).

Semenjak berita scandal ku dengan Minho, aku jadi semakin hati-hati jika ingin dekat dengan beberapa selebritis di Korea. Aku tidak ingin lagi ‘terjebak’ dengan semua yang kulakukan. Sampai, aku bertemu dengannya dan dia berhasil menyakinkan ku untuk tidak takut menjalani hubungan dengannya, walaupun dia seorang artis yang digandrungi banyak wanita. Yah, aku sempat berpacaran dengan Kibum, salah satu anggota Super Junior yang juga teman segrup Oppaku, Kangin dan Shindong. Aku tidak tahu bagaimana ceritanya sampai kami bisa berpacaran seperti itu dan kenapa baru saat ini kami saling mempunyai perasaan cinta satu sama lain. Padahal, aku sudah mengenalnya saat pertama kali Super Junior melakukan debut mereka.

Kibum merupakan lelaki pertama yang dimana aku menjalani hubungan serius bersama dengannya. Sedangkan dengan namja-namja sebelumnya, entah mengapa aku tidak pernah mau mengakui hubunganku dengan mereka dengan sebutan ‘pacaran’.

Hubunganku dengan Kibum berlangsung selama hampir 2 tahun. Selama itu, jarang sekali ada hal yang mampu membuat kami bertengkar hebat. Sampai satu ketika, saat aku dan sepupuku Hyemin sedang menghadiri perayaan tunangan salah satu kerabat, aku bertemu dengan lelaki ku saat ini, Yesung. Awalnya aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun dengan Yesung Oppa. Tapi tidak dengan Yesung sendiri. Ku dengar, ia mulai menyukaiku saat pertemuan kita di acara tersebut. Dan anehnya, hal itu Kibum sendiri lah yang memberitahukannya padaku.

Disaat hubunganku dan Kibum sedang bermasalah, entah bagaimana ceritanya Yesung selalu ada untukku. Dia bisa tahu apa yang terjadi dengan ku dan bisa mengetahui dengan pasti bagaimana perasaanku saat itu. Disaat aku bertengkar hebat dengan Kibum karena Yoona, Yesung lah orang yang menghiburku (Baca Cerita “Park Sisters Love Story part 2 of 4”). Begitu juga saat aku sedang sedih karena kupikir Kibum tidak datang saat pembuatan MV Sorry Sorry, saat itu juga Yesung datang membuatku tertawa. Yah, walaupun saat itu Kibum sedikit salah paham dan akhirnya membuat kami malah bertengkar hebat untuk kesekian kalinya. Dan saat itu, aku mendengar dari Shindong Oppa, bahwa Kibum dan Yesung sedang berbicara serius hingga akhirnya membuat Kibum dan Yesung tidak bertegur sapa satu sama lain selama proses syuting.

Dan setelah berjuang hampir beberapa waktu untuk mempertahankan hubungan kami, Aku dan Kibum pun putus. Baru kali itu aku benar-benar merasakan sakit yang amat sangat dihatiku akibat perpisahan kami. Dan lagi-lagi, Yesung datang untuk menghiburku. Dia bahkan sangat sabar dalam menghadapiku yang terus-terusan menangis karena masih belum mampu melupakan Kibum.

Selama penantian itu, ternyata hatiku mulai membaik. Aku mulai bisa membuka hatiku untuk Yesung. Semua kebaikan dan perhatian Yesung mampu menyembuhkan seluruh kesedihan yang aku alami akibat perpisahan ku dengan Kibum.

Hingga, satu hari aku diajak oleh Yesung untuk menghadiri konser Super Junior KRY yang diadakan di Jeju. Disana, aku begitu tersanjung dan tidak menyangka sama sekali saat Yesung mengatakan bahwa aku adalah gadis yang berharga untuknya. Ditambah lagi, kejutan yang ia berikan kepadaku saat itu benar-benar membuat seluruh hatiku luluh. Yesung ternyata meminta ku menjadi kekasihnya di tempat pertama kali kami bertemu. Dengan pakaian berjas warna putih yang dikenakannya, serta bunga mawar yang digenggamnya, ia menyatakan semua perasaannya padaku dan yang tentu saja langsung ku terima.

Sampai saat ini, aku masih menjalin hubungan dengan Yesung. Jujur, aku sangat-sangat bahagia memilikinya. Dari semua pria yang pernah dekat atau pernah bersamaku, Yesung lah lelaki terbaik yang pernah kumiliki. Dialah ‘Pangeran kura-kura’ ku yang paling kusayangi saat ini hingga seterusnya.

Tapi lagi-lagi, aku harus ‘tersandung’ dengan scandal yang tidak sengaja kubuat. Beberapa bulan setelah hubunganku dengan Yesung terjalin, aku kembali terkena dampak gossip yang beredar bersama dengan salah satu penyanyi solo Korea yang bernama Simon Dominik. Yah, aku kembali tertangkap kamera sedang masuk kedalam sebuah pusat perbelanjaan berdua dengannya. Padahal, kalau kalian tahu, saat itu aku tidak benar-benar pergi hanya berdua dengannya. Aku pergi dengan Shindong Oppa dan juga sepupuku, Heechul Oppa. Tapi kenapa yang harus jadi umpan paparazzi itu justru aku?! Ditambah lagi foto-foto duet ku dengan Simon Dominik yang sedang duet menyanyi di sebuah tempat karaoke itu juga ikut tersebar. Aku bahkan tidak habis pikir, bagaimana cara mereka bisa mendapatkan foto-foto itu.

Hal itu terang saja membuat Yesung meradang. Ia berpikir yang macam-macam tentang aku. Walaupun sudah kujelaskan padanya berkali-kali bahwa aku tidak tidak ada hubungan apa-apa dengannya. Untung saja, saat itu ada Shindong Oppa dan Heechul Oppa yang membelaku sehingga Yesung akhirnya bisa percaya.

Tidak hanya dengan Simon Dominik saja gossip yang beredar mengenaiku. Gossip yang lebih parah kembali menimpa hubungan ku dengan Yesung terjadi tahun lalu. Saat itu, aku sedang menemani Dongsaengku, Dasom, untuk menghadiri sebuah acara. Banyak artis yang ternyata datang kesana, termasuk artis yang satu management dengan Dasom. Disana, aku diperkenalkan Dasom dengan temannya, anggota Boyband Boyfriend.

Saat pertama kali melihat mereka, ada satu orang yang kembali menarik perhatianku. Dia sangat manis, bahkan terkesan terlalu imut untuk ukuran seorang anggota Boyband. Namanya Minwoo. Aku benar-benar gemas saat melihatnya. Entah mengapa, saat itu terbesit satu pikiran konyol di otakku, ‘bagaimana jika aku berpacaran dengannya, yang notabene berada jauh dibawahku?’. Hehehehe… mungkin aku memang gila bisa menyukai berondong seperti itu. Tapi bagaimana lagi? aku menyukainya..! Ia benar-benar pria terimut yang pernah kutemui selama ini.

Setelah itu aku menjadi sedikit nekat. Secara diam-diam, tanpa sepengetahuan Yesung dan juga Dasom tentunya, aku mencoba menghubungi Minwoo dan selalu datang ke acara dimana Boyfriend menjadi bintang tamunya. Kalau orang menganggapku gila saat itu, Ya.. aku memang gila. Entah mengapa saat itu Minwoo benar-benar membuatku seperti lupa akan Yesung. Padahal kalau kupikir-pikir, Yesung dan Minwoo sangat berbeda.

Kegilaanku dengan Minwoo sempat bertahan hingga beberapa bulan. Awalnya aku merasa senang karena Yesung sama sekali tidak mencurigai apapun dariku. Yang dia tahu, aku selalu setia dengannya. Memang sih aku setia dengannya. Aku memang tidak berpacaran dengan siapapun dibelakangnya. Yang kulakukan hanyalah membagi ‘sedikit’ hatiku bukan hanya untuk Yesung saja, tapi juga untuk Minwoo.

Satu hari, aku sedang bersama Yesung, aku kaget saat mengetahui ia menyodorkan semua foto-foto Minwoo yang kudapat dari hasil jepretanku sendiri. Aku tidak tahu darimana ia mendapatkan semua foto-foto itu. Padahal, aku sudah sangat hati-hati sekali menyimpannya. Sampai saat kutanyakan darimana ia mendapatkan foto-foto itu, dia menjawabku dengan sedikit ketus.

“Aku mendapatkannya dari Dasom!”

Mendengar nama yeodongsaengku disebut, aku langsung lemas. Adikku yang satu itu mengapa bisa ceroboh sekali sih?! Yesung bercerita bahwa Dasom memberikan foto itu padanya setelah tidak sengaja Dasom menemukan semua foto-foto Minwoo di dalam kamarku. Dan dengan polosnya, Dasom menyodorkan foto-foto itu pada Yesung sambil berkata

“Oppa, Eonnie menyimpan semua foto-foto ini apa Oppa sudah tahu??”

Aigooo… Dongsaeng ku yang itu memang benar-benar. Dia secara tidak langsung sudah melemparku ke dalam masalah baru.

Yesung memandangku tajam. Saat itu ia menungguku untuk menjelaskan maksud dari semua yang sudah ku lakukan. Karena tak berani menatap matanya, aku hanya mampu menunduk. Sambil ‘sedikit’ berbohong, aku berkata pada Yesung bahwa aku hanya mengagumi dan menjadi penggemar dari Minwoo. Kukira ia akan percaya, tapi ternyata tidak.

“Aku mengenalmu, Aerin.. kalau kau mengagumi seseorang, kau tidak mungkin sampai mengambil fotonya sampai sebanyak ini. Apalagi sampai MENGHUBUNGINYA”. Sahut Yesung tajam.

Yah, Yesung tahu aku berbohong. Memang, apa yang Yesung katakan itu benar. Jika aku mengagumi seseorang, aku bukanlah tipe orang yang akan mengoleksi berpuluh-puluh foto artis favoritnya. Tapi, MWO?!?! darimana dia tahu bahwa aku juga suka menghubungi Minwoo???

Dan lagi-lagi saat kutanyakan hal itu, Yesung dengan santainya menjawab bahwa ia mengetahui semuanya dari Dasom. Dan Dasom mengetahui itu setelah Minwoo sendiri yang cerita semuanya padanya. Mendengar itu, habis lah aku!!

Aku yang tidak mampu membantah semua ucapan Yesung. Saat itu juga Yesung langsung memarahiku habis-habisan. Terlihat sekali ia sangat cemburu dengan Minwoo. Baru kali ini aku melihat Yesung semarah ini dan bisa dibilang ini merupakan pertengkaran hebat pertama kami selama kami menjalin hubungan.

Yesung terus berbicara panjang lebar memarahiku. Aku tahu aku salah, makanya aku sama sekali tidak melakukan perlawanan untuk membela diri. Hingga ia selesai berbicara, aku baru mencoba berbicara baik-baik dengannya dan meminta maaf padanya atas semua kelakuan bodohku selama ini.

Awalnya, Yesung memang tidak bergeming dengan semua ucapan dan permintaan maafku, sampai pada akhirnya aku menyerah. Dengan usaha terakhirku, aku mencoba untuk kembali meredam rasa cemburunya yang begitu besar.

“Oppa.. Mianhe.. Jebal, jangan marah lagi ya?? Aku janji Oppa, aku janji akan menuruti semua kemauan mu asal kau tidak marah lagi.”

Yah, rencanaku sedikit berhasil. Setelah aku berkata seperti itu, Yesung mau melihatku kembali. Dan saat itu juga, masih dengan ekspresi wajahnya yang pura-pura ditekuk, ia menatap mataku tajam dan mengucapkan sesuatu yang membuatku terkejut.

“Baiklah, kau kumaafkan lagi kali ini. Kalau sampai aku tahu kau macam-macam lagi dengan Namja lain, kupastikan aku akan membuatmu hamil secara paksa agar tidak ada lagi pria yang mendekatimu!! Dan supaya semua orang tahu, kalau kau Cuma milikku!! Arraseo!?!” ucapnya sambil menunjukkan senyum evilnya padaku.

Mendengar itu, terang saja membuat ku membelalakkan mata. Reflek, ku pukul lengannya dan memeluknya. Entah kenapa, aku sama sekali tidak marah dengan semua perkataannya barusan. Yang jelas, aku senang Yesung masih mau memaafkanku. Dan lebih senang lagi saat tahu bahwa ia masih mencintaiku. Dalam hati, aku berjanji dengan sungguh-sungguh, aku tidak akan lagi melakukan sesuatu yang dapat membuat hubunganku dengan Yesung hancur. Walupun susah, tapi aku akan berusaha untuk tidak lagi dengan mudahnya melirik pria lain dan membuat Yesung cemburu.

Aku sadar, aku tidak mungkin bisa menemukan seseorang yang lebih baik lagi dari Yesung. Berapa kalipun aku mencoba, dan kepada siapapun aku ‘membagi’ hatiku, ternyata memang tidak ada yang sanggup menyamakan semua kesempurnaan yang dimiliki oleh Yesung. Tuhan, kalau boleh, aku ingin sekali hidup bersama dengan Yesung dan menghabiskan hari-hariku hanya bersama dengannya. Dan kini, waktu pernikahan kami tinggal menunggu waktu saja. Aku sudah tidak sabar ingin cepat-cepat memberikan seluruh hidupku untuk si “Pangeran Kura-Kura” ku itu.

-THE END-

4 thoughts on “PARK SISTERS SCANDAL (part 2 of 3)

  1. Haha admin admin
    lucu bgt kata pengantarnya penuh esmosi he…
    Panas ya klo hrs menyandang predikat ‘Queen Of Scandal’
    tp emang byk sih cwo yg ‘melintas’ di hati admin
    tp gpp
    yg nyantol kan cm Yesung doang
    jd akhirnya ‘kembali ke’
    Yesung….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s