PARK SISTER LOVE STORY (Part 1 of 4)

PARK SUNYEONG

Sunyeong sedang berjalan menuju kelasnya. Saat ini, ia baru saja menyelesaikan pelajaran Olahraga di sekolahnya. Dengan agak terburu-buru, Sunyeong terus berjalan. Sampai secara tidak sadar, seseorang menubruknya dari belakang. Bruuukkk….!! Minuman yang sedari tadi dipegangnya itupun langsung tumpah ke lantai.

“Ah, Sory.. Sory aku benar-benar tidak sengaja. Aku terburu-buru soalnya.” Kata pria yang ternyata menabraknya tadi.

“Iya, fine.. lain kali hati-hati yaa..” Sunyeong hanya membalas sekenannya. Tangannya masih sibuk mengurusi pakaian olahraganya yang basah.

“Sekali lagi aku minta maaf.. kalau gtu, kamu tunggu disini dulu yaaa.. jangan kemanamana. Aku akan segera kembali mengganti minumanmu.”

“Eh.. tidak us…sah” belum sempat Sunyeong membalas, pria itupun langsung melesat lari meninggalkan Sunyeong yang masih berdiri di lorong kelas. Sunyeong hanya dapat melanjutkan kegiatannya membersihkan pakaiannya yang basah dengan sapu tangan miliknya.

Baru saja ia hendak kembali ke kelas, seseorang memanggil namanya di belakang.

“Harry..” Sapa Sunyeong pada laki-laki itu.

Pria yang diketahui bernama Harry itu menghampiri Sunyeong dan tersenyum manis padanya  Sunyeong yang ditatap seperti itu pun hanya mampu tersenyum balik sambil menundukkan kepalanya menahan malu.

“Ada apa memanggilku??”

“Tidak.. aku hanya kebetulan lewat. Pria tadi itu siapa? Kenapa dia bisa berbicara padamu?” Tanya Harry yang seakan-akan hendak menginterogasi Sunyeong. Wajahnya pun mengisyaratkan rasa curiga dan tidak suka .

“Oh dia.. tadi dia tidak sengaja menabrakku dan membuat minuman ku tumpah. Trus dia bilang kalau dia mau mengganti minumanku. Itu saja..” jawab Sunyeong memberi penjelasan pada Harry. Tak lama, mereka berduapun terlarut dalam obrolan panjang. Tak jarang pula mereka terlihat bercanda dan tertawa satu sama lain. Beberapa kali, bahkan Harry sempat mencuri-curi kesempatan untuk mengelus rambut Sunyeong atau mencubit pelan pipi Sunyeong. Di saat yang bersamaan pula, mereka berdua tidak sadar bahwa seseorang pria sedang menatap kesal dan marah ke arah mereka . Dan minuman yang dibawanya pun kini telah tumpah membasahi tangannya karena remasan yang sangat keras dari tangan pria tersebut.

***

            Sunyeong tidak pernah menyadari sebelumnya bahwa ada seorang laki-laki yang begitu menyayanginya walaupun secara diam-diam. Di matanya hanya ada Harry, Pria yang notabene merupakan seorang putra pewaris tunggal Perusahaan Advertising terbesar di Canada. Sunyeong dan Harry pun memang tidak memplokamirkan diri mereka sebagai sepasang kekasih. Akan tetapi, public pun bahkan sudah mengetahui bahwa mereka sama-sama saling mencintai.

Di sisi lain, pria yang diam-diam mencintai Sunyeong itupun hanya dapat memperhatikan Sunyeong dari jauh. Dia juga bahkan sering sekali mengikuti Sunyeong saat mereka pulang sekolah. Pria itu rela naik bis yang sama dengan Sunyeong bahkan sampai rumah Sunyeong hanya untuk memastikan bahwa Sunyeong baik-baik saja dan selamat sampai di rumah. Hal itu ternyata sudah dilakukannya selama beberapa bulan ini.

***

            “Apa?? Pindah ke Korea?” Tanya Harry tidak percaya ketika ia dan Sunyeong sedang bertemu di sebuah taman  Ia sangat terkejut saat Sunyeong membawa kabar berita bahwa harus pindah ke Korea dan pergi meninggalkan Harry.

“Iyaa.. ketiga kakak ku sebentar lagi akan melakukan debut mereka sebagai seorang artis. Dan mau tidak mau kami sekeluarga harus pindah kesana. Karena tak mungkin orang tua kami membiarkan anak-anaknya tinggal terpisah.”

Sunyeong berusaha memberikan penjelasan ke Harry. berharap pria yang duduk disampinya itu mau mengerti dengan semua keputusannya dan juga keputusan keluarganya.

“Tapi kenapa sekarang?? Kenapa kau tidak menunggu sampai lulus? Atau minimal kau kan juga bisa menunggu sampai kenaikan kelas nanti.”

Sunyeong tahu bahwa saat ini Harry sedang berusaha untuk membujuknya agar mengubah keputusannya untuk tidak pergi. Namun Sunyeong juga tahu, bahwa ia tidak bisa selamanya disini. Walaupun hatinya sebenarnya tidak ingin pergi, tapi ia tahu itu adalah keputusan keluarganya. Dan ia hanya bisa mengikutinya.

“Tidak bisa Harry. Aku mohon mengertilah.. aku juga tidak mungki tinggal sendiri disini.”

“ Tapi kan masih ada aku. Aku bisa menjagamu disini..”

Sunyeong dan Harry sama-sama lelah berdebat satu sama lain. Mereka sadar bahwa cepat atau lambat itu semua harus diakhiri. Walaupun Harry dan Sunyeong tidak menginginkannya, mereka berdua terpaksa menerima kenyataan itu.

Ditempat lain, seperti hari-hari kemarin, seorang pria sedang mendengar obrolan mereka berdua . Ia terlihat kecewa mendengar keputusan Sunyeong tadi. Sama Seperti Harry, pria itupun juga tidak ingin Sunyeong pergi meninggalkannya. Kalau ia bisa, ia juga ingin sekali membujuk dan menghalang-halangi Sunyeong untuk tidak pergi.

***

DIBANDARA

“Hati-hati yaaa.. kalau sudah sampai disana, jangan lupa hubungi aku.” Kata Harry sembari memeluk Sunyeong saat Harry mengantarnya di bandara. Sunyeong pun hanya mengangguk dipelukan Harry dan membalas pelukan Harry tak kalah erat.

“Kau juga, jaga diri baik-baik yaaa.. Ingat, calon Direktur terkenal tidak boleh sampai sakit.” Pesan Sunyeong pada Harry saat ia mulai melepaskan pelukannya. Sunyeong sadar mungkin ini adalah waktu terakhirnya bersama dengan Harry. mungkin ia tak akan kembali ke Canada untuk waktu yang sangat lama.

“Ce, udah waktunya berangkat.. ayo.” Suara Henry Lau, adik Sunyeong pun membuyarkan lamunan Sunyeong untuk beberapa saat .

“Oh.. iya Hen. Kalian duluan aja yaa.. sebentar lagi aku nyusul”

Sunyeongpun menghampiri Harry untuk yang terkahir. Ia tersenyum sedih melihat pria yang sangat di sayanginya itu.

“Aku pergi yaaa.. jaga dirimu baik-baik. Dan terima kasih untuk semuanya selama ini.”

Harry tersenyum  Ia merekuh tubuh Sunyeong kedalam pelukannya.

“Jaga dirimu baik-baik juga.” Sesudah itupun, Harry mengecup kening Sunyeong cukup lama. Walaupun mereka tidak ingin berpisah, tapi mereka tetap harus melakukannya.

***

2 TAHUN KEMUDIAN DI KOREA

Sunyeong sedang bersiap-siap di kamarnya suara suara kakaknya berteriak memanggil dirinya. Mau tidak mau, ia segera berlari kebawah untuk menemui kakak-kakaknya yang sedari tadi sudah menyuruhnya untuk turun.

“Yeongie.. Palli! Waktu kita udah mepet ini.” Omel salah satu kakak Sunyeong saat melihat adik perempuannya keluar dari rumah dengan tergesa-gesa. Ia meninggalkan Sunyeong dan masuk ke mobil terlebih dahulu

“Ne Sungmin Oppa.. ini aku juga sudah buru-buru.”  Segera, Sunyeong pun menyusul kakaknya yang sudah berjalan dan masuk ke mobil.

Hari ini, Sunyeong ikut pergi dengan ketiga kakaknya ke tempat pembuatan video clip terbaru mereka. Ketiga kakak Sunyeong kini telah menjadi artis terkenal sebagai salah satu anggota Boyband terkenal korea bernama Super Junior.

“Oppa, Oppa bilang di grup kalian ada seorang member baru. Memang siapa dia??” Tanya Sunyeong penasaran selama di perjalanan.

“Ne.. Dia salah satu lead vocal di Super Junior. Yah, dia diurutan ketiga setelah Oppa dan Ryeowook. Kau tahu, dia itu ternyata pernah tinggal di Kanada seperti kita. Dan kau tahu, dia hanya membutuhkan waktu 3 bulan saja untuk training. Ckck.. beda sekali dengan Oppa yang membutuhkan waktu bertahun-tahun” Jelas salah satu kakak Sunyeong yang duduk disebelah Sunyeong bernama Yesung .

“Mwo.. berarti kemampuan dia jauh diatas Oppa donk?” lirik Sunyeong usil yang kemudian mendapat pukulan pelan di kepalanya oleh Yesung.

“Enak saja.. Oppa tetap nomor 1.” Sahutnya bangga.

Semua yang berada di dalam mobil itu tertawa mendengar celotehan Yesung dan Sunyeong.

“Eh.. tapi apa dia tampan Oppa??”

“Haisshh.. kau ini! Kalau soal namja saja, cepat tanggap.” Kata Ryeowook, Kakaknya yang nomor tiga, menimpali.

Begitu sampai di tempat tujuan, Sunyeong segera turun dan terlihat takjub dengan semua peralatan syuting yang ada disana.

“Yeongie, kau boleh melihat-llihat, tp ingat jangan merepotkan yang lain! Kami mau ganti pakaian dulu. Arraseo?!” pesan Yesung.

“Ne Oppa.. arraseo!” Sunyeong menjawab dengan malas. Sambil ia menunggu ketiga kakaknya berganti pakaian, Sunyeong pun menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan mengitari seluruh tempat yang dijadikan lokasi syuting tersebut. Sedang asik-asiknya ia mengamati, tiba-tiba seseorang memanggil dan menepuk bahunya dari belakang.

“Ya ampun.. Wookie Oppa, apaan sih?! Kaget tahu..” Sunyeong ngomel saat tahu siapa orang yang memanggil dan menepuk pundaknya tadi. Laki-laki yang dipanggilnya oppa itu hanya cengengesan saat mengetahui adiknya marah.

“hehehehe… Mian kl Oppa mengagetkanmu. Bagaimana gaya oppa?? Udah keren belum?” Tanya pria yang ternyata adalah kakak Sunyeong yang lain  Sunyeong mendengus mendengar pertanyaan kakaknya tersebut. Ingin sekali ia tertawa namun berusaha di tahannya.

“Ne.. Oppa emang keren koq dari dulu. Gtu aja nanya..”

Take pun dimulai. Sunyeong duduk di tempat yang di sediakan oleh para kru untuknya. Ia memperhatikan setiap detil langkah-langkah yang di lakukan oleh semua Anggota Super Junior agar sesuai dengan arahan sutradara. Hari ini, bukan hanya ketiga kakak Sunyeong saja yang terlibat dalam pembuatan MV Don’t Don, tetapi juga adik Sunyeong yang bernama Henry Lau. Ini merupakan debut pertama Henry sebagai seorang artis. Dalam MV tersebut, Henry menunjukkan kebolehannya dalam bermain biola .

“Hen, kamu keren banget tadi.” Puji Sunyeong saat menghampiri seluruh anggota Super junior termasuk Henry yang sedang beristirahat. Ia menepuk pundak Henry tanda ia sangat bangga pada dongsaengnya yang satu itu.

“hehehe.. Xie Xie Ce…” balas henry sambil menunjukkan senyumnya yang begitu khas yang membuat Sunyeong gemas ingin mencubit pipinya.  Tak lama, Sunyeong pun membuang pandangan ke seluruh penjuru tempat dimana ia dan anggota Suju lain sedang beristirahat dan menikmati makan mereka masing-masing. Sampai secara tidak sengaja, mata Sunyeong tertuju pada seorang pria tampan berambut putih. Gayanya harajuku style nya mampu membuat Sunyeong terpana untuk sesaat. Ia merasa seperti pernah melihat laki2 itu sebelumnya.

“Hayo.. ngapain kamu ngelamun?” Tepuk seseorang yang sukses membuyarkan semua lamunan Sunyeong barusan.

“Yak!! Kenapa oppa lagi sih?! Seneng banget bikin aku jantungan.” Sunyeong cemberut. Ia terlihat agak kesal dengan tingkah laku kakaknya yang satu ini. Baru saja ia hendak mengomel lagi, tiba-tiba Sunyeong tersadar bahwa didepannya kini tidak hanya berdiri kakaknya saja, tetapi juga dua orang lain.

“nah, Dongsaeng kenalin ini anggota Suju yang belum kamu kenal kan?? Yang disebelah sini namanya Kibum dan yang di sebelah kibum itu namanya Donghae hyung.”  Kata Ryeowook yang memperkenalkan dua pria yang dibawanya itu.

“Oh ne.. Annyeonghaseo.. Sunyeong imnida..” Sunyeong balas memperkenalkan dirinya. Belum selesai berurusan dengan salah satu kakak nya dan dua orang temannya itu, Sunyeong kembali dikejutkan dengan datangnya Yesung yang juga membawa satu orang pria anggota Super junior yang lain.

Awalnya Sunyeong tidak mengetahui siapa pria yang dibawa yesung sampai ia sadar bahwa pria yang berada didepannya saat ini adalah Pria yang sedari tadi menarik perhatiannya.

“Yeongie, kalau yang ini namanya Kyuhyun. Dia magnae di grup kami. Yang Oppa ceritakan waktu di mobil tadi. Dia ini umurnya sama denganmu, hanya lebih tua Kyuhyun beberapa bulan” Jelas Yesung sambil menunjuk kearah Kyuhyun . Pria yang bernama Kyuhyun itu tersenyum pada Sunyeong. Kontan wajah Sunyeong saat itu pun jadi memerah karena menahan malu.

“Ne.. Park Sunyeong Imnida..”

“Cho Kyuhyun imnida..”

Setelah perkenalan singkat itu, para anggota Super Junior dan juga Sunyeong kembali focus ke kegiatannya masing-masing. Sunyeong sendiri, ia sedang membaca salah satu buku yang dibawanya dari rumah untuk mengusir kebosanan selama menunggu di lokasi syuting. Sedang asik-asiknya ia tenggelam dalam bacaan didepannya, ia bahkan sampai tidak sadar bahwa kini seseorang telah duduk disampingnya dan menatapnya dengan tajam.

“Ternyata kamu lupa ya padaku?” sapanya. Sunyeong sedang asik itupun kontan langsung menoleh kearah sumber suara begitu mendengar seseorang mengajaknya berbicara.

“Kyuhyun Oppa?? Ada apa?? Kenapa tiba-tiba bicara seperti itu??”

Kyuhyun hanya tersenyum melihat tingkah Sunyeong yang kebingungan. Bukannya berbicara, ia malah terus tersenyum menatap Sunyeong yang salah tingkah dbuatnya.

“Kamu lupa? Waktu SMA di Canada dulu, ada pria yang gak sengaja menabrakmu sampai minumanmu tumpah kan?? Dan pria tersebut juga janji mau mengganti minumanmu yang habis itu.” Jelas Kyuhyun yang sepertinya sedang memberika sebuah clue pada Sunyeong agar dia mengingatnya. Sunyeong yang mendengar penjelasannya pun kontan tersadar. Secara cepat ia segera mengembalikan ingatannya saat jaman SMA dahulu.

“Oh.. ne..ne.. aku ingat! Jadi pria itu tu kau?! Jadi anggota baru di Super junior yang Yesung Oppa maksud itu kau?!” Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya.

“pantas saja saat aku melihatmu tadi, aku merasa tidak asing dengan wajahmu. Cuma aku tidak ingat kau siapa. ternyata itu kau, Oppa. Wajahmu benar-benar berubah..”

Hanya dalam waktu beberapa menit saja, mereka berdua sudah terlibat obrolan-obrolan serius. Seperti layaknya seorang sahabat yang sudah lama tidak bertemu, Tak jarang pula mereka terlihat bercanda dan saling melemparkan tawa .

Semenjak kejadian itu, Sunyeong dan Kyuhyun pun menjadi akrab. Mereka sering bertemu di banyak kesempatan, entah itu saat Sunyeong ikut dengan ketiga kakaknya di acara-acara bersama Super Junior atau bertemu berdua saat Kyuhyun yang mulai mengajaknya.

Hari ini, pagi-pagi sekali ibu Sunyeong sudah berteriak memanggil putri kesayangannya yang berada dikamar untuk turun ke bawah. Sunyeong mendapatkan sebuah kejutan pagi ini berupa setangkai bunga mawar dan surat dengan amplop berwarna pink yang sangat manis tanpa nama si pengirim. Hal itu ternyata berlangsung cukup lama. Hampir selama 3 minggu ini, Sunyeong selalu mendapatkan kejutan romantis-romantis itu setiap pagi.

Awalnya, Sunyeong merasa sangat tersanjung dan sangat tersentuh dengan perbuatan seseorang yang dinilainya sangat romantis ini. Akan tetapi, lama kelamaan Sunyeong pun menjadi takut dan cemas dengan keberadaan bunga dan surat-surat tersebut. Ia takut bahwa surat tersebut bukanlah seseorang yang menyukainya, akan tetapi seseorang yang hendak meneror dirinya.

“Ga mungkin Yeongie.. ga mungkin seseorang yang ingin mereror mu itu memberikan mu kejutan seromantis itu.” Kata Sungmin bijaksana suatu kali saat Sunyeong menceritakan ketakutannya .

“Tapi Oppa.. kenapa dia tidak menemuiku langsung saja? Kenapa juga harus dengan sembunyi-sembunyi? Pake acara memberi mawar dan surat segala lagi.”

“Haahhah.. itu artinya, dia orang yang romantis Dongsaeng. Percayalah, Oppa yakin itu bukan pekerjaan orang iseng atau orang yang mau menerormu. Arraseo?!” jelas Sungmin sambil mengedipkan sebelah matanya pada Sunyeong.

Mendengar kata-kata kakaknya itu pun secara tidak langsung mampu mengurangi ketakutan Sunyeong terhadap kejutan-kejutan manis yang sudah diterimanya.

***

SUPER SHOW 1 CHINA

Hari ini, selama 5 hari Sunyeong pergi ke China untuk ikut dengan ketiga kakaknya dan anggota Super Junior lain untuk mengadakan konser Super Show pertama mereka. Selain itu, bukan hanya untuk mendampingi dan menonton pertunjukan mereka saja Sunyeong memaksa untuk ikut pergi ke China. Akan tetapi Sunyeong juga sangat ingin sekali jalan-jalan disana sekaligus mewujudkan impiannya pergi ke China yang pernah tertunda.

Malam ini, Sunyeong sedang berada di backstage tempat para anggota Super junior berkumpul dan bersiap-siap. Dia sedikit banyak membantu mereka dalam mempersiapkan segala macam kebutuhan panggung para anggota Super Junior yang lain.

“Oppa, aduh.. kan udah dibilangin, rambutnya tuh dirapiin sedikit kenapa sih?! Sini!” Sunyeongpun menghampiri Sungmin kakaknya dan terlihat sedang berusaha membantu Sungmin . Sungmin yang sedang di bantu itupun hanya dapat menguap. Terlihat sekali kelelahan di wajah kakaknya itu.

Hampir 2 jam sudah, Sunyeong berada di backstage. Rasa lelah bahkan sudah meliputi dirinya. Akhirnya ia pun memutuskan untuk jalan-jalan sebentar di daerah sekitar tempat berlangsungnya Super Show. Sambil menghirup udara malam di China yang begitu segar, Sunyeong menikmati setiap langkah yang ia jejakkan di jalan. Orang-orang yang berjalan tanpa arah, kendaraan yang lalu lalang di jalan raya, pepohonan hijau di tengah kota, hingga tempat-tempat yang menjajakan barang dagangan menjadi daya tarik tersendiri bagi Sunyeong. Sampai Bunyi Handphone membuyarkan lamunannya yang tengah focus kea rah jalan.

“Yeoboseo..”

“Ya!! Sunyeong, dimana kamu?? Cepat kembali. Acaranya sebentar lagi sudah mau dimulai.” Terdengar suara Ryeowook di seberang.

“Ne oppa.. aku segera kembali.” Sunyeong segera bergegas menuju ke Gedung tempat pertunjukkan Super Show dengan secepat kilat. Saking cepatnya ia berlari, sudah beberapa orang yang secara tidak sengaja ia tabrak.

Begitu sampai di Gedung pertunjukkan, dengan segera ia menuju deretan tempat duduk VIP yang telah disediakan oleh kakaknya dan menonton pertunjukkan Super show hingga akhir. Selama dua jam lebih, ia melihat secara langsung kemegahan dan kemeriahan konser yang diselenggarakan ini.

Setelah selesai, ia buru-buru pergi kearah untuk menemui para anggota Super Junior.

“Oppa deul.. Selamat yaaa.. konser tadi bener-benar hebat!” Ucap Sunyeong begitu masuk kedalam backstage menemui semua anggota yang sedang terlihat beristirahat. Terlihat sekali Sunyeong sangat bangga dengan kakak-kakak juga dengan sepupunya yang lain. Sunyeong pun segera menghambur kepelukan Sungmin

“Oppaa… tadi keren bgt lho.”  sahut Sunyeong manja.

“Gomawao Dongsaeng..”

Baru saja Sunyeong hendak duduk di bangku dengan meja rias, tiba-tiba saja sebuah tangan menggenggam tangan nya dan meriknya keluar. Sunyeong yang tidak tahu apa-apa itu pun langsung melihat kearah pria yang menggandengnya tersebut.

“Kyu oppa?? Ada apa?”

“Ikut aku.. aku mau mengajakmu ke suatu tempat.” Jawab Kyuhyun tetap tenang dan terus menggandeng Sunyeong keluar dari ruangan dan dari gedung tersebut.

“Eh.. tung..tunggu.. nanti yang lain mencari bagaimana??” Kyuhyun tidak menjawab.

Begitu tiba di basement, Kyuhyun segera membukakan pintu untuk Sunyeong dan menyuruhnya masuk. Sepanjang perjalanan, Kyuhyun tetap tidak bergeming.

“Oppa, sebenarnya ada apa sih?? Kita mau kemana??”

Kyuhyun hanya melirik kearah Sunyeong sekilas. Ia masih tetap focus ke arah jalanan.

“Kan sudah kubilang, aku ingin bicara padamu. Aku sengaja mengajak mu keluar karena aku tidak mungkin berbicara disana.”

Sunyeong tidak lagi bertanya tentang apapun. Ia hanya menurut saja kemanapun Kyuhyun membawanya pergi. Sampai 45 kemudian, mereka tiba disebuah tempat yang menjadi tujuan mereka. Kyuhyun segera turun dari mobil dan dengan sigap membukakan pintu mobil disebelahnya untuk Sunyeong.

“Mwo?! Tembok china?? Mau apa kita kemari oppa?”

“Sudah.. kau ikut saja. Nanti juga kau akan tau.”

Kyuhyun terus mengandeng tangan Sunyeong. Mereka terus berjalan menyusuri tembok china selama beberapa saat sambil diselingi dengan obrolan2 kecil yang mereka ciptakan untuk  mencairkan suasana.

Dan di menit berikutnya, Kyuhyun berhenti. Sunyeong yang berada disamping Kyuhyun juga ikut-ikutan berhenti dan menatap kyuhyun heran. Kyuhyun menarik napas panjang. Ia segera membalikkan tubuh Sunyeong agar menghadap ke dirinya.

“Nah, Sunyeong.. dengar, aku akan menjelaskan semuanya padamu. Tapi aku mohon, tolong dengarkan aku sampai selesai. Jangan pernah potong ucapanku.. arraseo?!”  Tanya Kyuhyun dengan lembut dan diikuti dengan anggukan paham dari Sunyeong.

“Baiklah.. sebelumnya, aku minta maaf kalau selama ini aku tidak pernah bersikap jujur padamu. Aku tahu aku begitu bodoh karena terlalu takut untuk mendekati mu. Aku sudah menyukaimu sejak SMA Sunyeong.. namun saat itu aku hanya mampu memperhatikanmu dari jauh. Aku tidak berani mendekatimu.”

“Omoo.. Oppa. Kenapa bisa? Kenapa kau tidak mengatakannya dari dulu?”

“Sunyeong, aku mohon.. jangan potong kata-kataku dulu. Biarkan aku berbicara sampai selesai.” Pinta Kyuhyun dan kemudian melanjutkan

“saat itu aku sama sekali tidak berani mendekatimu. Ditambah lagi kedekatanmu dengan Harry yang selalu membuatku kesal setengah mati.. Walupun kalian tidak pernah menyebut diri kalian berpacaran, tapi kelihatan sekali dari sikap kalian, kalian saling menyayangi. Saat itu yang bisa kulakukan hanyalah selalu mengikuti mu saat kamu pulang ke rumah. Aku mengikutimu hanya untuk memastikan bahwa kau benar-benar pulang dengan selamat.. lalu, saat kau pindah ke korea. Jujur, saat aku mengetahui berita itu, aku sedih. Aku sempat putus asa karena berpikir bahwa kita tidak akan pernah bertemu lagi. Oleh karena itu, aku juga mengambil keputusan untuk segera pindah ke Korea. Tujuan ku hanya 1.. aku hanya ingin bertemu denganmu.”

Sunyeong tertegun dengan pernyataan Kyuhyun. Ia benar-benar tidak menyangka bahwa pria dihadapannya ini telah melakukan segala macam hal hanya untuk dekat dengannya. Mereka berdua hanya mampu menatap satu sama lain dalam diam.

“Kau tahu? Saat tahu bahwa ketiga kakak mu melakukan debut, aku sadar mungkin itulah satu-satunya cara agar aku bisa bertemu denganmu. Jadi aku juga memutuskan untuk ikut audisi dan pada akhirnya jadi aku menjadi anggota super junior dan bisa sering bertemu denganmu.. dan soal kejutan pagi yang selalu kau terima saat itu, itu semua adalah perbuatanku. Aku hanya ingin melakukan sesuatu untuk membuatmu terkesan. Aku ingin membuatmu juga suka denganku. Oleh karena itu, saat ini, ditempat ini, aku meminta padamu untuk menjadi kekasihku.”

Sunyeong hanya terdiam mendengar kata-kata Kyuhyun. Ia masih mencerna semua ucapan Kyuhyun barusan. Ia sadar bahwa ia juga ternyata memiliki perasaan yang sama padanya. Baru saja ia hendak menjawab, tiba-tiba ia mendengar lantunan nada yang indah dari mulut Kyuhyun.

You are the one
Ojig nomani nesarang
You are the sun
Tasuhi gamsaon miso
You are my love
To na yogshi gudemane ojig dan han saram
Onjekajina gyothe issoyo  

“Kyu Oppa.. Gomawo..” Sunyeong tidak bisa berkata apa-apa. Kini pikirannya benar-benar sudah diliputi rasa yang sangat bermacam-macam. Ia sangat terkesan dan terharu dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Kyuhyun. Dengan cepat, Sunyeong segera memeluk tubuh Kyuhyun yang dijadikannya sebagai jawaban atas pernyataan Kyuhyun tadi.

“Jadi??”  Kyuhyun berusaha memastikan.

“Ne Oppa.. aku mau.”

Kyuhyun pun tersenyum  ia melepaskan pelukan Sunyeong dan menatap matanya tajam. Dan dengan perlahan, Kyuhyun medekatkan dirinya kearah Sunyeong  dan dalam hitungan detik, bibir keduanya telah bertautan satu sama lain.

“Gomawo Jagi..” seru Kyuhyun lembut sambil mengecup kening Sunyeong .

Setelah semuanya yang terjadi pada mereka berdua, mereka pun segera menuju ke mobil untuk kembali ke hotel tempat mereka dan seluruh anggota Super Junior lain menginap. Baru saja mereka masuk kedalam mobil, Kyuhyun terus memperhatikan Sunyeong sambil tersenyum. Sedangkan orang yang ditatap hanya menunduk malu dan menjadi salah tingkah dibuatnya. Tak ingin hilang kesempatan, Kyuhyun segera meraih wajah Sunyeong dan mendekatkan wajahnya ke arah Sunyeong, berusaha meraih bibir Sunyeong lagi. Namun, tiba-tiba saja bunyi Handphone menghentikan kegiatan mereka.

“ehem.. mm.. Yeoboseo.” Jawab Sunyeong pada si penelpon.

“YAAAKK!!! SUNYEONG KEMANA KAU DENGAN KYUHYUN??!?! PERGI KEMANA KALIAN BERDUA?? KAMI SEMUA MENCARI KALIAN TAU GAK?!?!? CEPAT PULANG!!! AWAS KALAU KALIAN BERBUAT MACAM-MACAM!!” Teriak Yesung, kakak Sunyeong  di telepon yang mau tidak mau membuat Sunyeong menjauhkan hp nya dari telinga.

“YA!! Bisa kan oppa tidak perlu teriak?? Aku dan Kyuhyun juga sedang di perjalanan koq.”

Begitu telepon ditutup, SUnyeong dan Kyuhyun memandang satu sama lain. Mereka berdua tertawa satu sama lain mengingat kejadian barusan. Tanpa membuang waktu lagi, dengan segera Kyuhyun melajukan mobilnya menuju ke Hotel.

-THE END-

18 thoughts on “PARK SISTER LOVE STORY (Part 1 of 4)

  1. Jiahhhh
    aku envyyyyyy
    abissssssssss ni eonnnniiiiiiiiiii
    haha
    hah andai Kyu itu pacarku haha
    pasti aku akan menjaganya seeebaiikkk mungkin
    ah romantis bgt eonni
    envy sm sunyeong deh,,menurutku dia itu curang
    huh masa member super junior jd kakak ma adek dia smua
    bagi2 dong haha
    aku minta Kyunya aja deh
    gpp kok
    *ngayal
    kangen stengah mati nih ma Kyu
    ToT

  2. Huweeeeeee….. Envy bgt *garuk tembok*
    Romantis sekali😀
    Kyuuuuuu oppaaaaaaaaa *cakar meja*
    Kyu oppa melakukan apapun hanya supaya bisa dekat dgn Sunyeong….. omoooo (>_<)9
    Suka bgt ceritanyaaaa,,,

  3. Keren thor, itu si kyuhyun emeng bikin melting ya sifatnya (ʃ⌣ƪ) ,bikin series coba yg ini pengen baca terus hhaahaha😀

  4. Cieee,kyuhyun jadi secret admire’nya sunyeong. :$
    usaha kyuhyun gag sia2 selama ngebuntutin(?)sunyeong.hehe

  5. Wah Q kira kyu bkal brtepuk sblh tgn trs.. Tr tryt dy bnr2 brjuang unt bs dptin kyu. Sumpah dsni kyu romantis abs. Pdhl biasany dy dngin, datar2 aj, jutek. Hahahaha.

  6. Cinta kyuhyun sekuat tembok cina tor,, pertahanannya kuat,, hehe
    akhirnya terbalaskan juga yah,
    sunyeong juga beruntung bisa dapet kyuhyun,,
    ceritanya keren🙂

  7. Wuaahh,,, bru kali ini aku ketemu ff Kyu yg so sweet bgt.. Bikin meltit. Biasanya ff kyu tuh rata arogan, dingin.. Keren,, nggak sabar baca part selanjutannya..
    Eoh iya eon, kok saudara tapi margax beda2 sich,,??
    Mian kalau panjang.. #deep bow

  8. Wuaa,, abang Kyu so sweet…
    Bru kali ini baca ff Kyu yg kyk gini bikin melting.. Hihihi
    buat Eonni Daebak,,!! d^^b
    Nggak sbar bca Part 2x

  9. Hmmm ceritanya menarik, ringan dn ckup bgs…. Tp mnurutku perlu ditambah gregetnya… Coz Suneyong langsung nrima gt aja, pdhl sblumnya sukanya sm Harry, g ad tnda2 yg nunjukin suka sm Kyuhyun, kecuali tertarik pas dikenalin sm kakak2nya. Dan Mgkin lebih bgs lg kalo Kyuhyun pnya alasan khusus knp jd pengagum rahasia, mengingat besarnya cinta Kyuhyun utk gadis itu, harusnya dia pnya alasan kuat utk jd pengagum rahasia,, kalo cm mw blg cinta spt itu, kyknya dr dlu jg bs.. Heheheheh…. Mianne Unnie

  10. Auwww so sweet bgt sih ini cerita… cuma bingung aj author mrk sodaraan tp beda marganya hehehe…. duh kyuhyun karakternya klo jd cowk pengecut gtu aga gmn gtu biasanya klo tiap baca ff tipe2 cowo pemaksa hahaha

  11. baru ini kyuhyun dapat peran jadi seorang secret admire,biasanyakan dia yang jadi Idol-nya para cwek,kyuhyun emang romantis abis nembak sunyoung pake nyanyi ,gimana dia mau ditolak.otomatis cewe’ bakal melelehkan klo denger cowo’ngungkap perasaan pake lagu,pokoknya kyuhyun good job I Like It.
    maaf numpang baca aku reader baru ,nama aku Lee baru nemu Blog ini setengah jam yang lalu baru selesai baca ini FF yang pertama sekarang mau baca yang kedua terima kasih atas ff bagusnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s