PARK SISTER LOVE STORY (Part 3 of 4)

PARK HYEMIN

“YA!!! Hyukkie Oppa, pelan-pelan.. aku tidak bisa mengikuti gerakanmu. Aku kan bukan Oppa atau Hangeng Gege yang bisa dengan cepat mengikuti gerakan. Oppa sabar sedikit donk kalau mau mengajariku!” Seru seorang gadis kewalahan saat salah satu kakaknya mengajarkan dance padanya

“Haishh.. makanya perhatikan yang benar!! Kau itu katanya mau jadi dancer, tapi ngikutin gtu aja ga bisa.”

Kedua kakak adik itu malah terlibat dalam pertengkaran kecil. Eunhyuk mencoba bersabar dan perlahan dalam mengajari Hyemin, adiknya. Hyemin memang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang dancer seperti kakaknya. Empat orang kakak Hyemin kini sudah tergabung dengan sebuah boyband terkenal bernama Super Junior. Dua diantara mereka sebagai Lead Dancer.

“Hyukkie, Minnie, boleh Aku masuk??” sapa seseorang didepan pintu tempat Hyemin dan Eunhyuk latihan.

“Ada apa Ge??” Tanya Hyemin disela-sela latihannya.

“besok, Gege dan Siwon ada syuting MV untuk Super Junior M. Kau mau ikut?” Tanya Hangeng pada Hyemin yang kini menghampiri dirinya.

“Mwo?! Super Junior M?? Kenapa Cuma Gege dan Siwon Oppa?? Eunhyuk Oppa dan Heechul Oppa gak ikut?” Hyemin menatap Hangeng minta penjelasan. Karena yang ia tahu hanyalah Super Junior. Jangankan Tahu Super Junior M, mendengar Super Junior M saja juga barusan.

“Aniyo, itu Sub grup dari Super Junior. Tidak semua anggota Super Junior jadi anggotanya. Gege dan Siwon salah satu anggotanya. Ada juga Henry dan Ryeowook juga 3 orang lain. Gimana, mau ikut??” Hangeng tersenyum pada adiknya .

“Jinjja Ge?? Ne.. aku mau ikut!! Ya sudah, besok jangan lupa bangunin aku yaa.. Hyukkie Oppa,latihannya sudah yaa! Aku capek!! Daaahhh…” Hyemin terlihat antusias. Ia langsung pergi meluncur keluar menuju kamarnya tanpa memperdulikan panggilan dari Eunhyuk.

“YA!!! Minnie.. mau kemana kau?!?! Minniee…!! Haish anak Itu!!” Eunhyuk bergumam kesal.  Hangeng hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan dari kedua adiknya itu .

***

Keesokan paginya, Hyemin beserta kedua kakaknya, Hangeng dan Siwon langsung meluncur ke lokasi syuting yang dituju. Bagi Hyemin, ini lah pertama kalinya ia datang dan melihat secara langsung proses syuting yang dilakukan oleh kakaknya. Sambil menunggu proses syuting dimulai, Hyemin menyempatkan diri untuk jalan-jalan terlebih dahulu mengelilingi sekitar lokasi yang akan digunakan. Perlahan-lahan, ia mendekat kesana dan memperhatikan satu persatu-satu semua yang berada disana.

“Wookie Oppaaa…Henryyy…!!” panggil Hyemin. Kedua Pria yang dipanggil itu pun langsung menoleh ke samping. Dan alangkah terkejutnya ia saat melihat gadis yang ternyata sepupunya itu berada di hadapannya.

“Mwo?! Hyemin-ah..kau kemari?”  Hyemin segera berlari ke arah Ryeowook dan segera memeluk sepupu kesayangannya yang sudah lama tidak ditemuinya.

“Minnie.. ngapain kamu disini??” sahut pria disamping Ryeowook yang ternyata adalah Henry adiknya.

“Mau liat kalian syuting. Kamu apa kabar?? Dasar sombong!!” sahut Hyemin

“Mwo?! Siapa yang sombong?? Kamu tuh yg sombong!! Udah gak pernah mau main ke rumah lagi. Lupa ya kalau punya saudara??” balas Henry menjulurkan lidahnya. Hyemin tahu, Henry hanya bercanda. Tidak berapa lama, terdengar suara Hangeng yang memanggil dan mendekat kearah mereka bersama dengan Siwon dan beberapa orang di belakangnya.

“Hyemin-ah, sini..” ajak Hangeng sambil menuntun Hyemin ke sampingnya . Hyemin hanya menurut saja. Ia pun terus memperhatikan satu persatu orang yang berada di belakang Hangeng. Tak sengaja, matanya kini tertuju ke seorang pria berpakaian putih dan memakai Rosario sebagai hiasannya. Penampilannya begitu cuek, tatapan matanya pun sungguh berbeda dari yang lain. Hal ini membuat Hyemin begitu penasaran dengannya.

“Nah, Saeng ini semua anggota Suju M.. 3 orang ini anggota lainnya. Yang ini Kyuhyun , trus disebelahhnya Donghae dan yang terakhir Zhou mi ..Oia, Zhou mi ini saudara sepupu Ryeowook dan Henry dari pihak ibu mereka. Jadi Secara tidak langsung, dia juga saudara kita. Kalau Donghae ini, dia Lead dancer di grup sama seperti Hangeng hyung dan Eunhyuk. Dan Kyuhyun, dia itu vocal utama.” Kata Siwon menjelaskan  Hyemin hanya mengangguk-angguk mengerti saat kakaknya menjelaskan semua kepadanya. Matanya kini masih sesekali tertuju kepada pria yang diketahui bernama Donghae itu. Sedangkan pria yang perhatikannya hanya tersenyum cuek padanya. Tidak ingin rasa gugupnya ketahuan orang lain, Hyemin dengan tenangnya memperkenalkan diri kepada mereka. Hyemin hanya mampu terdiam saat melihat senyum manis Donghae mengembang di wajahnya yang tampan.

“Haii.. Annyeong, Donghae imnida.. Mannaseo Bangapseumnida” .

Selesai perkenalan itu, semua anggota Suju M pun kembali ke aktifitas mereka masing-masing. Ada yang melanjutkan make up dan ada pula yang langsung menuju ke dressing room untuk mengganti pakaian. Selama syuting berlangsung, Hyemin terlihat begitu tenang melihat keseluruhan proses yang di lakukan oleh kesemua anggota Suju M. Sesekali, ia terlihat menikmati pemandangan yang terjadi didalamnya. Belum lagi adegan saat mereka berada di dalam studio. Hyemin hampir selalu tertawa saat melihat tingkah laku mereka. Saat adegan para member mendorong huruf ‘M’ raksasa yang besarnya melebihi huruf-huruf lain . Hyemin tersenyum melihat ekpresi Donghae. Hatinya berdetak tidak karuan saat melihat wajahnya. Selesai syuting, para anggota Suju M beristirahat terlebih dahulu. Sambil menunggu, Hyemin berjalan melihat-lihat huruf raksasa yang sudah disusun oleh mereka tadi.

“Apa huruf-huruf ini sebegitu menariknya sampai kau terpesona begitu melihatnya?” tiba-tiba sebuah suara menganggetkannya. Hyemin menoleh dan mendapati Donghae sedang menunduk menatapnya dan tersenyum manis disampingnya . Hyemin yang masih diliputi kegugupan hanya mampu tersenyum. Suasana canggung menghampiri mereka saat itu.

“Aniyo.. aku Cuma heran, darimana semua kru mendapatkan huruf sebesar ini. Jujur, ekspresimu saat mendorong huruf ‘M’ ini sangat lucu. Belum lagi tingkah kalian semua setelahnya.” Donghae tertawa kecil mendengar itu dan menggaruk kuping kirinya yang tidak gatal menahan malu .

***

Semenjak pertemuannya dengan Donghae pertama kali itu, Hyemin jadi lebih sering mengikuti kegiatan para anggota Super Junior dengan tujuan hanya untuk bertemu dengan Donghae. Seperti kali ini, Hyemin sengaja datang ke tempat latihan para anggota Suju M untuk bertemu dengan Donghae sekaligus menemani kedua kakaknya latihan untuk promosi album terbaru Suju M.

Selama latihan, Mata Hyemin tak pernah berhenti menatap ke arah pria yang sedang fokus ke setiap gerakan-gerakan yang dilakukannya. Namun ia berusaha menutupi semua perasaan dan kegugupannya di depan semua orang. Ia tidak ingin siapapun, termasuk Donghae dan kedua kakaknya, Siwon dan Hangeng tahu. Dan untungnya, Hyemin merupakan orang yang mudah menyembunyikan perasaannya. Hyemin masih setia duduk di pojok ruangan sambil mendengarkan lagu di Ipod kesayangannya. Dengan mata yang terpejam, ia begitu larut mendengarkan dan menikmati setiap lagu yang mengalun didalamnya.

“Minnie.. Minnie, Ireona!” panggil seseorang yang sangat di kenalnya. Dirasakannya pipi nya di tepuk pelan oleh seseorang. Hyemin tidak menyadari bahwa sedaritadi ia tertidur dengan headset masih menggantung di telinga nya. Dengan enggan, ia membuka matanya perlahan dan melihat Hangeng sudah berlutut didepannya.

“Gege..” sahut Hyemin masih berusaha mengumpulkan seluruh nyawanya. Ia melihat ke seluruh ruangan. Ternyata latihan telah selesai. Dan dilihatnya Donghae sedang tersenyum menatapnya yang salah tingkah.

“Hei, ngantuk yaa?? Kita makan dulu yuk..” Hangeng tersenyum padanya . Kemudian ia menarik Hyemin berdiri dan pergi ke restoran terdekat bersama dengan member lain untuk makan siang.

DIRESTORAN

Hyemin kini duduk ditengah antara Siwon dan Zhou mi. sedangkan Donghae, duduk persis dihadapannya bersama dengan Hangeng dan Kyuhyun. Ryeowook juga Henry berada di Ujung meja. Posisi tersebut benar-benar membuat Hyemin dan Donghae canggung. Mereka sering tertangkap basah saling menatap satu sama lain. Begitu semua makanan yang mereka pesan tiba, Hyemin terkejut saat melihat salah satu makanan yang sangat tidak disukainya.

“Melon???? Gege, Oppa, aku kan benci melon!! Kenapa pesan ini si untuk dessert nya?!” Protes Hyemin. Hangeng dan Siwon yang melihat reaksi adiknya itu langsung tertuju pada satu makanan yang dimaksud oleh Hyemin.

“Mwo?! Oppa gak pesan itu Dongsaeng..” bela Siwon. Hyemin terdiam kesal. Napsu makannya mendadak hilang. Donghae menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan.

“Makanlah sedikit. Kalau memang tidak suka melonnya, tidak usah dimakan. Okee..” sahut Donghae lembut. Ia tersenyum pada Hyemin . Hyemin yang mendengar semua permintaan dari Donghae itu seperti terbius.

Disisi lain, Donghae secara diam-diam terus memperhatikan Hyemin selama ia makan. Ia merasa sosok Hyemin sangat tidak asing untuknya. Sifat dan kebencian Hyemin dengan melon dan kebiasaan Hyemin yang sangat menyukai tidur seperti di studio tadi seakan mengingatkan dirinya pada seseorang yang sudah menjadi masa lalunya. Masa lalu yang sebenarnya masih ingin Donghae raih kembali. Bagi Donghae, Hyemin dan gadis itu sangatlah mirip. Perasaan yang sudah lama disimpannya itu kini hendak menguap lagi, namun kali ini dengan seseorang yang berbeda.

“Hae, Ingat!! Dia bukan Jessica!! Kesamaan mereka hanya kebetulan.” Sahut orang di sebelah Donghae sambil berbisik menghindari orang lain, terutama Hyemin mendengarnya . Hangeng yang sedari tadi mengamati tingkah Donghae seakan bisa membaca apa yang ada di dalam hati dan pikiran Donghae. Donghae terkejut. Ia terkekeh pada Hangeng.

“Ah.. Hangeng Hyung. Mianhe hyung..hehehe..” sahut Donghae.

***

DI CHINA

Semenjak saat itu, Donghae selalu berusaha untuk dekat dengan Hyemin. Begitu juga dengan Hyemin, ia merasa senang saat Donghae sudah mau menyapanya duluan atau mengajaknya berbicara. Ternyata tidak hanya dari Donghae saja Hyemin mendapatkan perlakuan yang istimewa saat bersama Suju, namun juga dari anggota Suju M lain bernama Zhou mi.  Hyemin hanya menganggap kedekatan dan perhatian Zhou mi itu adalah hal yang biasa. Namun berbeda dengan kedekatannya dengan Donghae. Ia sangat berharap Donghae juga menyimpan perasaan yang sama padanya. Hanya Dengan Donghae dan Zhou mi lah Hyemin benar-benar menunjukkan sisi lain dalam dirinya, yang seringkali dinilai orang sebagai wanita yang dingin, dan menunjukkan bahwa ia juga memiliki pribadi yang sangat hangat dan ceria.

Saat ini, Hyemin dan para anggota SUju M sedang berada di China untuk keperluan acara Suju M selama seminggu penuh. Dia sedang duduk di balkon di apartemen yang biasa di tempati oleh anggota Suju M saat mereka berada di China. Sampai seseorang mengagetkannya.

“Hayo..ngelamunin apa?” sahut orang itu sambil mengambil posisi duduk di samping Hyemin. Hyemin menoleh sebentar ke orang yang kini sedang tersenyum padanya itu  dan kembali menatap ke arah langit malam.

“Zhou mi… Aniyo! Aku gak ngelamunin apa-apa koq. Ada apa??” Tanya Hyemin tanpa mengalihkan pandangannya.

“Aniyo.. aku hanya bosan didalam. Ya sudah, kuputuskan untuk datang kesini, dan ternyata ada kamu. Kau sendiri? Sedang apa disini??”

“Aku juga bosan didalam. Semua sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Sampai tidak sadar bahwa aku ada disini.” Jelas Hyemin.

Mereka berdua pun dengan cepat segera membaur dengan obrolan-obrolan ringan mereka. Banyak hal yang mereka bicarakan sepanjang malam itu. Hampir 2 jam mereka terlibat dalam obrolan dan candaan ringan yang terkadang diselingi oleh tawa keduanya. Namun mereka tidak menyadari, bahwa seseorang kini tengah mengamati mereka dari kejauhan dan memandang dengan tajam kearah keduanya .

***

Keesokan harinya, Hyemin memutuskan untuk pergi jalan-jalan mengitari jalanan di China. Baru saja ia hendak keluar pintu, manager Suju M datang mengejutkannya dengan mengantarkan sebuah amplop berwarna pink cerah yang ditujukan untuk Hyemin. Tidak ada nama pengirim dalam surat tersebut. Hyemin pun segera masuk kembali ke dalam untuk melihat isi dari amplop surat tersebut. Dan betapa terkejutnya Hyemin saat mengetahui bahwa isi amplop tersebut adalah foto-foto dirinya dalam berbagai kesempatan.

“Mwo??!? ini?? Siapa yang mengambil foto-foto ini?” Hyemin berkata dalam hati. Ia segera mencari sesuatu dalam amplop tersebut dan kembali menemukan sebuah surat didalamnya.

Hyemin masih terdiam, mengamati foto ditangannya. Hyemin mencoba untuk mengingat kembali dimana, kapan, dan saat acara apa foto tersebut diambil. Walalupun ia berpikir keras sekalipun, sayangnya ia tetap tidak dapat mengingat itu semua.

“Minnie.. kamu kenapa?” Tanya sebuah suara menganggetkannya. Hyemin menoleh ke sumber suara dan mendapati kedua kakaknya, Siwon dan Hangeng, sedang menatapnya heran. Hyemin tidak menjawab. Ia malah menyodorkan semua foto-foto dirinya juga surat yang diterimanya pada mereka.

“Mwo?? Ini kan foto kamu.. apa maksudnya?” tanya siwon penasaran yang kemudian langsung memberikan foto tersebut juga surat yang diterima Hyemin kepada Hangeng disebelahnya.

“Molla Oppa.. Aku tidak tahu siapa yang kirim itu. Tadi manager kalian yang ngasih surat itu ke aku.” Jelas Hyemin. Mereka bertiga awalnya hanya mengira bahwa itu hanyalah perbuatan orang iseng atau seseorang fans yang merasa tidak suka dengan kehadiran Hyemin di tengah-tengah mereka. Namun ternyata itu tidak hanya berlangsung sekali saja. Itu juga bahkan berlangsung saat Hyemin sudah kembali pulang ke korea.

“Oppaaaaa…!!! Palli Oppa..!! cepat kesini!!!” Teriak Hyemin masuk ke rumah dan langsung memanggil Keempat kakaknya. Hyemin segera menyodorkan amplop yang baru saja diterimanya pagi ini. Seperti biasa, ia mendapatkan kiriman misterius lagi dari seseorang.

“Lagi??” sahut Heechul saat melihat beberapa lembar foto Hyemin serta surat yang di tunjukkan pada adiknya. Hyemin hanya mengangguk. Sedangkan keempat kakaknya menatap satu sama lain.

“Oppa.. mungkin tidak kalau yang mengirimkan ini semua itu Donghae??” Tanya Hyemin tiba-tiba yang langsung mendapat pukulan pelan di kepalanya oleh Eunhyuk.

“Yak! Jangan GR km! mana mungkin Donghae seperti itu. Lagian, kalau orang itu memang Donghae, Oppa tidak setuju kamu dengannya.” Eunhyuk tiba-tiba berbicara serius  “Mwo?!! Waeyo Oppa??” Tanya Hyemin tidak percaya.

“Jebal Dongsaeng.. Oppa setuju kau berpacaran dengan siapapun, tapi oppa mohon, tidak dengan Donghae! Oppa kenal sekali dengan Donghae. Kalau kau tahu, Donghae belum lama putus dengan pacarnya. Oppa takut kau hanya dijadikan pelarian olehnya. Sifat mu dan sifat mantan pacar Donghae sangat mirip. Oppa hanya tidak mau kau sakit nantinya.” Jelas Siwon . Hyemin terdiam mendengar semua perkataan dari mulut kakaknya.

“Oppa ngomong apa sih? Aku kan lagi membahas foto-foto ini. Kenapa jadi masalah lain yg di bahas?” Protes Hyemin.

“Minnie, dengar.. kami serius! Oppa ngomong seperti ini bukan karena Oppa tidak suka dengan Donghae. Kami sayang padamu. Kami Cuma tidak ingin kau terluka.” Lanjut Heechul

“Oia, Gege rasa, zhou mi juga suka padamu. Jadi bagaimana kalau kamu dengan dia saja?? Menurut kami zhou mi orang yang baik koq.. Gege yakin, kalian pasti sangat cocok” Kali ini Hangeng juga ikut-ikutan berbicara. Hyemin yang mendengar semua kakaknya berbicara seperti itu, segera berdiri menatap tajam mereka semua dan langsung membuang semua foto dan surat yang ada di tangannya kearah meja dengan kasar. Tanpa memperdulikan panggilan kakak-kakaknya, Hyemin segera berlari ke kamarnya dan membanting pintu dengan keras. Ia sangat marah kali ini. Awalnya, ia pikir kakaknya akan mendukung perasaan cintanya ke Donghae dan mau membantu dirinya untuk dekat dengan Donghae. Ia tidak menyangka bahwa kakaknya justru tidak menyetujui hal tersebut. Dan parahnya ia justru dijodoh-jodohkan dengan Zhou mi, yang notabene tidak ada perasaan apapun di dalam hatinya.

***

Semenjak kejadian itu, sikap Hyemin menjadi dingin jika berhadapan dengan kakaknya. Ia hanya berbicara jika kakaknya duluan yang memulai. Ia juga sudah tidak pernah lagi ikut di acara yang dihadiri para anggota Super Junior. Jika diajak, ia akan mencoba mencari berbagai macam alasan untuk menolaknya. Walaupun di dalam hatinya tersimpan rasa rindu yang amat sangat dengan Donghae, namun ia tak ingin saat mereka bertemu nanti, keempat kakaknya malah berusaha menjauhkan mereka berdua. Belum lagi masalahnya selesai, Hyemin juga masih harus direpotkan dengan masalah kiriman misterius yang diterimanya hampir setiap hari. Hyemin benar-benar dibuat repot dan pusing oleh orang aneh tersebut. Ia sudah berusaha untuk mencari dan menerka-nerka siapa orang iseng itu, namun tetap tidak bisa menemukan jawabannya. Sudah hampir sebulan ini Hyemin dikirimi surat serta foto dirinya yang diambil secara diam-diam. Sedang asiknya, ia memperhatikan foto dimejanya, handphone nya berbunyi.

“Yeoboseyo..”

“Hyemin-ah.. ini aku, Donghae” jawab orang seberang. Hyemin tertegun mendengar suara tersebut. Suara yang sudah jarang ia dengar dan begitu ia rindukan. Ia terdiam sejenak. Ada rasa senang, namun juga terbesit kembali pembicaraan kakak-kakaknya waktu itu mengenai Donghae.

“Ne Oppa.. ada apa?” Tanya Hyemin dingin.

“Bisa kita bertemu? Ada yang ingin aku bicarakan padamu. aku tunggu di tempat latihan yaa..” pinta Donghae. Setelah menerima telepon tersebut, Hyemin segera menuju ke tempat yang diminta Donghae. Dan begitu tiba disana, Hyemin segera membuka pintu ruang latihan. Serempak, seluruh member Suju termasuk Henry dan Zhou mi pun menoleh kearahnya. Belum sempat Hyemin mengucapkan salam, seseorang sudah menghampirinya dan menarik tangannya untuk pergi.

DI SEBUAH RESTORAN

“Ada apa? Apa yang mau oppa bicarakan?” Tanya Hyemin to the point pada Donghae saat mereka baru saja sampai disebuah restoran. Donghae yang duduk didepan Hyemin hanya menatap Hyemin. Keheningan terasa diantara mereka saat ini.

“Aku sudah dengar semuanya dari Siwon dan Hyukkie soal kiriman misterius untuk mu. Dan jujur, itu bukan aku yang melakukannya. Aku tidak pernah mengirimkan apapun untukmu.” Hyemin terdiam. Ia tidak berani menatap mata Donghae yang terus menatapnya . Ada sedikit rasa kecewa saat tahu bahwa orang iseng itu bukanlah Donghae.

“Lantas?? Untuk apa Oppa mengajakku bertemu? Aku rasa Oppa tidak perlu sampai mengajakku bertemu hanya untuk mengatakan bahwa Oppa bukan pengirimnya.” Kata Hyemin akhirnya. Entah mengapa ia menjadi marah dengan semuanya. Terlihat raut kekecewaan yang berusaha ditutupi Hyemin dihadapan Donghae.

“Aku akan membantu mu mencari orang tersebut.” Donghae tersenyum padanya.

“Untuk apa?? Kenapa Oppa mau susah payah membantuku mencari orang itu?” Pancing Hyemin. Ia ingin sekali mencari tahu semua kebenarannya dari Donghae secara langsung. Namun Donghae tidak menjawab. Ia malah meminum Kopi dihadapannya.

“Jadi, benar yang Oppa-oppa ku katakan soal Oppa?” sahut Hyemin lagi.

“Mwo?? Apa maksudmu??” Tanya Donghae tidak mengerti.

“Apa benar, sifat ku mirip dengan mantan pacar Oppa?? Apa benar Oppa mendekatiku hanya karena Oppa melihat mantan pacar Oppa ada dalam diriku?? Dan apa benar Oppa hanya menganggap ku pelarian karena Oppa tidak berhasil kembali dengan mantan Oppa??” tuduh Hyemin. Ia merasa emosinya sudah hampir memuncak. Namun ia masih berusaha untuk menahan semuanya. Ia tidak ingin Donghae tahu bahwa hatinya terasa sakit. Donghae terdiam. Ia tidak menjawab. Ia masih menatap Hyemin penuh arti .

“Hyemin.. aku..” belum sempat Donghae menjawab, tiba-tiba Hyemin langsung berdiri dan berlari pergi meninggalkan Donghae yang masih duduk di kursinya. Hati Hyemin terlalu sakit dan tidak siap untuk mendengar semua penjelasan dari Donghae. Disaat seperti ini, ternyata seseorang sudah mengikuti mereka dan mendengar percakapan Hyemin dan Donghae sedari tadi . Melihat Hyemin berlari keluar restoran, Pria itu langsung dengan sigap mengejar dan menghampiri Hyemin yang terlihat kalut. Hyemin yang tidak menyadari jalan didepannya, menabrak orang tersebut hingga nyaris terjatuh.

“Hyemin-ah, gwaenchanayo??” orang itu menangkap tubuh Hyemin yang oleng. Dilihatnya wajah Hyemin yang ternyata sudah memerah karena menahan air matanya.

“Zhou mi..” sahut Hyemin saat melihat orang didepannya. Zhou mi hanya mengangguk dan tersenyum pada Hyemin.

“Gwaenchanayo??” Tanya nya lagi . Hyemin tidak menjawab. Melihat Hyemin yang sepertinya tidak baik-baik saja, Zhou mi langsung memeluk Hyemin untuk menenangkannya. Hyemin benar-benar menangis dipelukan Zhou mi selama beberapa saat. Menangis memang kebiasaan Hyemin jika ia sedang kesal. Setelah Hyemin cukup tenang, Baru kemudian Zhou mi menawarkan diri untuk mengantar Hyemin pulang. Ia segera merangkul Hyemin untuk menuntunnya keluar dari restoran tersebut.

Sementara ditempat yang berbeda, Donghae tengah menatap hampa adegan tersebut.  Ada perasaan tidak suka, marah, dan cemburu melihat gadis itu bersama pria lain. Donghae hanya mampu menatap kepergian Hyemin dan Zhou mi dengan perasaan tak karuan. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. Ia sadar bahwa ia telah menyakiti hati gadis itu. Donghae sadar, bahwa selama ini ia telah membohongi Hyemin. Mendekatinya hanya karena Hyemin memiliki kemiripan dengan mantan kekasihnya terdahulu. Donghae tidak benar-benar mencintai dan menyayangi Hyemin sepenuhnya. Kini, Donghae mulai menyadari bahwa hatinya tidak lagi menyayangi Hyemin karena ia mirip dengan Jessica. Sifat mereka memang mirip, akan tetapi kepribadian mereka sungguh sangat berbeda. Donghae kini mulai menyadari arti Hyemin sebenarnya disampingnya. Perasaan cinta yang selama ini dikuburnya dalam-dalam, telah bersemi kembali dengan kehadiran Hyemin didekatnya.

***

Sudah hampir sebulan Hyemin selalu menghindari Donghae. Beberapa kali Donghae berusaha menghubungi Hyemin selalu diacuhkannya. Jika mereka tidak sengaja bertemu pun, Hyemin langsung pergi dari hadapan Donghae. Bahkan keempat kakaknya pun sudah turun tangan, namun hal tersebut sama sekali tidak berarti. Di saat seperti ini, ternyata membuat Hyemin menjadi semakin dekat dengan Zhou mi. Dimanapun dan bagaimana pun keadaan Hyemin, Zhou mi selalu ada didekatnya. Bahkan kini Zhou mi cukup protektif melindungi Hyemin dari Donghae. Zhou mi hanya tidak ingin melihat Hyemin kembali bersedih karena Donghae. Walaupun begitu, Hyemin tetap menganggap Zhou mi sebagai sahabatnya. Hati dan perasaannya hanya untuk Donghae. Ia masih berharap bahwa satu saat nanti Donghae mampu mencintai dan menyayanginya. Hari-hari Hyemin kini juga sudah mulai tenang. Pengirim surat misterius itu tidak pernah lagi mengirimkan surat anehnya kepada Hyemin. Setidaknya, Hyemin kini bisa bernafas lega dan tidak perlu lagi mencari tahu siapa pelakunya. Ia lelah dan memutuskan untuk melupakan semua kejadian itu.

Saat ini, Hyemin sedang berada di China untuk ikut kegiatan Suju M. Awalnya ia tidak ingin ikut, karena ingin menghindari Donghae. Namun kedua kakaknya, Siwon dan Hangeng, berhasil membujuknya untuk ikut pergi. Sepanjang waktu mereka di China, Hyemin selalu berusaha untuk berada di dekat kedua kakaknya atau dengan anggota Suju M lain. Hal tersebut dilakukan Hyemin untuk menghindari Donghae yang masih berusaha untuk mengajaknya bicara sampai saat ini. Saat mereka berada di ruang make up dan dressing room, Hyemin juga menyibukan diri dan Donghae hanya mampu menatap Hyemin dari kejauhan. Ada rasa sakit dalam hatinya saat melihat sikap Hyemin yang terus menerus menjauhinya. Sampai akhirnya Donghae sudah tahan, ia langsung menghampiri Hyemin dan menarik tangannya keluar dari ruangan.

“Oppa, apa-apaan sih?! Lepas..” Hyemin berusaha berontak.

“Hae, tolong jangan kasar sama perempuan!!” sahut seseorang yang ternyata sudah mengejar mereka berdua. Hyemin menoleh, dan mendapati Zhou mi sudah berada di antara mereka. Satu tangan Hyemin kini sudah berada di genggaman Zhou mi.

“Ya!! Ini tidak ada hubungannya dengan mu! Biarkan aku bicara dengannya” bentak Donghae . Hyemin pun menatap Zhou mi dan mengangguk seolah meminta waktu untuk mereka berdua berbicara. Setelah kepergian Zhou mi, Hyemin langsung menatap Donghae tajam. Donghae menghela nafas. Ia hanya balas menatap Hyemin lembut.

“Minnie, Jebal.. kenapa kamu menjauhi ku? aku sudah berusaha untuk minta maaf padamu, tapi kenapa?? Kenapa kamu sama sekali tidak memberiku kesempatan untuk menjelaskan semuanya?” Suara Donghae terdengar lirih. Hyemin sama sekali tidak sanggup melihat tatapan pria dihadapannya ini.

“Apa kau tahu?? Aku benar-benar gila mencari cara supaya kau mau berbicara denganku lagi! aku bahkan sampai harus memohon pada Hyukkie, siwon, Hangeng Hyung, bahkan Heechul hyung supaya aku bisa bertemu kamu! Aku tahu aku salah karena selama ini aku tidak pernah melihatmu sebagai dirimu sendiri. Aku salah karena sudah membandingkanmu dengan Jessica. Tolong maafkan aku! Selama kau menjauhiku, Aku mulai sadar bahwa aku benar-benar menyayangimu. Saat kau selalu bersama Zhou mi. Jujur aku cemburu!! Aku marah! Aku tidak suka dengan kedekatan kalian!! Jeongmal Mianhe.. jangan bersikap seperti ini lagi padaku.” Terdengar suara Donghae yang mulai tercekat seperti menahan tangis. Hyemin masih terdiam. Donghae menggenggam kedua tangan Hyemin. Hyemin sungguh tidak tega melihat Donghae seperti ini didepannya. Pada dasarnya, ia sangat percaya dengan smua kata-kata Donghae. Ia juga percaya bahwa Donghae tidak mungkin menyakiti hatinya.

“Oppa..” hanya itu yang diucapkan Hyemin. Mereka masih saling menatap satu sama lain. Hyemin tak ingin Donghae melepaskan tangannya.

“Apa kau membenciku?? Jawab Hyemin-ah, apa sebegitu bencinya kau padaku? Jebal jangan hukum aku seperti ini lagi”  Hyemin tidak tahan lagi melihat raut wajah Donghae yang mulai memerah. Ia melihat air mata juga telah menggenang di pelupuk matanya. Hatinya terlalu sakit melihat orang yang begitu dicintainya itu menangis.

“Hushh.. Ulljima Oppa.. mianhe.. aku tidak pernah marah sedikit pun padamu. Bahkan untuk membencimu pun tidak pernah terlintas sedikitpun dibenakku.” Hyemin memegang pipi kanan Donghae. Ia tersenyum pada Donghae. Hatinya tampak lega mendengar semua jawaban dari Hyemin. Begitu juga dengan Hyemin, ia merasa senang Donghae bisa mencintai dirinya apa adanya, tanpa harus dibayang-bayangi masa lalunya.

Saat semua anggota Suju M sudah naik ke panggung, Hyemin berdiam sendiri di dressing room. Ia menunggu mereka disana sambil membantu membereskan semua tas-tas yang di miliki para member. Namun, alangkah terkejutnya Hyemin saat ia membereskan tas milik Zhou mi, ia menemukan sesuatu yang sangat tidak diduganya.

Didalam tas Zhou mi ternyata terdapat beberapa foto dirinya yang diambil di berbagai kesempatan. Kini, terungkaplah sudah siapa yang selama ini sudah mengirimkan semua itu padanya. Saat ia sedang asik terdiam, pintu dressing room terbuka dan masuklah semua anggota Suju M kesana. Hyemin yang sadar langsung mengarahkan pandangannya kearah Zhou mi.

“Zhou mi, ige mwoya??” Tanya Hyemin tajam sambil mengangkat beberapa lembar foto dirinya tersebut. Zhou mi yang melihat itu terkejut dan terdiam. Ia tidak bisa berkata apa-apa. Semua orang yang melihat reaksi Hyemin, langsung ikut-ikutan memandang kearah Zhou mi.

“Mwo?! Jadi selama ini kau yang berbuat seperti itu hah?? Hya!!!! Apa yang kau lakukan??? Kenapa kau berbuat seperti itu??” Donghae marah dan mencengkram kerah Zhou mi. Untung saja saat itu mereka segera dipisahkan oleh Kyuhyun dan Siwon.

“Mianhe…. Aku melakukan itu semua karena aku suka padamu. Aku hanya ingin kamu juga menyukaiku Minnie. Aku cinta padamu!” Jelasnya mendekati Hyemin dan mencoba menggenggam tangannya. Namun langsung ditepis saat itu juga oleh Hyemin.

“Tapi bukan seperti ini caranya!!!!!! Kau pikir aku senang diperlakukan seperti itu?! Kau pikir aku bisa tertarik padamu kalau kau berbuat seperti itu?? Ini sama saja kau meneror ku, Zhou mi!!! Aku kecewa padamu!!” Hyemin Nyaris saja menampar Zhou mi kalau saja tangannya tidak di tahan Hangeng terlebih dahulu.

“Minnie, cukup!!”  Hyemin terdiam. Ia masih menatap Zhou mi tajam. Namun, Hangeng menyuruhnya untuk tidak mengungkit-ungkit masalah itu lagi. karena menurutnya masalah itu sudah selesai dan Zhou mi tidak lagi mengirimkan surat dan foto tersebut padanya. Hyemin terduduk di kursi tidak jauh dari tempatnya berdiri. Ia terlalu lelah untuk marah dan membahas semuanya. Selama beberapa saat, semua orang diruangan itu terdiam. Hyemin juga sudah bisa mengontrol emosinya dengan baik. Baru saja ia hendak berdiri, tiba-tiba Donghae menghampirinya dan berlutut didepannya.

“Mwo?! Oppa ada apa?? Kenapa berlutut??” Hyemin menatap Donghae tidak percaya. Orang yang ditatap itu pun hanya melemparkan senyum manisnya dan menggenggam tangan Hyemin dan meletakkannya dipangkuan Hyemin

“Hey.. dengar, aku tahu mungkin ini terlalu cepat dan disaat yang tidak tepat. Tapi.. tapi aku hanya akan mengucapkannya satu kali. Jadi tolong dengarkan..” sahut Donghae. Ia menghela nafas, mencoba menetralkan debaran jantungnya yang terus berdetak.

“Saranghaeyo…” sahut Donghae pelan. Hyemin tertegun dengan ucapan Donghae. Ia tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Ia masih menatap Donghae malu.

“Hyaa… Minnie! apa jawabannya?? Jangan buat aku menunggu!” Donghae cemberut. Hyemin hanya tertawa melihat tingkah Donghae yang seperti anak kecil. Hyemin tersenyum menganggukkan kepalanya tanda ia menerima semua pernyataan cinta Donghae. Kontan, seluruh member Suju M yang menjadi penonton disana langsung bersorak kegirangan melihat mereka berdua. Sedangkan disudut ruangan, Zhou mi menatap sedih dan kecewa kearah mereka berdua dan saat itu juga langsung pergi meninggalkan dressing room. Donghae langsung berdiri memeluk Hyemin erat. Dan sesaat kemudian, ia mencoba mengecup bibir Hyemin. Namun, sebuah suara mengejutkan mereka.

“YAK!!! LEE DONGHAE.. SIAPA YANG MENYURUHMU MENCIUM ADIKKU??? JANGAN LAKUKAN DISINI!!!Dasar kalian ini.. apa kalian tidak bisa melihat kalau tempat ini masih ramai??” kata Hangeng berkacak pinggang berpura-pura memarahi mereka. Donghae hanya terkekeh melihat reaksi Hangeng.

“Hehe… Mianhe Hyung. Aku kelepasan..”  Hyemin hanya tertawa melihat tingkah laku kedua orang yang begitu disayanginya itu. Selanjutnya, Semua anggota Suju M pun kembali ke panggung lagi untuk membawakan satu lagu terakhir mereka sebagai penutup acara. Saat semua anggota sudah keluar, Hyemin yang hendak membereskan kembali barang-barang para member, terkejut dengan kehadiran Donghae yang masuk kembali kedalam ruangan.

“Oppa.. ada yang ketinggalan??” Tanya Hyemin. Donghae mengangguk dan mendekati Hyemin perlahan. Hyemin yang tidak mengerti dengan sikap Donghae hanya terdiam. Sampai akhirnya.. Donghae mengecup lembut bibir Hyemin selama beberapa saat.

“Aku ketinggalan untuk mencium pacarku.” Sahut Donghae tersenyum manis  Wajah Hyemin memerah. Ia merasa malu dengan perlakuan Donghae barusan. Ia mendorong tubuh Donghae.

“Haish..sudah sana ke panggung!! Jangan macam-macam lagi!” Donghae tersenyum. dengan segera ia mengecup kening Hyemin dan berlari untuk kembali ke panggung.

-THE END-

7 thoughts on “PARK SISTER LOVE STORY (Part 3 of 4)

  1. Wah kali ini si eonni Hyemin yg serakah
    ya!!! Eonni jgn ngambil byk2 member suju dong kekeke….
    Masa smua d jdiin sodara
    bagi2 dong padaku hahahh….
    *piss eonni hehe
    ceritanya lagi lagi seruuuuuuuuuuuuuuuuuu
    aku suka,menarik,pdhl ceritanya simple but interesting….
    So,i like
    very very like
    so,,gumawo…

  2. woooowww ceritanya seru…. *hiattttt jotos Zhoumi gege*
    ceritanya simple tapi mengena sekali,,,heheheh😀
    kalo aq jdi Hyemin aq juga ga bakal bisa membenci Hae oppa,,, heheheh :*
    Hae oppa nie menyatakan cinta tapi seperti anak kecil,,,, huahahaha😀 *tepok pantat Hae oppa*
    mau dooonnkk ciuman ama Hae oppa *kecup Donghae oppa*

  3. mwo oppa kau suka skali nyosor hyemin dtempat umum
    zoumi oppa kau bkan takdir hyemin…. cari ja cew laen ok

  4. Auwww hyeminnya kasian gara2 donghae msh keingetan masa lalu nya, sbnrnya sih lbh setuju klo hyemin sm zhoumi aj hehehe tp kan yg buat cerita author jd ya terserah authornya kan😀

  5. nah kalo yang ini cerita favorit Lee kaya’nya,soalnya act utamanya my bro Lee donghae,si enhyuk kok gitu sih masa adik suka sama cowo’ dilarang lagian Hae itukan orang yang baik karena semua yang bermarga lee itu orang-orang yang baik ( He..He… mentang-mentang sesama bermarga lee)
    tapi akhirnya Lee donghae kita yang manis menemukan cinta sejatinya yaitu Haemin dari nama aja udah kelihatan berjodoh..atau author sengaja kali ya ?
    pokoknya good job thor,Lee benar-benar feel happy read your third FF in this acouple of minute

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s