PARK SISTER LOVE STORY (Part 2 of 4)

PARK AERIN

Tinn..tinn.. Suara klakson mobil membuyarkan kegiatan Aerin malam itu. Ia baru saja mengoleskan Lipgloss pink di bibirnya. Dengan segara, ia mengambil tas tangan yang sudah ia siapkan tadi dan segera memakai heels putih kesayangannya menuju ke arah suara mobil yang sudah menjemputnya.

“Aeriiiiinnnn…. “ Teriak seorang gadis turun dari mobil saat melihat Aerin keluar rumah.

“Minnieee…” balasnya pada gadis itu. Tak lupa pula kecupan dikedua pipi masing-masing mereka lakukan sebagai bentuk pertemuan mereka.

“Annyeong Noona..” sahut Namja di sebelah gadis itu menyapa Aerin

“annyeong Taemin.. keren banget kamu malam ini.” Puji Aerin pada pria muda tersebut. Gadis yang menyapa Aerin tadi bernama Hyemin. Sedangkan laki2 yang berada di sampingnya itu adalah Taemin, adik dari Hyemin. Mereka bertiga adalah saudara sepupu.

“Kajja.. kita berangkat sekarang. Nanti telat lagi. Mereka udah menunggu semua.” Ajak Hyemin pada kedua saudaranya tersebut. Dengan segera, Taemin segera melajukan mobilnya menuju tempat acara yang akan mereka hadiri.

***

DI SEBUAH GEDUNG HOTEL

Aerin, Hyemin, dan Taemin segera memasuki gedung Hotel tempat acara yang akan mereka hadiri ini berlangsung. Malam ini, mereka akan menghadiri pesta pertunangan salah satu saudara Sepupu Hyemin dan  Taemin dari keluarga ayah mereka. Aerin yang merupakan saudara sepupu Hyemin dan Taemin dari pihak ibu pun tidak lupa juga diundang.

Setelah sampai, Taemin pun bergegas memisahkan diri dari kedua gadis itu. Dan kini, kedua gadis itu melemparkan pandangan berusaha mencari seseorang yang mereka kenal.

“Nah, itu mereka.. kajja Rin.” Kata Hyemin sambil menunjuk kearah beberapa pria yang sedang duduk di sebuah meja bundar. Aerin yang melihat kearah yang ditunjuk Hyemin hanya mengganguk dan mengikuti arah Hyemin.

“Annyeong Oppa deul..” sahut Hyemin pada mereka. Sontak keempat pria yang sedang berkumpul itu langsung menoleh ke arah Aerin dan Hyemin.

“Hyemin, Aerin.. udah datang?? Sama siapa kalian?” sahut salah satu pria disana.

“Ne oppa.. kita tadi bareng Taemin.” Jawab Aerin.

“Ya sudah, Oppa.. aku mau kasih selamat dulu sama Vic gege dan Ariel Cece ya.”

Aerin dan Hyemin pun segera meninggalkan keempat pria itu dan bergegas menemui pasangan yang mempunyai acara tersebut.

“koko.. Cece selamat yaaaa..” Seru Aerin dan Hyemin saat mereka menemui pasangan tersebut sambil mencium pipi kiri dan kanan mereka.  senyum bahagia pun tak lepas-lepas dari pasangan tersebut.

“Makasih yaaa..”

Setelah memberikan selamat ke mereka, Aerin dan Hyemin pun segera pergi menghampiri para Pria yang sudah berkumpul bersama itu. Disana terlihat kakak Aerin, Kakak Hyemin serta sepupu mereka dan beberapa orang lagi .

“Rin, Kibum gak datang??” Tanya Kangin, kakak Aerin tiba2.

“Hah? Aku gak tahu Oppa.. dia bilang, kalau syutingnya cepat selesai, mungkin dia akan menyusul kesini. Tapi anak-anak Suju udah disini semua kan?”

“Hmm..” jawab Kangin yang hanya disertai anggukkan.

“Rin, aku kesana sebentar yaa.. Mau nyobain wine yang disana.hehehe..” pamit Hyemin tiba-tiba pada Aerin yang langsung pergi dari sana.

“Ya!! Dongsaeng, ingat jangan minum yang macam-macam kau!!” teriak salah satu pria bernama Heechul itu pada Hyemin yang ternyata adalah adiknya.

Dalam waktu beberapa menit, Satu persatu akhirnya dari mereka pun pergi meninggalkan Aerin dan beberapa orang lain disana. Kini, Aerin pun terlihat sedang berbicara dengan mereka.

“Oh iya, Aerin kau belum kenal dengan mereka kan? Kenalkan, ini sepupu Heechul Hyung dan Hyemin dari ayahnya. Yang ini namanya Sungmin, dan yang disebelahnya Yesung Hyung.” ” tunjuk Kangin pada dua orang disebelahnya. Satu laki-laki dengan paras manis seperti anak-anak sedangkan satu lagi laki-laki berparas tampan dan sangat dewasa. Aerin hanya mengangguk saat Kangin memperkenalkan kedua pria itu. Disodorkannya tangan Aerin pada kedua pria tersebut dan menjabat tangan mereka satu persatu. Selesai berkenalan, mereka semua kecuali Aerin dan Yesung pun pergi meninggalkan tempat mereka ngobrol. Dan kini, hanya tinggal Aerin dan Yesung yang masih diam di tempat mereka berdua.

Merasa suasana sedikit agak canggung, Yesung pun berusaha untuk mencairkan suasana dengan mengajak berbicara Aerin. Dan tidak butuh waktu lama, Aerin pun juga ikut terlarut dalam obrolan panjang mereka berdua. Bahkan keakraban pun telah terlihat antar keduanya. Saat sedang asik2nya mereka berdua berbicara, tiba-tiba Aerin dikejutkan oleh suara yang memanggil seorang pria.

“Kibummie..”

Sontak, Aerin langsung menoleh kearah datangnya suara tersebut. Dan dilihatnya saat itu Heechul sedang memanggil seorang pria yang baru datang terlambat ke acara itu. Pandangan mata Aerin tidak pernah lepas dari pria yang sedang berjalan santai itu. Dialah pria yang saat ini sedang di tunggunya. Pria yang ternyata adalah pacarnya sendiri. Kibum terlihat terus berjalan. Ia bahkan hanya melemparkan senyum kearah Heechul, orang yang memanggilnya. Saat ini, tujuan Kibum sekarang adalah menemui Aerin kekasihnya yang sedang berbincang akrab dengan seorang pria yang juga teman satu Grupnya di Super Junior.

“Kibum..” Sapa Yesung yang kemudian dibalas dengan pelukan oleh Kibum. Dan kemudian, pandangan matanya menuju kearah wanita disampingnya.

“Oppa.. aku pikir Oppa tidak akan datang.” Sahut Aerin yang masih tidak percaya. Kibum hanya melihat Aerin tajam .

“Mian aku telat.” Hanya itu yang mampu diucapkan Kibum. Hanya dalam beberapa detik, kini keadaan mereka bertiga menjadi canggung satu sama lain. Mereka bertiga hanya diam satu sama lain. sampai akhirnya Kibum membuka pembicaraan lagi.

“Jagi, temani aku kesana yaa.. aku belum mengucapkan selamat ke mereka.” Tunjuk Kibum pada pasangan Vic zhou dan Ariel lin.

“Hyung, kami duluan yaa..” Pamit Kibum pada Yesung yang langsung menggandeng dan membawa Aerin pergi dari sana tanpa memberi kesempatan Aerin juga untuk berpamitan pada Yesung. Sepeninggalan mereka berdua, Yesung hanya mampu menatap tajam dan tidak suka kearah pasangan tersebut .

***

Semenjak kejadian di pesta pertunangan Vic zhou dan Ariel lien waktu itu, hubungan Aerin dan Yesung semakin dekat satu sama lain. Jika Aerin sedang mengikuti aktivitas anggota Super Junior, disana lah mereka sering bertemu dan berbicara satu sama lain.

Seperti hari ini, Aerin sedang mengikuti kegiatan Kakaknya Kangin dan Shindong untuk syuting MV Super Junior yang berjudul “Marry u”. Disana, Aerin melihat pemandangan yang sangat tidak disukainya. Kibum, kekasihnya sedang bercengkrama dengan model video clip tersebut yang bernama Yoona. Aerin tahu bahwa Yoona adalah mantan pacar Kibum, dan sampai saat ini Yoona masih mengejar-ngejar Kibum walaupun ia tahu Kibum sudah memiliki pacar. Hal itu jelas saja menusuk hati Aerin. Ia merasa sangat marah melihat kebersamaan mereka. Dengan segera, ia menghampiri Kibum.

“Oppa, bisa kita bicara sebentar?” Kibum menoleh kaget kearah Aerin.

“Aerin?? Kamu ikut kemari? Ada apa??” belum sempat Kibum selesai berbicara, Aerin sudah membawanya ke satu tempat yang cukup sepi dari studio itu.

Disana, Aerin menatap Kibum yang duduk didepannya dengan tatapan tajam seolah-olah minta penjelasan darinya. Kibum pun sadar bahwa sepertinya terjadi sesuatu yang tidak beres.

“Ada Apa?” Tanya Kibum dengan lembut.

“Ada Apa?? Setelah apa yang aku lihat semua tadi Oppa Cuma bilang ADA APA?? Kenapa si Oppa gak pernah mau terbuka sama aku??” Kelihatan sekali Aerin sangat marah kali ini. Memang, semenjak kejadian waktu itu hubungan antara Aerin dan Kibum sedikit bermasalah karena kesibukan acting Kibum yang terlalu menyita banyak waktunya, sehingga mereka jadi jarang bertemu dan berkomunikasi.

“Terbuka soal apa Aerin?? Selama ini juga aku selalu berusaha untuk terbuka sama kamu..” belum sempat Kibum menyelesaikan penjelasannya, Aerin kembali memotong pembicaraannya kedua kalinya.

“Soal Yoona!” Kibum pun tertegun dengan ucapan Aerin. Kini ia mengerti alasan kemarahan Aerin saat ini.

“Kenapa Oppa tidak pernah cerita kalau dia jadi model MV kalian?? Kenapa Oppa malah ketawa ketiwi sama dia?? Oppa tahu kan kalau aku hari ini ikut kesini?? Aku gak suka sama dia!!” Aerin berteriak. Ia mengeluarkan semua kekesalannya pada Kibum.

“Ya ampun, Aerin… aku bukannya tidak mau memberi tahumu!! Soal Yoona, Jujur aku benar-benar baru mengetahuinya saat ini kalau dia yang menjadi Model nya. Kenapa sih kamu marah-marah seperti ini?? Ada apa denganmu??” balas Kibum tak kalah kerasnya. Kibum berusaha meredam kemarahan Aerin saat ini.  Ditatapnya wajah Aerin lekat-lekat. Kibum bahkan belum pernah melihat Aerin semarah ini sebelumnya.

Ternyata pertengkaran besar mereka terdengar hingga kedalam studio. Para kru dan juga anggota Super junior lain pun secara tidak sengaja mendengar pertengkaran mereka berdua.

Yesung yang mendengar pertengkaran itu merasa ingin sekali membantu Aerin menyelesaikan masalahnya dengan Kibum. Ia pun memutuskan untuk sedikit mendekat kesana dan mendengar semua pembicaraan kedua manusia itu, walaupun ia tahu perbuatan itu tidak baik.

“Aku Mohon Aerin.. berhentilah marah seperti ini. Aku tahu aku salah karena tadi aku berbicara dengannya. Tapi Tolong, jangan seperti ini.”

Terdengar oleh Yesung Suara Kibum yang memohon pada Aerin untuk memaafkannya. Kini suara Kibum sudah melunak, tidak seperti saat pertengkaran awal mereka. Entah apa yang merasuki hati Yesung, secara tiba2 ia beranjak dari tempatnya untuk sedikit mengintip apa yang terjadi dengan pasangan tersebut. Namun, alangkah terkejutnya Yesung saat pemandangan yang dilihatnya membuat hatinya bergejolak hebat.

Terlihat Kibum sedang mengecup bibir Aerin lembut sambil kedua tangannya menggenggam kedua pipi Aerin . Yesung yang melihat semua kejadian itu hanya mampu terdiam . Ia berusaha menahan seluruh emosi yang berada di dalam dirinya. Ia pun berbalik. Terdengar suara Kibum dan Aerin yang sedang berbicara di dalam.

“Mianhe Jagi.. sekali lagi, maafkan aku.”

“maafkan aku juga Oppa kalau aku tadi terlalu emosi.” Kibum mengangguk.

“Kita masuk? Aku harus ganti baju untuk take.” Ajak Kibum saat mereka masuk kembali kedalam studio. Yesung yang merasa bahwa mereka akan kembali segera kembali berjalan menemui teman2nya yang lain berusaha bersikap biasa, walaupun dalam kenyataannya sama seperti yang ia rasakan sekarang.

***

Semenjak pertengkaran hari itu, hubungan Aerin dan Kibum pun kian memburuk. Hampir setiap hari mereka habiskan untuk bertengkar, walaupun lewat telepon sekalipun. Ada saja hal-hal kecil yang mereka bicarakan dapat memicu pertengkaran diantara mereka. Pertemuan keduanya pun benar-benar sudah sangat jarang terjadi. Hal ini benar-benar membuat Aerin gila. Setiap hari, ia hanya dapat melihat Kibum, kekasihnya di layar televisi saja. Ditambah lagi dengan kepergian Kibum ke Amerika selama beberapa waktu untuk mengurus visanya, hal itu malah semakin memperparah hubungan di antara keduanya.

Hubungan Aerin dan Kibum yang sedang dilanda banyak masalah itu kini setidaknya dimanfaatkan oleh Yesung untuk mendekati Aerin. Yesung tahu, dan ia sadar, bahwa Aerin masih belum putus dari Kibum dan ia tidak berhak untuk mendekatinya. Akan tetapi, keinginan hati Yesung membuatnya bertindak nekat. Disaat-saat kacau seperti inilah Yesung berusaha hadir ke dalam hidup Aerin dan selalu berusaha mengembalikan hari-hari ceria Aerin seperti sebelum-sebelumnya. Hanya Senyuman Aerin lah yang ingin Yesung lihat setiap harinya. Dan celakanya, Aerin kini sudah merasa nyaman dengan kehadiran Yesung didekatnya.

“Kau baik-baik saja kan?” Tanya Yesung saat ia mendekati Aerin yang sedang duduk diam di studio. hari ini, Super Junior melakukan syuting untuk album ketiga mereka yang berjudul Sorry Sorry.

“Kibum tidak datang lagi Oppa. Dia sudah memberi tahuku lewat telepon kemarin malam.” Aerin tiba-tiba membuka kembali percakapan mereka. Yesung menoleh kearah gadis disampingnya ini . Ada rasa sakit dan marah yang menyergapinya saat melihat gadis yang begitu di sayanginya itu tertunduk sedih.

“ne.. aku mengerti koq perasaanmu. Jangan sedih yaa.. apa perlu aku menari tarian octopus andalanku supaya kau tidak sedih lagi??” Hibur Yesung sambil merangkul pundak Aerin. Aerin yang mendengar itu pun menoleh dan tertawa. Mereka tidak menyadari bahwa baru saja seorang pria memasuki studio tempat mereka syuting dan kini sedang menghampiri mereka. Terlihat dari raut wajahnya yang tidak menyukai adegan Yesung dan Aerin tersebut . Yesung dan Aerin yang masih sibuk tertawa berdua pun tersadar dan segera menoleh kearah samping tempat laki-laki itu kini tengah berdiri.

“Kibum..” sahut Yesung canggung. Ia segera berdiri dan menghampiri Kibum. Saat mereka saling berpelukan, terdengar Kibum berbicara berbisik pada Yesung.

“Hyung, tahu kan kalau Aerin masih pacarku?” kini mereka saling menatap tajam satu sama lain. setelah berbicara dengan Yesung, Kibum pun segera menarik tangan Aerin dan membawanya kesatu tempat. Yesung yang melihatnya mampu duduk terdiam menatap kepergian mereka .

DITEMPAT LAIN

“Sekarang jelaskan padaku!!” ucap Kibum tajam pada Aerin saat tiba di satu sudut studio yang bisa dibilang cukup sepi.

“Jelaskan soal apa?? Aku rasa tidak ada yang perlu dijelaskan!!” balas Aerin tak kalah tajam. Kibum menghela nafas berat. Ia masih berusaha untuk menahan rasa kesalnya terhadap kejadian yang baru saja ia lihat.

“Tidak Ada??!! Lantas apa yang kau lakukan dengan Yesung hyung tadi?? Apakah seperti itu yang kau lakukan saat aku tidak ada Hah??” Sindir Kibum sambil menunjuk kearah tempat Yesung berdiri. Yesung yang merasa namanya disebut-sebut, hanya mampu melihat kearah tempat pasangan itu bertengkar. Perasaan bersalah pun kini muncul dalam dirinya.

“YA!!! Apa maksudmu berkata seperti itu?? Harusnya aku yang marah padamu!! Kenapa jadi kamu yang marah?! Kau bilang sendiri kan Oppa, kalau hari ini kau tidak bisa ikut syuting?! Lantas kenapa sekarang kau datang dan tiba-tiba menuduhku seperti itu?!!?” Ucap Aerin tak kalah kerasnya. Aerin menjadi kesal sendiri dengan semua tuduhan-tuduhan Kibum.

“Hari ini jadwal syutingku diundur! Dan sekarang aku bisa ikut syuting ini. Waeyo??? Kamu tidak senang?? Apa kamu tidak senang kalau aku ada disini?? Kamu tidak senang karena tidak bisa berduaan dengan Yesung Hyung???”

“KIBUM CUKUP!!!!!!!” teriak Aerin yang sontak membuat beberapa kru dan member Super junior lain menoleh kearah mereka.

“Astaga..ada apa dengan mereka?” Tanya Leeteuk .

“Sudah lah Hyung, tak usah dipikirkan. Aerin memang begitu kalau dia sudah marah. Biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri.” Jawab Shindong, yang merupakan kakak kedua Aerin setelah Kangin, dengan bijaksana .

“Dengar ya, AKU TIDAK PERNAH SELINGKUH DENGAN SIAPAPUN!!!! Apa salah kalau Yesung Oppa mengajakku berbicara?? Apa salah kalau Yesung Oppa menghiburku karena kau tidak ada di sini?? SEKARANG TERSERAH KAU MAU PERCAYA PADAKU ATAU TIDAK!!! AKU TIDAK PEDULI LAGI!!! aku lelah.. aku benar2 lelah padamu Oppa!!” Aerin kini pergi meninggalkan Kibum sendiri yang masih berdiri dengan wajah menahan marah dan emosi . Bagi mereka, ini lah pertengkaran terhebat kedua mereka setelah pertengkaran mereka saat pembuatan MV marry you setahun lalu. Baru saja Kibum hendak pergi dari tempat itu, tiba-tiba Yesung datang menghampiri Kibum.

“Bisa kita bicara sebentar??” Tanya yesung yang kemudian di jawab anggukan oleh Kibum. Mereka pun mengambil tempat di dekat situ.

“Mianhe Kibummie.. aku tidak bermaksud membuat merusak hubungan Kalian. Tadi aku hanya bermaksud mengajaknya berbicara.” Ucap Yesung perlahan.

“Kau suka padanya Hyung??” pertanyaan Kibum barusan benar-benar membuat Yesung tercengang . Bagaimana ia bisa tahu perasaanku padanya? Tanya Yesung dalam hati. Ia hanya mampu terdiam dan tidak menjawab pertanyaan Kibum.

“Aku sudah tahu semuanya hyung.. sejak di acara pertunangan kakakmu, aku sudah bisa merasakan bahwa kau menyukai Aerin. Itu terlihat dari tatapan matamu padanya.”

“Tapi, kau salah sangka. Aerin tidak salah.”

“Sudahlah hyung.. ini masalahku dengan Aerin. Hyung tidak perlu ikut campur! Kalau Hyung mau memilikinya, tunggulah sampai kami putus terlebih dahulu!!” Sahut Kibum sarkatis dan langsung berdiri meninggalkan Yesung yang masih berteriak memanggil namanya.

Sepanjang pengambilan gambar, Baik Kibum atau Yesung sama-sama tidak focus dalam melaksanakan adegan mereka masing-masing. Yesung terus menerus melihat kearah Kibum yang kini duduk berjauhan dengan Aerin . Mereka terlihat lebih senang melakukan aktivitasnya masing-masing. Keadaan yang sama pun terjadi pada Kibum. Ia juga tidak bisa berkonsentrasi sepanjang pembuatan MV. Ia terus mengawasi Aerin dan Yesung dari kejauhan . Ada sedikit rasa resah yang menghampiri dirinya saat melihat Aerin yang terus duduk diam sambil mendengarkan lagu-lagu di handphone nya. Sebenarnya, bukan inilah yang dinginkan Aerin atau pun Kibum. Aerin sengaja datang ke lokasi syuting kakaknya hanya untuk menemui Kibum yang juga berada disana. Namun, hanya karena kesalahpahaman yang terjadi, ia harus bertengkar hebat dengan Kibum. Begitu juga dengan Kibum sendiri, yang didalam hati kecilnya, merasa bahagia karena kekasihnya bersedia menemani dirinya di lokasi syuting.

Akibat kesalah pahaman yang terus menerus berlanjut itupun, hubungan antara Aerin dan Kibum semakin merenggang dan benar-benar diujung tanduk. Komunikasi mereka pun bisa dikatakan hampir jarang terjadi. Semua sms-sms Aerin selalu diacuhkan oleh Kibum, begitu juga dengan telepon-telepon Aerin yang tidak pernah diangkat lagi. Hal ini sudah berlangsung hampir 2 minggu lebih. Dan selama itu pula, Aerin berusaha mencari keberadaan Kibum melalui kedua kakak-kakaknya atau member super junior lain, namun hasilnya nihil. Kibum tidak pernah mau menunjukkan batang hidunganya.

“Kibum benar-benar tidak menghubungimu sama sekali hah?” Tanya Heechul, sepupu Aerin, saat mereka bertemu di lokasi syuting film yang dimainkan oleh Heechul dan Kibum .

“Ani Oppa..” Jawab Aerin lemas. Padahal ia sungguh-sungguh berharap dengan datang ke lokasi syutingnya, ia bisa bertemu dengan Kibum dan menyelesaikan semua permasalahan mereka.

“Haishh.. kemana bocah itu? Maaf ya Rin-ah, Oppa tidak bisa membantu mu. Sudah sebulan ini kami juga tidak bertemu di lokasi syuting. Bahkan dia juga tidak menghubungiku sama sekali.” Heechul berusaha menghibur Aerin.

Aerin benar-benar pulang dengan tangan hampa saat itu. Aerin memutuskan untuk menghubungi Yesung dan berbicara dengannya.

“Yeoboseyo, Oppa..”

“Ne.. ada apa Aerin??” Aerin menghela nafas. Ia bersiap-siap untuk bercerita pada Yesung.

“Kibum belum menghubungiku sama sekali Oppa.. sudah 2 minggu ini semua tlp dan sms ku selalu diacuhkan olehnya.” Terdengar suara Aerin yang mulai terisak. Yesung yang mendengarnya langsung berusaha menenangkan Aerin

“Mianhe Aerin.. maaf, gara-gara aku, hubungan kalian jadi seperti ini.”

“Gwaenchana Oppa.. mungkin memang saatnya ini semua diakhiri. Aku benar-benar tidak tahan lagi dengan semua sikapnya.” Yesung yang mendengar ucapan Aerin barusan merasakan sesuatu hendak meledak dihatinya. Disatu sisi, ia menyetujui jika Aerin berpisah dengan Kibum. Namun, disisi lain, ia tidak tega jika harus melihat Aerin terus2an bersedih jika putus dari Kibum nanti.

“Apa kau yakin dengan keputusanmu?? Pikirkanlah baik-baik.. bukankah kau masih menyayanginya?” Tanya Yesung perlahan. Ada rasa sakit yang merasuk hatinya saat ia bertanya seperti itu.

“Ani oppa. Aku sudah memikirkannya tadi malam. Aku akan memberikan kesempatan terakhir padanya. Aku akan menunggunya menghubungiku selama seminggu ini. Kalau ia tidak juga menghubungiku, aku rasa berpisah adalah jalan yang terbaik.”

Yesung hanya mengangguk. Ia menyerahkan semua keputusannya kepada Aerin. Yang Yesung inginkan hanyalah melihat Aerin bahagia, dan Aerin yang selalu tersenyum ramah saat pertama kali mereka bertemu.

Begitu selesai menghubungin Yesung, Aerin segera mengetik sms di Handphone nya dan juga di email yang akan ia kirimkan untuk Kibum.

Oppa, aku tidak tahu lagi harus berbuat apa agar kau tidak menjauh lagi seperti ini. Aku tahu semua yang terjadi dihubungan kita hanya kesalahpahaman saja. Berkali-kali aku mencoba untuk menghubungimu, namun tidak sedikitpun Oppa mau membalas semua tlp/sms-sms ku. Jujur, aku lelah Oppa! Kesabaran ku ada batasnya. Dan aku rasa inilah batas kesabaranku. Aku tunggu Oppa dalam seminggu ini untuk menghubungiku. Jika oppa tidak juga menghubungiku, lebih baik kalau kita akhiri semuanya. Gomawo Oppa untuk semuanya..

Aerin pun segera merebahkan dirinya diatas kasur. Hatinya terlalu sakit membayangkan jika nantinya ia benar-benar berpisah dengan Kibum. Ia merasa ia belum siap untuk melepaskan semuanya.

***

SEMINGGU KEMUDIAN

Seminggu sudah Aerin menunggu telepon dari Kibum. Namun ternyata pria yang benar-benar ditunggunya saat ini tidak pernah mau menunjukkan keberadaannya. Berhari-hari Aerin berusaha menahan rasa rindu dan sakit yang terus menyerangnya. Berhari-hari pula ia habiskan untuk merenung dan terus memikirkan Kibum yang tak kunjung menghubunginya. Tak pelak, runtuh sudah tembok pertahanan Aerin. Ia merasa, inilah waktunya. Batas waktu yang sudah ia tetapkan untuk menunggu Kibum muncul dihadapannya.Akhirnya dengan sisa tenaganya, Aerin segera mengetikkan sms di HP dan juga diemailnya dan mengatakan bahwa hubungan mereka kini benar2 berakhir.

Setelah menulis pesan itu, Aerin segera menghubungi yesung. Ia menumpahkan semua keluh kesah nya. Ia juga meluapkan semua kekesalannya pada Kibum terhadap Yesung. Yesung yang mendengar itu hanya mampu memberikan sedikit penghiburan pada Aerin. Untuk mengurangi semua kesedihan Aerin, Yesung pun segera mengajak Aerin jalan-jalan ke taman Hiburan. Mereka benar-benar menghabiskan waktu bersama.

“Oppa, Gomawo..” ucap Aerin mereka telah sampai dirumah Aerin. Malam ini, Yesung mengantarkan Aerin sampai kerumahnya. Yesung tersenyum

“Ne.. chomaneyo… sekali lagi maaf kalau hubungan kalian berantakan dan hancur gara-gara aku. Aku harap kamu tidak bersedih lagi karena hal ini.”

Aerin hanya mengangguk. Kemudian, setelah ia mengucapkan salam, ia masuk ke rumah dan langsung menuju ke kamarnya untuk tidur. Badan dan pikirannya terlalu lelah untuk memikirkan semua yang sudah terjadi selama ini, termasuk perpisahannya dengan Kibum.

Hari ini, adalah hari kedua Aerin menjalani hari-harinya sendirian. Tidak ada lagi Kibum di dalam hidupnya mulai saat ini. Walaupun hatinya masih terluka, namun Aerin mampu melupakan semuanya saat ia bersama dengan Yesung. Saat sedang asik-asiknya didepan komputer, tiba-tiba handphone Aerin berbunyi. Dilihatnya nama yang tertera di dalam layar. Alangkah terkejutnya saat nama yang tertera di handphonenya adalah nama pria yang selama ini dicarinya. Pria yang selama ini ditunggunya, dan pria yang selama ini membuat hatinya gila karena semua tingkah cueknya, Kibum kini menghubunginya. Telepon itu terus berbunyi. Ada keraguan di hati Aerin, apakah ia harus menjawabnya atau tidak.

“Angkat..gak..angkat..gak..” akhirnya, dengan berat hati Aerin menekan tombol merah di handphonenya. Ia benar-benar tidak ingin berbicara lagi dengan Kibum. Semua perlakuan Kibum selama ini benar-benar telah membuat hatinya terluka. Baginya, semua keputusannya sudah bulat. Jika Kibum ingin menghubunginya, itu sudah sangat terlambat. Aerin ingin menata ulang hari2nya tanpa ada Kibum di hidupnya.

“Maaf Oppa.. kita sudah selesai. Jangan ganggu aku lagi” Seru Aerin dalam hati.

***

Hampir 5 bulan sudah Aerin berhasil menata dirinya kembali. Hidupnya kini sudah kembali seperti semula. Tidak ada lagi kesedihan dan tangisan di setiap malamnya. Walaupun terkadang rasa rindu pada Kibum masih sering singgah di hatinya, namun ia sudah mulai bisa mengontrol perasaannya. Yesung lah yang selama ini berusaha mati-matian untuk menyembuhkan luka di hati Aerin. Ketulusan dan kesabaran Yesung dalam mendampingi dan selalu menemani Aerin pun sepertinya sudah membuahkan hasil. Kini Aerin mulai nyaman dengan keberadaan Yesung, dan hati nya kini telah terbuka perlahan-lahan untuk menerima semua perhatian dan kebaikan Yesung.

Hari ini, Yesung mengundang Aerin untuk ikut dengannya pergi ke Pulau Jeju untuk menghadiri konser Super Junior KRY yang dilaksanakan disana. Ia juga hadir bersama dengan Sunyeong, adik dari Yesung. Konser KRY malam ini sungguh luar biasa. Sunyeong dan Aerin sama-sama menikmati setiap aksi panggung yang dilakukan oleh mereka bertiga. Sebagai penutup, Yesung pun didaulat untuk menutup acara konser tersebut dengan suara emasnya. Ia menyanyikan lagu andalannya yang berjudul it has to be you. Suara merdunya pun begitu membahana di seluruh penjuru gedung tempat konser berlangsung . Aerin sangat menikmati setiap bait yang dinyanyikan oleh Yesung. Setelah selesai menyanyikan lagunya, Yesung tidak langsung turun kedalam. Ia masih tetap berdiri di panggung dan mulai berbicara.

“Baiklah, sebelumnya aku ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang telah hadir untuk menonton konser kami. Malam ini, secara khusus, aku ingin menyampaikan sebuah pesan untuk seorang gadis yang begitu berharga untukku.” Sontak seluruh penggemar berteriak histeris saat Yesung mengumumkan hal itu . Aerin yang mendengar hal tersebut pun mulai bertanya-tanya, kira-kira siapa wanita yang di maksud Yesung barusan.

“Baiklah.. Untuk Aerin, wanita yang menjadi tamu special ku malam ini.. Aku mohon, datanglah ke tempat pertama kali kita bertemu di lantai 38. Temuilah aku disana malam ini. Aku akan menunggumu sampai kamu datang. Kamshamnida..” Yesung membukuk dan segera turun dari panggung. Para penggemar yang masih histeris itupun terus menerus berbisik-bisik, siapa wanita yang bernama Aerin tersebut. Sedangkan Aerin, yang mendengar penyataan Yesung barusan itu hanya terdiam. Ia terlalu terkejut dengan semua penyataan Yesung tadi. Bahkan ia sampai tidak bisa mengingat dimana tempat pertemuan pertama mereka.

“Aerin.. Hwaiting!!!! Cepat kita keluar. Kau harus segera sampai sana tau!! Nanti Wookie oppa yang akan mengantarkan kamu kesana.” Sunyeong yang berada di samping Aerin menarik Aerin begitu antusias. Aerin hanya mampu terdiam. Ia menurut saja saat Sunyeong membawanya ke basement dan menemui Ryeowook yang sudah siap untuk mengantarnya.

“Silakan Aerin-ah…” katanya tersenyum manis pada Aerin

Ryeowook pun segera melajukan mobilnya. Begitu sampai, Aerin segera menuju lantai 38. saat memasuki sebuah ballroom yang berada di lantai tersebut Aerin segera tersadar. Ballroom itu adalah ballroom yang digunakan oleh kakak Yesung saat melangsungkan pertunangannya tahun kemarin. Disana pula lah mereka pertama kali bertemu. Disana, Aerin telah melihat seorang pria dengan jas putih yang begitu rapi sedang berdiri menunggu kedatangannya . Aerin mendekat.

“Oppa…”

“Hai.. akhirnya kau datang juga. Ini, untukmu..” Yesung menyerahkan bunga yang sedaritadi dipegangnya. Terlihat sekali kedua manusia itu sama2 gugup.

“Ehem.. hmm.. Aerin, tujuanku menyuruhmu datang kemari karena..” kata2 Yesung terpotong. Ia berusaha menahan rasa gugup. Beberapa kali ia menghembuskan nafas untuk meringankan sedikit degup jantungnya.

“hmm.. aku.. Aerin, bagaimana kalau kita berpacaran?” Tanya Yesung sembari memelankan suaranya. Aerin hanya terdiam mendengar pernyataan dari Yesung. Aerin terdiam sejenak.  Sebelum akhirnya berkata

“Gomawo Oppa.. Gomawo.” Aerin segera menghamburkan diri ke pelukan Yesung, yang sepertinya diartikan ‘iya’ oleh Yesung. Mereka berdua tersenyum. Dan dalam waktu beberapa detik saja, yesung sudah mengecup bibir Aerin perlahan. Cukup lama mereka berciuman, sampai dering handpone milik Yesung menghentikan kegiatan mereka.

“Yeoboseyo…”

“HYUUUUNGGGG…. AKU TERSESAT!!!! AKU TIDAK TAHU JALAN PULANG. TOLONG..” terdengar suara Ryeowook diujung telepon meminta pertolongan dari Yesung. Yesung hanya mampu menjauhkan Handphonenya dari telinganya.

“YA!!!Wookie, kau dimana??Haishh..menyusahkan saja kau! Arraseo..arraseo..”

“Ada apa Oppa??” Tanya Aerin yang sepertinya juga ikut2an khawatir.

“Wookie.. dia tersesat. Tidak apa-apa kan kalau kita pergi sekarang?? Haiisshh.. anak itu mengganggu saja!!” gerutu Yesung kesal.

“Ne Oppa.. ya sudah, kajja kita kesana! Kasian Wookie Oppa menunggu nanti.” Akhirnya mereka berdua pun langsung bergegas menuju ketempat yang disebutkan Ryeowook. Dalam perjalanan, mereka hanya mampu tersenyu mengingat kejadian yang begitu berkesan barusan.

-THE END-

11 thoughts on “PARK SISTER LOVE STORY (Part 2 of 4)

  1. Bagussss,,,,bagussss,,,,bagussss
    FF eonni smuanya menarik
    ah bingung mo ngomong pa lg ya
    ampe speechless gni
    *garuk2 pala yg gk gatelll
    haha

  2. Sebenarnya ceritanya menarik, cuma karena banyak kalimat yg tidak baku, mood buat baca langsung terbang entah kemana.

  3. Wah perjuangannya ga kalah keren yah dari cerita kyuhyun,,
    tor, itu kibum gmana nasibnya,
    aku msh kepo, dia telp aerin untk apa???
    Hahah, autornya ada2 aja nih, gangu scene yesung lgi kisseu aja, kasian wookie dan yesung juag,, hehehe

  4. oh …gitu toh jadi ini cerita bukan soal hubungan kyuhyun sama sunyeong aja tapi juga love story nya yaesung.bagus kalo cowok mau nembak cewek pake cara nya Yesung oke juga kali ya? si cewe’ pasti melting abis.tapi apa ada cowo’didunia nyata ada yang seperti yesung rasanya kaga ada deh ” but it’s a sweet FF and Sweet story and yesung oppa chukae,oppa bisa nemuin cinta sejatinya🙂

  5. aigho aerin dan bum mereka saling cemburuan karna akibat ini hubungan mereka jadi putus, yaah mungkin ini udah rejeki yesung, dia akhirnya bisa bersama d aerin. tpi sih ryewook gangu aja pake tersesat segala lagi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s